Hai Cerdikawan? Jika kalian mencari tahu jawaban dari soal ‘apa saja ciri-ciri negara berkembang?’ atau ‘negara apa saja yang masuk daftar negara berkembang?’ atau sebelum lebih jauh mencari tahu mengenai ciri-ciri negara berkembang dan daftarnya kamu ingin mengetahui lebih dahulu penjelasan negara berkembang? Yup, pasti sudah hapal ya kalau PinterKelas beri bocoran seperti ini, pasti pembahasannya tidak jauh seputar itu! Kali ini PinterKelas akan membahas secara spesifik menganai ciri-ciri negara berkembang nih, Cerdikawan! Namun tidak akan cukup ya kalau hanya membahas seputar itu. PinterKelas sudah siapkan materi untuk kalian pahami mengenai penjelasan, daftar serta ciri-ciri negara berkembang. Yuk simak?

Bagaimana Ciri-ciri Negara Berkembang Secara Umum?

Karakteristik pertumbuhan suatu negara terbagi atas dua kategori, kategori yang pertama adalah negara maju dan yang kedua adalah negara berkembang. Faktor penentu kedua kategori tersebut pun tidak semata-mata hanya dilihat dari pendapatan penduduk per kapitanya. Selain itu, faktor-faktor penentu tersebut saling berkaitan satu sama lain. Contohnya, faktor penentu sebuah negara yang dapat dikatakan sebagai negara berkembang, antara lain dengan lemah atau kurangnya kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, sistem, juga penerapan kebijakan-kebijakan dalam bidang; ekonomi, sosial, pemerintahan, dan politik. Semua faktor tersebut cenderung lebih lemah dan rendah angka prosentasenya jika dibandingkan dengan negara-negara berkembang.

Untuk mempelajari lebih lanjut mengenai pembahasan ciri-ciri negara berkembang dan negara maju, berikut bentuk penjelasannya yang terbagi dalam beberapa faktor penentunya:

cirir-ciri negara berkembang
Foto oleh Adrian Pranata

Klasifikasi dan Karakteristik Negara Berkembang

A. Kondisi Perkonomian

a. Pendapatan penduduk per kapita rendah

Pendapatan penduduk per kapita adalah besar jumlah pendapatan rata-rata penduduknya pada sebuah negara. Pendapatan per kapita suatu negara dapat dilihat dari hasil pembagian pendapatan nasional negara tersebut dengan jumlah penduduk negara tersebut. Salah satu karakteristik utama dari negara berkembang adalah dengan melihat kecenderungan rendahnya pendapatan penduduk per kapita pada tiap tahunnya.

Hal ini pun merupakan sebuah dampak dari tingginya angka penduduk yang tidak memiliki kerjaan di negara tersebut. Semakin banyak penduduk yang tidak memiliki pekerjaan, semakin rendah angka produktifitas yang memengaruhi pendapatan penduduk per kapita suatu negara.

b. Nilai kurs rendah

Nilai tukar (atau dikenal sebagai kurs) adalah sebuah perjanjian yang dikenal sebagai nilai tukar mata uang terhadap pembayaran saat kini atau di kemudian hari, antara dua mata uang masing-masing negara atau wilayah. Saat nilai kurs terhadap mata uang sebuah negara tergolong rendah dibanding nilai kurs mata uang negara maju, negara tersebut dapat digolongkan sebagai salah satu negara berkembang.

Contohnya adalah ketika kita menukarkan mata uang Rupiah dengan mata uang Dollar, jumlah uang Dollar akan lebih besar dibanding nilai Rupiah yang kita miliki. Saat ini jumlah kurs 1 Dollar Amerika Serikat adalah 14.119,80 Rupiah.

c. Tinggi dan tak terkendalinya pertumbuhan jumlah penduduk

Tingginya angka dan tak terkendalinya pertumbuhan penduduk dapat dilihat salah satunya dari kepadatan penduduk suatu negara yang tidak sebanding dengan kondisi perekonomian dan luas negara tersebut. Salah satu penyebab utamanya adalah minimnya edukasi seks, kesadaran masyarakatnya mengenai kesehatan dan kesejahteraan.

ciri-ciri negara berkembang dan negara maju

B. Kondisi Sosial dan Budaya

a. Tingginya jumlah tunakarya

Masih berkaitan dengan faktor sebelumnya, tingginya jumlah tunakarya merupakan salah satu penentu sebuah negara dapat dikategorikan sebagai negara berkembang. Kondisi penduduk seperti ini menandai adanya proses perekonomian yang cenderung lemah. Alasannya karena masih banyak penduduk yang tidak memiliki pendapatan per tahun yang seharusnya dapat berkontribusi untuk kemajuan tingkat perekonomian negara tersebut. Hal ini dapat disebabkan oleh kurangnya lahan pekerjaan, kurangnya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), tidak meratanya penyebaran industri kerja di beberapa daerah, dan masih banyak lagi.

b. Tingginya jumlah tunaaksara dan yang tidak bersekolah

Walaupun bukan alasan utama, tingginya jumlah tunaaksara dan yang tidak bersekolah dapat dijadikan salah satu faktor penentu suatu negara dapat dikategorikan negara berkembang. Apa alasannya? Berbagai faktor penentu saling berkaitan satu sama lain, tingginya jumlah tunaaksara berkaitan dengan faktor literasi di bidang pengetahuan dan teknologi. Salah satu faktor penentu negara maju adalah dengan kemapanannya akan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK). Untuk dapat mengakses sumber IPTEK, penduduk harus mampu membaca, menulis dengan baik dan bersekolah setidaknya sampai jenjang tertentu yang ditentukan di negara tersebut.

c. Keamanan yang rendah

Berbeda dengan negara maju, tingkat kemanan di negara berkembang tergolong rendah. Masih berkaitan dengan faktor penentu lainnya, jika dibandingkan, negara maju memiliki sistem teknologi yang maju. Hal ini turut mempengaruhi kemajuan teknologi pada sistem keamanan yang diterapkan di negara maju. Adanya sistem keamanan yang rendah ditandai juga oleh lemahnya penerapan hukum dalam menjaga keamanan di suatu negara.

Contohnya, ada sebuah negara maju yang sudah menerapkan hukum untuk kejahatan dunia maya (cyber crime) dengan pasal berlapis di negaranya. Sedangkan di suatu negara berkembang, mereka belum sama sekali mempertimbangkan kejahatan dunia maya (cyber crime) sebagai sebuah tindak pidana yang sah di mata hukum.

ciri-ciri negara berkembang
Foto oleh Voicu Horațiu

C. Tingkat Kemajuan di Berbagai Bidang

a. Teknologi

Negara berkembang akan tertinggal dalam bidang IPTEK jika dibanding ngera maju. Alasannya adalah karena berbagai keterbatasan, negara berkembang lebih sering menjadi konsumen dibanding produsen. Ketika para negara maju berlomba menciptakan inovasi di bidang IPTEK yang paling terdepan untuk negaranya masing-masing, negara berkembang belum mampu untuk ikut bersaing secara konstan dengan para negara maju. Namun, hal ini bukan berarti negara berkembang sama sekali tidak memiliki inovasi di bidang IPTEK.

b. Fasilitas Pendidikan

Tidak jauh berbeda dengan faktor kemajuan di bidang teknologi, negara berkembang cenderung memiliki fasilitas pendidikan yang minim dan lemah. Hal ini ditandai pula dengan adanya faktor tingginya angka tunaaksara dan masih banyaknya penduduk yang tidak bisa mengeyam pendidikan secara layak.

Sementara itu, untuk memiliki kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas agar dapat berkompetisi dengan negara maju, penduduk setidaknya harus mendapatkan pendidikan dan fasilitas yang memadai untuk dapat membantu mengasah kemampuannya.

c. Fasilitas Kesehatan

Fasilitas kesehatan di negara berkembang cenderung rendah. Negara berkembang masih kesulitan mendapatkan fasilitas kesehatan terutama dalam bidang teknologinya. Masih banyak rumah sakit yang terletak di beberapa daerah dengan fasilitas kesehatan yang tidak layak. Hal ini berakibat dengan tingkat kematian atau cepatnya penyebaran suatu wabah penyakit di negara tersebut.

4. Impor lebih tinggi dibanding ekspor

Pada negara berkembang biasanya daya konsumsi cenderung lebih tinggi dibanding daya produksinya. Hal ini juga sebagai penanda adanya aktifitas impor yang lebih tinggi dibandungkan ekspor. Semakin tinggi sifat konsumtif penduduk suatu negara yang tidak setara dengan tingkat produktif itas yang mereka hasilkan, tentu sangat berpengaruh pada kondisi perekonomian serta kondisi sosial dan budayanya.

ciri-ciri negara berkembang
Foto oleh Eka Sariwati

Daftar Negara Berkembang

Bersumber dari situs Ilmu Geografi (.com), berikut daftar negara berkembang saat ini.

Eropa

Kroasia

Kosovo

Latvia

Lithuania

Makedonia

Montenegro

Ukraina

Moldova

Polandia

Romania

Serbia

Turki, dan lain-lainnya.

Asia

Indonesia

Armenia

Kazakstan

Kirgistan

Mongolia

Tajikistan

Turkmenistan

Uzbekistan

Afghanistan

Bangladesh

Bhutan

Brunei Darussalam

Kamboja

Cina

Fiji

India dan masih banyak lagi.

Amerika

Antigua dan Barbuda

Argentina

Bahama

Barbados

Belize

Bolivia

Brazil

Chili

Kolombia

Kosta Rika

Dominika

Republik Dominika

Ekuador

El Salvador

Grenada

Guatemala

Guyana, dan lainnya.

Afrika

Harap diingat, semua negara di Afrika masih tergolong negara berkembang.

Algeria

Djibouti

Mesir

Djibouti

Libya

Mauritania

Maroko

Sudan

Sudan Selatan

Tunisia

Angola

Benin

Botswana

Burkina Faso

Burundi

Kamerun

Cape Verde

Republik Afrika Tengah

Chad

Komoro

Republik Demokratik Kongo

Republik Kongo

Ivory Coast

Guinea Khatulistiwa

Eritrea

Ethiopia

Gabon

Gambia

Ghana

Guinea

Guinea-Bissau

Kenya

Lesotho

Liberia

Madagaskar

Malawi

Mali

Mauritus

Mazambik

Namibia

Niger

Nigeria

Rwanda

Sao Tome and Principe

Senegal

Seychelles

Sierra Leone

Afrika Selatan

Swaziland

Tanzania

Togo

Uganda

Zambia

Zimbabwe

Australia dan Oceania

Fiji

Kribati

Kepulauan Marshall

Federasi Mikronesia

Nauru

Palau

Samoa

Solomon

Tonga

Tuvalu

Vanuatu

Author