Pantun, selama ini lebih banyak digunakan dalam acara-acara orang dewasa. Anak-anak bahkan menganggap membuat pantun cukup sulit. Pantun anak anak sendiri jarang ditemukan secara spontan.

pantun anak anak
pixabay.com

Namun, sebenarnya sama dengan materi lain dalam bahasa, khususnya Bahasa Indonesia, pantun anak anak dapat dengan mudah dilakukan.

Pantun anak anak sama dengan pantun biasa atau pantun yang biasa atau dibuat orang dewasa. Hanya saja, pantun ini dibuat oleh anak anak dan dengan bahasa anak anak.

Pengertian

Pantun merupakan bagian dari sejarah sastra dan Bahasa Indonesia. Banyak wilayah Indonesia menjadikan pantun bagian dari budayanya. Pantun Melayu dan Pantun Betawi yang paling dikenal masyarakat. Sementara pantun Sunda sering juga digunakan dalam upacara adat pernikahan.

Kamu mungkin pernah diminta membuat pantun semasa usia sekolah dasar. Ada yang mengerjakannya dengan benar, ada pula yang tidak.

Nah, agar lebih terarah, yuk kenali dulu pengertian dan ciri-ciri pantun terlebih dahulu sebelum membaca contoh dan membuatnya.

Pantun menjadi salah satu jenis sastra lama yang masih populer selain syair. Selain masih digunakan dalam beberapa kesempatan, pantun juga dipelajari di pelajaran Bahasa Indonesia tingkat sekolah dasar hingga lanjutan.

Kamu harus tahu ciri-ciri pantun sebelum membuatnya.

  1. Pantun terdiri dari empat baris dalam satu bait. Antar bait yang satu dengan lainnya bisa saling berhubungan dan tidak, tergantung pada jenis pantun dan pada acara apa disajikan.

    Di pernikahan adat Betawi, berbalas pantun disiapkan untuk pengantin dan pengunjung. Di sini antar bait pantun biasanya saling berhubungan.

    Pantun jenaka dan patun teka teki hanya terdiri dari satu bait yang tidak berhubungan.
  2. Pantun mempunyai pola atau rima ab ab dalam setiap bait. Rima dapat ditelaah dari kata terakhir dalam setiap baris.
  3. Baris pertama dan kedua pantun adalah sampiran. Kebanyakan tidak berhubungan dengan baris ketiga dan keempat. Meski demikian baris pertama dan kedua sedapat mungkin tetap dibuat berhubungan agar pantun terdengan lebih pas dan indah didengar.
  4. Baris ketiga dan keempat adalah isi pantun. Maksud, tujuan, dan jenis pantun dapat terlihat dari isinya. Pantun anak juga terlihat dari baris ketiga dan keempat.

Pantun anak anak SD dan lainnya terdiri dari beberapa jenis juga, seperti pantun jenaka, pantun nasihat, pantun teka teki, dan sebagainya.

Contoh Pantun Anak Anak

pantun anak anak
pixabay.com

Buat kamu yang mau belajar tentang pantun anak dan bagaimana bentuknya, yuk lihat beberapa contohnya di bawah ini.

Kalau kamu punya bandana
Ikatkan saja dengan pita
Kalau kamu mengaku pintar dan bijaksana
Hewan apa yang tidak melihat dengan mata?
(Pantun teka teki yang jawabannya kelelawar)

Kalau kamu ingin kado didapat
Berbuatlah baik dan bersikap sepadan
Kalau kamu pintar dan hebat
Buah apa yang suka berdandan?
(Pantun teka teki, jawabannya buah kesemak. Mirip dengan buah yang memakai bedak di seluruh bagiannya)

Teman saya namanya Budi
Anaknya rajin dan juga pandai
Jika kamu ramah berbudi
Apa buah yang tidak punya tangkai?
(Pantun teka teki, jawabannya buah bibir yang artinya bahan pembicaraan)

Ada kado indah dan bagus
Di dalam kotak tidak terpijak
Bentuknya indah dan bagus
Tapi anak fungsi diinjak
(Pantun teka teki, jawabannya anak tangga)

Seharian kerja akan lelah
Istirahat senang tanpa bekerja
Hewan apa selalu lelah
Padahal dia tidak bekerja
(pantuk teka teki, jawabannya anjing karena selalu menjulurkan lidah seperti kelelahan)

Pak Haji orangnya kaya
Punya harta banyak berlimpah
Hati siapa yang tidak bahagia
Mendapat hadiah dari ayah
(Pantun suka cita)

Kertas dilipat menjadi batang
Batang kuat ada di atas
Hati siapa yang tidak senang
Mengambil rapot juara kelas
(Pantun suka cita)

Bersinar terus wahai sang surya
Menyinari bumi dan malam dan siang
Sungguh saya merasa bahagia
Punya ibu yang sangat sayang
(Pantun suka cita)

Bunga mawar kesukaanku
Warnanya merah menarik hati
Hari ini ulang tahunkun
Sudah ditunggu dan dinanti-nanti
(Pantun suka cita)

Hari siang tampaklah terang
Mendung hilang berganti matahari
Hari ini hatiku senang
Mendapat kado sambil menari
(Pantun suka cita)

Buah sirsak rasanya asam
Dibuat jus untuk dengan gula
Hati siapa tidak akan muram
Tak punya uang ingin membeli bola
(Pantun duka cita)

Buah salak rasanya sepat
Warnanya coklat banyak yang suka
Hati menangis melihat bebat
Bebat di tangan menutup luka
(Pantun duka cita)

Ada jamur di atas batu
Di pinggir ada pohon bambu
Jangan sedih meski yatim piatu
Saudara lain sayang membantu
(Pantun duka cita)

Ikan emas ikan betutu
Terlihat pergi meninggalkan jalan
Adik menangis di depan pintu
Melihat ibu pergi ke jalan
(Pantun duka cita)

Buah pepaya dicampur madu
Pernah dirasa entah di mana
Adik menangis tersedu-sedu
Mainan hilang entah ke mana
(Pantun duka cita)

Di sini gunung di sana gunung
Ayo kita pergi ke Kediri
Jangan bingung jangan termenung
Lihat bayi berjalan sendiri
(Pantun jenaka)

Di sana gunung di sini gunung
Di dekat gunung sawah pematang
Ayo santai dan jangan bingung
Melihat kucing ingin terbang
(Pantun jenaka)

Di pinggir sungai ada pohon tua
Semakin dilihat bertambah panjang
Jangan suka membantah orang tua
Kamu bisa digigit kambing ompong
(Pantun jenaka)

Seorang anak bernyanyi gembira
Setelah bernyanyi ia istirahat
Jika ingin hidup bahagia
Sembahyang selalu sepanjang hayat
(Pantun nasehat)

Ada tali tambang ditarik
Tali digunakan untuk menolong
Akhlak baik dan adab baik
Di mana saja akan menolong
(Pantun nasehat)

Ada kain mengelap manekin
Sudah basah jangan dibuang
Gunakan waktu sebaik mungkin
Kesempatan baik tidak terulang
(Pantun nasehat)

Anak ikan tertawa ha ha
Udang di samping sangat terkejut
Anak rajin dan tekun berusaha
Kelak nanti sukses dirajut
(Pantun nasehat)

Beras asalnya dari padi
Semakin tinggi semakin bungkuk
Sesama teman saling menghormati
Bukan menghina dan menunjuk
(Pantun nasehat)

Buku duku buah kelapa
Banyak dijual di pasar umum
Pagi ini saya menyapa
Selamat pagi assalamualaikum

Buah duku anak rasanya
Rasanya enak manis di lidah
Sudi menjawab saya bertanya
Siapa nama si wajah indah

Jalan jalan ke kota kembang
Pagi hari pemandangan indah
Terimakasih teman menyanjung
Nama saya memanglah Indah

Maksud hati merindu bulan
Bulan hanya ada di malam hari
Wajah Indah seperti bulan
Perkenalkan saya adik Mari


(empat bait pantun berbalas)

Sudahkah pantun di atas menjadi insipirasi pantun kamu? Tidak sulit membuat pantun anak anak, asal kamu ingat bahwa rimanya ab ab.

Satu hal yang membedakan pantun anak dibandingkan lainnya, temanya adalah anak anak. Susah, sedih, senang, ungkapan anak anak dan pertemanan.

Sekian dulu ya materi PinterKelas kali ini! Banyak berlatih juga memudahkan kamu membuat pantun. Selamat belajar!

Baca juga :
1. 10 Contoh Pantun Jenaka Terbaik serta Pembahasannya
2. Pakai Pantun Nasehat Untuk Menasehati Orang

Author