Hai Cerdikawan! Siap belajar kembali hari ini? Kali ini kita akan belajar mengenai jenis jenis paragraf. Sudah tahu belum jenis paragraf yang ada di materi bahasa Indonesia? Nah, jenis paragraf itu ada banyak dengan manfaat yang berbeda.

jenis jenis paragraf
pixabay.com

Jenis jenis paragraf ada banyak. Kamu ingin membuat tulisan dengan tujuan X? Maka kamu bisa gunakan paragraf A dan lain sebagainya. Nah, untuk membuat tulisan kamu harus paham tujuannya terlebih dahulu.

Setelah itu pahami jenis jenis paragraf untuk mengetahui tipe paragraf yang tepat untuk dipilih. Nah, sudah siap dengan materi tulisan serta tujuannya? Kamu bisa simak materi ini dengan lengkap untuk tahu kelanjutan mengenai paragraf.

Pengertian Paragraf Secara Umum

Bila kamu ingin sampaikan sesuatu secara kompleks, tidak mungkin bisa kamu sampaikan dalam 1 kata atau 1 kalimat. Kamu akan butuh lebih banyak kata dan kalimat. Nah, kumpulan dari kalimat ini disebut dengan paragraf.

Di dalam satu paragraf tentu ada ide pokok. Tiap paragraf memiliki ciri tertentu dalam pembuatannya. Itulah disampaikan sedari awal bahwa tiap paragraf ada tujuannya. Dan tujuan itu akan berbeda pada tiap paragrafnya.

Cara penulisan paragraf adalah dengan dibuat sedikit menjorok ke arah kanan atau disebut dengan alinea. Alinea adalah nama lain dari paragraf. Dan paragraf itu jenisnya ada banyak.

Ketika kamu hendak menuliskan sebuah tulisan, pahami dulu macam paragraf. Sehingga kamu bisa menemukan satu paragraf tepat untuk dipilih. Sudah siap untuk belajar lebih lanjut mengenai paragraf?

Pengertian Paragraf menurut Ahli

Ada beberapa pengertian paragraf dari pandangan para ahli. Nah, inilah definisinya:

1. Ramlan

Menurut Ramlan, paragraf adalah bagian dari karangan terdiri atas beberapa kalimat untuk mengungkapkan informasi dengan ide pokok sebagai pengendalinya.

2. Handayani dkk

Paragraf adalah rangkaian kalimat yang saling berhubungan untuk membuat sebuah ide atau gagasan baru.

3. Wiyanto

Paragraf adalah sekelompok kalimat saling berhubungan dan bersama-sama menjelaskan satu unit pokok pikiran.

Dapat disimpulkan, paragraf merupakan kumpulan kalimat saling berhubungan dan membentuk sebuah gagasan baru.

Fungsi Paragraf

jenis jenis paragraf
pixabay.com

Paragraf dibuat bukan tanpa tujuan. Ada fungsi penting yang diemban paragraf sehingga layak untuk dibuat. Nah, fungsi dari paragraf antara lain:

  • Menjadi pengantar sebuah ide, isi kalimat, dan kalimat penutup tulisan yang dibuat oleh penulis.
  • Mencurahkan sebuah perasaan dan pemikiran penulis ke dalam sebuah karya atau kalimat dalam tulisan yang logis dan mampu diterima pembaca.
  • Dapat membantu pembaca memahami segala sesuatu mengenai isi dan topik sebuah tulisan.
  • Memudahkan penulis untuk menyusun ide tulisan yang hendak dibuat.
  • Membantu penulis mengembangkan gagasan atau ide dari segala sesuatu yang berhubungan dengan topik menjadi sebuah karya tulis.

Jenis Jenis Paragraf

1. Berdasarkan Fungsi

Bila dilihat dari fungsinya, ada beberapa jenis paragraf antara lain:

a. Paragraf Pembuka

Paragraf pembuka di dalam sebuah karangan ditulis untuk memancing rasa penasaran pembaca pada isi artikel secara keseluruhan.

b. Paragraf Isi

Paragraf ini berisi bagian pokok dari sebuah karangan atau artikel.

c. Paragraf Penutup

Berisi kesimpulan, saran, harapan, ringkasan, dan penegasan kembali mengenai hal penting di dalam sebuah karangan.

d. Paragraf Penghubung

Berfungsi untuk menghubungkan antara paragraf satu ke paragraf lain atau satu karangan ke karangan lain.

Berdasarkan Letak Gagasan Utama

a. Paragraf Deduktif

Paragraf yang letak gagasan utamanya berada di awal paragraf.

b. Paragraf Induktif

Paragraf yang letak gagasan utamanya terletak di akhir paragraf.

c. Paragraf Ineratif

Adalah paragraf yang letak gagasan utamanya berada di tengah paragraf.

d. Paragraf Campuran

Paragraf yang letak gagasan utamanya berada di awal dan di akhir paragraf

Berdasarkan Isinya

jenis jenis paragraf
pixabay.com

Bila dilihat dari isinya, ada 5 jenis paragraf, antara lain:

a. Paragraf Eksposisi

Paragraf yang isinya memiliki tujuan untuk memberi penjelasan atau pengertian mengenai suatu hal dengan cara singkat dan padat. Contohnya:

Walimahan diadakan dengan mengundang orang-orang untuk makan. Acara ini diadakan sebagai ungkapan syukur atas pernikahan dua orang. Semua hal yang semula haram menjadi halal ketika ijab qabul sudah terucap. Maka rasa syukur diwujudkan dengan mengundang banyak orang untuk makan-makan bersama. Dan acara diperuntukkan untuk orang tidak mampu yang kesulitan makan, bukan orang kaya saja.

b. Paragraf Deskripsi

Adalah paragraf dengan kalimat-kalimat yang menjelaskan semua hal secara detail sehingga pembaca mampu merasakan dan seolah-olah bisa melihat, merasakan, mendengar, meraba, dan memegang sesuatu yang tengah dibahas. Kekuatan panca indera sangat dimainkan dalam paragraf ini. Contohnya:

Kakak tidak sadar tatkala ada coklat menempel di giginya. Ketika ia tertawa, otomatis orang lain ikut tertawa. Saat itu, kakak sedang tampil di atas panggung membawakan komedi ala stand up comedy. Mungkin kakak mengira semua tertawa karena ia cukup lucu, padahal aslinya semua menertawakan noda coklat yang menempel di giginya. Itu memang sangat konyol. Dan aku tidak tega untuk mengatakan kepada kakak karena jujur aku pun menikmati hiburan ini.

c. Paragraf Persuasi

Paragraf dengan tujuan ingin mempengaruhi atau membujuk orang lain agar tertarik dengan gagasan maupun ajakan yang disampaikan oleh penulis. Contohnya:

Kamu tidak akan sadar kalau sedang mengenakan sepatu ketika menggunakan sepatu merek Bekecer. Satu ciri khusus melekat di sepatu ini adalah penggunaan foam di bagian bawah. Kamu akan rasakan sensasi empuk ketika berjalan dan berlari. Dan beban berjalan itu rasanya sungguh enteng. Berjalan berpuluh kilometer pun akan terasa nyaman dengan sepatu Bekecer ini. Apa kamu tidak ingin merasakan kenyamanan yang sama dengan saya?

d. Paragraf Argumentasi

Yakni paragraf dengan isi yang mampu meyakinkan pembaca sehingga pembaca mau menerima gagasan dan ide dari penulis. Mempengaruhi pembaca adalah tujuan utama dari paragraf ini. Contohnya:

Kalau kamu ingin dihargai, terlebih dahulu belajarlah untuk menghargai orang lain. Bak gayung bersambut, sebuah penghargaan akan datang karena kamu memang layak untuk dihormati. Manusia itu cenderung membalas budi, maka ketika kamu membekali diri dengan berbuat baik maka hal baik akan datang pula kepadamu.

e. Paragraf Narasi

Paragraf dengan isi berisi cerita mengenai sebuah peristiwa dari sebuah masalah, sehingga pembaca menjadi terhibur maupun terharu. Contohnya:

Beberapa hari lalu aku mengalami kecelakaan ringan. Meski kecelakaan ringan, tetapi akibat yang kuterima tidaklah ringan. Aku harus menerima takdir bahwa satu gigiku terlepas ketika jatuh. Entah terbentur apa aku lupa, tetapi satu yang kuingat gigi itu terpental menuju aspal. Aku tidak bisa berbuat apa-apa selain meringis. Sakit benar gigiku waktu itu. Tapi untung saja kini ada teknologi gigi palsu yang mampu menyamarkan penampilanku yang saat ini sudah ompong meski masih muda.

Selesailah sudah materi pengenai jenis paragraf. Tadi sudah dijelaskan jenis jenis paragraf dan pengertiannya serta jenis jenis paragraf dan ciri-cirinya. Sudah cukup jelas bukan?

Setelah ini kamu bisa memilih sendiri ya paragraf mana yang tepat dengan gagasan atau ide yang kamu miliki.

Baca juga :
1. Pengertian dan Contoh Paragraf Argumentasi Terlengkap
2. 3 Contoh Paragraf Deskripsi Disertai Penjelasannya Lengkap!

Author