Cerdikawan, setiap tubuh sebuah makhluk hidup terdiri dari sistem organ, organ, jaringan, dan sel. Di dalam tubuh, terdiri dari jutaan sel yang mempunyai ciri dan tugas masing-masing. Di setiap sel mempunyai bagian yang disebut organel sel. Fungsi organel sel inilah yang akan dibahas Pinter Kelas kali ini.

Organel yang akan dibahas adalah tumbuhan dan hewan. Dua jenis sel yang serupa tetapi tidak sama persis. Ya, memang keduanya tidak sama bukan? Dari segi bentuk dan alat gerak sana jauh berbeda.

Mengapa demikian? Nah, untuk mempersingkat waktu langsung saja Cerdikawan perhatikan fungsi organel sel tumbuhan dan hewan, serta perbedaannya di bawah ini!

Pengetian Organel Sel

Organel sel, sesuai dengan namanya adalah komponen atau bagian-bagian yang menyusun sebuah sel dan bersifat hidup. Letaknya di bagian dalam sel, atau tepatnya di bagian cairan yang disebut sitoplasma.

Setiap bagian organel tersebut mempunyai fungsi yang berbeda. Itulah yang membentuk dan memproses kehidupan yang terjadi pada sebuah sel.

Robert Hooke pada tahun 1665 merupakan ahli Biologi yang pertama kali menemukan bahwa dalam sebuah sel terdiri dari bagian-bagian tertentu. Saat itu, Hooke hanya mengamati dari mikroskop sederhana.

Setelah Hooke, banyak peneliti lain yang mengikuti jejak menyelediki sel. Salah saunya adalah Thomas Schwann yang berhasil meneliti dan membedakan organel sel tumbuhan dan hewan.

Bagian Utama Sel

Secara umum, organel sel tersusun dari beberapa bagian di bawah ini sesuai dengan gambar :

1. Dinding Sel

Sel merupakan bagian terkecil dari makhluk hidup dan kehidupan. Oleh karena itu, bagian-bagian di dalamnya sangat rentan dan sensitif.

Namun, dinding sel menjadi pemisah bagian dalam dengan luar dan melindunginya. Selain itu, dinding sel juga memberi bentuk pada sel.

Penyusun dinding sel disusun oleh senyawa:

  • Hemiselulosa, polisakarida yang tersusun atas glukosa, xilosa, manosa, dan asam glukoronat.
  • Pektin, juga merupakan polisakarida, yang tersusun atas galaktosa, arabinosa, dan asam glalakturonat.
  • Lignir yang hanya terdapat pada dinding sel dewasa.
  • Kutin, selubung atau lapisan pada permukaan atas daun yang berfungsi mencegah dehidarasi dan menghindari patogen.
  • Protein dan lemak tetapi dalam jumlah sedikit.
fungsi organel sel
pusatbiologi.com

2. Membran Plasma

Membran merupakan lapisan sel paling luar. Jika sel mempunyai dinding, berarti letaknya melapisi dinding sel.

Membran plasma atau sel ini merupakan sebuah lapisan atau selaput yang sifatnya semipermeable. Selaput yang hanya dapat dilalui oleh molekul-molekul tertentu, seperti glukosa, asam amono, dan gliserol.

Fungsi membran sel, yaitu:

  • Sebagai reseptor atau penerima rangsangan dari luar organisme atau bagian lain dalam tubuh.
  • Melindungi agar bagian-bagian dari sel tetap berada pada tempatnya.
  • Mengendalikan zat-zat yang dapat masuk dan keluar sel.
  • Tempat terjadinya aktivitas kimiawi sel, seperti reaksi oksidasi dan respirasi sel.

Secara keseluruhan, membran plasma tersusun atas protein dan lipid atau lemak.

3. Sitoplasma

Sitoplasma berada di dalam organel sel. Kata sito menunjukkan bagian yang cair.

Beberapa ahli menyebutkan bahwa sitoplasma merupakan materi yang mengisi ruang antara membran dengan inti sel.

Sitoplasma yang berbatasan dengan membran disebut ektoplasma. Sementara sitoplasma yang berada di bagian dalam disebut endoplasma.

Komponen penyusun sitoplasma, yaitu:

  • Cairan seperti agar-agar atau sitosol.
  • Zat simpanan yang berbeda- beda tergantung tugas sel. Sebagai contoh, sitoplasma pada sel hati mengandung glikogen dan sitoplasma pada sel lemak mengandung lemak.
  • Organel-organel sel.

Struktur dan Fungsi Organel Sel

Sudah disebutkan bahwa organel sel merupakan bagian yang terdapat pada sitoplasma.

Kamu dapat memperhatikan beberapa bagiannya pada gambar sel di atas. Struktur dan fungsi organel sel tersebut, dijelaskan sebagai berikut :

1. Retikulum Endoplasma

Di dalam sitoplasma, retikulum endoplasma atau RE mempunyai bentuk seperti gulungan tali. Ini karena sesungguhnya RE adalah sebuah saluran seperti pipa yang dibentuk oleh membran.

Ada dua RE, RE halus berfungsi sebagai tempat sintesis protein dan Rekasar yang berfungsi sebagai tempat sintesis lipid.

2. Ribosom

Ribosom merupakan bagian yang di dalamnya terdapat RNA, sebuah untaian yang berperan dalam sintesa protein dan pewarisan genetik.

Ribosom ada yang menempel pada RE, ada pula yang bergerak bebas dalam sitoplasma.

3. Mitokondria

Secara umum, mitokondria yang bentuknya sedikit lonjong pada sitoplasma ini berfungsi sebagai tempat terjadinya respirasi aerob.

Jika dilihat dari dekat, mitokondria mempunyai lekukan yang disebut krista. Krista ini berfungsi untuk memperluas bidang penyerapan oksigen dan pembentukan energi agar lebih efektif.

Bagian dalam mitokondria terdapat enzim ATP sintesae yang fungsinya mensintesis ATP atau energi.

4. Lisosom

Jika kamu memperhatikan gambar bagian-bagian sel, lisosom berupa butiran kecil dan bundar. Fungsi lisosom adalah sebagai tempat terjadinya pencernaan intrasel.

5. Aparatus Golgi

Beberapa orang menyebutkan aparatus golgi sebagai badan golgi. Bentuknya seperti kantung-kantung pipih.

Fungsi badan golgi ini, yaitu:

  • Tempat sintesis sekret.
  • Membentuk protein untuk asam ini DNA dan RNA.
  • Membentuk dinding dan membran sel.

6. Plastida

Plastida mempunyai bentuk bulat cakram dan hanya ditemukan pada tumbuhan. Plastida ini terdiri dari beberapa macam, yaitu:

  • Leukoplas, tidak berwarna dan berfungsi menyimpan zat tepung.
  • Kromoplas, plastida yang berwarna selain hijau.
  • Kloroplas, plastida yang mempunyai warna hijau.

7. Vakuola

Vakuola mempunyai bentuk yang khas seperti bola yang memiliki rongga. Di dalamnya terdapat senyawa kimia sisa metabolisme. Senyawa yang berbeda-beda tergantung jenis makhluk hidup.

Contoh, vakuola tanaman tembakau mengandung nitrat dan vakuola pada sel kulit kayu mengandung tanin.

8. Nukleus

Nukleus merupakan bagian paling penting dalam sel. Mungkin itu sebabnya disebut juga sebagai inti sel.

  • Inti sel dibatasi oleh membran inti.
  • Di dalamnya mengandung nukelolus atau anak inti sel.
  • Membran terdiri dari dua lapis dan mempunyai pori.
  • Di dalamnya terdapat benang-benang kromatin yang berperan dalam pembentukan kromosom.
  • Fungsi nukleus adalah mengatur segala aktivitas sel. Peran yang hampir sama dengan otak.

Fungsi Organel Sel Tumbuhan

Sel tumbuhan secara umum mempunyai bagian-bagian atau organel sel yang sama dengan sel hewan atau manusia.

Hanya saja, sel tumbuhan mempunyai ciri sebagai berikut :

  1. Memiliki dinding sel yang tidak dimiliki oleh hewan.
  2. Memiliki plastida yang juga tidak dimiliki oleh hewan. Plastida berperan dalam fotosintesis atau aktivitas membuat makanan sendiri. Itu sebabnya, tumbuhan menjadi satu-satunya jenis makhluk hidup yang dapat membuat makanan sendiri atau sering disebut sebagai produsen.
  3. Memiliki vakuola yang besar.
  4. Ukuran nukleus atau sel inti lebih besar dibandingkan dengan vakuola.
  5. Bentuk sel tumbuhan tetap.
  6. Penyimpanan energi tumbuhan dalam bentuk zat tepung atau amilum atau pati.

Fungsi organel sel tumbuhan, sama dengan yang sudah diuraikan di atas.

siswapedia.com

Fungsi Organel Sel Hewan

Jika tumbuhan mempunyai ciri khusus pada selnya, bagaimana dengan hewan? Tentu saja ada!

Ciri khusus organel sel hewan, yaitu:

  1. Mempunyai sentriol dan sentrosom yang tidak dimiliki oleh tumbuhan. Sentriol ini berfungsi mengumpulkan kromosom saat terjadinya pembelahan sel.
  2. Vakuola sel hewan banyak tetapi bentuknya kecil-kecil.
  3. Inti sel lebih besar dari vakuola.
  4. Cadangan makanan pada sel hewan disimpan dalam bentuk lemak.
fungsi organel sel
dosenpendidikan.co.id

Tabel Organel Sel Tumbuhan dan Hewan

Dari uraian di atas, kamu sudah dapat memahami bahwa fungsi organel sel tumbuhan dan hewan berbeda.

Agar lebih jelas, kamu dapat melihatnya pada gambar yang menujukkan tabel perbedaan keduanya di bawah ini!

masdayat.net

Itulah Cerdikawan, pembahasan tentang fungsi organel sel! Sekian dulu perjumpaan dengan Pinter Kelas kali ini!

Author