Halo, Cerdikawan! Kalau sebelumnya kita sudah membahas mengenai contoh majas pleonasme, pada kesempatan kali ini kita akan membagikan contoh majas eufimisme. Pada pembahasan contoh majas pleonasme lalu, kita membahas 3 contoh majas pleonasme yang dapat sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Nah, untuk pembahasan contoh majas eufimisme ini akan berbeda. Kalian akan diberi puluhan contoh pengaplikasian majas eufimisme dalam total 23 kalimat. Selain itu kalian akan diberikan pengertian tentang ‘apa itu majas eufimisme?’

Oke, tanpa basa-basi lagi kita mulai saja yuk pembahasannya!

Apa sih Majas Eufimisme Itu?

Tak kenal maka tak sayang. Sebelum masuk lebih dalam tentang pembahasan contoh majas eufimisme, kalian harus mengenal terlebih dahulu tentang majas eufimisime. Secara garis besar, majas eufimisme merupakan majas yang biasa digunakan untuk mengganti kedudukan sebuah kata. Kedudukan kata di sini maksudnya sifat dari arti kata tersebut. Kedudukan kata yang diganti adalah kata dengan arti yang cenderung negatif. Misanya terlalu menghina, terlalu menyakiti hati, terlalu tidak sopan, dsb. Nah, majas eufimisme hadir untuk mengganti kedudukan kata negatif tersebut agar lebih enak didengar atau dibaca tanpa mengganti arti kata yang sebenarnya.

Agar lebih paham, mari kita simak pembahasan contoh majas eufimisme pada kalimat-kalimat di bawah ini!

Contoh Kalimat Beserta Penjelasan 1

  1. Pada tahun 2019 ini, saya menemukan jumlah prosentase tuna wisma di wilayah distrik Dua Belas meningkat tajam. Kata “tuna wisma” pengganti kata “gembel atau gelandangan”.
  2. Sebenarnya Daila sadar jika dirinya berada pada level ekonomi kelas bawah, ia tidak sudi lagi dihina oleh keluarga Idol tersebut. Kata “ekonomi kelas bawah” pengganti kata “miskin”.
  3. Daila memiliki hati yang mulia, ia menyumbangkan sebesar 70% royalti dari film terbarunya untuk para penyandang tuna rungu. Kata “tuna rungu” pengganti kata “tuli”.
  4. Seharusnya para konsumen ojek online sekarang ini jangan terlalu mudah  membatalkan pesanan saat mendapat mitra ojek online dengan penyandang disabilitas. Kata “disabilitas” pengganti kata “cacat mental atau fisik”.
  5. Tidak semua orang memahami betapa sulitnya untuk tetap betahan hidup menjadi seorang tuna karya yang berulang kali ditolak di perusahaan. Kata “tuna karya” pengganti kata “pengangguran”.
  6. Semalam Alyana bercerita tentang masalah pribadi yang membuatnya stress, usaha keluarganya mendadak harus gulung tikar. Kata “gulung tikar” pengganti kata “jatuh bangkrut”.
  7. Salah satu tetanggaku sedang ribut hebat di depan rumah mereka karena sang kepala keluarga diberi sanksi bebas tugas oleh negara. Kata “bebas tugas” pengganti kata “pecat”.
  8. Para Mahasiswa di departemen tersebut benar-benar kejam karena tega merundung salah seorang Office Girl dengan menyebutnya kurang waras. Kata “kurang waras” pengganti kata “gila atau sinting”.
  9. Sekolah Ctfln merupakan salah satu sekolah berstandar internasional terbaik bagi anak-anak tunagrahita dan berkebutuhan khusus. Kata “tunagrahita” pengganti kata “keterbelakangan mental”.
  10. Bekerja di perusahaan besar adalah hal yang sangat tidak mudah bagi para pencari kerja dengan tuna daksa seperti Runa dan kawannya. Kata “tuna daksa” pengganti kata “cacat fisik”.
contoh majas eufimisme
workschoolenglish.com

Contoh Kalimat Beserta Penjelasan 2

  1. Huruf braille adalah huruf yang dibuat khusus untuk memudahkan para penyandang tuna netra dalam membaca. Kata “tuna netra” pengganti kata “buta”.
  2. Seharusnya orang di sekitar dapat memahami, bahwa seorang anak yang mengidap tuna laras memiliki kelainan tidak mampu mengendalikan emosinya. Kata “tuna laras” pengganti kata “cacat pengendalian diri”.
  3. Sumber data statistik dalam satu dekade terakhir mencatat kurang lebih ada 70% penduduk di Pulau X merupakan tuna aksara. Kata “tuna aksara” pengganti kata “buta huruf  & tidak bisa menulis”.
  4. Pagelaran busana ini benar-benar kacau, para modelnya dipaksa tampil hampir terlihat seperti tuna busana! Kata “tuna busana” pengganti kata “bugil atau telanjang”.
  5. Kami segenap Direksi team ‘Eagle Eye’ dari PT. CTFLN Media mengucapkan turut berbela sungkawa atas berpulangnya Dr. Trina S.S., S.Psi., M.Mus. Kata “berpulang” pengganti kata “meninggal”.
  6. Anehnya, Liana belum kembali, setelah dari tiga jam yang lalu ia meminta ijin pada kakak pembina di asrama untuk pergi ke kamar kecil. Kata “kamar kecil” pengganti kata “toilet”.
  7. Saya merasa tidak dihargai jika ada lawan jenis yang seenaknya buang air kecil di sembarang tempat seperti Anda! Kata “buang air kecil” pengganti kata “kencing”.
  8. Anak perempuan dari seorang ibu paruh baya itu sedang mengurus kotoran ibunya yang buang air besar di pelataran pendopo itu. Kata “buang air besar” pengganti kata “berak”.
  9. Berbeda dengan saat ini, dulu pada tahun 90an para pramuria masih bebas mencari pelanggan di seputar wilayah Bandung Timur Laut. Kata “pramuria” pengganti kata “Pekerja Seks Komersial atau pelacur”.
  10. Kasihan sekali pramuniaga toko baju G&M itu, seorang lelaki berjas tiba-tiba datang lalu memakinya di depan orang banyak. Kata “pramuniaga” pengganti kata “pelayan”.
  11. Sebelum menjadi seorang aktris yang sukses seperti sekarang, Ajeng Kania Dewanti pernah bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga pada akhir tahun 2000an. Kata “Asisten Rumah Tangga” pengganti kata “pembantu”.
  12. Rencana saya yang sebenarnya adalah diam-diam undur diri dari cara yang tidak jelas ini. Kata “undur diri” pengganti kata “cabut atau enyah”.
  13. Tolong jangan membahas mengenai masalah pribadi dengannya, Ibu kandung Yuna angkat kaki dari rumah mereka sejak ia kecil. Kata “angkat kaki” pengganti kata “minggat, kabur, pergi”.
Author