Hello Cerdikawan! Materi kali ini kita akan membahas tentang rumus IF. Rumus yang digunakan untuk mengolah data pada excel ini banyak fungsinya. Jika Cerdikawan menguasainya, maka data-data berupa angka tidak lagi sulit untuk menganalisanya. Rumus ini sering digunakan untuk menguji logika tertentu pada excel. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan berikut ini!

Pengertian Fungsi Rumus IF

Rumus IF akan menghasilkan nilai tertentu jika kondisi yang kita tentukan terpenuhi (TRUE) dan akan menghasilkan nilai lain apabila uji logika yang kita tentukan tidak terpenuhi (FALSE). Artinya rumus fungsi ini berkaitan dengan hasil TRUE atau FALSE terhadap uji logika yang kita lakukan untuk nilai tertentu.

Dalam melakukan uji logika tersebut pada excel, kita seringkali menggunakan simbol – simbol untuk perbandingan seperti =, >, >=, <, dan <=.

Cara Menggunakan Rumus IF

Cara menggunakan rumus IF pada excel yaitu dengan mengikuti kaidah penulisan berikut ini :

IF (Tes logika, [Kondisi Terpenuhi], [Kondisi Tidak Terpenuhi])

Dari kaidah penulisan diatas, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa penggunaannya harus memiliki 3 kriteria, yaitu :

  1. Tes logika, adalah argumen yang berisi ekspresi logika yang bisa dievaluasi ke dalam sebuah nilai (TRUE) atau (FALSE). Argumen ini pun menjadi acuan untuk dapat menentukan nilai yang akan dihasilkan oleh rumus IF pada excel.
  2. Kondisi terpenuhi, artinya (opsional) nilai yang ingin dihasilkan, jika argumen tes logika melakukan evaluasi terhadap nilai (TRUE). Argumen ini adalah nilai yang akan dihasilkan jika kondisinya terpenuhi.
  3. Kondisi tidak terpenuhi, artinya (opsional) nilai yang ingin dihasilkan, jika argumen tes logika melakukan evaluasi terhadap nilai (FALSE). Argumen ini adalah nilai yang akan dihasilkan jika kondisinya tidak terpenuhi.

Penggunaan Rumus IF

IF sendiri dapat digunakan secara tunggal, ganda, dan bertingkat. Berikut ini penjelasan dari masing – masing penggunaan rumus dari fungsi IF tersebut :

1. Rumus IF Tunggal

Berikut adalah contoh penggunaan fungsi IF lulus tidak lulus pada excel :

rumus if

Pada contoh di atas, rumus excel yang digunakan pada F2 adalah :

=IF (E2>140,”LULUS”,”GAGAL”)

Nilai 140 menjadi kriteria yang kita tentukan, apabila nilai yang diperoleh lebih dari 140 maka LULUS, dan jika nilai yang diperoleh kurang dari 140 maka GAGAL. Kolom E2 dan E5 memiliki nilai yang kurang dari atau sama dengan 140 sehingga dinyatakan GAGAL.

2. Rumus IF Ganda atau Bertingkat

Sebutan lain dari fungsi IF ganda atau if bertingkat adalah fungsi IF bersarang atau if bercabang. Atau bisa juga disebut Nested IF Function. Fungsi IF bercabang ini hanya bisa digunakan sampai 64 cabang saja.

Contoh gambar di atas, rumus fungsi IF ganda digunakan pada sel F2 yaitu :

=IF (C2>60;IF(D2>60,”LULUS”,”GAGAL”),”GAGAL”)

Rumus di atas melakukan uji logika ganda pada 2 sel sekaligus secara bertahap yaitu jika C2 lebih dari 60 maka dilanjutkan dengan uji logika yang ke 2. Namun jika C2 kurang dari 60 maka hasilnya adalah GAGAL. Dan fungsi IF tingkat ke 2 jika D2 lebih dari 60 maka hasilnya LULUS, jika tidak memenuhi kriteria maka GAGAL. Hasil dari F2 yakni LULUS, karena C2 dan D2 sama – sama melebihi 60 nilainya.

Kemudian pada kolom nomor 4 yaitu menggunakan fungsi IF pada kolom F5 dengan rumus :

=IF(C5>60;IF(D5>60,”LULUS”,”GAGAL”);”GAGAL”)

Hasilnya adalah GAGAL karena nilai D5 kurang dari atau sama dengan 60.

3. Penggunaan IF dengan Aritmatika

IF membutuhkan data atau nilai yang sudah diolah sehingga dapat ditentukan apakah nilai yang sudah tersebut memenuhi atau tidak, untuk mengujinya dibutuhkan 3 sampai 4 sel, tetapi jika menggunakan fungsi IF Anda hanya memerlukan 2 hingga 3 sel saja.

4. Penggunaan IF dengan Kalimat

Tidak semua fungsi IF digunakan untuk membandingkan angka, IF juga bisa digunakan untuk membandingkan huruf, tergantung dengan kriteria yang kita tentukan. Yang perlu kita ingat adalah untuk menggunakan fungsi IF ini harus memakai tanda kutip (“…”).

5. Penggunaan IF dengan LEFT, RIGHT, MIDDLE

Penggunaan fungsi IF ini juga dapat mengambil beberapa huruf dari sebuah kata. Kita dapat mengambil 2 sampai 3 huruf pertama untuk mewakili kriterianya, seperti jika ada kode pengiriman regxxxxx maka akan diambil kata reg yang mewakili kata “reguler”.

Dengan menggunakan IF dapat mengambil sebagian kata baik di kiri, tengah, kanan dimana terdapat kode unik yang dapat dibaca. Contoh penggunaannya seperti di bawah ini :

a. Rumus Fungsi IF LEFT

=IF(left(A2;2)=”14”;2014;”tidak ada tahun”)

Penjelasan :

  • Rumus = if ( -> sebagai awal bagian rumus if.
  • Left(A2;2) berfungsi untuk mengambil huruf yang paling kiri dalam sebuah kata, A2 adalah letak sel yang diambil hurufnya, 2 adalah banyaknya huruf yang diambil.
  • Bagian =”14” adalah sebuah tes apakah hasil rumus fungsi IF LEFT sama dengan kata 14 (artinya angka 14 tetap dianggap sebagai huruf bukan angka sehingga dalam penulisan rumusnya tetap menggunakan tanda kutip (“ “) .
  • Bagian ;2014 jika hasil dari fungsi LEFT sama dengan kata 14 atau jika hasil bernilai TRUE.
  • Bagian ;”tidak ada tahun” jika hasil dari fungsi LEFT tidak sama dengan kata 14 atau jika hasil bernilai FALSE.

b. Rumus Fungsi IF MID

=IF(MID(A5;3;3)=”reg”;”reguler”;”yang lain”)

Penjelasan :

  • Rumus excel =if( -> sebagai awal bagian dari fungsi IF.
  • MID(A5;3;3) berfungsi untuk mengambil huruf yang berada di tengah dalam sebuah kata, A5 adalah letak sel yang diambil hurufnya, 3 pertama adalah pada huruf ke berapa huruf akan diambil, 3 kedua adalah banyak huruf yang akan diambil.
  • Bagian =”reg” adalah sebuah value yang digunakan untuk mengetahui apakah hasil dari fungsi MID sama dengan kata reg.
  • Bagian ;”reguler” dipilih jika hasil fungsi MID adalah reg maka akan tertulis “reguler” atau jika hasil bernilai TRUE.
  • Bagian ;”yang lain” dipilih jika hasil fungsi MID bukan reg maka akan tertulis “yang lain” atau jika hasil bernilai FALSE.

c. Rumus Fungsi IF RIGHT

=IF(RIGHT(A8;1)=”3”;”3 hari”;”tidak hari”)

Penjelasan :

  • Bagian =if( -> awal penulisan rumus fungsi IF.
  • RIGHT(A8;1) berfungsi untuk mengambil huruf pada bagian paling kanan dari sebuah kata, A8 adalah letak referensi kata yang diambil katanya, 1 adalah banyaknya huruf yang diambil dimulai dari paling kanan.
  • Bagian =”3” adalah uji logika apakah hasil dari fungsi RIGHT sama dengan kata 3 (artinya angka 3 dibaca sebagai huruf bukanlah angka, sehingga digunakan lah tanda kutip)
  • Bagian ;”3 hari” adalah value_true jika hasil dari fungsi if right sama dengan 3 maka akan tertulis 3 hari dalam sel.
  • Bagian ;”tidak hari” adalah value_false jika hasil dari fungsi if right tidak sama dengan 3 maka akan tertulis tidak hari.

Nah, itulah penjelasan dari rumus IF pada excel. Cerdikawan tidak perlu susah dan memakan waktu lama untuk dapat mengolah data di excel karena rumus fungsi IF akan memudahkan pekerjaan kita, asalkan kita dapat menentukan kriteria apa yang kita inginkan dan tinggal kita susun menjadi rumus IF.

Baca juga :
1. Rumus Excel Membuat Tugasmu Makin Praktis
2. 9 Cara Belajar Excel Bagi Pemula dengan Mudah dan Cepat