Sobat PinterKelas, kamu pernah mendengar tentang sistem ekonomi kan? Nah, sistem ini digunakan oleh negara-negara di dunia. Sistem ini digunakan untuk mengatur perekonomian suatu negara.

sistem ekonomi
pixabay.com

Pemilihan sistem ekonomi menentukan langkah sebuah negara dalam menjalankan langkah ekonomi. Ini menjadi hal penting karena perekonomian sebuah negara sangat menentukan kondisi sebuah negara.

Bila kondisi perekonomian bagus, maka perkembangan negara semakin bagus. Oleh karena itu, pemilihan sistem ekonomi menjadi poin penting dari pembentukan sebuah negara. Kali ini akan dibahas lengkap mengenai sistem perekonomian yang dianut oleh berbagai negara di dunia ini beserta kelebihan serta keuntungannya. Simak sampai tuntas ya!

Pengertian Sistem Ekonomi

Definisi sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh sebuah negara baik dari sektor pemerintah maupun swasta untuk mengatur semua aktivitas perekonomian masyarakat. Sistem ini menggambarkan karakter sebuah negara.

Karakter tiap negara tentu berbeda-beda, itulah mengapa sistem perekonomian yang diterapkan pun berbeda. Sistem diterapkan sesuai dengan karakter masyarakat di sebuah negara itu.

Bila sudah diterapkan, pastilah sebuah negara menganggap bahwa itu sistem terbaik untuk mereka. Namun, hal ini belum tentu berlaku untuk negara lain. Sebab berbeda kepribadian akan berbeda prinsip hidup pula.

Perbedaan-perbedaan itu mengakibatkan ada berbagai macam sistem ekonomi. Dari berbagai pilihan ini, sebuah negara boleh memilih mana yang sesuai dengan kepribadian bangsa. Bila sesuai, boleh langsung terapkan.

Jangan sampai salah memilih, karena bila salah pasti akan timbul berbagai penyimpangan. Dan penyimpangan itu pasti akan menimbulkan ketidaknyamanan dalam menjalankan sistem perekonomian.

Pengertian Sistem Ekonomi menurut Para Ahli

Tidak lengkap bila tidak menyertakan berbagai pengertian sistem perekonomian melalui kacamata para ahli. Pendapat yang dikemukakan para ahli sangat penting untuk diperhatikan karena definisi umum didapat dari paparan mereka.

Meskipun ada beberapa paparan maupun ungkapan berbeda, tetapi pada dasarnya pasti ada benang merah yang mempersatukan. Sehingga dicapailah sebuah kesimpulan berupa pengertian yang digunakan sampai sekarang.

Inilah pengertian menurut para ahli:

1. Gilarso

Gilarso mengungkapkan bahwa pengertian sistem ekonomi adalah seluruh tata cara untuk mengoordinasi perilaku dari masyarakat baik dari kalangan produsen, konsumen, pemerintah, bank dan sebagainya dalam menjalankan kegiatan ekonomi sehingga tercipta satu kesatuan teratur dan dinamis.

Kegiatan ekonomi yang dimaksud yakni produksi, konsumsi, distribusi, investasi, dan lain-lain.

2. McEachern

Sistem ekonomi merupakan mekanisme dan institusi sebagai jawaban atas pertanyaan apa, bagaimana, dan untuk siapa sebuah barang dan jasa diproduksi.

3. Dumatry

Definisi sistem perekonomian menurut Dumatry yakni sistem yang mengatur hubungan ekonomi atas seluruh manusia dengan kelembagaan dalam suatu tatanan perekonomian.

4. Gregory Grossman dan M. Manu

Pengertian menurut keduanya adalah komponen-komponen atau unsur terdiri atas unit ekonomi dan lembaga ekonomi yang bukan sekadar berhubungan tetapi juga saling berinteraksi satu sama lain.

5. M. Hatta

Menurut M. Hatta, sistem perekonomian terbaik di Indonesia ialah yang mampu mengusung asas kekeluargaan. Indonesia lekat dengan gotong-royong. Bila diterapkan dalam perekonomian pastilah akan menghasilkan sistem luar biasa.

Fungsi Sistem Ekonomi

Ketika sebuah sistem telah dibuat, pastilah fungsi dari sistem itu dipertimbangkan. Bila tidak berfungsi mengapa harus dibuat? Nah, beberapa fungsi dari sistem perekonomian yang diterapkan yakni:

  • Memberi dorongan terhadap aktivitas produksi dari suatu negara.
  • Mengatur pembagian hasil produksi kepada semua anggota masyarakat sehingga aktivitas berjalan baik dan sesuai harapan.
  • Mengoordinasikan segala kegiatan individu lalu dikaitkan dengan perekonomian.
  • Menciptakan satu mekanisme dalam kegiatan distribusi barang dan jasa supaya berjalan dengan baik.

Secara umum, sistem ini memberi fungsi kepada semua kegiatan ekonomi pada suatu negara. Sistem ekonomi menjadi satu penentu kesejahteraan di sebuah negara. Bila sistem ini berfungsi dengan baik di sebuah negara, maka sebuah negara akan menjadi mahsyur.

Jenis-Jenis Sistem Ekonomi

sistem ekonomi
pixabay.com

Ada berbagai sistem ekonomi yang diterapkan oleh negara-negara di dunia, antara lain:

1. Sistem Ekonomi Tradisional

Sistem perekonomian tradisional diterapkan pada sebuah organisasi dengan lingkup lebih kecil yang berjalan berdasarkan tradisi, kebiasaaan turun-temurun dengan mengandalkan sumber daya/faktor produksi seadanya.

Ciri-ciri sistem perekonomian tradisional yakni:

a. Pembagian kerja belum jelas
b. Terikat tradisi dan kurang dinamis
c. Sangat tergantung dengan sektor pertanian
d. Teknologi yang digunakan masih sangat sederhana

Kelebihan sistem perekonomian tradisional adalah semangat kekeluargaan dan kejujuran masih sangat tinggi. Kekurangan dari sistem ini adalah kesejahteraan sulit meningkat ke arah lebih baik.

2. Sistem Perekonomian Terpusat

Sistem sosialis/komunis/terpusat adalah sistem perekonomian dengan pemerintah sebagai pemilik kekuasaan tertinggi dalam mengatur seluruh aktivitas ekonomi. Ciri-ciri dari sistem perekonomian ini antara lain:

a. Segala aktivitas ekonomi meliputi produksi, distribusi, konsumsi, penetapan harga diatur oleh pemerintah.
b. Tidak mengakui hak milik individu dan tidak ada kebebasan dalam menjalankan berbagai macam usaha
c. Semua faktor produksi dikuasai oleh pemerintah

Kekuasaan pemerintah menjadi pembatas untuk masyarakat untuk melakukan berbagai kegiatan ekonomi. Pemerintah sudah mengatur semua kegiatan ekonomi sesuai dengan kriteria tertentu.

Kerugian dari sistem ini adalah individu tidak memiliki kebebasan. Hal positifnya adalah kesejahteraan dianggap akan merata. Beberapa negara yang menerapkan sistem ekonomi adalah Cina, Rusia, negara di Eropa Timur pecahan dari Uni Soviet.

3. Sistem Perekonomian Liberal

Sistem liberal/kapitalis adalah sistem perekonomian berlandaskan kebebasan sebebas-bebasnya untuk seluruh masyarakat dalam berbagai kegiatan ekonomi tanpa ada campur tangan pemerintah sama sekali. Ciri-ciri sistem perekonomian ini antara lain:

a. Tiap individu diberi kebebasan dalam menjalankan semua kegiatan perekonomian
b. Tiap individu diberi kebebasan untuk memiliki modal sendiri
c. Kegiatan perekonomian dilakukan atas dasar semangat individu untuk mendapatkan keuntungan

Keuntungan dari sistem ini adalah individu diberi kebebasan mutlak untuk berkreasi. Tetapi, kelemahannya adalah terjadi ketimpangan yang sangat tinggi. Beberapa negara yang menerapkan sistem perekonomian ini antara lain Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Perancis, Irlandia, dan lain-lain.

4. Sistem Perekonomian Campuran

Pada sistem perekonomian ini, pemerintah memberi kebebasan kepada rakyat untuk melakukan aktivitas ekonomi, tetapi masih ikut campur dalam aktivitas itu. Bisa dikatakan seperti kebebasan tetapi terbatas.

Ciri-ciri sistem perekonomian ini antara lain:

a. Pemerintah memberi batas tertentu pada kegiatan ekonomi yang berhubungan dengan hajat hidup orang banyak
b. Pemerintah punya wewenang untuk ikut campur dalam mengatur mekanisme pasar lewat kebijakan ekonomi
c. Pemerintah berwenang untuk mengeluarkan berbagai kebijakan ekonomi
d. Pemerintah mengakui hak individu asalkan tidak merugikan kepentingan umum

Pemerintah masih ikut campur tangan dalam rangka untuk mengontrol kegiatan swasta. Sebab bila tidak diatur, swasta bisa mengambil keuntungan besar tanpa menaruh perhatian pada kehidupan orang banyak.

Itulah 4 sistem ekonomi yang biasa diterapkan oleh negara-negara di dunia. Tiap negara hanya menerapkan satu sistem saja yang paling sesuai dengan karakter negara tersebut. Sistem yang dipilih oleh satu negara dianggap paling terbaik oleh negara yang memilihnya.

Nah, itu tadi penjelasan lengkap mengenai sistem ekonomi beserta keuntungan dan kekurangannya. Semoga bermanfaat.

Baca juga :
1. Ini Lho Pengertian Administrasi Menurut Para Ahli Lengkap dengan Unsur, Fungsi, dan Jenisnya
2. Mudah! Ini Cara Menghitung Pendapatan Nasional

Author