Besaran dan satuan merupakan pelajaran fisika yang sangat erat dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan di beberapa bidang kehidupan, besaran dan satuan sangat penting peranannya. Misalnya, besaran turunan luas. Kamu menggunakannya untuk mengukur rumah, mengukur kebun, mengukur jalan, dan sebagainya.

besaran turunan

Besaran dalam ilmu fisika merujuk kepada segala sesuatu atau materi yang dapat diukur. Besaran ini mempunyai besar (biasanya dinyatakan dengan angka) dan satuan. Materi dasar pelajaran fisika. Sehingga, di kelas sekolah lanjutan pertama dan atas, besaran pokok dan besaran turunan merupakan hal yang pertama diajarkan.

Besaran pokok dan besaran turunan? Iya, kedua kelompok besar besaran ini hampir selalu diletakkan berdekatan. Ini dikarenakan keduanya saling berkaitan. Meskipun di PinterKelas kali ini kamu akan membahas cara mengenal besaran yang diturunkan, tidak akan lepas dari pembahasan besaran pokok.

Pengertian

Besaran turunan, sudah dikatakan di atas berkaitan dengan besaran pokok.

Besaran turunan adalah semua besaran yang diperoleh dengan menggabungkan beberapa besaran pokok. Secara singkat dan sederhana besaran ini dapat pula disebut sebagai semua besaran yang bukan besaran pokok.

Contoh.

Luas yang merupakan besaran turunan. Besaran luas, m2 diperoleh dengan mengalikan dua buah besaran pokok meter.

Apa Saja yang Termasuk Kedalamnya?

Besaran turunan sangat banyak macamnya. Akan sulit menentukan contoh besaran ini.

Cara paling mudah adalah dengan mengetahui apa saja yang termasuk besaran pokok. Besaran pokok ini jumlahnya terbatas.

Nantinya jika kamu menemukan soal dan harus memlilih besaran satuan, tentukan yang bukan merupakan besaran pokok.

Untuk mengetahui apa saja yang termasuk dalam besaran pokok, kamu dapat memperhatikan tabel di bawah ini dan menghapal isinya.

NoNama Besaran PokokLambangSatuan Internasional (SI)Singkatan Satuan
1PanjangImeterm
2MassamkilogramKg
3SuhuTKelvinK
4Jumlah Zatnmolmol
5WaktutDetik atau sekons
6Kuat Arus ListrikIampereA
7Intensitas CahayaCcandelaC
8Sudut Bidang DatarθradianRad
9Suduat Bidang RuangφstredianSr

Beberapa ahli fisika ada yang memasukkan sudut bidang datar dan sudut bidang ruang pada besaran pokok dan lainnya besaran turunan.

Jika kamu sudah menghapal besaran pokok di atas, besaran turunan akan dengan mudah kamu ingat.

Beberapa besaran turunan, di antaranya seperti di bawah ini.

NoNamaLambangSatuan Internasional (SI)
1Percepatanam/s2
2Kelajuanvm/s
3Percepatan SudutαI/s2
4Frekuensi SudutωI/s
5FrekuensifI/s
6Momentum SudutLKg m2/s
7Muatanqcoulomb
8Massa JenisρKg/m3
9Medan ListrikEKg.m/A.s3
10Gaya Gerak ListrikKg.m2/s2
11EnergiEKg.m2/s2
12GayaFKg.m/s2
13KalorQKg.m2/s2
14VolumeVm3
15EntropiSKg.m2/s2.K
16Medan MagnetBKg/A.s3
17 Momen InersiaIKg m2
18MomentumPKg m/s
19PeriodeTs
20DayaKg.m2/s3
21TekananPKg.m/s2
22HambatanRKg.m/A2.S3
23Kalor Jeniscm2/s2.K

Kesimpulan dari tabel di atas.

  1. Beberapa besaran turunan mempunyai lambang yang sama pada satuan.
  2. Besara turunan menunjukkan gabungan dari besaran pokok.

    Contoh.
    Besaran dari tekanan Kg.m/s2 merupakan gabungan antara satuan besaran pokok massa, panjang, dan waktu.
  3. Besaran juga menunjukkan rumus. Hal ini dapat kamu lakukan jika kamu mengetahui besaran satuan dari besaran turunan atau misalnya pada pilihan ganda.

    Contoh .
    – Pada besaran turunan tekanan Kg.m/s2, rumus tekanan atau P dapat ditunjukkan di bawah ini.
    P = (massa x panjang)/waktu

    – Meskipun rumus tersebut tidak terlalu tepat, maka kamu dapat mengira-ngira jawaban yang akan kamu hitung.

    – Luas diturunkan dari rumus besaran panjang, yaitu panjang dikali panjang.

    – Kecepatan diturunkan dari rumus besaran panjang dan waktu, yaitu panjang/jarak dibagi waktu.

    – Percepatan diturunkan dari rumus besaran panjang dan waktu, yaitu jarak/panjang dibagi dengan waktu pangkat dua.

    – Massa jenis diturunkan dari rumus besaran massa dan panjang, yaitu massa dibagi dengan panjang pangkat tiga (volume).

    – Gaya diturunkan dari rumus besaran massa, panjang, dan waktu, yaitu massa dikali (panjang dibagi waktu pangkat dua).

    – Tekanan diturunkan dari rumus besaran massa, panjang, dan waktu, yaitu massa dibagi dengan (massa dikali waktu pangkat dua)

Dimensi Besaran Turunan

Dimensi Besaran adalah cara besaran tersebut tersusun atas besaran-besaran pokoknya dinamakan dimensi. Pada sistem Satuan Internasional (SI), terdapat tujuh besaran pokok yang mempunyai dimensi, sedangkan dua besaran pokok tambahan tidak mempunyai dimensi.

Cara penulisan dimensi dinyatakan dengan lambang huruf tertentu dan diberi tanda kurung persegi.

Sama dengan konsep besaran turunan secara keseluruhan, untuk mengetahui dimensi besaran turunan kamu harus mengetahui dimensi besaran pokok.

Dimensi tersebut dituliskan pada tabel berikut.

NoNama Besaran PokokLambangDimensiSingkatan Satuan
1PanjangI[L]m
2Massam[M]Kg
3SuhuT[ θ ]K
4Jumlah Zatn[N]mol
5Waktut[T]s
6Kuat Arus ListrikI[I]A
7Intensitas CahayaC[J]C
8Sudut Bidang DatarθRad
9Sudut Bidang RuangφSr

Dimensi pada besaran turunan, dengan memperhatikan satuannya.

Contoh Soal Besaran Turunan

Contoh soal tentang besaran turunan dapat kamu ketahui dengan menggabungkan beberapa materi di atas.

  1. Tuliskan dimensi dari satuan berikut ini!
    a. volume
    b. kecepatan
    c. energi

    Jawab.
    a. Satuan volume = m3, berarti dimensinya [L3]
    b. Satuan dari kecepatan = m/s, berarti dimensinya M/T = [LT-1]
    c. Satuan dari energi adalah Kg.m2/s2, , berarti dimensi energi (M.L.L)/(T.T) = [M L2 T-2]
  2. Tuliskan satuan dari muatan listrik!

    Jawab.
    Besaran muatan listrik diturunkan dari besaran arus listrik dan waktu:
    Q=It
    Sehingga satuan muatan listrik adalah A.s = Coulomb
  3. Besaran medan magnet adalah Kg/A.s3. Besaran pokok apa saja yang menyusun besaran medan magnet tersebut

    Jawab.
    Besaran pokok yang tergabung dalam besaran medan magnet sebagai besaran turunan adalah Kg/A.s3= massa, waktu, dan kuat arus listrik.
  4. Ubahlah beberapa satuan di bawah ini menjadi satuan internasional!
    a. 5 km
    b. 72 km/jam

    Jawab.
    a. 5 km = 5.000 meter
    b. 72 km/jam = 72.000 m/ 3600 detik = 20 m/detik = 20 m/s

Demikianlah PinterKelas kali ini tentang besaran turunan. Pelajaran dasar fisika yang digunakan juga dalam berbagai perhitungan ilmu lain, seperti satuan jumlah sat yang dipejari pada ilmu kimia.

Sama dengan matematika, pelajaran fisika hanya dapat kamu kuasai dengan banyak berlatih. Selamat belajar!

Author