Sobat PinterKelas, kita berjumpa lagi. Kali ini kita akan bahas mengenai akibat revolusi bumi. Mungkin sobat sudah pernah menerima materi ini sebelumnya ya! Namun, yuk kita perdalam dan ulang kembali agar semakin ingat dan paham!

Tahukah sobat, segala sesuatu yang terjadi pada bumi mengakibatkan dampak atau akibat bagi kehidupan makhluk di bumi? Sebelum kita bahas dampak atau akibat revolusi bumi, ada baiknya kita kupas dahulu tentang pengertian revolusi bumi.

Pengertian Revolusi Bumi

Perlu kalian ingat ya, bahwa revolusi bumi dengan rotasi bumi merupakan pengertian yang berbeda. Jadi, jangan sampai kebalik dalam menjabarkan masing – masing pengertian di atas ya!

Revolusi bumi adalah gerakan bumi mengelilingi matahari sesuai garis edarnya. Sedangkan rotasi bumi merupakan perputaran bumi pada porosnya.

Nah, dari perbedaan inilah akan mempermudah kita untuk mempelajari materi revolusi bumi. Selanjutnya kita akan merambah ke bahasan lainnya.

Gambar revolusi bumi

Untuk menambah pengetahuan dan memantapkan pengetahuan kalian tentang revolusi bumi, coba deh kalian amati gambar di bawah ini!

akibat revolusi bumi
pakmono.com

Untuk memudahkan kita mempelajari gambar, pertama – tama kita bisa memfokuskan pandangan pada gambar matahari, kemudian kearah bawah gambar bumi yang ada keterangannya 21 maret amati seterusnya berlawanan jarum jam. Kira – kira begitulah pergerakan bumi mengelilingi matahari.

Dengan media gambar tersebut, apakah kalian sudah dapat membayangkan proses revolusi bumi? Apakah kira – kira akibat yang ditimbulkan dari pergerakan bumi mengelilingi matahari? Yo yo ayok kita bahas bersama!

Akibat Perputaran Bumi Mengelilingi Matahari atau Revolusi Bumi

Nah, berikut akan dijelaskan secara lengkap akibat dari revolusi bumi yang terjadi.

1. Perbedaan lama waktu siang dan malam

Tahukah kalian bahwa negara yang satu dengan yang lain yang ada di bumi memiliki lama waktu siang dan malam yang berbeda – beda? Contohnya waktu di belahan bumi bagian utara dan waktu di bagian bumi bagian selatan adalah berbeda.

Namun, ada yang istimewa loh dengan Indonesia. Indonesia memiliki waktu siang dan malam yang hampir sama lamanya. Mengapa demikian? Sebab Indonesia berada pada daerah khatulistiwa.

Lain halnya dengan waktu siang dan malam di kutub. Di kutub, pada musim dingin waktu siang akan lebih sedikit dari waktu malamnya. Sebaliknya, pada musim panas waktu siang lebih lama dari waktu malam.

Memang luar biasa ya campur tangan Tuhan pada apa – apa yang terjadi di bumi. Maka dari itu, selalu jaga bumi kita ini ya sobat!

2. Adanya perubahan musim

Indonesia hanya memiliki 2 musim saja yaitu musim panas dan musim hujan. Hal ini disebabkan Indonesia itu berada di garis khatlistiwa.

Lain halnya dengan negara – negara yang terletak di dekat kutub bumi, negaranya mengalami 4 musim yaitu musim dingin, musim panas, musim gugur dan musim semi. Hal ini dikarenakan adanya revolusi bumi atau akibat revolusi bumi.

3. Adanya gerak semu tahunan matahari

Gerak semu matahari dibuktikan dengan fenomena terbitnya matahari yang terkadang terbit dari sisi timur agak ke utara dan dari timur agak ke selatan dalam suatu waktu dan kurun waktu tertentu. Namun, Gerakan ini hanya lah Gerakan semu.

4. Adanya perubahan rasi bintang

Pernahkan sobat PinterKelas keluar di malam hari saat musim panas atau musim kemarau? Nah coba deh sobat perhatikan kearah langit! Wah jutaan bintang berkedip mengisyaratkan ketulusan sebuah cahaya ya?

Jika kita tarik garis antara titik bintang yang satu dengan bintang yang lainnya maka akan membentuk sebuah rasi bintang. Kadang membentuk rasi bintang scorpio, rasi bintang biduk dan masih banyak rasi lainnya sesuai bulan pada waktu itu.

Adanya perubahan rasi bintang ini disebabkan oleh revolusi bumi lho!

Itulah beberapa akibat dari adanya revolusi bumi. Perlu sobat PinterKelas tahu nih, bahwa bumi memiliki waktu untuk berevolusi loh. Yuk simak bahasan di bawah ini!

Waktu Revolusi Bumi

Pergerakan bumi mengelilingi matahari yaitu terjadi selama satu tahun. Hal ini mengakibatkan revolusi bumi tidak pas dengan porosnya. Peristiwa inilah yang nantinya akan menjadi dasar penghitungan tahun kabisat.

Namun, pada materi ini kita belum merambah ke penghitungannya. Mungkin di bahasan berikutnya ya sob …!

Nah, jadi lama waktu bumi berevolusi adalah sekitar 365 hari. Wah tidak bisa membayangkan ya betapa lelahnya bumi ini bergerak mengikuti system tata surya kita.

Jadi dari peristiwa revolusi bumi ini banyak dampak yang diterima oleh makhluk hidupi bumi, yaitu :

  1. Makhluk hidup di bumi merasakan terang saat siang dan gelap saat alam.
  2. Makhluk di bumi merasakan hawa dingin, hawa panas dan hawa lain sesuai musim yang sedang terjadi di masing – masing negara.
  3. Gugurnya daun – daun pada tumbuhan saat musim gugur. Hal ini sebenarnya adalah bentuk adaptasi tumbuhan terhadap cuaca yang dirasakan pada musim gugur.
  4. Dampak bagi manusia tentunya sangat tergatung kebutuhannya, saat musim panas yang terlalu panjang menyebabkan kemarau dan kekurangan air diwilyah negara tertentu.

Itulah sedikit dampak dari revolusi bumi. Sebenarnya masih banyak lagi loh!

Oh iya sobat, ternyata tak hanya bumi saja loh yang mengelilingi matahari. Revolusi juga dialami oleh bulan hal ini disebut revolusi bulan.

Tentunya akbat revolusi bulan juga ada ya, sama seperti ketika matahari berevolusi juga menyebabkan akibat. Namun, apakah akibat dari revolusi bulan sama dengan akibat dari revolusi bumi? Yuk, coba kita telusuri!

Akibat Revolusi Bulan

akibat revolusi bumi
plengdut.com

Di atas adalah gambar tentang revolusi bulan. Nah,apakah dari revolusi tersebut menimbulkan akibat? Jawabannya adalah iya.

Berikut adalah akibat dari revolusi bulan.

  1. Terjadinya pasang dan surut air laut
    Nah, akibat yang pertama adalah terjadinya pasang surut air laut. Fenomena ini dapat kita lihat kala kita berada di pantai.
  2. Terjadinya fase bulan dan pergerakannya
    Sering kita lihat, bulan berbentuk seperti sabit, seperti bulan mati dan bulan purnama hal ini diakibatkan adanya revolusi dari bulan tersebut.
  3. Terjadinya gerhana bulan
    Ternyata gerhana bulan merupakan akibat dari revolusi ya! Hal ini terjadi saat bulan posisinya berada dibelakang bumi.
  4. Perubahan jumlah hari pada kalender
    Coba deh sobat tengok kalender yang ada di rumah! Apakah jumlah hari pada setiap bulan sama? Ternyata tidak ya? Ada yang berjumlah 30 hari, 31 hari, bahkan 28 hari. Hal ini dikarenakan adanya revolusi bulan yang mempengaruhi lamanya hari dalam satu bulan.

Baiklah sobat PinterKelas, itulah tadi penjelasan mengenai akibat revolusi bumi dan revolusi bulan. Semoga materi di atas dapat membantu belajar kalian ya! Sampai jumpa di materi berikutnya, see u next time and bye bye ….!

Baca juga : 7 “Benda” Tata Surya Wajib Dipelajari