Apa kabar Cerdikawan? Belajar itu asyik sekali lho! Ada berbagai materi menarik untuk dibahas. Salah satu materi menarik yang perlu kita pelajari adalah mengenai sistem ekonomi komando. Pernahkah kamu mendengar mengenai sistem ekonomi ini? Kalau belum, mari kita pelajari. Sistem ekonomi komando merupakan satu bentuk sistem ekonomi. Sistem ekonomi komando terdiri atas kata komando yang berarti ada komandor yang mengatur.

sistem ekonomi komando
pixabay.com

Artinya, ada orang atau pihak tertentu yang menentukan nasib dari sebuah sistem ekonomi. Nah, kamu nanti akan mengerti mengenai sistem ekonomi ini setelah membaca materi ini. Sebab setelah tahu kelebihan dan kekurangan dari sistem ini mungkin kamu akan bersyukur bisa tinggal di Indonesia.

Penasaran dengan sistem ekonomi ini? Mari kita pelajari mulai dari sekarang.

Pengertian

Seperti biasa, mari kita pelajari sesuatu dari konsep. Satu kunci belajar adalah mempelajari melalui konsep. Dari sebuah konsep besar maka bisa kamu temukan penerapan di berbagai bidang.

Semua kasus bisa dipecahkan bila kita kembali kepada konsep awal. Memang sepenting itu mempelajari sesuatu dari dasar, supaya tidak melompat kemana-mana juga. Apa sih pengertian dari sistem ekonomi komando?

Sistem ekonomi komando adalah sebuah sistem ekonomi ketika pemerintah atau negara memiliki kendali penuh terhadap semua aktivitas ekonomi di pasar. Alhasil, semua hal berurusan dengan ekonomi diatur oleh pemerintah. Rakyat hanya boleh mengikuti aturan tersebut tanpa melakukan kreasi sendiri.

Sistem ekonomi ini sering disebut pula dengan sistem ekonomi terpusat atau terpimpin (sosialis). Semua hal tidak boleh dipikirkan oleh individu. Pemerintah memiliki kendali penuh atas berbagai aktivitas ekonomi, atau mungkin kendali ini tidak ditujukan pada aktivitas ekonomi saja.

Semua sumber daya berupa modal, sumber daya alam, dan lain-lain dikuasai oleh pemerintah. Barang masuk dan keluar pun diatur oleh pemerintah. Apapun yang berkaitan dengan transaksi menjadi hak pemerintah.

Pada sistem ekonomi seperti ini, individu maupun swasta tidak bisa bergerak leluasa. Karena semua kekuasaan mutlak berada di tangan pemerintah dengan alasan kemakmuran.

Ciri-Ciri

Bila kamu belum mampu menggambarkan kondisi dari sistem ekonomi ini, kamu bisa mempelajari sistem ini dengan melihat ciri-cirinya. Nah, ciri-ciri dari sistem ekonomi komando antara lain:

  1. Pemerintah memiliki kekuasaan tertinggi
    Kekuasaan tertinggi dari sistem ekonomi dikuasai oleh pemerintah. Tidak ada celah bagi individu maupun swasta untuk menguasai sumber daya. Jadi, wirausaha tidak bisa berjalan sukses di negara dengan sistem ekonomi ini.
  2. Individu dan swasta tidak memiliki peran besar
    Meski individu atau swasta memiliki sumber daya besar, tetapi ketika negara tidak memberi izin maka usaha itu tidak bisa berjalan. Semua perizinan bisnis berada di tangan pemerintah. Bila pemerintah katakan tidak, maka bisnis tidak akan berjalan baik.
  3. Jenis barang masuk keluar ditentukan oleh pemerintah
    Arus barang dan jasa ditentukan oleh pemerintah. Semua diatur sesuai dengan kehendak pemerintah. Ketika pemerintah minta untuk memproduksi sesuatu, maka barang itu segera diproduksi. Meski masyarakat memiliki kehendak tertentu, ketika pemerintah tidak memberi persetujuan maka tidak diizinkan.
  4. Aturan yang dibuat pemerintah harus ditaati
    Pemerintah telah memberi aturan tertentu seputar sistem ekonomi. Maka tidak ada pilihan lain bagi rakyat selain mengikuti. Bila tidak menjalani, bisa jadi akan mendapat konsekuensi tertentu.
  5. Pihak swasta tak punya hak untuk melakukan aktivitas ekonomi
    Bila di sistem ekonomi liberal pihak swasta menjadi raja, di sistem ekonomi komando ini swasta tidak memiliki hak apa-apa. Bila tidak ada persetujuan maka swasta bahkan bisa tumbang.
  6. Pemerintah bertanggung jawab terhadap perekonomian
    Perekonomian diatur tunggal oleh pemerintah. Pihak lain di luar pemerintah tidak memiliki kendali. Maka barangkali di pihak pemerintah memiliki orang berkompeten dalam bidang ekonomi.

Kelebihan Sistem Ekonomi Komando

pixabay.com

Segala sesuatu ada kelebihan dan kekurangannya. Termasuk pula pada sistem ekonomi ini. Kelebihan sistem ekonomi komando dibanding dengan sistem ekonomi pasar yakni:

  1. Pemerintah mudah untuk melakukan pengawasan
    Pengawasan dan pengendalian harga barang di pasar mudah diatur oleh pemerintah. Karena pemerintah memiliki semua data terkait dengan perekonomian. Bila terjadi masalah, maka permasalahan bisa segera diatasi.
  2. Pemerintah dapat mengendalikan berbagai permasalahan ekonomi
    Permasalahan dalam bidang ekonomi seperti pengangguran, kemiskinan, inflasi, dan lain-lain akan mudah diatasi di dalam sistem ekonomi komando. Pemerintah sebagai pengontrol akan mudah mengatasi masalah.
  3. Kondisi ekonomi cenderung stabil
    Karena semua by design maka kondisi bisa dipastikan lebih stabil. Tidak terjadi kesenjangan yang begitu jauh. Sehingga semua masyarakat memiliki kondisi ekonomi yang relatif stabil.
  4. Pemerataan pendapatan bisa tercapai
    Pemerataan pendapatan sangat mungkin terjadi pada sistem ekonomi seperti ini. Sebab pemerintah memperhatikan betul masalah ini.
  5. Jarang mengalami krisis ekonomi
    Karena kesenjangan pendapatan, pengangguran, inflasi bisa ditangani dengan baik, alhasil negara penganut sistem ini jarang mengalami krisis.
  6. Mudah untuk kontrol aktivitas ekonomi
    Kontrol terhadap produksi, distribusi, dan konsumsi bisa dicapai dengan sangat mudah. Karena pemerintah paham betul terhadap arus barang dan jasa. Maka tidak sulit untuk melakukan kontrol.

Kekurangan Sistem Ekonomi Komando

Kendati memiliki kelebihan,tetapi sistem ini pun memiliki kekurangan. Apa saja kekurangannya? Simak di bawah ini:

  1. Hak individual tidak diakui
    Pemerintah sama sekali tidak mengakui kebebasan hak individu. Meski seseorang memiliki kreativitas, hal itu tidak diperbolehkan.
  2. Pemerintah memonopoli perekonomian
    Monopoli pemerintah tidak terbendung. Perekonomian benar-benar dimonopoli dan pihak lain tidak diberi kesempatan untuk ikut terlibat. Hal ini amat merugikan warga untuk meningkatkan kapasitas diri.
  3. Pertumbuhan ekonomi lambat
    Meski tadi dikatakan bahwa pemerataan pendapatan bisa dicapai, tetapi bila ditilik secara global, perkembangan ekonomi cenderung lambat. Karena perekonomian berada di tangan segelintir orang, maka kemajuan tidak kunjung dicapai.
  4. Sistem pasar tergantung oleh kualitas pemerintahannya
    Bila kualitas pemerintah bagus, maka bagus pula kondisi perekonomian. Tetapi, bila pemerintah tidak memiliki kualitas yang cukup tinggi, maka akan berimbas pula terhadap perekonomian. Maka pemerintah berupaya mencari pihak berkompeten untuk urusan ekonomi.

Penganut Sistem Ekonomi Komando

sistem ekonomi komando
pixabay.com

Sistem ekonomi ini tidak sering diterapkan oleh sebuah negara, terkecuali bila negara itu menganut paham komunis atau sosialis. Negara yang menganut sistem ini antara lain:

  • Korea Utara
  • Republik Rakyat Cina
  • Vietnam
  • Kuba

Meski ada kelebihan yang bisa dirasakan, tetapi kekurangan dari sistem ini pun cukup fatal. Ini amat berbeda dengan Indonesia yang menganut paham demokrasi. Yakni menghargai hak individu tetapi membatasi perilaku dengan aturan tertentu.

Maka mari bersyukur karena tinggal di Indonesia. Sudah mengerti tentang sistem ekonomi komando ini kan? Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan pernah lelah untuk belajar ya!

Baca juga :
1. Mengenal Pengertian Kegiatan Ekonomi dan Contohnya
2. 8 Pengertian Ilmu Ekonomi Dilengkapi Konsep, dan Jenis-Jenisnya!

Author