Sobat PinterKelas pasti sangat paham mengenai sejarah kemerdekaan bukan? Nah, sebelum kemerdekaan benar-benar tercapai, Jepang menjanjikan untuk memberikannya kepada Indonesia lho! Ini diwujudkan dengan dibentuknya BPUPKI dilengkapi anggota BPUPKI.

anggota bpupki
kopi-ireng.com

Jepang pada masa itu sedang berada dalam kondisi genting. Di satu sisi sekutu terus menekan. Sementara Jepang mulai kekurangan amunisi untuk melawan. Lalu tercetuslah ide untuk menarik perhatian orang Indonesia dengan janji kemerdekaan. Akhirnya Jepang membentuk badan itu langsung dan mengusulkan beberapa anggota BPUPKI.

Setelah terbentuk dan memiliki anggota BPUPKI, badan ini segera melakukan tugas untuk mempersiapkan kemerdekaan. Pertama yang dilakukan adalah mempersiapkan instrumen negara.

Pengertian BPUPKI

Sebelum membahas mengenai anggota, terlebih dahulu kita bahas pengertian BPUPKI. Badan BPUPKI merupakan badan bentukan Jepang dalam rangka mempersiapkan kemerdekaan.

BPUPKI merupakan singkatan dari Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia. Badan ini dibentuk pada tanggal 29 April 1945. Alasan dibentuk badan ini adalah demi mendapat dukungan dari Indonesia.

Kala itu Jepang sedang butuh banyak dukungan agar menang di dalam perang. Sementara logistik dan senjata mulai menipis, akhirnya Jepang mendapat ide menarik. Yakni menjanjikan kemerdekaan untuk Indonesia.

Sebagai imbalan dari hadiah itu, Indonesia harus mau mendukung Jepang. Demi meraih kemerdekaan, para pejuang rela melakukan apapun. Alhasil BPUPKI ini disambut dengan baik dan segera dibentuk keanggotaannya.

BPUPKI diketuai oleh K.R.T Radjiman Wedyodiningrat dengan wakil bernama Ichibangase Yoshio (orang Jepang) dan Raden Pandji Soeroso. Tugas utama BPUPKI untuk mempelajari dan mempersiapkan aspek politik, ekonomi, tata pemerintahan, dan hal lain yang dibutuhkan untuk mempersiapkan kemerdekaan.

Awal mula bekerjanya badan ini dibuktikan dengan dilaksanakannya sidang. Terdapat 2 sidang dan kedua sidang itu mampu memenuhi tugas BPUPKI. Setelah tugas terselesaikan, badan ini kemudian dibubarkan.

Tindak lanjut selanjutnya adalah membuat badan baru bernama PPKI. Kalau BPUPKI berfokus pada persiapan instrumen, maka PPKI lebih ditekankan pada teknis dan pelaksanaan.

Sejarah BPUPKI

BPUPKI dalam Bahasa Jepang disebut Dokuritsu Junbi Cosakaiatau. Badan ini didirikan bertepatan dengan hari ulang tahun Kaisar Hirohito pada tanggal 29 April 1945. Langkah Indonesia untuk merdeka semakin dekat dengan dibentuknya badan ini.

anggota bpupki
portalsejarah.id

Anggota BPUPKI awalnya berjumlah 62 orang Indonesia dan 8 orang anggota luar biasa. Jumlah ini bertahan pada sidang I tanggal 28 Mei sampai 1 Juni 1945. Pada sidang II, jumlah anggota bertambah sebanyak 6 orang. Alhasil jumlahnya berubah menjadi 76 orang.

Awal mula berdiri badan ini dikarenakan Saipan telah jatuh ke tangan sekutu pada tahun 1944. Situasi kritis ini memaksa Jepang melakukan upaya mencari massa pendukung. Kemudian tanggal 1 Maret 1945, Letnan Jenderal Kumakici Harada mengumumkan pembentukan BPUPKI.

Sedangkan pengangkatan pengurus diumumkan pada tanggal 29 April 1945. Dr. Radjiman Wedyodiningrat diangkat sebagai ketua dengan wakil Shucokai Ichibangase dan R.P Soeroso.

Lalu dilakukan peresmian di Gedung Cuo Sangi In di Jalan Pejambon atau sekarang menjadi Gedung Departemen Luar Negeri di Jakarta. Upacara peresmian ini dihadiri oleh dua pejabat Jepang yakni Letnan Jenderal Nagano dan Jenderal Itagaki.

Pada kesempatan ini, bendera Jepang dan bendera Indonesia dikibarkan bersama-sama. Bermula dari sini, kesempatan merdeka sudah ada di depan mata. Semua orang bergembira dan para pejuang segera bergerak untuk memenuhi persyaratan pembentukan negara.

Susunan Anggota BPUPKI

Kamu pasti penasaran dengan siapa saja 62 anggota BPUPKI dan ingin tahu segera. Nah, setelah ini akan disebutkan kok semua anggota BPUPKI yang terlihat dalam sidang I dan sidang II. Kamu bisa simak di bawah ini ya!

No

Nama

Asal Daerah

1

Abdul Kaffar

Sampang, Jatim

2

Abdul Kahar Muzakir

Jogjakarta

3

AR Baswedan

Surabaya

4

Agus Muhsin Dasaad

Filipina

5

Bandoro Pangeran Hario Purubojo

Jogjakarta

6

Bendoro Kanjeng Pangeran Ario Suryohamijoyo

Solo

7

Bendoro Pangeran Hario Bintoro

Jogjakarta

8

Dr. Kanjeng Raden Tumenggung Rajiman Wedyodiningrat

Jogjakarta

9

Dr. Raden Buntaran Martoatmojo

Purworejo

10

Dr. Raden Suleiman Effendi Kusumaatmaja

Purwakarta

11

Dr. Samsi Sastrawidagda

Solo

12

Drs. Muhammad Hatta

Sumatera Barat

13

Drs. Kanjeng Raden Hario Sosrodiningrat

Solo

14

Dr. Sukiman Wiryosanjoyo

Solo

15

K.H.A. Ahmad Sanusi

Sukabumi

16

Haji Agus Salim

Sumatera Barat

17

Haji Abdul Wahid Hasyim

Jombang

18

Ir. Pangeran Muhammad Nur

Banjarmasin

19

Ir. Raden Mas Panji Surahman Cokroadisuryo

Wonosobo

20

Ir. Soekarno

Surabaya

21

Ir. Raden Ruseno Suryohadikusumo

Madiun

22

K.H Abdul Halim Majalengka (Muhammad Syatari)

Majalengka

23

Ir. Raden Ashar Sutejo Munandar

Batang

24

Ki Hajar Dewantara

Jogjakarta

25

Ki Bagus Hadikusumo

Jogjakarta

26

Kanjeng Raden Mas Tumenggung Ario Wuryaningrat

Solo

27

Kiai Haji Abdul Fatah Hasan

Cilegon

28

KIaji Haji Mas Mansoer

Surabaya

29

Liem Koen Hian

Banjarmasin

30

Kiai Haji Masjkur

Malang

31

Mas Aris

Kebumen

32

Mr. A.A. Maramis

Manado

33

Mas Sutarjo Kartohadikusumo

Blora

34

Mr. Kanjeng Raden Mas Tumenggung Wongsonagoro

Solo

35

Mr. Mas Susanto Tirtoprojo

Solo

36

Mr. Mas Besar Martokusumo

Brebes

37

Mr. Muhammad Yamin

Sumatera Barat

38

Mr. Raden Ahmad Subarjo

Kerawang

39

Mr. Raden Hindromartono

Rembang

40

Mr. Raden Mas Sartono

Wonogiri

41

Mr. Raden Panji Singgih

Malang

42

Mr. Raden Suwandi

Ngawi

43

Mr. Raden Syamsudin

Sukabumi

44

Mr. Raden Sastromulyono

Kudus

45

Mr. Yohanes Latuharhary

Ambon

46

Ny. Mr. Raden Ayu Maria Ulfah Santoso

Semarang

47

Ny. Raden Nganten Siti Sukantinah Sunaryo Mangunpuspito

Jogjakarta

48

Oey Tiang Tjoei

Jakarta

49

Oey Tjong Hauw

Semarang

50

P.F. Dahler

Semarang

51

Prof. Dr. Mr. Raden Supomo

Solo

52

Parada Harahap

Sumatera Utara

53

Prof. Dr. Raden Jenal Asikin Wijaya Kusuma

Tasikmalaya

54

Prof. Dr. Pangeran Ario Husein Jayadiningrat

Serang

55

Raden Abdul Kadir

Sumatera Utara

56

Raden Abikusno Cokrosuyoso

Ponorogo

57

Raden Abdulrahim Pratalykrama

Jawa Timur

58

Raden Adipati Ario Purbonegoro Sumitro Kolopaking

Banyumas

59

Raden Adipati Wiranatakoesoema V.

Bandung

60

Raden Mas Margono Joyohadikusumo

Purbolinggo

61

Raden Asikin Natanegara

Bogor

62

Raden Mas Tumenggung Ario Suryo

Magetan

63

Raden Panji Suroso

Sidoarjo

64

Raden Oto Iskandardinata

Bandung

65

Raden Ruslan Wongsokusumo

Madura

66

Raden Sudirman

Semarang

67

Raden Sukarjo Wiryopranoto

Cilacap

68

Tang Eng Hoa

Semarang

69

Itibangase Yosio

Jepang

70

Matuura Mitukiyo

Jepang

71

Miyano Syoozoo

Jepang

72

Tanaka Minoru

Jepang

73

Tokonami Tokuzi

Jepang

74

Itagaki Masumitu

Jepang

75

Masuda Toyohiko

Jepang

76

Ide Teitiroo

Jepang

Pertanyaan berapa jumlah anggota BPUPKI dan sebutkan namanya sudah terjawab di daftar di atas. Jadi kamu tidak perlu penasaran lagi. Jumlah anggota BPUPKI totalnya 76 termasuk dari perwakilan Jepang.

Jangan sampai salah ya! Semoga artikel ini bermanfaat.

Baca juga :
1. Sejarah dan Profil Tokoh Panitia Sembilan Terlengkap!
2. Jasmerah! Inilah Kronologi Peristiwa Rengasdengklok Terlengkap

Author