Cerdikawan, setiap makhluk hidup melakukan interaksi, baik dengan sesama jenisnya atau dengan makhluk lain atau lingkungan di sekitarnya. Interaksi ini kamu pelajari dalam materi IPA ketika di SD secara sederhana hingga Biologi untuk tingkat SMP sampai SMA. Interaksi ini terdiri dari simbiosis, persaingan atau kompetisi, predasi, rantai makanan, jaring jaring makanan, dan piramida makanan.

Hampir semua materi interaksi yang disebutkan di atas sudah dibahas Pinter Kelas dalam berbagai kesempatan. Kali ini yang akan dibahas adalah jaring- jaring makanan: pengertian, perbedaannya dengan rantai makanan, contoh, dan cara membacanya.

Pengertian Jaring Jaring Makanan

Secara sederhana, jaring jaring makanan adalah peristiwa makan dan dimakan antar berbagai jenis makhluk hidup yang ada dalam satu ekosistem.

Peristiwa tersebut, misalnya tikus makan padi dan tikus dimakan oleh ular.

Ditingkatan pendidikan yang lebih tinggi, aliran energi makanan tidak dijelaskan secara sederhana seperti ilustrasi di atas.

Kamu akan lebih memahami materi ini jika merunut interaksi dari awal; rantai makanan dan jaring jaring makanan.

Perbedaan Rantai Makanan dan Jaring Jaring Makanan

Peristiwa makan dan dimakan yang sudah kamu pelajari sejak sekolah dasar merupakan hubungan yang liner. Kamu hanya melihatnya dari satu sisi. Pergerakannya mulai dari produsen (tumbuhan), konsumen I (pemakan tumbuhan), konsumen II (pemakan sesama hewan atau predator atau pemakan konsumen I), dan seterusnya hingga yang paling atas dan pengurai.

Peristiwa makan dan dimakan tersebut mengalirkan energi dari satu jenis makhluk hidup ke makhluk hidup lain.

Peristiwa di atas disebut rantai makanan.

Berikut contohnya:

jaring jaring makanan
gurupendidikan.co.id

Pada rantai makanan di atas, secara berurutan peristiwa makan dimakan dan aliran energi terjadi sebagai berikut:

  • Rumput sebagai produsen (pembuat makanan).
  • Belalang sebagai konsumen I atau konsumen primer yang memakan rumput.
  • Katak sebagai konsumen II atau konsumen sekunder yang memakan belalang.
  • Ular sebagai konsumen III atau konsumen tersier yang memakan katak.
  • Elang sebagai konsumen IV atau konsumen final atau konsumen puncak yang memakan ular.
  • Dekomposer atau pengurai merupakan makhluk hidup yang memakan sisa-sisa makhluk hidup mati. Elang dalam hal ini tidak habis dimakan oleh pemangsa tetapi mati dengan sendirinya. Energi yang dimiliki elang diuraikan oleh decomposer untuk menjadi bagian-bagian yang dapat dimanfaatkan kembali oleh tumbuhan.

Jaring, sesuai dengan namanya merupakan rantai yang saling bersambungan satu dengan lainnya. Begitu pula dengan jaring-jaring pada makanan. Hubungan antara satu makhluk hidup dengan lainnya yang tidak terbatas pada satu rantai makanan.

Dengan kata lain, jaring jaring makanan merupakan gabungan beberapa rantai yang di dalamnya melibatkan satu atau lebih makhluk hidup yang sama.

Dalam jaring, ada satu makhluk hidup yang menjadi makanan beberapa makhluk hidup lainnya.

Contohnya akan dibahas dalam sub bab berikut.

Contoh Jaring Jaring Makanan

Jaring jaring makanan dikelompokkan berdasarkan habitat atau tempat hidup. Ada jarig-jaring di sawah, di hutan, di laut, di padang rumput, dan sebagainya.

Agar lebih memahami materi, di bawah ini ada beberapa contoh dan penjelasannya. Harap disimak dengan baik agar memahaminya!

1. Habitat Hutan

jaring jaring makanan
informazone.com

Di atas adalah jaring jaring makanan yang terjadi di habitat hutan. Perhatikan bahwa ada beberapa kesimpulan yang diproleh dari gambar tersebut:

  1. Terdapat 11 makhluk hidup yang terdapat dalam gambar.
  2. Paling sedikit terdapat 5 rantai makanan yang terdapat dalam gambar di atas. Masing-masing rantai memiliki konsumen final atau konsumen puncak pada burung elang merah dan atau beruang grizzly.

    Rantai makanan tersebut, yaitu:
    – Beri dan bunga – rusa – beruang – pengurai.
    – Beri dan bunga – beruang – pengurai.
    – Beri dan bunga – belibis – burung elang – pengurai.
    – Rumput – kupu-kupu – belibis – burung elang – pengurai.
    – Rumput – marmot – beruang – pengurai.
    – Benih – belibis – burung elang – pengurai.
    – Benih – tikus – burung elang – pengurai.
  3. Meski di atas tidak ditunjukkan hubungan burung elang dan beruang dengan pengurai, pada dasarnya semua makhluk hidup di atas jika tidak dimakan makhluk hidup lain akan diuraikan.

2. Habitat Laut

jaring jaring makanan
informazone.com

Di dalam laut, produsen atau penghasil makanan adalah rumput laut dan fitoplankton atau phytoplankton dalam bahasa Inggris.

Dari habitat di laut dalam gambar dapat disimpulkan, antara lain:

  1. Terdapat 13 jenis makhluk hidup, tidak termasuk pengurai atau decomposer.
  2. Konsumen puncak atau konsumen final atau konsumen akhir adalah ikan paus biru dan paus pembunuh.
  3. Rantai makanan dapat ditelusuri dari konsumen puncak dan produsen.
  4. Pada contoh di atas, terdapat minimal 7 rantai makanan:
    – Fitoplankton – zooplankton – ikan kecil – burung camar – singa laut – paus pembunuh.
    – Fitoplankton – zooplankton – ikan ekcil – singa laut – paus pembunuh.
    – Fitoplankton – udang – ikan ekcil – burung camar – singa laut – paus pembunuh.
    – Fitoplankton –udang – singa laut – paus pembunuh.
    – Fitoplankton – krill – paus biru.
    – Rumput laut – kepiting – cumi-cumi – penguin – singa laut – paus pembunuh.
    – Rumput laut – kepiting – cumi-cumi – penguin – paus pembunuh.
    – Rumput laut – kepiting – cumi-cumi – gajah laut – paus pembunuh.

3. Habitat Padang Rumput

mikirbae.com

Di setiap tempat dunia ini aad ekosisten dengan jenis makhluk hidup yang berbeda. Itu sebabnya rantai makanan dan aliran energi yang terjadi juga berbeda-beda.

Pada gambar yang kamu lihat diatas, dapat disimpulkan bahwa:

  1. Konsumen puncaknya adalah burung elang.
  2. Terdapat minimal 6 rantai makanan yang ada pada ekosistem padang rumput pada gambar, yaitu:
    – Tumbuhan – belalang – tikus – ular – elang.
    – Tumbuhan – belalang – tikus – elang.
    – Tumbuhan – belalang – tikus – serigala – elang.
    – Tumbuhan – belalang – katak – ular – elang.
    – Tumbuhan – belalang – katak – elang.
    – Tumbuhan – kupu-kupu – katak – ular – elang.
    – Tumbuhan – kupu-kupu – katak – elang.
    – Tumbuhan – kupu-kupu – capung – katak – ular – elang.
    – Tumbuhan – kupu-kupu – capung – katak – elang.
    – Tumbuhan – kupu-kupu – capung – burung pemakan serangga – elang.
    – Tumbuhan – kelinci – serigala – elang.
    – Tumbuhan – kelinci – serigala – ular –elang.
    – Tumbuhan – kelinci – ular – elang.
    – Tumbuhan – kelinci – elang.

4. Habitat Sawah

belajaraktif.com

Yang berhabitat di sawah dicirikan dengan adanya produsen padi yang memang biasanya tumbuh di sawah.

Pada gambar di atas dapat disimpulkan bahwa:

  1. Terdapat 4 rantai makanan yang semuanya berawal dari padi dengan puncak konsumen burung elang.
  2. Terdapat 6 jenis makhluk hidup yang ada dalam ekosistem tersebut.
  3. Rantai makanan terdiri dari:
    – Padi – burung – elang – pengurai.
    – Padi – burung – musang – elang – pengurai.
    – Padi – tikus – musang – elang – pengurai.
    – Padi – tikus – elang – pengurai.
  4. Apabila salah satu jenis makhluk hidup pada jaring-jaring makanan mengalami masalah maka akan mempengaruhi kelangsungan hidup lainnya :
    – Apabila tikus mati karena diburu manusia, padi akan tumbuh subur. Musang dan elang dapat mati karena tidak mempunyai cukup makanan.
    – Apabila padi gagal tumbuh karena bencana alam, semua makhluk hidup yang berada pada rantai makanannya akan sulit pula terjaga kelangsungan hidupnya.
  5. Jaring makanan membuat ekosistem dan alam lebih seimbang.

Itulah pembahasan kali ini tentang jaring jaring makanan. Dengan demikian, kamu menjadi semakin paham tentang aliran energi dan alasan dilarangnya berburu liar. Selamat belajar!

Author