Cerdikawan, kamu ingin mengetahui lebih lanjut tentang cara mengukur dan mengenali alat pengukur jangka sorong? Sebelumnya, kamu harus tahu apa gunanya jangka sorong.

Jangka sorong berguna sebagai alat ukur yang mampu mengukur jarak, kedalaman, mau pun ‘diameter dalam’ suatu objek dengan tingkat akurasi dan presisi yang sangat baik (±0,05 mm). Hasil pengukuran dari ketiga fungsi alat tersebut dibaca dengan cara yang sama.

Bagian Jangka Sorong

cara menggunakan jangka sorong
yuksinau.id
  1. Rahang Dalam
    Terdiri dari 2 rahang, yaitu rahang geser dan rahang tetap. Rahang dalam berfungsi mengukur diameter luar serta ketebalan benda.
  2. Rahang Luar
    Rahang luar juga mempunyai 2 rahang seperti rahang dalam. Fungsi rahang luar untuk mengukur diameter dalam suatu benda.
  3. Depth probe
    Depth probe digunakan untuk mengukur kedalaman dari suatu benda.
  4. Skala Utama (cm)
    Berfungsi untuk menyatakan hasil pengukuran utama dalam satian centimeter.
  5. Skala Utama (inchi)
    Berfungsi untuk menyatakan hasil pengukuran dalam satuan inchi.
  6. Skala Nonius (dalam 1/10 mm)
    Untuk setiap garis skala menunjukan 1/10 mm. Tetapi ada juga yang memiliki skala 1/20, dll. Sepuluh skala nonius memiliki panjang 9 mm, sehingga jarak dua skala nonius yang saling berdekatan adalah 0,9 mm. Dengan demikian, perbedaan satu skala utama dan satu skala nonius adalah 1 mm – 0,9 mm = 0, 1 mm atau 0,01 cmDengan melihat skala terkecil dari benda di atas, maka ketelitian dari benda tersebut adalah setengah dari skala terkecil benda tersebut, yakni: 0,005 cm
  7. Skala Nonius (untuk inchi)
    Menunjukan skala pengukuran fraksi dari inchi
  8. Tombol pengunci
    Berfungsi untuk menahan rahang geser supaya tidak bergerak, sehingga kita bisa mengukur dengan lebih mudah.

Cara Membaca Jangka Sorong

cara mengukur jangka sorong
rumahsains.co.id

Cara membacanya bisa dibilang cukup mudah. Namun tetap memerlukan ketelitian dan konsetrasi agar tidak salah dalam membaca nilai dan ukuran. Jika kita memperhatikan pada bagian jangka sorong terdapat 2 skala pengukuran yaitu skala pengukuran utama dalam cm dan inchi. Sementara, skala nonius dalam ukuran mm dan inchi.

Pada 2 pengukuran utama ini lah yang akan menjadi patokan utama kita dalam membaca ukuran benda yang diukur dengan menggunakan jangka sorong. Oleh sebab itu, kita perlu mengetahui cara membacanya dengan mengikuti beberapa langkah berikut ini :

jangka sorong
arifansyah.files.wordpress.com

A. Tentukan Skala Utama

Perhatikan gambar di atas, kita kamu telah melakukan pengukuran jangka sorong kepada sebuah benda semisal gasing seperti gambar di atas. Pertama yang harus kamu baca adalah skala utama dari jangka sorong, pada bagin ini kita melihat dimana angka 0 pada rahang geser bawah berada yang akan menetukan berapa skala utama besaran awal dari diameter atau besaran benda tersebut.

Melihat pada gambar, diketahui bahwasanya angka yang paling mendekati angka 0 ada pada 2,3 cm.

B. Tentukan Skala Nonius

Selanjutnya kita akan mencari skala nonius pada jangka sorong. Seperti yang kita baca pada penjelasan sebelumnya, skala nonius merupakan angka yang terletak dibelakang koma setelah skala utama dan memiliki satuan milimeter atau inchi. Ketika kamu akan mencari skala nonius hal yang harus diperhatikan adalah mencari garis tegak lurus antara garis di rahang bawah dan garis yang ada pada skala utama.

Melihat pada gambar, kita dapat memperhatikan dengan seksama bahwa garis tegak lurus antara skala utama dan skala nonius pada rahang bawah akan menemukan satu garis yang saling terhubung satu sama lain. Garis yang terhubung itulah yang akan mencajadi skala nonius dari haris pengukuran jangka sorong.

Maka, diketahui nilai skala nonius pada gambar yang memiliki garis tegak lurus adalah angka 5 yang jika dikonersikan menjadi 0,5 mm atau 0,05 cm.

Dengan demikian, benda yang diukur pada gambar dari hasil cara membaca jangka sorong adalah dengan menjumlahkan kedua angka tersebut sehingga,  diameter gasing adalah 2.3 cm + 0.05cm = 2.35 cm.

Cara Menghitung Jangka Sorong

Hitunglah hasil pengukurannya!

Penyelesaian :

Pada skala utama menunjukan : 58 mm
Pada skala nonius menunjukan : 5 x 0.1 = 0.5 mm
Hasil pengukuran : (58 + 0.5 mm) = 58.5 mm = 5.85 cm.

Contoh 2

contoh soal jangka sorong 0,02

Jangka sorong dengan ketelitian 0.02 mm. Hitunglah hasil pengukurannya !

Penyelesaian :
Hasil pengukuran = Angka nominal (A) + Angka desimal (B)
Angka nominal = 9 garis (1 garis = 1 mm)
Angka desimal = 13 garis (1 garis = 0.02 mm)

Hasil pengukuran = (9 x 1 mm) + (13 x 0.02 mm)
= 9 mm + 0.26 mm
= 9.26 mm.

Nah sekarang kamu sudah menemukan cara membaca dan menghitung jangka sorong. Selamat belajar, Cerdikawan!

Baca juga: Tentang Satuan dan Besaran Informasi

Author