Halo Cerdikawan! Kali ini kita akan belajar tentang perpindahan dan jarak. Apakah kamu sudah mengenal keduanya? Jarak dan perpindahan ini cukup dekat, tetapi kita akan berfokus pada rumus perpindahan. Jarak tidak memiliki arah, sedangkan perpindahan punya. Mempelajari rumus perpindahan akan membuka mata mengenai arah. Bila kamu ingin mengetahui jarak yang memiliki arah, mempelajari rumus perpindahan adalah cara terbaik.

rumus perpindahan

Bila kita pergi dari kota A ke B pasti yang digunakan adalah konsep jarak. Ini dikarenakan arah tidak begitu terpengaruh. Pada rumus jarak, kecepatan, dan waktu memang arah perpindahan tidak diperhatikan.

Namun, terkadang arah begitu penting. Perubahan arah bisa berpengaruh terhadap perpindahan. Alhasil, penting untuk mengenal gerakan benda disertai arahnya. Untuk itulah mengapa perpindahan perlu untuk dipelajari.

Pengertian Perpindahan

Apa itu perpindahan? Sebelum membahas mengenai rumus, memang ada baiknya untuk mengetahui pengertiannya terlebih dahulu. Perpindahan adalah perubahan kedudukan dari titik awal hingga titik akhir yang dicapai oleh benda dengan memperhatikan arah dari perubahan kedudukan itu.

Perpindahan ini memiliki arah, berbeda dengan jarak. Alhasil perpindahan termasuk ke dalam besaran vektor. Nah, lantas apa pengertian dari jarak? Jarak adalah panjang lintasan yang ditempuh oleh benda yang bergerak dalam waktu tertentu. Jarak termasuk ke dalam besaran skalar.

Yang perlu dipelajari dari perpindahan biasanya berupa resultan dari perubahan posisi itu. Resultan dihitung dari kedudukan awal dan kedudukan akhir dari benda itu. Bila kedudukan awal dan kedudukan akhir sama, perpindahan bisa bernilai nol meskipun seseorang atau objek telah menempuh jarak tertentu.

Perbedaan Jarak dan Perpindahan

Jarak dan perpindahan memang mirip tetapi beda. Ingat, jarak itu tidak mempertimbangkan arah. Sedangkan perpindahan sudah pasti mempertimbangkan arah. Cara paling mudah untuk mendeskripsikan arah adalah pada lintasan rumah dan sekolahmu.

rumus perpindahan

Coba kamu cek di Google Maps untuk mengetahui jarak rumah dan sekolah. Kemudian akan muncul angka misalnya 25 km. Nah, ketika kamu bepergian dari rumah ke sekolah kamu menempuh jarak sejauh 25 km.

Atau bila kamu pulang pergi rumah dan sekolah kamu bisa menempuh 50 km. Karena 25 km ditempuh dari rumah ke sekolah dan 25 km selanjutnya dari sekolah ke rumah. Lalu berapa nilai perpindahan dari rumah ke sekolah?

Kamu berangkat dari rumah, lalu sampai ke sekolah. Setelah usai pelajaran, kamu pulang kembali ke rumah. Maka, perpindahan bernilai nol. Kok bisa? Ya karena posisi awalmu di rumah dan posisi akhir di rumah. Jelas perpindahan bernilai nol.

Berbeda pula kamu bergerak ke arah timur sejauh 100 m. Setelah itu, kamu berpindah ke arah timus sejauh 30 m. Nah, perpindahan dihitung dengan 100 m – 30 m = 70 m. Jadi perpindahan bernilai 70 km ke arah timur. Mudah kan?

Rumus Perpindahan dan Jarak

Mari berbicara mengenai rumus. Pertama, kita bahas dulu rumus jarak. Cara mencari rumus dengan melalui sudut pandang lintasan sangatlah mudah. Bagaimana caranya?

Tentukan titik awal dan titik akhir yang ingin kamu tempuh. Kemudian hitung jarak di antara keduanya dengan menggunakan meteran. Nah, kamu sudah bisa temukan jarak dari lintasan itu.

Lantas, bagaimana cara mengukur perpindahan? Kamu bisa gunakan rumus berikut ini:

Δs = jarak terdekat dari posisi awal dan posisi akhir

Ingat, perpindahan adalah titik terdekat. Bukan dihitung pada tiap lintasannya, melainkan dicari jarak terdekat di antara lintasan itu. Sudah mulai ada gambaran?

Karena perpindahan berhubungan dengan arah, berbeda arah maka berbeda pula rumus yang digunakan. Rumus perpindahan untuk benda dengan arah segaris pastilah berbeda dengan yang arahnya tegak lurus. Dan berbeda pula untuk arah gerak sembarang.

rumus perpindahan

Arah perpindahan adalah segaris, maka rumus yang digunakan yakni:

Δs = x1 + x2 + x3
rumus perpindahan

Arah perpindahan adalah tegak lurus. Garis berwarna biru adalah perpindahan. Rumus untuk mencari perpindahan itu yakni:

Nah, untuk arah perpindahan ke segala arah rumusnya ditentukan dengan persamaan geometri. Dan kita tidak akan membahas hal ini karena soal tentang perpindahan ke segala arah jarang sekali keluar di ulangan. Jadi kita membahas hal yang pasti-pasti saja.

Contoh Soal Perpindahan

  1. Koni mengendarai mobil lurus ke arah timur sejauh 200 meter. Ia kemudian berpindah ke barat sejauh 50 meter. Berapa perpindahan mobil yang dikendarai oleh Koni?

    Jawab:
    Perpindahan ke timur = 200 meter
    Perpindahan ke barat = 50 meter (-50)
    Perpindahan = 200 meter – 50 meter
    Perpindahan = 150 meter ke arah timur.
  2. Loli ingin pergi ke Pantai mengendarai sepeda motor. Ketika berangkat, speedometer motor Loli berjumlah 25.000 km. sedangkan ketika sampai di rumah, speedometer menunjukkan angka 25.200 km. Berapa jarak dan perpindahan dari Loli?

    Jawab:
    Jarak didapatkan dengan mengurangi nilai speedometer awal dan akhir. Jadi, 25.200 km – 25.000 km = 200 km.
    Jarak yang ditempuh oleh Loli sejauh 200 km.

    Sedangkan untuk perpindahan berbeda. Kamu harus melihat posisi awal dan terakhir dari Loli. Posisi awal Loli berada di rumah, sedangkan posisi akhir di rumah pula.
    Lantas, perpindahan bernilai nol. Karena posisi awal dan akhir sama. Yakni di rumah.
  3. Seekor semut bergerak ke arah selatan sejauh 6 meter. Lalu bergerak lagi ke arah barat sejauh 8 meter. Berapa jarak dan perpindahan dari semut itu?

    Jawab:
    Jarak semut = jarak ke selatan + jarak ke barat
    Jarak semut = 6 m + 8 m = 14 m

    Perpindahah semut dapat dihitung dengan memperhatikan arahnya.
    rumus perpindahan
    Dari gambar di atas, perpindahan semut ditunjukkan dengan garis berwarna merah. Maka untuk menghitung perpindahan, perlu menggunakan rumus :

    Jadi, Δx = 82 + 62
    Δx = 64 + 36
    Δx= 100
    Akar dari 100 adalah 10. Perpindahan semut adalah 10 m.
  4. Rita mengendarai mobil yang bergerak ke selatan sejauh 150 meter. Lalu ia bergerak lurus ke utara sejauh 30 meter. Berapa perpindahan dari posisi awal?

    Jawab:
    Jarak : 150 meter + 30 meter
    Jarak : 180 meter.
    Lalu, perpindahan didapatkan dengan cara:
    150 meter ke selatan, lalu ke utara 30 m.
    Maka, 150 meter – 30 meter = 120 meter. Perpindahan sejauh 120 meter.

Itulah materi seputar perpindahan. Sangat menarik bukan? Ternyata, meskipun kita telah menempuh jarak cukup jauh tetapi ketika posisi tetap berada di awal maka perpindahan bernilai nol. Unik sekali kan?

Perpindahan tidak akan seperti itu karena memang memperhatikan arah. Nilainya bisa berubah-ubah sesuai dengan perubahan arah. Jadi memang kamu harus perhatikan betul arah dari pergerakan itu.

Tadi sudah dibahas rumus perpindahan vektor yang juga rumus perpindahan ipa kelas 8. Kamu akan menemui materi ini di kelas 8 SMP. Jadi ketika saatnya tiba, kamu jangan bingung lagi ya!

Baca juga :
1. Inilah Rumus Cepat Rambat Gelombang
2. Rumus Rangkaian Seri dan Paralel beserta Pengertiannya!

Author