Cerdikawan, lemak bagi tubuh manusia seringkali dianggap sebagai sumber penyakit. Sebut saja, kolesterol, jantung koroner, dan penyakit kronis lainnya. Selain itu, lemak dianggap juga mengganggu penampilan. Padahal tidak seperti itu lho! Perlu diketahui bahwa fungsi lemak bagi tubuh sangat penting.

fungsi lemak
pixabay.com

Jadi seberapa pentingkah fungsi lemak? Apa hubungannya dengan beberapa penyakit yang sering didengar karena lemak?

Pertanyaan tersebut akan dijawab di artikel ini. PinterKelas kali ini akan membahas fungsi lemak. Bagian dari materi pelajaran kelas 12 SMA jurusan IPA sekaligus untuk menambah pengetahuan kamu tentang kesehatan.

Pengertian Lemak

Lemak merupakan salah satu senyawa yang terbesar jumlahnya dalam tubuh makhluk hidup, mengikuti air, protein, dan karbohidrat.

Lemak juga tersusun atas unsur Karbon atau C, Hidrogen atau H, dan Oksigen atau O. Wah mirip ya dengan protein dan karbohidrat! Namun, karena lemak tidak larut dalam air, lemak biasanya terdiri dari 3 asam lemak dan 1 gliserol. Ini merupakan akibat dari lemak yang larut dalam pelarut khusus seperti ester, klorofol, dan benzena.

Sifat lemak yang tidak larut dalam air disebut sebagai hidrofobik.

Penting kamu ketahui bahwa jika dalam diet yang mengkonsumsi banyak lemak memang cenderung tidak langsung terserap tubuh. Bagian yang tidak terserap disimpan di bagian-bagian tertentu.

Fungsi Lemak

Pada dasarnya, Tuhan menciptakan segala sesuatu di dunia, termasuk dalam tubuh manusia dengan fungsi dan manfaat. Begitu pula lemak, ada fungsinya.

pixabay.com

Fungsi lemak bagi tubuh tersebut, antara lain:

1. Sumber Energi

Fungsi lemak bagi tubuh manusia yang paling utama adalah sumber energi. Selain karbohidrat, lemak penting dalam menghasilkan energi.

Energi lemak merupakan energi cadangan. Itu sebabnya orang yang cenderung berbadan kurus lebih mudah lelah. Tubuhnya tidak menyimpan energi cadangan.

2. Membantu Tubuh Menyerap Vitamin A, D, E, dan K

Vitamin merupakan komponen makanan yang diperlukan oleh tubuh. Namun, tahukah kamu vitamin hanya dapat terserap dalam kondisi tertentu?

Vitamin C dan B mudah terserap oleh air. Sedangkan vitamin A, D, E, dan K dapat diserap dengan bantuan lemak. Konsumsi vitamin tersebut tanpa lemak dalam tubuh menjadikannya hampir tidak bermanfaat.

3. Menyehatkan Kulit dan Rambut

Kamu pernah merasa kesal dengan wajah berminyak atau cenderung berlemak? Bagaimana kalau kulit dan wajahmu cenderung kering?

Hehe.. Kamu pasti nggak mau juga. Kulit yang kering cenderung terlihat kusam. Kamu akan terlihat lebih tua dari usia sebenarnya. Begitu pula dengan rambut yang kering. Ketombe dengan mudah hinggap.

4. Menghasilkan Panas Tubuh

Lemak menghasilkan energi. Otomatis, lemak juga menghasilkan panas. Lapisan lemak yang berada di bawah kulit juga membantu membuat tubuh lebih hangat. Seperti kamu memakai selimut saat kedinginan.

Orang yang bertubuh kurus cenderung lebih cepat merasa kedinginan dibandingkan yang berlemak.

5. Melindungi Organ Tubuh

Cadangan lemak sering kali mengelilingi organ vital atau penting tubuh. Beberapa di antaranya berada di bawah kulit.

Lemak dengan posisi demikian dalam jumlah tidak berlebihan mempunyai fungsi yang sangat penting. Lemak melindungi organ vital tubuh dari benturan dan trauma. Sehingga lemak seperti bantalan.

6. Mengontrol Kadar Gula Darah

Penyakit diabetes termasuk momok yang menakutkan bagi masyarakat. Tahukah kamu, jika konsumsi gula dan karbohidrat diiringi dengan lemak semua dapat teratasi?

Ya, lemak dapat mengontrol kadar gula dalam darah manusia. Akan lebih baik jika konsumsi juga diiringi dengan serat, biji-bijian, dan protein.

7. Mengontrol Rasa Lapar

Diet yang diiringi dengan konsumsi lemak membantu kamu merasa kenyang lebih lama. Dalam satu gram lemak mengandung 9 kalori, sementara pada karbohidrat dan protein hanya mengandung 4 kalori.

Kamu tahu bukan saat sahur menjelang puasa dianjurkan mengurangi makanan yang berkabohidrat? Banyak makanan karbohidrat dibandingkan serat dan lemak membuat kamu mudah lapar.

Lemak sehat membutuhkan waktu lama untuk dicerna sehingga rasa kenyangmu juga lebih lama.

8. Meningkatkan Metabolisme Tubuh

Lemak, bersama karbohidrat dan protein membuat metabolisme tubuh berjalan lancar. Jika salah satu zat yang dibutuhkan tubuh tidak ada, metabolisme tidak dapat berlangsung. Lemak meningkatkan metabolisme tubuh. Dengan demikian, seluruh fungsi tubuh berjalan dengan baik.

9. Menyeimbangkan Hormon Tubuh

Lemak diperlukan untuk produksi hormon. Lemak menyeimbangkan hormon dalam tubuh. Misalnya, lemak diperlukan untuk produksi hormon estrogen pada wanita.

Wanita dengan berat badan rendah, artinya sedikit lemak dalam tubuh, cenderung memiliki kadar estrogen juga rendah. Hal tersebut kadang membuat terhentinya menstruasi. Fungsi lemak sebagai penyeimbang hormon sering dikaitkan dengan kesuburan.

10. Membantu Proses Buang Air Besar

Makanan yang tidak diserap usus halus, ketika masuk usus besar diserap airnya. Terkadang membuat seseorang sembelit. Lemak dan serat membuat proses buang air besar lebih lancar. Ibarat melalui sebuah pipa, dalam hal ini usus besar, makanan sisa akan lebih lancar melewatinya jika mengandung lemak yang membuat permukaan lebih licin.

Jenis Lemak

Untuk melengkapi materi PinterKelas tentang fungsi lemak, kamu juga harus mengetahui jenis lemak. Jenis lemak ini terbagi menjadi jenis berdasarkan ikatan, struktur, dan macam.

fungsi lemak
pixabay.com

A. Jenis Berdasarkan Ikatan

Berdasarkan ikatannya , lemak dibagi menjadi 2, asam lemak jenuh dan tidak jenuh.

  • Asam Lemak Jenuh
    Asam lemak jenuh merupakan lemak dengan ikatan lemak hidorkarbon tunggal. Di sini, lemak tidak dapat berikatan dengan unsur lain. Fungsi lemak jenuh dapat berbahaya bagi tubuh karena menggumpal dan menggangu peredaran darah.
    Makanan yang mengandung ikatan lemak jenuh biasanya berasal dari lemak hewani. Contohnya, keju, daging, telur, dan susu murni.
  • Asam Lemak Tidak Jenuh
    Asam lemak ini merupakan hidrokarbon dengan satu atau lebih ikatan rangkap. Kebalikan dari sebelumnya, asam lemak tidak jenuh merupakan lemak sehat dan banyak dikandung oleh lemak nabati. Contohnya, kemiri, alpukat, kedelai, dan kelapa.

B. Jenis Berdasarkan Struktur

Lemak mempunyai struktur yang berbeda dengan senyawa lain, pastinya. Nah, berdasarkan strukturnya ini lemak terbagi menjadi 3:

  • Lemak Sederhana
    Lemak sederhana adalah lemak yang disusun oleh trigliserida atau terdiri dari dari 3 asam lemak dan 1 gliserol. Contoh lemak sederhana adalah lilin dan minyak.
  • Lemak Campuran
    Sesuai dengan namanya, lemak campuran terdiri dari asam lemak dan gugus lain selain lemak. Contohnya lippoprotein (mengandung protein) dan fosfolipid (lemak ditambah dengan fosfat).
  • Lemak Derivat
    Derivat artinya turunan. Lemak derivat merupakan lemak yang dihasilkan dari proses hidrolisis lipid. Artinya senyawa lemak ini turunan dari asam lemak di atas. Contoh lemak derivat adalah kolestrol dan asam lemak. Kolestrol sendiri ada 2, yang kamu kenal dengan kolestrol baik dan jahat bagi tubuh.

C. Jenis Berdasarkan Asalnya

Lemak berasal dari konsumsi manusia. Manusia mengonsumsi tumbuhan dan hewan. Oleh karena itu, berdasarkan asanya jenis lemak terbagi 2:

  • Lemak Nabati, lemak yang berasal dari tumbuhan.
  • Lemak Hewani, lemak yang berasal dari hewan dan olahannya.

Contoh kedua jenis lemak telah disebutkan di atas.

Jadi Cerdikawan, sudah tahu bukan pentingnya fungsi lemak? Kamu tidak perlu menghindarinya dalam konsumsi makanan. Lemak tidak berbahaya asal tidak dikonsumsi dalam jumlah berlebih. Konsumsi makanan dengan porsi seimbang itu intinya.

Semoga bermanfaat ya!

Baca juga :
1. Daftar 10 Fungsi Protein Bagi Tubuh, Dilengkapi Pengertian dan Sifatnya!
2. 8 Fungsi Karbohidrat Bagi Tubuh Manusia

Author