Cerdikawan, coba kamu perhatikan sekeliling! Sebagian besar daun tumbuhan berwarna hijau bukan? Nah, itu dikarenakan tumbuhan mempunyai fungsi kloroplas, yaitu bagian yang mengandung klorofil atau zat hijau daun.

Tentu saja Tuhan menciptakan semua bagian pada makhluk hidup mempunyai tujuan yang dtuangkan dalam fungsinya. Begitu pula dengan kloroplas. Dapat dikatakan, tumbuhan tingkat tinggi dapat hidup karena adalanya fungsi kloroplas.

Hmm… Penting sekali ya fungsi kloroplas? Yuk, simak pejelasannya di Pinter Kelas berikut.

Pengertian dan Fungsi Kloroplas

Sudah disebutkan di atas, kloroplas adalah bagian atau sel tumbuhan yang mengandung klorofil.

Kamu pasti sudah tahu, apa yang dimaksud dengan klorofil. Yes, klorofil adalah suatu zat yang menyebabkan daun menjadi berwarna hijau seperti yang sering dilihat.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kamu juga dapat menemukan pengertian yang sama. Suatu bagian kecil dari tumbuhan yang mengandung klorofil.

Hanya tumbuhan yang memiliki klorofil dan kloroplas. Kloroplas ini mempunyai dua fungsi utama, yaitu:

1. Tempat Fotosintesis

Fotosintesis adalah suatu proses yang dilakukan oleh tumbuhan untuk membuat makanannya sendiri.

Pada proses ini, tumbuhan memerlukan Karbondioksida dan klorofil, serta bantuan sinar matahari.

Klorofil hanya ada pada plastida yang berada di bagian yang disebut sebagai kloroplas. Oleh sebab itu, fotosintesis hanya dapat dilakukan di kloroplas dan di daun. Bagian tumbuhan yang memiliki kloroplas hanya daun.

Beberapa orang sering menuliskan fungsi kloroplas dengan fungsi kloroplas pada plastida.

2. Sebagai Sel yang Menghasilkan Energi

Kloroplas merupakan salah satu organel sel. Organel yang hanya dimiliki oleh tumbuhan.

Masih berhubungan dengan proses fotosintesis, hasilnya adalah Oksigen, zat tepung atau makanan, dan energi.

Hasil fotosintesis tersebut kemudian dimakan dan digunakan oleh makhluk hidup lain sebagai energi pula.

Itu sebabnya tumbuhan disebut sebagai produsen. Hanya tumbuhan yang dapat menghasilkan makanan sendiri.

Struktur Kloroplas

Sebagai sebuah organel sel, kloroplas mempunyai struktur yang khas, apalagi mengingat dua fungsi utamanya seperti yang telah disebutkan di atas.

Kloroplas ini terletak pada lapisan tengah daun yang dikenal dengan nama mesophil.

Di bawah ini gambar struktur kloroplas, nama, dan fungsinya masing-masing.

fungsi kloroplas
biofar.id
  1. Membran Luar
    Membran luar pada kloroplas merupakan bagian paling luar yang tipis dan bersifat permeabel. Dengan sifatnya yang permeabel, membran luar berfungsi sebagai tempat keluar masuknya zat, baik berupa zat padat dan zat cair.
  2. Ruang Antar Membran
    Setelah membran bagian luar, di bawahnya terdapat ruang antar membran. Sebuah ruangan yang membatasi membran luar dengan membran dalam. Ruang ini sering kali juga dianggap sebagai pembatas antara bagian luar dan dalam.

    Meski kelihatannya daun sangat tipis, ruang antar membran jika diukur tebalnya mencapai 10 cm.
  3. Membran Dalam
    Bagian selanjutnya pada strukur kloroplas adalah membran dalam. Membran ini berfungi sebagai pembatas atau penghalang antara stroma dan sitosol. Dua organel sel yang terdapat pada kloroplas.
  4. Stroma
    Stroma pada gambar ditunjukkan oleh cairan berwarna putih. Pada dasanya bagian ini merupakan bagian dari membran dalam yang membungkus cairan dalam. Fungsi utamanya adalah sebagai tempat terjadinya reaksi gelap fotosintesis yang menghasilkan pati atau amilum atau zat tepung.
  5. Tilakoid
    Jika di stroma merupakan tempat terjadinya reaksi gelap fotosintesis, di tilakoid sebaliknya.

    Proses fotosintesis yang terjadi pada tilakoid disebut sebagai rekasi terang karena di sinilah sel menangkap sinar matahari.
  6. Granum
    Di granum juga masih terjadi reaksi terang fotosintesis. Dalam gambar, granum tampak seperti bulatan yang bertumpuk. Di sini tempat berlangsungnya rekasi terang setelah tilakoid menangkap sinar matahari.
  7. DNA Plastida
    Kloroplas merupakan sel. Tentu saja, organel ini mempunyai DNA. Namanya DNA plastida. DNA ini adalah bagian kloroplas yang menjadi gen pembawa sifat plastida. Di sini, sel mereplikasi kloroplas dan melakukan pembelahan. Akibatnya, kloroplas selalu ada saat dibutuhkan ketika fotosintesis.
  8. Ribosom
    Sama dengan ribosom pada bagian sel lain, bagian ini berfungsi untuk sintesis protein.
  9. Plastoglabula
    Plastoglabula, merupakan senyawa kimiawi yang ada pada kloroplas. Senyawa ini tersusun atas lipid yang berbentuk globul, sesuai dengan namanya globula.
  10. Amilum
    Amilum atau pati atau zat tepung atau nama kimianya C6H12O6 merupakan hasil dari fotosintesis. Setiap tumbuhan mempunyai tempat penyimpanan amilum yang berbeda. Tumbuhan yang menyimpan zat ini di daun, menyimpannya di bagian kloroplas.

Fungsi Kloroplas pada Bawang Merah

Bawang merah merupakan satu jenis sayuran yang sangat kamu kenal dalam kehidupan sehari-hari. Hampir setiap dapur memilikinya.

Yes, ini dikarenakan bawang merah memang berperan sebagai salah satu bumbu wajib yang ada pada setiap masakan.

Bawang merah mempunyai nama latin Allium cepa.

Di Indonesia, bawang merah atau Alium cepa varu Ascolonicum banyak dibudidayakan, khususnya di daerah dataran rendah dengan iklim kering dengan suhu lebih panas dan cuaca yang hangat.

Jenis tumbuhan ini termasuk yang paling sering digunakan dalam pengamatan sel dalam laboratorium sekolah. Ini dimungkinkan karena bentuk selnya yang sangat mudah diamati.

Selain itu, sel bawang merah mempunyai keunikan sendiri.

Sel ini mempunyai sel umum, seperti inti sel, vakuola, inti sel, ribosom, mitokondria, lisosom, dan lain-lain. Tidak lupa, ada pula plastida yang berada dalam kloroplas seperti umumnya tumbuhan tingkat tinggi lain.

Sitoplasma berfungsi sebagai tempat berlangsungnya beberapa reaksi kimia sel. Dinding sel bekerja sebagai pelindung sel dan memberi bentuk pada sel, di sini terletak membran sel yang membatasi bagian dalam dan luar sel. Sementara, nukleus menjadi bagian sel yang paling menonjol di antara organel- organel di dalam sel. Nukleus atau inti sel berbentuk oval dan merupakan organel terbesar.

Bagi kamu yang sudah pernah meneliti sel bawang merah di bawah mikroskop pasti tahu, bagian kloroplas bawang merah tidak selalu berwarna hijau. Warnanya lebih tepat seperti keunguan.

Apakah fungsi kloroplas dengan warna tanpa klorofil sama? Tentu saja tidak!

Fungsi kloroplas yang berwarna ungu lebih kepada penghasil energi. Untuk proses fotosintesis, tetap dilakukan oleh kloroplas yang mengandung klorofil, meski tidak sebanyak tumbuhan lain.

Fungsi Kloroplas pada Euglena

Kloroplas yang di dalamnya terdapat plastida yang mengandung klorofil umumnya terdapat pada tumbuhan.

Namun, tahukah kamu jika ternyata Euglena juga mempunyai sel yang mengandung kloroplas berwarna hijau?

Euglena adalah makhluk hidup yang tergolong pada anggota filum Euglonophyta dari ordo Protozoa.

Tidak semua Euglonophyta mempunyai kloroplas.

Namun, bagi Euglonophyta yang memiliki kloroplas, berarti dia dapat melakukan proses fotosintesis sesuai fungsi kloroplas. Euglena jenis ini dapat menghasilkan makanannya sendiri dan menghasilkan energi.

Euglena yang dapat berfotosintesis dan membuat makanannya sendiri disebut autotorof.

Hmmm.. Makhluk hidup memang unik ya Cerdikawan? Mengenal fungsi kloroplas bukti kebesaran Tuhan sebagai pencipta alam dan seluruh isinya! Tugas kamu adalah terus belajar agar dapat memanfaatkan alam ciptaan tersebut secara optimal dan menjaga keseimbangan.

Author