Belajar bahasa Indonesia selalu menyenangkan ya cerdikawan. Ada banyak bahasan terkait pelajaran ini. Termasuk penggunaan kutipan langsung dan tidak langsung. Meski terkesan sepele, pemakaiannya masih ada yang salah kaprah lho!

Kedua jenis kutipan ini umumnya dipakai pada sebuah karya tulis. Bisa sebuah artikel, karya ilmiah, makalah, novel hingga laporan. Kalimat kutipan ini biasa dipakai untuk menekankan sebuah argumen yang ada. Sehingga, dapat dibedakan dengan jelas, manakah sumbernya atau pemilik kutipan tersebut.

Kutipan langsung dan tidak langsung bisa meyakinkan pembaca. Dengan kata lain, kutipan ini dapat berfungsi sebagai sebuah referensi nyata. Yang mana bisa dipertanggungjawabkan. Kali ini pinterkelas akan membahas lengkap terkait hal ini.

Ternyata Begini Cara Menerapkan Kutipan Langsung Dan Tidak Langsung

Ihawalnya kalimat kutipan ini adalah suatu pinjaman pendapat maupun kalimat dari seseorang. Misalnya saja, penyair, pengarang, ahli, pakar atau seseorang yang memiliki popularitas. Serta mampu menjadikan pengaruh atas materi yang tengah diangkat. Baik dalam media sosial, koran atau surat kabar.

Kutipan langsung dan tidak langsung memiliki kegunaan sebagai bukti yang bisa memperkuat pendapat penulisnya. Berbeda dengan jiplakan yang ditulis tanpa mencantumkan sumber yang jelas. Atau dengan kata lain, seorang penjiplak dijuluki seorang plagiat.

Lebih jauh, plagiasi ini merupakan bentuk tindak kejahatan intelektual lho. Makanya, cerdikawan tentu tak bisa nyomot sembarangan beragam kutipan. Yang kemudian diakui sebagai milik kita. Karena akibatnya bisa runyam ya. Lantas apa tujuan kalimat-kalimat ini?

  1. Mendukung argumen dari pendapat maupun analisa penulis.
  2. Sebagai landasan teori tulisan yang diciptakan.
  3. Sebagai penguat riset, argumen atau lainnya yang dikemukakan oleh si penulis.
  4. Berfungsi sebagai penambahan keterangan.

Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan Ketika Mengutip

Meski terkadang bisa asal nyomot tulisan orang, agaknya menggunakan kutipan langsung dan tidak langsung harus tetap memperhatikan hal-hal berikut ini;

  1. Penulis wajib bertanggung jawab secara full atas ketepatan kutipan yang dipakai.
  2. Penulis kudu mempertimbangkan jika kutipan tersebut dibutuhkan.
  3. Penulis juga wajib mempertimbangkan jenis kutipan. Baik yang bersifat langsung maupun tidak langsung.
  4. Perlu diingat, hindari terlalu banyak memakai kutipan langsung.

Macam – Macam Kutipan Langsung dan Tidak Langsung, Ciri, Dan Contohnya

Kutipan ini memiliki beberapa variasi yang bisa cerdikawan ketahui. Tak perlu berlama-lama langsung meluncur ke pembahasan berikut ini ya.

I. Kutipan Tidak Langsung

Kutipan jenis ini bisa dengan mengutip kalimat kembali. Yakni dengan cara mengubah maupun melakukan peringkasan. Dari kalimat pada sumber aslinya, sehingga tidak akan menghilangkan makna asli dari pembuatnya (sumbernya).

Ciri Kutipan Tidak Langsung

  • Tidak mengalami perubahan ide pikiran maupun pendapat.
  • Mengalami perubahan yang jelas atau signifikan atas kalimat teks yang dikutip.
  • Tidak memiliki nomer kutipan tanpa kode atau tanda petik yang terletak pada dua kalimat terakhir.
  • Mampu dijabarkan sesuai dengan pembahasan penulis atas teori maupun kalimat yang akan dikutip.

Contoh Kutipan Tidak Langsung

  • Sama halnya yang dijabarkan oleh Gorys Keraf (1983:3), bahwa argumentasi memiliki basis tulisan dengan implikasi untuk mempengaruhi keyakinan pembaca, agar percaya atas pendapat penulis, bahkan rela melakukan apa yang dikemukakan penulis tersebut.
  • Ada banyak definisi terkait cinta, menurut sejumlah pakar. Menurut Subroto (2008:16) mendifinisikan cinta sebagai suatu kehidupan. Menurutnya, kehidupan kini terbentuk dimulai melalui bercinta.

II. Kutipan Langsung

Kutipan langsung ini merupakan aktivitas mengutip kalimat tanpa mengubahnya dari sumber originalnya. Sehingga kesemuanya sesuai dengn versi aslinya. Kutipan langsung ini terdiri dari 2 jenis:

a. Kutipan langsung pendek

Aktivitas ini merupakan bagian dari mengutip bacaan yang mana tidak lebih dari 4 baris. Umumnya, kata yang disertakan ini menjadi kelanjutan atau bagian baru. Yakni, dengan diiringi tanda koma dua atas (“). Selain itu, sumber kutipan ini ditulis atau diketik berdekatan dengan kalimat kutipannya.

Ciri Kutipan Langsung Pendek

  • Terkendali secara otomatis dengan teks.
  • Diapit dengan dua tanda koma maupun kutip.
  • Kutipan terdiri dari 4 baris dan tidak lebih.
  • Jarak antara baris dengan teks sama.

b. Kutipan Langsung Panjang

Kutipan langsung panjang atau biasa disebut Block Quote mempunyai sejumlah syarat;

  • MLA style atau berupa Modern Languange Asociation, yang panjang kalimat yang dikutip lebih dari 4 baris.
  • APA Style atau berupa American Psychological Association , dimana panjang kalimat kutipan lebih dari 40 kata.
  • Selain itu, jika penulis mengutip sumber bacaan hingga 4 baris, maka teks hasil kutipan tersebut dapat diletakkan pada alinea baru.

Ciri Kutipan Langsung Panjang

  • Memilik jarak yang rapat antara baris yang terletak pada kutipan.
  • Teks memakai spasi maupun jarak antar baris atau lebih, maka dipisahkan dari teksnya.
  • Bisa diapit atau tidak oleh tanda kutip.

Ciri – Ciri Kutipan Langsung secara Umum

Dalam Kutipan ini memiliki ciri khas tergantung masing-masing jenisnya. Yaitu;

  1. Penggunaan titik tiga berspasi jika ada kutipan yang dihilangkan.
  2. Tidak ada perubahan kalimat sedikitpun atas teks yang dikutip.
  3. Memakai syarat sistem berupa APA, MLA atau jenis lainnya guna memperkaya sumber kutipan tersebut.
  4. Apabila ada kesalahan dalam bentuk teks originalnya, maka akan ada tambahan simbol [sic!] dalam rinciannya.

Contoh – Contoh Kutipan Langsung

  • Argumentasi merupakan bentuk retorika yang berusaha mempengaruhi sikap maupun pendapat orang lain. Tujuannya ialah agar orang percaya sehingga mau bertindak sesuai dengan yang dimaui penulis ataupun pembicara (Keraf, 1983:3).
  • Dalam bukunya Argumentasi dan Narasi (1983:3), Gorys Keraf menyatakan jika argumentasi ialah bentuk retorika yang diusahakan untuk memprovokatori sikap maupun pendapat pihak lain. Agar mereka mempercayai dan akhirnya beraktivitas sesuai apa yang dimaui penulis juga pembicaranya.

Manfaat Kutipan Langsung Dan Tidak Langsung

Tentu ada manfaat dari menerapkan cara menulis kutipan ini, diantaranya sebagai berikut :

  1. Dapat menampilkan kejelian secara lebih pas juga akurat.
  2. Menunjukan mutu secara ilmiah dengan lebih baik.
  3. Mencegah adanya pengulangan dalam penyusunan daftar pustaka beserta ketergantungan tambahan.
  4. Mendongkrak mutu estetika struktur penulisan.
  5. Membuat mudahnya evaluasi pemakaian dari sumber anggaran.
  6. Memberikan kemudahan atas peninjauan kembali pada pemakaian referensi, serta memudahkan dalam penyuntingan naskah yang berkenaan dengan data pustaka nantinya.

3 Tokoh Dunia Yang Kutipannya Banyak Dipakai Orang

1. Eleanor Roosevelt

Eleanor adalah seorang Ibu Negara Amerika Serikat. Ketika itu masa pemerintahannya tahun 1933 hingga 1945. Perempuan ini begitu banyak memberi inspirasi serta menyulut kekuatan pada orang banyak.

2. Maya Angelou

Dalam kutipannya yang menyebutkan bahwa orang tak akan melupakan jika kita melukai mereka. Darisini Maya mencoba untuk memberitahu agar manusia harus bersikap juga berkelakuan baik. Wanita yang populersebagai seorang penulis, aktris serta orator yang mendunia.

3. Oprah Winfrey

Populer dengan sebutan Ratunya Media, Oprah booming karena kesuksesannya yang dimulai dari nol. Wanita Pertama dalam sejarah yang memiliki serta memproduksi acara fenomenalnya sendiri.

Bahkan, dirinya adalah orang kulit hitam pertama yang mampu meraih top level serta menggapai segudang prestasi. Dari itulah kutipan-kutipannya banyak dipakai orang sebagai motivasi.

Kini cerdikawan sudah makin tahu kan kutipan langsung dan Tidak Langsung? Mau jajal membuatnya?

Author