Sudahkah kamu mendengar tentang gurindam? Ada gurindam lho sebagai bagian dari karya sastra. Tentu saja kamu harus mengenalnya. Artikel ini tidak sekadar menjelaskan pengertian gurindam, tetapi juga contoh gurindam.

contoh gurindam
pixabay.com

Gurindam ini memang agak kurang dikenal oleh generasi z, karena memang bagian dari sastra lama. Saat ini yang lebih sering dikenal adalah pantun dan puisi yang kamu sudah bisa membuatnya kan? Untuk lebih paham tentang gurindam, kamu nanti bisa menyimak contoh gurindam di artikel ini.

Sudah penasaran dengan pengertian dan contoh gurindam dong? Oleh karena itu, pastikan membaca artikel ini sampai tuntas. Dijamin nanti kamu sudah bisa membuat gurindam versi kamu sendiri.

Pengertian Gurindam

Kalau kamu masih awam dengan gurindam, tidak masalah kok! Kamu kan bisa belajar dari website PinterKelas. Berbagai materi pelajaran disampaikan dengan sangat jelas lho! Kamu bisa beneran pintar kalau belajar dari website PinterKelas.

Kembali ke gurindam, apa sih pengertian dari gurindam? Nah, dari pendapat beberapa ahli bahasa, dapat disimpulkan bahwa gurindam itu merupakan karya sastra lama berisi petuah, nasihat, serta pengingat tentang suatu kebaikan yang disajikan dalam 2 baris pada tiap bait.

contoh gurindam
pixabay.com

Hampir sama dengan pantun, tetapi isinya hanya 2 baris. Namun, isinya langsung pada makna inti bukan pantun yang menggunakan sampiran terlebih dahulu. Boleh dikatakan bahwa isi gurindam seperti puisi tetapi disajikan mirip dengan pantun.

Yang jelas, cara mempelajari gurindam itu cukup mudah. Membuat gurindam pun tidak kalah mudah. Nanti kamu harus buat sendiri ya!

Ciri-Ciri Gurindam

Supaya tidak tertukar dengan karya sastra lain, kamu harus tahu terlebih dahulu ciri-ciri dari gurindam. Kalau sudah tahu pengertian dan ciri-cirinya, membuat gurindam kan akan terasa lebih mudah.

contoh gurindam
pixabay.com

Lalu, apa saja ciri-ciri gurindam? Simak di bawah ini:

  1. Pada tiap bait terdiri dari dua kalimat atau dua baris
    Cukup dua kalimat/dua baris. Tidak kurang dan tidak lebih. Kamu harus ingat-ingat betul.
  2. Terikat oleh rima pada tiap barisnya
    Seperti halnya puisi dan pantun, keindahan gurindam dilengkapi dengan paduan rima di belakangnya. Alangkah lebih baik pada akhir kata memiliki rima sama. Agar lebih nyaman didengar begitu.
  3. Harus memiliki pola A-A, B-B, C-C, D-D, dan seterusnya
    Hal ini merujuk kepada rima tadi. Gurindam tidaklah puisi baru yang bisa dirancang dengan sesuka hati. Ada aturan untuk membuat gurindam, yakni pada rima dan pola akhir kata.
  4. Satu tema gurindam bisa lebih dari satu bait
    Ketika kamu hendak membuat satu gurindam dengan tema tertentu, kamu bisa menuangkan gurindam itu dalam banyak bentuk sekaligus. Asalkan pesan masih senada maka tidaklah mengapa.
  5. Ada hubungan sebab akibat dalam tiap baris dalam satu bait
    Pantun tidak memiliki ciri ini. Sampiran dan makna tidak ada korelasi pun tidak apa-apa. Kalau gurindam jelas beda. Kamu harus membuat kalimat yang saling mempengaruhi satu sama lain. Tetapi tidak sulit kok! Toh hanya 2 kalimat saja.
  6. Setiap baris maksimal terdiri atas 10 kata
    Ada batas lagi nih dalam membuat gurindam. Kamu harus membuat kalimat maksimal berjumlah 10 kata. Tidak boleh lebih.
  7. Baris pertama sampiran dan baris kedua isi
    Sampiran dan isi memiliki keterkaitan tersendiri. Pengertian sampiran di dalam gurindam bisa dikatakan lebih dalam.

Contoh Gurindam dengan Berbagai Tema

Ada banyak sekali gurindam yang memiliki tema-tema tersendiri. Sebelum membuat sendiri, kamu boleh kok melihat contoh yang akan ditampilkan di artikel ini. Kamu penasaran? Simak di bawah ini ya!

Contoh Gurindam Pendidikan

1). Belajar tak harus ke luar negeri
Asalkan kau tak pernah berhenti
Maknanya: Tidak harus menuntut ilmu hingga ke tempat jauh asalkan kamu tetap terus belajar tanpa henti.

2). Suatu urusan pasti binasa
Bila tidak dipegang ahlinya
Maknanya: Suatu urusan akan hancur bila tidak dipegang oleh ahli dalam bidang tersebut.

3). Ilmu itu menundukkan
Bukan malah menyombongkan
Maknanya: Seorang berilmu pasti akan semakin merasa rendah hati, bukan menjadi semakin sombong dan angkuh.

4). Ilmu itu harus dibagikan
Bukan dipamerkan
Maknanya: Kalau punya ilmu bagikan kepada yang lain, bukan untuk ajang pamer saja.

5). Tuhan akan memaafkan
Bila kamu memohon ampunan
Maknanya: Kalau berbuat dosa segera mohon ampun, Tuhan akan memaafkan. Tetapi jangan diulangi lagi dengan sengaja.

Contoh Gurindam Persahabatan

1). Teman tidak perlu seribu
Cukup satu yang mengerti kamu
Maknanya: Tidak harus punya banyak teman, sedikit pun tidak masalah asalkan benar-benar mengerti kamu.

2). Sebaik-baik seorang sahabat
Senang mengajak rajin sholat
Maknanya: Sahabat baik pasti selalu mengajak kamu berbuat kebaikan.

3). Jangan dekat orang nakal
Kalau tak ingin ikut brutal
Maknanya: Jangan dekat dengan teman tidak baik, karena kamu bisa ikutan tidak baik.

4). Berteman dengan penjual parfum
Agar mendapat bau harum
Maknanya: Berteman itu dengan teman baik, agar ikut ketularan baik.

5). Cobalah mau mendengarkan
Bila ingin punya banyak teman
Maknanya: Bila ingin punya banyak teman, salah satu caranya dengan senang mendengarkan.

Contoh Gurindam Nasihat

1). Buat apa punya wajah ayu
Kalau tidak tahu malu
Maknanya: Percuma punya penampilan bagus kalau ia sendiri tidak tahu malu.

2). Sekalinya kamu berbohong
Selamanya dianggap bodong
Maknanya: Sekali saja kamu mengkhianati kepercayaan orang, maka kamu tidak akan dipercaya lagi.

3). Sisihkan uang untuk sedekah
Agar kelak menjadi berkah
Maknanya: Ketika ada harta selalu sisihkan untuk sedekah, karena harta sedekah pasti berkah.

Contoh Gurindam Sindiran

1). Buat apa banyak omong
Kalau semuanya kosong
Maknanya: Lebih baik diam bila tidak mampu berbicara hal tidak berguna.

2). Hidup suka foya-foya
Masih berharap masuk surga?
Maknanya: Boros dan foya-foya bukanlah akhlak orang yang masuk surga.

3). Harta ini hanya titipan
Mengapa harus disombongkan?
Maknanya: Semua harta hanya titipan, apakah pantas untuk menyombongkan?

4). Mau sedekah kalau kaya
Memang yakin bakal kaya?
Maknanya: Sedekah lakukan segera semampunya, jangan menunda dengan berkata nanti saja kalau kaya.

5). Bilang mau diet esok hari
Esoknya bilang besok lagi
Maknanya: Kalau mau diet/melakukan rencana, segera dilakukan. Jangan tunda dengan bilang besok-besok terus.

Itulah beberapa contoh gurindam yang bisa kamu tiru dan modifikasi sesuai versimu sendiri. Sangat mudah kan membuatnya? Karena hanya dua kalimat, gurindam ini jauh lebih mudah dibuat dibandingkan puisi dan pantun.

Segera pilih salah satu tema terlebih dahulu lalu langsung eksekusi deh! Karena pekerjaan lebih mudah bila segera dilakukan. Bila dirasa masih sulit, perhatikan lagi contoh di atas. Lama-lama pasti kamu akan paham.

Setelah selesai, baca dan evaluasi gurindam buatanmu ya! Semoga bisa bermanfaat untuk orang lain.

Author