Halo Cerdikawan? Kalian pernah mendengar istilah ‘struktur sosial’? Penasaran dengan apa yang dapat termasuk dari ciri-ciri struktur sosial? Atau sebelum melihat apa saja ciri-ciri struktur sosial, perlu menyimak terlebih dahulu penjelasannya menurut para ahli? Apa saja ya unsur mendasar dari struktur sosial? Bagaimana contoh struktur sosial? Apa saja sih yang termasuk bentuk dari ciri-ciri struktur sosial? Nah, sebelum semakin pusing dengan pertanyaan yang bertubi-tubi, yuk simak jawabannya! Kali ini bukan hanya ciri-ciri struktur sosial saja lho yang akan kita bahas!

ciri-ciri struktur sosial
Foto oleh Edvin Johansson

Apa Definisi dari Struktur Sosial?

Secara umum, struktur sosial dapat dimaknai sebagai sebuah pola perilaku yang terjadi terus-menerus yang memunculkan interaksi hubungan antara individu dengan individu lainnya, kelompok dengan kelompok lainnya dan juga antara individu dengan kelompok dalam lingkup masyarakat.

Mengutip dari laman Seputar Ilmu (.com), berikut definisi struktur sosial menurut para ahli:

1. Soerjono Soekanto

Struktur sosial merupakan sebuah hubungan timbal balik antara posisi-posisi sosial dan peranan-peranan sosial.

2. Kornblum

Struktur sosial yaitu suatu pola perilaku individu dan kelompok, yaitu perilaku berulang-ulang yang menciptakan hubungan antar kelompok dalam masyarakat.

3. Raymond Flirth

Struktur sosial merupakan salah satu pergaulan hidup manusia yang meliputi beragam tipe dari kelompok yang terjadi dari banyak orang yang meliputi berbagai lembaga-lembaga dimana banyak orang dapat mengambil bagian didalamnya.

4. Coleman

Struktur sosial yakni salah satu pola hubungan antar manusia dan antar kelompok manusia.

5. Soeleman B.Taneko

Struktur sosial ialah keseluruhan jalinan antara unsur-unsur soosial yang pokok, yaitu kaidah-kaidah sosial, lembaga-lembaga sosial, kelompok-kelompok sosial, dan lapisan-lapisan sosial.

6. George Simmel

Struktur sosial merupakan suatu kumpulan individu serta pola perilakunya.

7. E.R. Lanch

Struktur sosial yakni suatu cita-cita tentang distribusi kekuasaan di antara individu dan kelompok sosial.

struktur sosial

8. George C. Homans

Struktur sosial ialah berbagai hal yang memiliki hubungan erat dengan perilaku sosial dasar dalam kehidupan sehari-hari.

9. D. Hendropuspito

Struktur sosial yakni suatu skema penempatan dari berbagai nilai-nilai sosio-budaya dan juga berbagai organ-organ masyarakat pada posisi yang dapat dianggap sesuai, demi berfungsinya suatu organisme masyarakat sebagai salah satu keseluruhan, dan juga demi kepentingan masing-masing bagian untuk sebuah jangka waktu yang relatif lama.

10. Abdul Syani

Struktur sosial yaitu suatu tatanan sosial dalam kehidupan masyarakat yang merupakan jaringan dari unsur-unsur sosial yang pokok.

11. Firth

Struktur sosial ini dapat juga dianggap sama dengan organisasi sosial yang bisa mengacu pada berbagai hubungan-hubungan sosial yang jauh lebih fundamental yang dapat memberikan bentuk dasar pada suatu masyarakat, yang memberikan batas-batas pada aksi-aksi yang dapat juga mungkin untuk dilakukan secara organisatoris.

12. Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi

Struktur sosial yaitu satu keseluruhan jalinan antara berbagai unsur-unsur sosial yang pokok, yaitu kaidah-kaidah sosial (norma-norma sosial), lembaga-lembaga sosial dan kelompok-kelompok sosial, serta lapisan-lapisan sosial.

13. William Kornblum

Struktur sosial yakni susunan yang bisa terjadi karena adanya pengulangan pola perilaku individu.

ciri-ciri struktur sosial
Foto oleh Priscilla Du Preez

Bentuk Struktur Sosial

Stratifikasi Sosial

Poin pertama yang memebentuk struktur sosial adalah stratifikasi sosial. Stratifikasi sosial adalah pembedaan atau pengelompokan para anggota masyarakat secara vertikal (bertingkat).

Pitirim A. Sorokin dalam salah satu bukunya yang ia beri titel Social Stratification memaparkan bahwa sistem lapisan yang ada di dalam masyarakat adalah ciri yang tetap dan umum dalam masyarakat yang hidup teratur.

Kemudian, stratifikasi sosial menurut Pitirim Sorokin merupakan pembedaan penduduk atau masyarakat ke dalam lapisan-lapisan kelas secara bertingkat (hirarkis).

Sementara itu, stratifikasi sosial menurut Drs. Robert M.Z. Lawang merupakan penggolongan orang-orang yang termasuk dalam sebuah sistem sosial tertentu ke dalam lapisan-lapisan hirarkis menurut dimensi kekuasaan privilese dan prestise.

Diferensiasi Sosial

Diferensiasi sosial merupakan proses pembedaan penduduk secara horizontal.

Unsur Dasar Struktur Sosial

Status sosial

Peran sosial

Kelompok

Lembaga/institusi

ciri-ciri struktur sosial
Foto oleh Jens Johnsson

Ciri-Ciri Struktur Sosial

– Bersifat abstrak

Abstrak dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia memiliki makna sebagai tidak berwujud; tidak berbentuk; mujarad; niskala. Hal-hal yang bersifat abstrak adalah sesuatu yang tidak dapat dinikmati eksistensinya secara fisik. Adapun ciri-ciri struktur sosial yang bersifat abstrak artinya struktur sosial tidak dapat dilihat dan diraba tetapi aktifitasnya tetap terjadi di tengah masyarakat.

– Terbagi atas dua dimensi, vertikal dan horizontal

Struktur sosial pada dimensi vertikal merupakan hierarki dari beberapa status sosial dengan berbagai perannya sehingga terbentuk suatu sistem yang tidak dapat dipisahkan dari struktur status paling tinggi hingga struktur status paling rendah.

Sementara itu pada struktur sosial dimensi horizontal adalah seluruh lapisan masyarakat yang terbagi berdasarkan karakteristiknya dalam kumpulan beberapa kelompok sosial yang memiliki karakteristik serupa.

– Memerankan peran penting bagi sebuah proses sosial di masyarakat

Proses yang termasuk adalah proses-proses sosial yang terjadi dalam sebuah struktur sosial, termasuk cepat lambatnya proses itu sendiri. Struktur sosialnya memiliki peran yang penting dalam pembentukan proses sosial di masyarakat.

– Bagian dari sistem pengaturan tata kelakuan serta pola hubungan masyarakat

Struktur sosial yang dimiliki oleh suatu masyarakat memiliki fungsi sebagai navigasi untuk berbagai bentuk hubungan antarindividu di dalam masyarakat tersebut.

– Akan selalu berkembang dan dapat berubah sewaktu-waktu

Struktur sosial merupakan tahapan perubahan dan perkembangan masyarakat yang mengandung dua pengertian, yaitu struktur sosial terdapat peranan yang bersifat empiris dalam proses perubahan dan perkembangan serta dalam setiap perubahan dan perkembangan tersebut terdapat tahap perhentian stabilitas, keteraturan, dan integrasi sosial yang berkesinambungan, sebelum terancam proses ketidakpuasan dalam tubuh masyarakat.

Contoh Struktur Sosial

Ascribed Status (Status Yang Ditentukan)

Ascribed Status atau Status Yang Ditentukan adalah status yang diberikan kepada suatu individu oleh masyarakat tertentu tanpa mempertimbangkan karakteristik serta kemampuan suatu individu tersebut atas status tersebut, tetapi diperoleh secara otomatis melalui otoritas tertentu misalnya dari keturunan, dll.

Contoh : Pemberian posisi atau jabatan terntentu dalam suatu sistem pemerintahan parlemen, Penggolangan kasta.

Achieved Status (Status Yang Dicapai)

Achieved Status atau Status Yang Dicapai adalah sebuah status yang didapatkan oleh suatu individu yang disebabkan oleh usaha sendiri. Usaha tersebut misalnya seperti berkuliah, berinovasi membuat suatu hal. Status tersebut diperoleh dengan melalui perjuangan yang berdasarkan kemampuan dan karakteristik individu tersebut.

Contoh : Jaksa, Pengacara, Dokter, Mahasiswa, dll.

Assigned Status (Status Yang Ditugaskan)

Assigned Status atau Status Yang Ditugaskan adalah sebuah status yang diberikan kepada individu yang karena memiliki kontribusi yang berperan besar dan memberi dampak besar kepada masyarakat. Hal ini dapat dilihat melalui seberapa berpengaruhnya jasa yang telah individu tersebut berikan bagi keberlangsungan hidup mayarakat.

Contoh : Tentara dalam medan perang, Peraih nobel, Pahlawan, Ilmuan yang menemukan hal baru, dll.

Baca juga: https://pinterkelas.com/penjelasan-bentuk-bentuk-interaksi-sosial/

Baca juga: https://pinterkelas.com/seputar-pengertian-perubahan-sosial/

Author