Cerdikawan! Ingatkah kalian beberapa waktu lalu kita sudah membahas mengenai Bioma Taiga dan Bioma Tundra? Nah, kedua bioma ini masuk dari beragam macam ekosistem darat yang ada di muka bumi. Apa itu ekosistem darat? Apa saja macam-macam ekosistem darat? Mari simak pemaparannya berikut ini!

Pengertian Ekosistem Darat

Dalam konsep dasarnya, kata ‘ekosistem’ mengacu pada interaksi dan relasi antara dua komponen utama di dalamnya, yakni biotik dan abiotik. Abiotik adalah komponen yang tidak bernyawa di sekitar kita seperti tanah, udara, air, iklim, kelembaban, cahaya, bunyi. Sementara biotik adalah komonen yang bernyawa seperti manusia, tumbuhan, hewan, dan mikro-organisme (virus, bakteri.) Lalu, ekosistem dikategorikan menjadi dua jenis utama, antara lain: ekosistem perairan dan ekosistem darat. Maka ekosistem darat adalah suatu interaksi antara komponen biotik dan abiotik yang terjadi pada bagian daratan di bumi. Yuk kita simak apa saja macam-macam ekosistem darat berdasarkan biomanya!

Bioma dalam Ekosistem Darat

Berdasarkan letak geografis atau garis lintang, ekosistem darat dapat dibedakan menjadi beberapa bioma, antara lain adalah :

Bioma Gurun

Beberapa Bioma gurun terdapat di daerah tropika (sepanjang garis balik) yang berbatasan dengan padang rumput.

Bioma Padang Rumput

Bioma ini terdapat di daerah yang terbentang dari daerah tropik ke subtropik.

Bioma Hutan Basah

Bioma Hutan Basah terdapat di daerah tropika dan subtropik.

Bioma Hutan Gugur

Bioma hutan gugur terdapat di daerah beriklim sedang.

Bioma Taiga

Bioma taiga terdapat di belahan bumi sebelah utara dan di pegunungan daerah tropik.

Bioma Tundra

Bioma tundra terdapat di belahan bumi sebelah utara di dalam lingkaran kutub utara dan terdapat di puncak-puncak gunung tinggi. Pertumbuhan tanaman di daerah ini hanya 60 hari.

ekosistem darat

Macam-macam Ekosistem Darat & Deskripsinya

Hutan Hujan Tropis

Bioma hutan hujan tropis, terdapat di kawasan garis ekuator (khatulistiwa,) seperti contohnya di lembah sungai Amazon, Amerika Selatan, Asia Tenggara (Indonesia, Malaysia, Thailand) dan lembah Sungai Kongo.

Padang Rumput

Bioma padang rumput, terdapat di daerah tropis sampai yang beriklim sedang seperti misalnya: Hungaria, Amerika Selatan, Australia dan Rusia Selatan. Di Indonesia ekosistem padang rumput terdapat di daerah Nusa Tenggara. Padang rumput memiliki curah hujan rata-rata 25-50 cm per tahun, bakan dapat mencapai 100 cm per tahunya.

Pada daerah padang rumput dengan curah hujan yang tinggi, rumputnya yang tumbuh akan lebih subur yang tingginya hingga mencapai 3 m, contohnya Schizachyrium Scoparium (bluestem grasses.) Sementara pada daerah padang rumput yang curah hujannya rendah, cenderung ditumbuhi rumput yang lebih pendek, seperti Genus Bouteloua (grama grasses) dan Bouteloua Dactyloides (buffalo grasses.)

Fauna yang hidup di daerah padang rumput adalah sejenis reptil, jenis pengerat, burung, kanguru, kijang, singa, cheetah, jaguar, serigala, serangga, zebra, dan jerapah.

Sabana

Bioma sabana adalah padang rumput yang dipenuhi oleh semak atau perdu dan diselingi oleh beberapa jenis pepohonan. Sabana terletak pada daerah tropis dengan curah hujan sekitar 90-150 cm per tahun. Seperti misalnya di Australia Utara, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat dan Kenya.

Sabana terbagi atas dua jenis yaitu sabana murni (ditumbuhi satu jenis pohon) dan sabana campuran (ditumbuhi beberapa jenis pohon.) Jenis flora yang hidup di kawasan sabana antara lain; rumput, Acacia, Eucalyptus dan Coryphautan. Sedangkan jenis fauna yang hidup di kawasan sabana anatara lain; gajah, macan tutul, rayap, kijang, zebra, singa, serangga dan kuda.

Hutan Gugur

Bioma hutan gugur terdapat di negara-negara dengan empat musim; musim dingin, musim panas, musim semi dan musim gugur. Contohnya adalah yang berada di Amerika Serikat sebelah timur, Asia Timur, Eropa Barat dan Chili. Hutan gugur memiliki curah hujan yang rata di sepanjang tahun sekitar 75-100 cm per tahun.

Flora yang hidup pada umumnya memiliki ciri-ciri daun yang lebar seperti misalnya pohon Oak, Elm, Maple dan Beech.

Saat musim dingin tiba, air di sekitar hutan gugur akan membeku, sehingga tidak mungkin dapat diserap oleh tumbuhan di sana. Maka tumbuhan tidak dapat melakukan fotosintetis, akibatnya daun menjadi berubah warna menjadi oranye, merah lalu cokelat dan pada akhirnya jatuh berguguran.

Pada musim dingin pun beberapa fauna yang hidup di ekosistem darat hutan gugur seperti hamster dan kelelawar mengalami proses hibernasi (tidur selama musim tertentu, biasanya pada musim dingin.)

Sebelum musim dingin tiba, beberapa hewan pemakan biji-bijian akan mengumpulkan bahan makanannya untuk dijadikan cadangan lalu menyimpannya di sarang persembunyian mereka. selain itu ada juga hewan yang akan membentuk lapisan lemak di bawah kulitnya untuk menjaga kehangatan selama musim dingin, misalnya pada hewan pengerat. Sementara itu hewan sejenis burung akan melakukan imigrasi ke daerah yang lebih hangat sampai musim dingin berakhir.

Saat musim panas tiba, salju dan lapisan es akan mulai mencair karena suhu mulai menghangat. Tumbuhan akan dapat mulai menyerap air kembali sehingga warna daun di hutan gugur akan kembali menghijau karena melakukan proses fotosintetis.

Tundra

Tundra merupakan bioma dengan suhu yang paling rendah di anatara bioma yang lain. Bioma tundra terbagi menjadi dua macam yakni, Tundra Arktik dan Tundra Alpin. Tundra Arktik tersebar di daerah kutub utara (Arktik,) Siberia, Finlandia, Rusia dan Kanada. Tanahnya tertutup oleh salju dan akan mencair saat di musim panas. Saat musim dingin tidak ada cahaya matahari selama sekitar 9 bulan. Matahari baru akan bersinar saat musim panas tiba dan hanya berlangsung sekitar 3 bulan.

Gurun

Gurun adalah bioma padang luas yang tandus dan bersuhu tinggi. Alasannya adalah karena Gurun memiliki curah hujan yang rendah. Hujan sangat jarang turun di daerah Gurun. Contoh bioma Gurun adalah Gurun Gobi di Asia dan Gurun Sahara di Afrika.

Taiga

Bioma yang terakhir adalah Taiga atau Hutan Boreal. Bioma Taiga terdapat di daerah dengan iklim antara subtropis dan kutub. Contohnya seperti di Alaska, Rusia, Amerika Utara dan Semenanjung Skandinavia. Bioma ini juga bisa terletak di pegunungan beriklim dingin. Flora yang dominan hidup pada Taiga adalah tumbuhan berdaun jarum (konifer) yang nampak hijau sepanjang tahun seperti pohon Alder, Cemara, Spruce, Birch dan Juniper.

Jenis fauna yang hidup di bioma Taiga contohnya adalah Serigala, Burung, Moose, Ajak, Beruang Hitam dan Lynx.

Author