Sobat PinterKelas yang gandrung di dunia ekonomi! Tahukah kawan, setiap negara memiliki pendapatan nasional masing – masing?

pendapatan nasional
pixabay.com

Ya, tentunya setiap negara memiliki pendapatan yang berbeda – beda ya! Tergantung asset dan aktivitas ekonomi negara tersebut.

Di Indonesia sendiri pada tahun 2018 dikabarkan mengalami kenaikan pendapatan yaitu sebesar 16,6%. Dengan begitu pendapatan nasional Indonesia telah mencapai target bahkan melampaui target.

Kondisi ini tentunya menjadi kabar baik bagi negara kita tercinta, sebab semakin banyak pendapatan negara berimbas pada kesejahteraan ekonomi rakyatnya.

Eh, ngomong -ngomong apa si pendapatan nasional itu? Mau tahu? Yuk cari tahu dulu tentang pengertiannya!

Pengertian Pendapatan Nasional

Pendapatan nasional adalah jumlah keseluruhan pendapatan yang dimiliki oleh seluruh anggota masyarakat ataupun yang diperoleh oleh seluruh anggota keluarga pada suatu negara yang dihitung dalam jangka waktu tertentu bulanan atau tahunan.

Setelah tahu pengertian pendapatan nasional, kira- kira sudah terbayang belum nih seberapa banyak uangnya dan berapa jumlahnya. Ehem, untuk negara – negara yang sudah maju mungkin sudah mencapai jutaan trilyunan. Tapi, untuk Indonesia sendiri pada tahun 2018 tercatat memperoleh pendapatan sebesar Rp1.942, 3 trilyun. wah angka yang sangat fantastis ya jika itu merupakan pendapatan pribadi.

Sayangnya ini merupakan pendapatan nasional. Ya, meskipun mungkin masih di bawah negara – negara maju, pendapatannasional Indonesia cukup membanggakan si. Sebab, jumlahnya mengalami kenaikan daritahun sebelumnya yang diperkirakan sebesar Rp1.894,7 trilyun.

Bagaimana sobat? Tetantang untuk menambah pendapatan negara kita ini? Maka jadilah pengusaha Indonesia yang berkembang pesat!

Tertantang juga untuk tahu cara menghitung pendapatan nasional? Yuk simak ulasan berikut ini!

Sebelum sobat PinterKelas mencoba untuk menghitungnya, ada baiknya kawan – kawan kenali dahulu komponen – komponennya. Apa saja itu?

Komponen Pendapatan Nasional yang Wajib Diketahui

Yups terdapat banyak komponen pendapatan nasional yang harus kamu ketahui sebelum menghitungnya. Sebab, komponen – komponen ini saling berpengaruh terhadap hasil penghitungan.

Oke, ini dia komponen-komponennya!

  1. Produk Domestic Bruto yang biasa disingkat dengan PDB
    Apa itu PDB? PDB merupakan jumlah keseluruhan barang dan jasa yang diproduksi dalam kurun waktu satu tahun.
  2. GDP dengan biaya factor
    Nilai bersih yang ditambahkan dari semua produsen lokal atau dalam negri. Agar lebih paham, simak ini!
    GDP = nilai bersih + modal tetap
  3. Produk domestic bersih (NDP)
    NDP meliputi semua peralatan modal negara yang habis dipakai untuk proses produksi termasuk peralatan yang telah rusak karena kurun waktu penggunaan peralatan saat produksi.
    Produk domestic bersih = PDB dengan biaya factor – penyusutan
  4. GDP riil dan GDP nomial
    Apa itu GDP riil dan GDP nominal?
    GDP riil merupakan GDP yang dihitung berdasarkan harga tetap dalam beberapa tahun. Sedangkan PDB nominal adalah PDB yang dihitung berdasarkan harga padasaat ini.
  5. Deflator PDB
    Ini cara menghitung deflator PDB
    GDP deflator = nominal GDP atau real x 100
    Penghitungan ini sangat tergantung dengan perubahan index harga barang dan jasa.
  6. Produk nasional bruto atau GNP
    Produk nasional bruto adalah total laju barang dan jasa yang dihasilkan dari produksi saat ini dalamjangka waktu satu tahun.
    Apakah pendapatan dari luar negri juga dihitung? Yap, pendapatan dari luar negri juga termasuk GNP jadi ikut dihitung.
  7. GNP dengan harga pasar
    Cara menghitung GNP dengan harga pasar yaitu dengan menjumlahkan PDB pada harga pasar dan penghasilan bersih dari luar negri.
  8. GNP dengan biaya factor
    GNP dengan biaya factor merupakan pendapatan yang diterima oleh faktor-faktor produksi sebagai bayaran atau timbal balik layangan yang mereka gunakan sendiri.
  9. NNP atau net nasional produk
    GNP yang mencakup nilai total dari pengeluaran barang konsumsi barang yang diinvestasikan.
  10. NNP dengan biaya factor
    Merupakan output yang dipelajari dengan harga pasar pada kurun waktu satu tahun.
  11. NNP dengan harga pasar
    NNP dengan harga pasar = GNP dengan harga pasar dikurangi dengan depresiasi.
  12. Pendapatan pribadi
    Pendapatan pribadi adalah semua pendapatan yang diperoleh dari setiap individu baik dari hasil wiraswasta maupun dari hasil individu tersebut bekerja pada suatu perusahaan.
  13. Pendapatan domestic
    Pendapatan domestic adalah pendapatan yang diperoleh dari factor produksi dalam negri.

Nah, itu tadi komponen pendapatan nasional. Sekarang tiba saatnya kita belajar metode penghitungan pendapatan nasional

Metode Penghitungan Nasional

pendapatan nasional
pixabay.com

Yuk simak penjelasan metode penghitungannya di bawah ini!

1. Menggunakan metode pendekatan produksi

Cara menghitung pendapatan nasional yang pertama adalah menggunakan metode pendekatan produksi. Yaitu dengan cara menghadirkan nilai tambah pada proses produksi. Dari metode ini, lahirlah rumus pendapatan nasional ini untuk memudahkan kalian menghitungnya.

Y = (P1XQ1) + (P2xQ2)+ …(PnxQn)

2. Metode pendekatan pendapatan

Pendekatan ini menggunakan rumus:

Y = r+w+i+p

Di mana Y merupakan pendaptan nasional, r = pendapatan dari upah, gaji dsb, w= pendapatan bersih dari sewa, i= pendapatan dari bunga dan p= pendapatan dari keuntungan perusahaan dan pendapatan perorangan.

3. Pendekatan pengeluaran

Pendekatan dengan menjumlahkan seluruh pengeluaran dari berbagai sector ekonomi mulai dari rumah tangga, perusahaan, dan warga negara asing pada jangka waktu tertentu.

Dari pendekatan ini dihasilkan rumus :

Y = C + I + G (X-M)

Keterangan :

  • Y= pendapatan nasional
  • C= konsumsi rumah tangga
  • I= ivestasi
  • G= pengeluaran pemerintah
  • X= ekspor
  • M= impor

Itulah tadi sekelumit tentang metode penghitungan pendapatan nasional yang bisa kalian pelajari. Mudah bukan? Nah jika kalian sudah paham coba deh untuk berlatih menghitung nya!

Contoh Soal

Yuk coba – coba untuk mengerjakan contoh soal berikut agar kamu makin mahir menghitung menggunakan rumus pendapatan nasional.

  1. Pendapatan yang diperoleh masyarakat dalam suatu perekonomian adalah sebagai berikut.
    Upah dan gaji = Rp. 15.000.000,-
    Sewa tanah = Rp. 9.250.000,-
    Konsumsi = Rp. 20.000.000,-
    Investasi = Rp. 4.500.000,-
    Ekspor = Rp 12.500.000,-

    Tentukanlah nilai pendapatan nasionalnya!

    Penyelesaian :
    Y = C + I + G + (X-M)
    = 20.000.000 + 4.500.000 + 15.000.000 + (12.500.000 – 7.250.000)
    = 39.500.000 + 5.250.000
    = Rp. 447.500.000,-
  2. Diketahui :
    Konsumsi masyarakat = Rp. 70.000.000
    Pendapatan laba usaha = Rp. 50.000.000
    Pengeluaran negara = Rp. 250.000.000
    Pendapatan sewa = Rp. 25.000.000
    Pengeluaran Investasi = Rp. 75.000.000
    Ekspor = Rp. 50.000.000
    Impor = Rp. 40.000.000

    Tentukan pendapatan nasionalnya!

    Penyelesaian :
    Y = C + I + G + (X-M)
    = 70.000.000 + 75.000.000 + 250.000.000 + (50.000.000 – 40.000.000)
    = 395.000.000 + 10.000.000
    = Rp. 405.000.000

Wah, mudah juga ya kawan? Asal kita tahu rumusnya dan teliti dalam mengerjakannya pasti akan semakin mudah. Nah untuk terus mengasah ketrampilan teman-teman pada materi cara menghitung pendapatan nasional ini kawan PinterKelas bisa mencari latihan soal pendapatan nasional sebanyak – banyaknya untuk latihan ya!

Selamat belajar!

Baca juga : Kebijakan Moneter, Pengertian dan Pembahasannya, Lengkap!