Pengertian ekonomi, merupakan suatu ilmu yang kamu pelajari ketika pertama kali belajar ekonomi. Sebuah ilmu yang merupakan kelompok ilmu sosial. Satu kelompok dengan geografi, sejarah, dan antropologi.

pengertian ekonomi
pixabay.com

Mengingat ilmu ini dipelajari sejak sekolah lanjutan, di mana sekolah lanjutan atas dipelajari dalam meteri khusus, pengertian ekonomi menjadi penting. Menjadi pemahaman yang akan mempengaruhi keseluruhan pelajaran.

PinterKelas sebagai website yang terdepan dalam ilmu pelajaran kali ini akan mengajak kamu memahami pengertian ekonomi dari berbagai sisi, ditambah dengan motif dan prinsip ekonomi. Dengan demikian kamu bisa mengetahui saat sebuah kegiatan disebut kegiatan ekonomi.

Pengertian Ekonomi Secara Umum

Ekonomi, seperti halnya banyak ilmu lain berasal dari Bahasa Yunani. Terdiri dari dua kata, yaitu oikos dan nomos. Oikos artinya rumah dan nomos mempunyai arti peraturan atau hukum.

Berdasarkan bahasa, ekonomi berarti ilmu yang mempelajari berbagai hal tentang peraturan dan hukum yang berada dalam rumah tangga. Arti yang mempunyai cakupan sangat luas ya?

Pengertian ekonomi secara umum didefinisikan sesuai kegiatannya. Ekonomi adalah kegiatan yang dilakukan oleh seseorang yang mencakup salah satu atau dua dari produksi, distribusi, dan konsumsi.

Namun, lebih banyak lagi orang yang mendefinisikan sebagai kegiatan rumah tangga atau perorangan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

Pengertian Ekonomi Menurut Para Ahli

Bagaimana dengan pengertian ekonomi menurut para ahli? Beberapa ahli memberi definisi pada kata ini dengan sedikit penjelasan yang berbeda-beda tetapi satu makna.

Coba kamu perhatikan pengertian menurut beberapa ahli di bawah ini!

1. Aristoteles

Aristoteles, seorang ilmuwan terkemuka Bangsa Yunani mendefinisikan ekonomi sebagai cabang ilmu yang berhubungan dengan cara menggunakan barang. Caranya diyakini ada 2 yaitu dengan dipakai sendiri dan ditukar dengan barang lain yang dibutuhkan.

Ekonomi mempunyai nilai penggunaan dan pertukaran berdasarkan definisi Aristoteles.

2. Abraham Maslow

Menurut Abraham Maslow, ekonomi merupakan cabang keilmuwan yang dapat menyelesaikan seluruh masalah kehidupan manusia terutama berhubungan dengan kebutuhan. Masalah tersebut dapat diselesaikan dengan pemanfaatan seluruh sumber daya ekonomi yang tersedia. Pelaksanaannya harus sesuai teori dan prinsip yang ada dan dianut masyarakatnya.

3. Paul Anthony Samuelson

Paul Anthony Samuelson membuat pengertian ekonomi yang lebih sederhana dan mudah dipahami. Menurut Paul, ekonomi adalah suatu cara yang digunakan oleh seseorang atau kumpulan orang dalam memanfaatkan sumber daya terbatas yang ada di sekelilingnya.

Pemanfaatan sumber daya menghasilkan komoditi atau produk. Setelah individu atau sekelompok orang yang berusaha dapat menyebarkannya kepada masyarakat banyak.

4. John Stuart Mill

John Stuart Mill merupakan ekonom terkenal di dunia. Stuart Mill menyebutkan bahwa ekonomi merupakan ilmu yang fokus menciptakan nilai tukar barang dan jasa. Setelah berhasil menciptakan nilai tukar barang dan jasa ekonomi dapat meningkatkan kekayaan dan kemakmuran negara.

5. John Adam Smith

John Adam Smith atau lebih dikenal dengan Adam Smith saja memberi pernyataan ekonomi secara menyeluruh.

Menurut Adam Smith, ekonomi adalah sebuah ilmu. Ilmu yang mempelajari bagaimana suatu negara dapat memperoleh kekayaannya.

6. M. Manullang

Menurut M. Manullang ekonomi adalah ilmu yang mempelajari bagaimana masyarakat dan manusia sebagai individu memperoleh kemakmuran. Kemakmuran yang diukur dengan perolehan kekayaan atau kemampuan memenuhi semua kebutuhan akan barang dan jasa.

7. Suherman Rosyidi

Suherman Rosyidi menyebutkan bahwa ekonomi adalah sebuah cabang ilmu pengetahuan sosial yang memberikan pengertian dan pengetahuan kepada masyarakat tentang segala tingkah laku manusia dan akibatnya. Tingkah laku manusia yang dimaksud, yaitu dalam menggunakan sumber daya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

8. Amwal

Pengertian ekonomi secara luas diartikan berbeda-beda menurut ahlinya. Amwal menyebutkan dalam definisinya, bahwa ilmu ekonomi adalah suatu cabang ilmu mempelajari cara menentukan keputusan yang efektif. Sebuah keputusan yang akan digunakan dalam mengelola sumber daya yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan manusia dan masyarakatnya.

9. Hermawan Kertajaya

Hermawan Kertajaya menyebutkan ekonomi bukan sebagai ilmu pengetahuan. Namun, sebuah wadah di mana sektor industri dan segala sesuatu yang berhubungan dengan sektor tersebut melekat.

10. Robbins

Menurut Robbins, ekonomi merupakan studi atau ilmu pengetahuan yang mempelajari semua kegiatan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidup menghadapi sumberdaya yang jumlahnya terbatas.

Dari beberapa pengertian di atas dapat diketahui ada beberapa catatan tentang ilmu ekonomi, yaitu:

  • Kegiatan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia
  • Kegiatan untuk mengelola sumber daya yang jumlahnya terbatas
  • Keputusan efektif untuk mengelola sumber daya
  • Kegiatan manusia untuk mencapai kemakmuran
  • Kegiatan yang berhubungan dengan produksi, konsumsi, dan distribusi barang dan jasa.

Motif Ekonomi

Selain kesimpulan tentang pengertian ekonomi di atas, definisi yang diberikan para ekonom menyebutkan motif ekonomi secara implisit.

Motif ekonomi adalah alasan seseorang melakukan atau melaksanakan kegiatan ekonomi.

Motif tersebut, yaitu:

  1. Memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, ini merupakan motif atau alasan orang melakukan kegiatan ekonomi yang utama. Dalam bahasa sehari-hari disebut sebagai mencari nafkah.
  2. Mencari keuntungan, biasanya motif ini dilakukan oleh para pedagang meski tujuan akhirnya tetap memenuhi kebutuhan sehari-hari.
  3. Mendapatkan penghargaan menjadi motif ekonomi dari sedikit orang. Individu melakukan kegiatan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Biasanya ketika kebutuhan sudah terpenuhi, orang akan mengejar penghargaan atau pengakuan akan kemampuannya.
  4. Mendapatkan kekuasaan sama dengan penghargaan. Beberapa individu dalam masyarakat masih menganggap bahwa kemakmuran akan mendatangkan kekuasaan. Sehingga dia akan berusaha mencapainya kemudian dapat menguasai orang lain.
  5. Menolong orang lain, ini juga tambahan motif individu melakukan kegiatan ekonomi. Bedanya, motif penghargaan dan kekuasaan cenderung berkonotasi negatif. Sedangkan motif sosial lebih positif.

Prinsip Ekonomi

Ekonomi pada dasarnya merupakan kegiatan yang berhubungan dengan semua kehidupan manusia.

pengertian ekonomi
pixabay.com

Jika kamu bingung untuk apa fisika dipelajari di sekolah tidak demikian dengan ekonomi. Aplikasinya sangat jelas terlihat dalam masyarakat.

Prinsip ekonomi yang paling dikenal dalam ilmu ini adalah prinsip yang dikemukakan oleh Adam Smith.

Prinsip tersebut menyatakan bahwa manusia pada dasarnya dalam melakukan kegiatan ekonomi ingin mencapai hasil dan tujuan sebanyak mungkin dengan pengorbanan sekecil mungkin.

Contoh paling mudah kamu dapat lihat pada seorang pedagang. Penjual atau pedagang umumnya mencari dagangan barang atau jasa semurah-murahnya. Namun, ketika menjual menginginkan semahal-mahalnya alias dapat untung sebanyak mungkin.

Jenis Ilmu Ekonomi

Ilmu ekonomi karena erat kaitannya dengan kehidupan semakin berkembang. Jenisnya semakin banyak. Namun, secara ilmu ekonomi terbagi menjadi 3, yaitu:

  1. Ekonomi deskriptif
    Ilmu yang mempelajari kondisi ekonomi yang sesuai dengan kenyataan.
  2. Ekonomi teori
    Ilmu ekonomi yang terbagi menjadi dua berdasarkan cakupannya. Termasuk dalam kelompok ini adalah ekonomi makro dan ekonomi makro.
  3. Ekonomi makro
    Mencakup ilmu yang mempelajari faktor ekonomi dan pengaruhnya minimal skala nasional atau negara. Semantara ekonomi mikro hanya mencakup produk atau barang tertentu saja.

Ilmu ekonomi terapan, mempelajari bagaimana cara individu atau masyarakat dapat memecahkan masalah ekonomi yang terjadi.

Hmm… Mudah dipahami bukan Sobat pelajaran ekonomi? Semoga artikel tentang pengertian ekonomi lengkap di atas bermanfaat!

Baca juga :
1. Pengertian Manajemen dan Pembahasannya Terlengkap
2. Mudah! Memahami Pengertian Akuntansi Beserta Fungsi dan Manfaatnya

Author