Halo Cerdikawan? Dalam dunia menulis, pernah mengenal istilah ‘mengutip’? Apa sih maksudnya kutipan? Kutipan sudah diajarkan dan diterapkan dari bangku sekolah menegah. Namun biasanya intensitas penggunaan kutipan dalam menulis lebih sering dilakukan pada jenjang perkuliahan. Tujuan adanya kutipan adalah sebagai salah satu langkah bagi penulis untuk mendapat referensi yang mendukung tulisannya tanpa melanggar hak cipta. Kutipan biasanya sering dibutuhkan nih bagi kalian yang sering mebuat makalah atau bahkan sedang merampungkan skripsi. Apakah kamu tahu contoh kutipan itu seperti apa? Kutipan ada dua jenis; kutipan langsung dan kutipan tidak langsung. Nah, kali ini agar lebih mudah dipahami kita akan coba membahas secara sederhana mengenai contoh kutipan langsung.

Kutipan Langsung: Contoh dan Pengertiannya

Kutipan langsung adalah salah satu metode dalam penulisan yang dilakukan penulis untuk mengutip secara langsung pernyataan, atau gagasan milik orang lain untuk mendukung tulisannya. Mengutip secara langsung maksudnya mengutip tanpa mengubah sedikitpun pernyataan atau gagasan orang lain yang akan dikutip tersebut.

contoh kutipan langsung
Kaleidico at unsplash.com

Ciri-ciri Kutipan Langsung

  1. Tidak ada perubahan sedikitpun dari teks asli yang dikutip.
  2. Menambahkan keterangan mengenai sumber kutipan berdasarkan sistem pengutipan berstandar internasional seperti APA dan MLA.
  3. Saat akan memotong kalimat dengan tujuan tertentu, maka kutipan akan diberi tanda titik tiga (…) pada kalimat yang dipotong. Biasanya pemotongan kalimat ini dilakukan agar lebih memberi fokus pada kalimat tertentu yang berkaitan dengan tulisan si penulis.

Kutipan langsung terdiri dari dua jenis. Pertama, kutipan langsung lebih dari lima bari (kutipan langsung panjang. Kedua adalah kutipan langsung kurang dari lima baris (kutipan langsung pendek).

Contoh Kutipan Langsung Panjang

Menurut konsep pemikiran Pierre Bourdieu:

The appropriation of symbolic objects with a material existence, such as paintings, raises the distinctive force of ownership to the second power and reduces purely symbolic appropriation to the inferior status of a symbolic substitute. To appropriate a work of art is to assert oneself as the exclusive possessor of the object and of the authentic taste for that object, which is thereby converted into the reified negation of all those who are unworthy of possessing it, for lack of the material or symbolic means of doing so, or simply for lack of a desire to possess it strong enough to ‘sacrifice everything for it” Lihat Buku Distinction: A Social Critique of the Judgement of Taste. London: Routledge & Kegan Paul, 1996, hlm. 280

Ciri-ciri Kutipan Langsung 5 Baris (Panjang):

1. Pengaplikasian pada teks menggunakan spasi antar baris. Jarak antara teks (tulisan) dengan kutipan masing-masing dipisahkan. Jadi bisa terlihat secara jelas mana pernyataan dari penulis dengan pernyataan yang bersumber dari kutipan.

2. Pengaplikasiannya selain terpisah dari teks juga diberi spasi yang rapat antara baris pertama sampai terakhir pada kutipan.

3. Biasanya kalimat-kalimat kutipan diapit tanda kutip (“”) tetapi tidak dilarang jika tidak memberi tanda kutip pada kutipan.

contoh kutipan langsung
Steven Houston at unsplash.com

Contoh Kutipan Langsung Pendek

Mengacu pada pemikiran Pierre Bourdieu, “the purchase of works of art, objectified evidence of ‘personal taste’, is the one which is closest to the most irreproachable and inimitable form of accumulation, that is, the internalization of distinctive signs and symbols of power in the form of natural ‘distinction’, personal ‘authority’ or ‘culture’”  (1996:282)

Ciri-ciri Kutipan Langsung Kurang dari 5 Baris (Pendek):

1.Tanpa harus dipisahkan, kalimat kutipan langsung menyatu dengan teks (tulisan).

2. Tanpa harus diberi spasi yang rapat antar barisnya, spasi antar baris sama dengan baris yang dimiliki teks (tulisan).

3. Wajib diberi tanda kuotasi atau tanda kutip (“”) saat pengaplikasiannya.

4. Karena ini merupakan kutipan langsung pendek, maka kutipan tidak diperbolehkan jika melebihi empat baris.

Baca juga: https://pinterkelas.com/contoh-daftar-pustaka/

Baca juga: https://pinterkelas.com/mengenal-contoh-tajuk-rencana/

Author