Cerdikawan, adakah dari kamu yang belum pernah ke pasar? Hampir tidak ada, bukan? Kalau kamu ke mall, itu juga pasar lho! Hanya saja bentuknya berbeda. Yes, memang jenis jenis pasar ada banyak macamnya.

Kamu mempelajari jenis jenis pasar ini dalam pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di kelas 7 SMP dan Ekonomi di SMA.

Pasar ini bisa disebut sebagai penggerak roda ekonomi. Perputaran keuangan paling lancar ada di sini.

Oleh karena itu, kamu harus tahu pengertian dan jenis jenis pasar. Yuk, langsung disimak di sini!

Pengertian Pasar dan Perannya

Pasar secara umum sering didefinsikan sebagai tempat bertemunya penjual dan pembeli. Hal ini tercermin dalam pasar tradisional yang kamu kenal dalam kehidupan sehari-hari.

Namun, menurut ilmu ekonomi pasar adalah tempat terjadinya tawar menawar. Pengertian ini mengartikan pasar secara lebih luas. Tidak harus ada pertemuan antara penjual dan pembeli secara langsung di sana. Yang terpenting adanya tawar menawar. Ini terjadi pada bursa saham yang merupakan jenis pasar dalam bentuk yang akan kamu pelajari nanti.

Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI mendefinisikan pasar sebagai tempat di mana orang melakukan transaksi ekonomi. Tempat tersebut dapat dikelola oleh lembaga, baik pemerintah atau swasta, dengan tujuan memperoleh keuntungan.

Jadi, jika dirangkum pasar adalah sebuah sarana di mana di dalamnya ada pertemuan penjual dan pembeli dan tawar menawar sehingga terjadi transaksi yang saling menguntungkan.

Dari pengertian diatas kamu juga dapat menarik benang merah atau kesimpulan yang menyebutkan peranan pasar seperti diuraikan secara singkat sebagai berikut.

Pertama, bagi produsen pasar merupakan tempat promosi; tempat penjualan hasil produksi; dan tempat mendapatkan sumber daya atau faktor produksi.

Kedua, bagi konsumen pasar merupakan tempat memperoleh produk barang atau jasa yang dibutuhkan dan diinginkan.

Ketiga, bagi pembangunan sebuah negara pasar mempunyai peranan strategis. Di sini semua kebutuhan pembangunan fisik dapat diperoleh. Tidak hanya itu, dari retribusi dan pajak pasar dan pedagang pemerintah dapat membiayai pembangunan.

Keempat, merupakan peran yang paling penting yaitu penggerak ekonomi negara. Di pasar, khususnya pasar tradisional perputaran keuangan sangat cepat. Hal yang sangat dibutuhkan oleh negara agar roda ekonomi tetap stabil.

Jenis Jenis Pasar Berdasarkan Sifatnya

Sifat pasar yang dimaksud di sini adalah waktu penyelenggaraan dan tempatnya. Terdapat dua pasar kelompok ini, yaitu:

  1. Pasar Tetap
    Pasar yang waktu dan penyelenggaraannya tetap dan tidak pernah berubah atau berpindah. Pasar Induk atau pasar saham termasuk di dalamnya.
  2. Pasar Temporer atau Pasar Sementara
    Pasar yang waktu penyelenggaraan dan tempatnya tidak menentu. Misalnya, pasar malam yang menyediakan berbagai kebutuhan sandang dan pangan, serta hiburan anak-anak. Pasar ini biasanya hanya sekitar satu minggu sampai satu bulan berada di suatu daerah.

Jenis Jenis Pasar Berdasarkan Waktunya

Waktu dalam satuan paling kecil terdiri dari detik, menit, jam, hari, bulan, tahun, dan seterusnya. Jenis ini terselenggara berdasarkan perhitungan waktu tersebut.

Adapun macam-macamnya, yaitu:

  1. Pasar Tahunan
    Merujuk kepada pasar yang hanya terselengggara setahun sekali di hari tertentu.

    Contoh pasar ini, antara lain Pekan Raya Jakarta atau PRJ yang biasanya diselenggarakan setiap bulan Juni sampai Juli dan pasar sekaten di Solo setiap bulan kelahiran Rasulullah.

    Pasar tahunan sering diadakan di kota-kota besar.
  2. Pasar Bulanan
    Sesuai dengan namanya merupakan pasar yang diselenggarakan sebulan sekali atau beberapa bulan sekali. Penyelenggara pasar ini biasanya lembaga tertentu sebagai ajang promosi.
  3. Pasar Mingguan
    Pasar yang diadakan seminggu sekali dan biasanya banyak diadakan di kampung-kampung.

    Contoh pasar ini, antara lain pasar Kliwon atau pasar Kamis.

    Nama Pasar Minggu dan Pasar Senen di Jakarta dulunya juga termasuk dalam jenis pasar mingguan tetapi sekarang buka setiap hari menyesuaikan kebutuhan.
  4. Pasar Harian
    Pasar yang buka dan ada setiap hari. Contohnya banyak sekali, seperti pasar tradisional dan pasar yang kamu kenal sebagai swalayan atau supermarket.

Jenis Jenis Pasar Berdasarkan Wujudnya

Jenis pasar yang dikelompokkan berdasarkan wujudnya hanya terbagi menjadi dua kelompok besar, yaitu:

  1. Pasar Nyata
    Adalah pasar yang secara langsung mempertemukan antara penjual dan pembeli. Di sini transaksi keuangan juga berlangsung cepat dan tanpa perantara.

    Pasar tradisional, swalayan, dan banyak jenis pasar berdasarkan waktu berdiri berdasarkan konsep nyata.
  2. Pasar Tidak Nyata
    Adalah pasar yang tidak mempertemukan secara langsung antara penjual dan pembeli. Pasar tidak nyata disebut juga pasar abstrak.

    Sebelumnya jenis pasar ini tidak menjual kebutuhan pokok, seperti pasar saham dan pasar valuta asing.

    Namun, seiring dengan perkembangan jaman banyak kebutuhan pokok dijual melalui pasar tidak nyata. Contoh pasar ini adalah e-commerce dan toko online.

Jenis Jenis Pasar Berdasarkan Cara Transaksinya

Pasar berdasarkan cara transaksinya dibagi menjadi dua, yaitu pasar tradisional dan pasar modern.

Pasar tradisional merupakan pasar nyata yang mempertemukan penjual dan pembeli dan terjadi tawar menawar sebelum transaksi. Setelah itu, pembayaran dilakukan secara tunai.

Pasar modern meniadakan tawar menawar dalam setiap transaksi, misalnya pada swalayan. Selain itu, pasar ini juga tidak harus mempertemukan antara penjual dan pembeli, seperti pasar saham dan e-commerce. Transaksi dapat dilakukan dengan alat pembayaran non tunai atau transfer bank.

Jenis Jenis Pasar Berdasarkan Barang yang Dijualnya

Sama dengan pasar berdasarkan cara transaksinya, berdasarkan barang yang dijual jenis pasar juga dibagi menjadi dua:

  1. Pasar yang Menjual Barang Tertentu
    Contoh pasar jenis ini adalah pasar ikan, pasar buah, pasar saham, pasar elektronik, dan pasar loak.
  2. Pasar yang Menjual Berbagai Barang
    Contoh pasar ini adalah pasar tradisional dan toserba atau swalayan.

Jenis Pasar Berdasarkan Ruang Lingkupnya

Jenis pasar ini terbagi menjadi 4 kelompok, yaitu:

1. Pasar Lokal

Pasar yang biasanya pembeli dan penjualnya berdomisili di wilayah desa atau kelurahan yang sama. Nama pasar disebut sesuai dengan nama daerah, seperti pasar Mampang dan Pasar Reni.

2. Pasar Daerah

Pasar yang ruang lingkupnya lebih besar sedikit dari pasar lokal. Umumnya jenis yang satu ini adalah pasar propinsi. Di sini penjual dan pembeli antar propinsi saling bertransaksi.

Contoh pasar ini adalah pasar induk. Di Jakarta kamu mengenal Pasar Induk Kramat Jati yang dikelola oleh pemerintah DKI Jakarta.

3. Pasar Nasional

Merupakan pasar yang cakupannya satu negara. Pasar ini biasanya bulan lagi berupa pasar nyata dan tradisional.

Pasar nasional bentuknya tidak nyata dan transaksinya tidak tawar menawar.

Pasar saham dan e-commerce yang dapat dijangkau melalui internet termasuk dalam pasar nasional.

4. Pasar Internasional

Terjadi karena tidak semua kebutuhan dapat dipenuhi oleh suatu negara sendiri. Pasar tidak mempertemukan pembeli dan penjual secara langsung.

Pasar ini merupakan pasar ekspor dan impor.

Indonesia misalnya, dalam pasar internasional mengimpor produk-produk elektronik dan mengekspor kelapa sawit yang menjadi komoditi utama dunia.

Hmm.. pasar mana yang paling sering kamu kunjungi? Selamat belajar!

Author