Halo Cerdikawan. Kalian suka berpantun ria? Hai, kali ini kita akan bahas tuntas mengenai pantun. Kamu pasti penasaran dong mengenai pengertian pantun. Pantun adalah? Hm, mungkin pertanyaan itu terngiang-ngiang di benak Cerdikawan. Tenang, lewat artikel ini, kamu akan paham lebih jauh mengenai pantun.

pantun adalah
pixabay.com

Tanpa paham mengenai istilah pantun adalah, mungkin kamu akan kesulitan membuat pantun. Pantun adalah sebuah karya sastra lama. Satu ciri utama dari sastra lama adalah ada aturan untuk ditaati.

Kalau tidak diikuti, maka karya itu dianggap tidak memenuhi syarat. Nah, bagi kamu yang ingin membuat pantun, harus paham pengertian, ciri-ciri, syarat, dan cara membuatnya. Kalau salah dalam menuliskan, bisa-bisa karya kamu bukan disebut sebagai pantun.

Jadi, mari kita belajar tentang pantun.

Definisi Pantun Adalah?

Hai, mari pertama kita bahas mengenai pengertian. Apa sih pengertian dari pantun? Kita bahas pengertian secara umum terlebih dahulu. Pantun adalah salah satu jenis puisi lama dalam karya kesusastraan Bahasa Indonesia dan sampai sekarang dikenal serta digunakan dalam ragam karya sastra di Indonesia.

Bila didefinisikan secara struktur, kamu akan melihat bahwa pantun terdiri atas dua bagian penting, yakni sampiran dan isi. Baris pertama dan kedua isebut dengan sampiran. Sedangkan baris ketiga dan keempat disebut dengan isi.

Pantun terdiri atas 4 larik dengan 8-12 suku kata pada tiap larik. Irama pantun ada dua macam, boleh a-b-a-b atau a-a-a-a. Nah, pantun selalu memiliki makna penting pada tiap isinya. Maka banyak orang menuangkan pesan penting dalam bentuk pantun.

Pantun berguna sebagai sarana menghibur, mendidik, serta memberi teguran kepada orang lain. Pantun ini sering digunakan untuk berbagai kepentingan, seperti acara adat, pernikahan, dan berbagai kegiatan penting lain.

Definisi Pantun Menurut Para Ahli Adalah?

Para ahli mendefinisikan pantun sesuai dengan versi mereka masing-masing. Bila kamu penasaran dengan definisi pantun menurut ahli, simak di bawah ini:

1. Herman J. Waluyo

Menurut Herman, pantun adalah puisi melayu asli yang memang telah mengakar lama di masyarakat Indonesia.

2. R.O Winsted

Menurut beliau, pantun adalah sebuah rangkaian kata indah untuk melukiskan perasaan seseorang berisi cinta, kasih sayang, rindu, dendam, serta berbagai perasaan lain yang dituliskan oleh penuturnya sesuai dengan perasaan di dalam hatinya.

3. Kaswan Darmadi dan Rita Nirbaya

Pantun yakni satu jenis puisi melayu yang pada tiap bait terdiri aras 4 larik dengan sajak a-b-a-b yang larik pertama dan kedua dinamakan sampiran sedangkan larik ketiga dan keempat dinamakan isi.

4. Edi Warsidi dan Farika

Pengertian pantun adalah jenis puisi lama yang sudah dikenal di dalam berbgaai bahasa di Nusantara. Nah, di dalam bahasa Jawa, pantun disebut dengan parikan sedangkan dalam bahasa sunda disebut dengan paparikan. Sedangkan dalam bahasa batak disebut dengan umpasa.

5. Sutan Takdir Alisyahbana

Menurut Sutan Takdir Alisyahbana, pantun adalah sebuah puisi lama yang sudah dikenal oleh masyarakat tempo dulu. Pantun terdiri atas 4 larik dengan 4-6 kata atau 8-12 kata pada tiap lariknya.

Baris pertama dan kedua disebut sampiran dan baris ketiga dan keempat disebut isi pantun.

Ciri-Ciri Pantun Adalah?

pixabay.com

Ada beberapa ciri pantun yang harus kamu perhatikan. Penasaran? Kamu bisa simak di bawah ini:

1. Memiliki 1 Bait

Pantun memiliki1 bait yang terdiri atas 4 larik. Nah, baris pertama dan kedua disebut dengan sampiran. Sedangkan baris ketiga dan keempat disebut dengan isi.

2. Tiap Barik terdiri atas 8-12 Suku Kata

Karena pantun memiliki beberapa aturan, maka ini salah satunya. Pada tiap larik, terdiri atas 8-12 suku kata. Bila kamu hendak menulis pantun, pastikan bahwa tiap larik memenuhi syarat tersebut.

3. Sampiran dan Isi

Sebagaimana dijelaskan di awal, bahwa pantun memiliki sampiran dan isi. Baris pertama dan kedua disebut dengan sampiran. Biasanya sampiran berisi pengantar saja, tidak memiliki makna. Sedangkan baris ketiga dan keempat disebut isi. Biasanya penulis menyampaikan pesan ke dalam bagian ini.

4. Memiliki Rima

Ada dua jenis rima di dalam pantun, yakni a-a-a-a dan a-b-a-b. Kamu bisa memilih salah satu di antaranya. Rima adalah kesamaan bunyi pada akhir kata dalam larik pantun. Pantun yang baik akan memenuhi syarat itu.

Struktur Pantun Adalah?

Mari kita kuliti lagi, bahwa pantun itu memiliki dua struktur. Yakni sampiran dan isi, berikut penjelasannya:

1. Sampiran

Terletak di baris pertama dan kedua. Penulis bebas menuliskan apapun sesuai dengan selera. Sampiran tidak memiliki makna. Kamu boleh menuliskan apapun asalkan nanti disesuaikan dengan rima isi.

2. Isi

Isi pantun terletak pada baris ketiga dan keempat. Nah, isi pantun berisi makna dan pesan dari pantun itu.

Jenis-Jenis Pantun

pantun adalah
pixabay.com

Sekarang mari kita bahas bagian inti yakni mengenai jenis-jenis pantun. Kamu pasti penasaran dong mengenai jenis pantun dan berencana ingin membuat salah satu dari jenisnya.

Daripada penasaran, langsung simak di bawah ini:

1. Pantun Anak

Pantun anak berhubungan dengan dunia anak-anak. Biasanya memiliki makna da pesan seputar pendidikan untuk anak-anak. Contohnya:

Burung dara burung merpati
Suka terbang kesana kemari
Bagaimana tidak senang hati ini
Ketika tahu kakak mampir kesini

2. Pantun Jenaka

Pantun ini memiliki tujuan untuk menghibur orang oleh hal-hal lucu yang disampaikan penulisnya. Inilah contohnya:

Gajah jalan memakai topi
Berjingkrak sesuka hati
Kakek kehilangan gigi
Aku tertawa terbawa mimpi

3. Pantun Nasihat

Pantun ini berisi anjuran, nasihat, serta himbauan untuk seseorang atau khalayak ramai. Contohnya:

Minum kopi di tengah sawah
Ditemani sepiring keripik bawang
Kalau ingin hidup mewah
Jangan suka buang-buang uang

4. Pantun Pahlawan

Pantun ini berisi tentang semangat kepahlawanan. Contohnya ada di bawah ini:

Sungguh sedih hati adinda
Ketika hati sedang terluka
Jangan peduli soal citra
Kalau abdi negara saja tidak bisa

5. Pantun Agama

Pantun agama berisi nasihat perihal ibadah atau hubungan manusia dengan pencipta. Nah, di dalam pantun agama ada nasihat agar manusia tidak lupa darimana ia berasal. Inilah contoh dari pantun agama:

Pohon pisang panen di kebun
Dimakan ramai bersama keluarga
Kalau mau hati sebening embun
Jangan pernah sekali pun durhaka

Wah, pantun itu merupakan karya sastra unik. Kamu bisa mengekspresikan apa yang kamu inginkan dalam bentuk karya yang menyentuh. Kreativitasmu bisa kamu tuangkan semaksimal mungkin dalam karya ini.

Kamu ingin membuat pantun sendiri bukan? Pertama, pastikan dulu apa yang ingin kamu sampaikan. Kedua, tentukan target pembaca. Ketiga, pilih salah satu dari jenis tersebut. Sebab berbeda jenis berbeda pula tujuan dari pantunnya.

Setelah itu buat pantun sesuai selera kamu dengan mengerahkan seluruh kreativitas disana. Pasti kamu bisa membuat pantun terbaik versi kamu. Selamat mencoba!

Baca juga :
1. 24 Contoh Pantun Anak Anak Terbaik dari Berbagai Jenis
2. 10 Contoh Pantun Jenaka Terbaik serta Pembahasannya

Author