Cerdikawan, tahukah kalian jika bank di Indonesia memiliki banyak sekali jenis? Jenis-jenis bank di Indonesia ini pun dibagi menjadi beberapa klasifikasi. Antara lain jenis-jenis bank berdasarkan fungsi, kepemilikan, status, kegiatan operasional, bentuk badan usaha, dan organisasinya. Nah, kali ini PinterKelas akan merangkum pengetahuan mengenai jenis-jenis bank tersebut dari berbagai sumber. Yuk kita pelajari penjelasannya!

Secara etimologi, kata ‘bank’ berasal dari bahasa Italia, ‘banca’ yang memiliki arti tempat penukaran uang. Bank adalah sebuah lembaga intermediasi keuangan yang umumnya didirikan dengan kewenangan untuk menerima simpanan uang, meminjamkan uang, dan menerbitkan promis atau yang dikenal sebagai banknote.

Pengertian bank menurut Undang-undang Negara Republik Indonesia Nomor 10 tahun 1998 tanggal 10 November 1998 tentang perbankan, yang dimaksud dengan bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.

Berdasarkan rangkuman dari beberapa sumber, berikut ini adalah pembahasan seputar jenis-jenis bank di Indonesia :

Jenis-jenis Bank Berdasarkan Fungsi

1. Bank Sentral

Jenis yang kedua dari jenis-jenis bank di Indonesia berdasarkan fungsinya adalah bank sentral. Bank sentral pada umumnya merupakan sebuah instansi yang diberi hak serta bertanggung jawab atas kebijakan moneter di wilayah tempat bank tersebut berada. Secara spesifiknya, bank sentral ditugaskan agar dapat menjaga stabilitas nilai mata uang, stabilitas pada sektor perbankan, serta sistem finansial secara keseluruhan dari suatu negara. Di Indonesia, Bank Indonesia ditunjuk sebagai bank sentral yang diberi amanat serta tugas dari sebuah bank sentral.

Sebagai satu-satunya bank sentral di Indonesia, Bank Indonesia mempunyai tujuan utama untuk mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah. Kestabilan nilai rupiah ini terdiri dari  dua aspek yang mencangkup kestabilan nilai mata uang terhadap barang juga jasa, dan kestabilan terhadap mata uang negara lain.

Bank Indonesia dalam upaya agar dapat mencapai tujuan utamanya tersebut, diberi sokongan oleh tiga pilar yang berupa tiga bidang tugas. Ketiga bidang tugas tersebut yakni, menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter, mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran, serta mengatur dan mengawasi perbankan di Indonesia.

2. Bank Umum

Jenis yang kedua dari jenis-jenis bank di Indonesia berdasarkan fungsinya adalah bank umum. Bank umum disebut juga sebagai bank komersil (commercial bank). Oleh karena itu bank umum merupakan sebuah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau bisa juga berdasarkan prinsip syariah. Bank umum dalam kegiatannya bertugas sebagai penyedia jasa dalam lalu lintas pembayaran atau kegiatan transaksi uang lewat bank bagi masyarakat. Maksudnya, sifat jasa yang diberikan cenderung umum, dalam arti menyediakan seluruh jasa perbankan yang ada. Hal ini berlaku pula dengan wilayah operasinya, dapat dilakukan di seluruh wilayah, tidak hanya pada suatu wilayah tertentu.

3. Bank Perkreditan Rakyat

Jenis yang kedua dari jenis-jenis bank di Indonesia berdasarkan fungsinya adalah bank perkreditan rakyat. Tidak jauh berbeda dengan bank umum, Bank Perkreditan Rakyat (BPR) adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau juga berdasarkan prinsip syariah. Namun berbeda dengan bank umum, BPR dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.

Selain itu, aktivitas Bank Perkreditan Rakyat jauh lebih sempit cakupannya jika dibandingkan dengan aktivitas bank umum. Alasannya adalah karena BPR tidak diberi izin untuk menerima simpanan giro, kegiatan valas, serta asuransi.

Jenis-jenis Bank Berdasarkan Kepemilikan

1. Bank Milik Pemerintah

Jenis yang pertama dari jenis-jenis bank di Indonesia berdasarkan kepemilikannya adalah bank pemerintah. Bank pemerintah adalah bank yang sebagian atau bahkan seluruh sahamnya dimiliki oleh pihak pemerintah.

Contoh :

  • Bank Mandiri
  • Bank Negara Indonesia
  • Bank Rakyat Indonesia
  • Bank Tabungan Negara

2. Bank Milik Swasta Nasional

Jenis yang kedua dari jenis-jenis bank di Indonesia berdasarkan kepemilikannya adalah bank swasta nasional. Bank swasta adalah bank yang sebagian besar sahamnya dimiliki oleh pihak  swasta nasional, dan juga akta pendiriannya atas nama pihak swasta nasional, lalu pembagian labanya juga dibagi untuk pihak swasta nasional. Bank swasta nasional terdiri dari 2 kategori, yakni bank swasta nasional devisa dan bank swasta nasional nondevisa.

Contoh :

  • Bank Muamalat
  • Bank Central Asia
  • Bank Bumi Putra
  • Bank Danamon
  • Bank Duta
  • Bank Nusa Internasional
  • Bank Niaga
  • Bank Universal
  • Bank Mega

3. Bank Milik Koperasi

Jenis yang ketiga dari jenis-jenis bank di Indonesia berdasarkan kepemilikannya adalah bank koperasi. Bank milik koperasi adalah bank yang kepemilikan sahamnya dimiliki oleh perusahaan yang berbadan hukum koperasi atau bisa dikatakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pengkoperasian.

Contoh :

  • Bank Umum Koperasi Indonesia
pengertian dan fungsi bank

4. Bank Milik Campuran

Jenis yang keempat dari jenis-jenis bank di Indonesia berdasarkan kepemilikannya adalah bank campuran. Bank campuran adalah bank yang kepemilikan sahamnya merupakan gabungan antara pihak asing dan pihak swasta nasional. Saham bank campuran ini sebagian besar dimiliki oleh warga negara Indonesia.

Contoh :

  • Bank ANZ Indonesia
  • Bank Commonwealth
  • Bank Agris
  • Bank BNP Paribas Indonesia
  • Bank Capital Indonesia
  • Bank Chinatrust Indonesia
  • Bank DBS Indonesia
  • Bank Mizuho Indonesia
  • Bank Rabobank International Indonesia
  • Bank Resona Perdania
  • Bank Sumitomo Mitsui Indonesia
  • Bank Windu Kentjana International

5. Bank Milik Asing

Jenis yang kelima dari jenis-jenis bank di Indonesia berdasarkan kepemilikannya adalah bank asing. Bank jenis ini merupakan cabang dari bank yang sebelumnya sudah ada tetapi di luar negeri. Jenisnya banknya bisa milik swasta asing atau pemerintah asing. Namun yang pasti kepemilikannya dipegang oleh pihak asing atau luar negeri.

Contoh :

  • Bank of America
  • Bangkok Bank
  • Bank of China
  • Citibank
  • Deutsche Bank
  • HSBC
  • JPMorgan Chase
  • Standard Chartered
  • The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ

Jenis-jenis Bank Berdasarkan Kegiatan Operasional

Bank Konvensional

Bank konvensional adalah bank yang melaksanakan kegiatan usahanya secara konvensional, dimana dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran secara umum berdasarkan prosedur dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Secara umum cara kerja operasional dari bank konvensional adalah dengan mengeluarkan produk-produk untuk menyerap dana masyarakat antara lain tabungan, simpanan deposito, simpanan giro; menyalurkan dana yang telah dihimpun tersebut dengan cara mengeluarkan kredit antara lain kredit investasi, kredit modal kerja, kredit konsumtif, kredit jangka pendek; dan pelayanan jasa keuangan antara lain kliring, inkaso, kiriman uang, Letter of Credit, dan jasa-jasa lainnya seperti jual beli surat berharga, bank draft, wali amanat, penjamin emisi, dan perdagangan efek.

Bank Syariah

Bank syariah adalah bank yang sistem operasional perbankan dan segala sesuatunya menganut sistem bank syariah dan unit usaha syariah yang sesuai dengan ajaran Agama Islam. Hal-hal tersebut mencakup kelembagaan, kegiatan usaha, tata cara dan proses dalam melaksanakan kegiatan usahanya.

Berkaitan dengan bank syariah, ada sebuah konsep dalam hukum Agama Islam yang menjadi salah satu alasan yang melatarbelakangi tercetusnya sistem perbankan syariah ini, yakni : larangan penggunaan sistem bunga karena bunga (riba) dalam Islam adalah haram hukumnya. Sebagai pengganti bunga, bank syariah menggunakan sistem bagi hasil.

Prinsip-prinsip yang berlaku pada bank syariah :

  • Pembiayaan berdasarkan prinsip bagi hasil (mudharabah)
  • Pembiayaan berdasarkan prinsip penyertaan modal (musharakah)
  • Prinsip jual beli barang dengan memperoleh keuntungan (murabahah)
  • Pembiayaan barang modal berdasarkan sewa murni tanpa pilihan (ijarah)
  • Pilihan pemindahan kepemilikan atas barang yang disewa dari pihak bank oleh pihak lain (ijarah wa iqtina)

Author