Hai cerdikawan, sudah pernah belajar tentang pancasila di pelajaran PKN? Dari pendidikan sekolah dasar atau bahkan di taman kanak-kanak guru pasti mengenalkan kamu pancasila dan lambangnya. Wah, jangan-jangan ada yang sudah lupa dengan materi pelajaran ini.

Pancasila merupakan dasar Negara dimana kata pancasila diambil dari kata panca yang berarti lima dan sila yang berarti dasar. Sesuai dengan namanya pancasila terdiri dari 5 dasar Negara indonesia. Di tiap sila terdapat lambang dan makna tertentu. Nah, sudah tahu belum apa saja sila dari pancasila dan lambangnya?

Jika kamu lupa dengan materi ini kamu harus mengingat kembali dengan mencari dari berbagai sumber. Tak perlu pusing cerdikawan, karena di bawah ini akan dijelaskan mengenai pancasila dan lambangnya. baca terus sampai selesai ya!

Sejarah Pancasila

Istilah pancasila terdapat dalam kitab sutasoma karangan empu tantular. Istilah ini dikenalkan oleh empu tantular pada masa kerajaan majapahit, dimana masa tersebut adalah masa kejayaan indonesia.

Dalam kitab sutasoma terdapat pula kata yang dijadikan inspirasi segenap bangsa yakni bhineka tunggal ika, yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu. Penggambaran tersebut memperlihatkan bagaimana indonesia memiliki suku, bangsa, budaya yang berbeda namun tetap dalam satu pandangan hidup yaitu pancasila.

Seiring berjalannya waktu, istilah pancasila tidak lagi ditemukan dalam sejarah-sejarah masa lalu namun juga hadir dalam pidato tokoh besar indonesia termasuk soekarno. Meskipun tidak ada sumber yang mengatakan bahwa istilah pancasila ditemukan oleh soekarno, namun presiden pertama RI ini yang menyuarakan dengan lantang pancasila sebagai ideologi Negara.

Perumusan pancasila sebagai dasar Negara tidaklah berjalan mulus, karena banyak perbedaan pendapat di dalamnya. Banyak rangkaian sidang-sidang yang dilewati untuk merumuskan dasar Negara yaitu pancasila. Panitia yang membahas pancasila ini di antaranya BPUPKI, PPKI dan panitia Sembilan.

1. BPUPKI

Kepanjangan dari BPUPKI adalah badan penyelidik usaha –usaha persiapan kemerdekaan indonesia. Sidang ini diketuai oleh Radjiman Widyodiningrat dengan beberapa kali sidang dari 29 Mei- 1 Juni 1945.

2. Panitia Sembilan

Sesuai dengan namanya panitia ini hanya dilakukan oleh 9 orang yang berhasil merumuskan rancangan pembukaan UUD 1945. Rancangan tersebut pada akhirnya disebut dengan piagam Jakarta atau Jakarta charter. Dalam piagam Jakarta inilah tercetus pula sila-sila dari pancasila sebelum mengalami perubahan.

3. Sidang BPUPKI II

Di sidang kedua inilah pembahasan kerja dari panitia Sembilan dibahas dalam forum besar. Dalam sidang ini ada beberapa keputusan yang diambil yaitu: pancasila sebagai dasar Negara, bentuk Negara indonesia yaitu Republik, terakhir mengenai batas wilayah indonesia. Di sidang ini pula dibentuklah Panitia Perancang UUD, Panitia Ekonomi Keuangan Dan Panitia Pembela Tanah Air.

Melihat bahwa sejarah perumusan pancasila sebagai dasar Negara tidaklah instan maka diharapkan penerapan pancasila dalam hidup bernegara dijalankan. Perumusan tersebut tidaklah berjalan mulus terlebih saat pembahasan sila pertama dalam pancasila.

Sila tersebut yakni ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat islam bagi pemeluk-pemeluknya diganti dengan ketuhanan yang maha esa. Penyebabnya adalah bahwa meskipun mayoritas islam di indonesia, namun perjuangan kemerdekaan tidaklah hanya diperjuangkan oleh kaum muslim semata. Perubahan ini dilakukan setelah indonesia merdeka yakni di sidang PPKI 18 Agustus 1945.

Arti Lambang Garuda Pancasila

Indonesia memiliki lambang Negara garuda pancasila dengan semboyan bhineka tunggal ika yang sudah dibahas sebelumnya. Secara detail lambang Negara indonesia adalah burung garuda yang menoleh ke kanan. Pada bagian depan terdapat perisai di leher yang terlihat menggantung.

pancasila dan lambangnya
pixabay.com

Perancang lambang Negara ini adalah Sultan Hamid II yang kemudian disempurnakan oleh Soekarno. Peresmian lambang Negara yaitu garuda pancasila yakni pada tanggal 11 februari 1950. Jumlah bulu yang ada di burung garuda juga sesuai dengan tanggal kemerdekaan indonesia yakni 17 Agustus 1945.

Makna dari garuda sendiri yang dijadikan lambang Negara yakni burung garuda merupakan burung yang kuat sehingga diharapkan indonesia menjadi Negara yang kuat dan tangguh di segala bidang.

Paruh, sayap dan ekor diartikan sebagai tenaga pembangunan yang kuat diharapkan bisa terlaksana di indonesia. Warna keemasan diartikan juga sebagai masa kejayaan yang diharapkan. Secara singkat makna dari lambang garuda sebagai pesan yang disampaikan ke seluruh masyarakat indonesia bahwa indonesia menjadi Negara maju, jaya di segala bidangnya.

Arti Sila Pancasila dan Lambangnya

Setelah mengetahui garuda sebagai lambang Negara selanjutnya kamu harus tahu sila dari pancasila dan lambangnya. tidak hanya itu, tiap lambang dari pancasila juga memiliki arti loh. Penasaran bukan? Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Sila Pertama

Sila pertama yaitu ketuhanan yang maha esa. Lambang bintang dengan 5 sudut dipilih sebagai lambang untuk sila pertama. Di sila inilah banyak perdebatan saat perumusannya.

Bintang yang bercahaya dimaknai sebagai bentuk cahaya ilahi yang diberikan kepada umat manusia. Cahaya ini juga menerangi seluruh sila lainnya yang terdapat dalam pembukaan UUD 1945.

Warna gelap yaitu hitam dibalik bintang menandakan alam semesta. Bahwa tanpa cahaya maka rahmat Tuhan tidak akan menerangi dunia dan menjadi gelap seperti halnya latar tersebut. 5 sisi juga menggambarkan 5 agama yang dipercaya oleh masyarakat indonesia.

2. Sila Ke dua

pancasila dan lambangnya

Bunyi sila kedua yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab. Sila ini digambarkan dengan lambang rantai berkaitan antara persegi dan bulat.

Rantai bulat menggambarkan perempuan dan persegi menggambarkan laki-laki. Hubungan antar rantai saling berkaitan sebagaimana semestinya hubungan laki-laki dan perempuan yang saling membantu satu sama lain. Ini menggambarkan hubungan antara individu satu sama lain.

3. Sila Ke tiga

Sila yang ketiga berbunyi persatuan indonesia. Lambang dari sila ini adalah pohon beringin. Di pohon beringin tersebut terdapat akar dan sulur.

Makna dari pohon ini adalah temat berteduhnya seluruh masyarakat indonesia meskipun terdapat perbedaan dalam segala hal. Sulur dan akar yang beragam menggambarkan beragamnya pula suku bangsa indonesia. Namun keberagaman itu tetap bisa dipersatukan.

4. Sila Ke empat

pancasila dan lambangnya

Bunyi sila ke empat yaitu kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. Gambar yang digunakan sebagai lambang yakni kepala banteng.

Simbol ini memiliki arti bahwa kekuatan banteng menggambarkan kekuatan bangsa indonesia yang merupakan makhluk sosial. Untuk menjadi kuat masyarakat selalu melakukan musyawarah untuk mengambil keputusan demi kepentingan bersama.

5. Sila Ke lima

Sila terakhir yakni berbunyi keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia. Lambang yang digunakan yakni padi dan kapas. Lambang ini dipilih karena menggambarkan kebutuhan manusia akan pangan dan sandang.

Jika kebutuhan akan pangan dan sandang tercukupi maka kemakmuran masyarakat akan didapatkan. Hal inilah yang menjadi makna padi sumber pangan dan kapas sumber sandang dari sila ke lima tersebut.

Nah itu tadi bunyi pancasila dari satu sampai lima serta dengan lambangnya lengkap. Bagaimana? Sudah bisa ingat bukan pancasila dan lambangnya? Jangan sampai melupakan dasar Negara indonesia ya, karena sebagai wujud cinta NKRI dasar Negara dan lambangnya harus kamu ingat selalu.

Baca juga :
1. Pengertian dan Makna Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka
2. Sejarah Pancasila Singkat dan Lengkap