Hai, Cerdikawan? Pasti kalian tahu ya bahwa manusia tidak terlepas dengan adanya kegiatan interaksi sosial. Terlebih lagi manusia merupakan makhluk sosial. Membahas mengenai interaksi sosial, pernah dengar tidak sih tentang istilah ‘kontravensi’? Apakah kalian merasa asing dengan istilah ‘kontravensi’? Kira-kira bagaimana ya contoh kontravensi dalam kehidupan sehari-hari? Nah, pembahasan kita kali ini mengenai bagaimana contoh kontravensi pada kejadian sehari-hari. Selain contoh kontravensi, pastinya kita juga akan memaparkan pengertiannya. Tak perlu basa-basi lagi, yuk simak pembahasannya!

Pengertian Kontravensi

Kontravensi adalah salah satu bentuk dari interaksi sosial. Apa itu interaksi sosial? Interaksi sosial adalah segala bentuk hubungan yang terjadi antar individu, antar kelompok, ataupun antar individu dan kelompok.

Lalu apa itu kontravensi? Jika dilihat dari etimologinya, kontravensi berasal dari bahasa latin ‘contravenire’ yang dalam bahasa indonesia memiliki arti ‘menentang atau melanggar’. Merujuk Kamus Besar Bahasa Indonesia, kontravensi memiliki makna sebagai: proses persaingan dan pertikaian yang ditandai oleh gejala ketidakpastian mengenai pribadi seseorang dan perasaan tidak suka yang disembunyikan terhadap kepribadian seseorang.

Kontravensi tidak jauh berbeda dengan perdebatan dan konflik. Kenapa tidak jauh berbeda? Alasannya, karena hal tersebut merupakan timbulnya respon-respon atas keraguan, penolakan, perbedaan pendapat terhadap suatu pernyataan, pemikiran serta kejadian yang bisa diekspresikan atau dipendam. Nah, jadi kontravensi adalah respon yang mengacu pada kontradiksi akan suatu hal yang dimunculkan oleh suatu individu atau sebuah kelompok.

contoh kontravensi
123rf.com

Contoh Kasus Kontravensi Berdasarkan Bentuknya

Menurut Leopold von Wiese dan Howard Becker ada setidaknya lima bentuk kontravensi. Di antaranya; kontravensi umum, kontravensi sederhana, kontravensi intensif, kontravensi rahasia, dan kontravensi taktis. Agar memahami dengan jelas bentuk-bentuk dari kontravensi, kami menyiapkan contoh kasus kontravensi. Berikut contoh kasus kontravensi berdasarkan bentuk-bentuknya.

Kontravensi Umum

Misalnya pada Universitas X menerapkan sistem baru untuk pembayaran kuliah per semesternya. Namun bagi sebagian besar mahasiswa dan mahasiswi di Universitas X merasa dirugikan oleh sistem tersebut. Maka para mahasiswa dan mahasiswi tersebut berkumpul untuk menyatakan protes di depan gedung Rektorat untuk menyuarakan pendapat mereka. Sebab mereka menolak adanya sistem baru tersebut karena dianggap merugikan pihak mahasiswa dan mahasiswi.

Kontravensi Sederhana

Kamu sedang melakukan presentasi dengan kelompokmu di depan kelas. Namun tiba-tiba salah satu teman sekelasmu memotong penjelasan kalian di tengah presentasi. Temanmu tersebut menyampaikan di depan seisi kelas bahwa gagasan yang kalian berikan pada presentasi kelompok itu terlalu konvensional. Temanmu berkata pada gurumu ia merasa tidak setuju jika kalian tetap melanjutkan presentasi tersebut.

Nah, itu adalah contoh kasus untuk kontravensi sederhana.

Kontravensi Intensif

Kamu berteman dengan beberapa tetangga yang tinggal berdekatan denganmu. Tapi salah satu teman rumahmu tidak menyukaimu diam-diam. Di belakangmu ia membicarakan tentang hal yang menurutnya buruk tentang dirimu kepada teman rumahmu yang lainnya. Satu per satu temanmu dihasut supaya tidak suka juga denganmu. Dia merasa harus mencari aliansi untuk dapat menyerangmu.

Nah, kalau itu contoh kasus pada kontravensi intersif ya!

Kontravensi Rahasia

Kamu sedang memiliki konflik dengan kakakmu. Ketika merasakan klimaks dalam permasalahan tersebut kamu menceritakannya kepada teman sekolah. Kamu memercayainya dan berkata agar menjaga cerita tersebut antara kalian berdua saja. Menjadikannya sebuah rahasia antar teman. Namun ternyata di belakangmu, ia mlaha menceritakannya kembali kepada teman-teman kelasmu. Ia membocorkan rahasiamu kepada banyak orang.

Nah, itu merupakan contoh kasus kontravensi rahasia Cerdikawan!

Kontravensi Taktis

Misalnya Cerdikawan memiliki klub sepak bola bersama teman-teman sekolah. Kalian merasa tidak setuju oleh taktik yang selama ini diberikan oleh pelatih kalian. Kalian selalu kalah dalam permainan karena selalu mengikuti saran dari pelatih. sebelumnya kalian sudah berkomunikasi dengan santun kepada pelatih, tapi pelatih tidak mendengarkan. Akhirnya kalian merasa harus bergerak atas inisiatif sendiri. Kalian menyusun rencana untuk menggunakan taktik permainan yang berbeda saat bertanding nanti tanpa diketahui pelatih kalian.

Nah, kalau yang di atas adalah contoh kasus untuk kontravensi taktis.

Baca juga: https://pinterkelas.com/penjelasan-bentuk-bentuk-interaksi-sosial/

Author