Surat pribadi? Cie, bagi anak yang lahir ditahun 90 – an surat pribadi merupakan aktivitas yang sangat sering dilakukan untuk berkomunikasi.

Ya, bentuk komunikasi jarak jauh pada era ini adalah menggunakan surat pribadi. Surat pribadi ini bisa di tulis untuk teman, keluarga, sahabat, guru dan pihak lain yang memang dibutuhkan informasinya.

surat pribadi
pixabay.com

Jadi, surat pribadi adalah surat yang ditulis oleh seseorang yang bersifat pribadi dan boleh menggunakan bahasa tidak baku.

Itulah pengertian surat pribadi. Lain dengan surat dinas, surat pribadi ini secara umum tidak memiliki aturan – aturan yang terlalu mengikat. jadi, dalam menulis surat pribadi tidak perlu memperhatikan kaidah – kidah tertentu sepanjang isi surat sopan dan tidak berbau SARA maka surat pribadi ini sah – sah saja untuk kalian tulis.

Surat Pribadi di Era Milenial

Di era milenial yang serba canggih dan simple ini, keberadaan surat pribadi tidaklah sepenting pada zamannya dahulu. Dahulu, hampir semua orang melakukan komunikasi dengan kerabat jauhnya atau dengan sahabatnya menggunakan jenis surat yang satu ini.

Namun, seiring berjalannya waktu keberadaannya tergeser oleh HP. Hp dianggap lebih simple dan mudah. Tak perlu menulisnya di kertas serta menunggu isi informasi datang di tangan penerima surat dalam waktu yang lama, HP ternyata punya solusi untuk mengirim pesan pribadi sampai pada saat itu juga.

Nah dengan adanya HP inilah kemudian kalian jadi awam dengan yang namanya bertukar informasi dengan kerabat menggunakan media surat. Eits, awam bukan harus menutup mata untuk tidak tahu apa itu surat pribadi ya!

Bagian – Bagian Surat Pribadi

Bagian – bagian atau struktur surat jenis ini terdiri dari berbagai bagian, yuk simak tulisan di bawah ini!

1. Tanggal surat

Tanggal surat merupakan bagian yang cukup penting. Tanggal surat adalah tanggal di mana surat itu dibuat. Pada tanggal itu kalian menulis surat. Letaknya biasanya ada di pojok kanan atas. Dan pertama kali di tulis sebelum salam pembuka.

Pada surat ini tidak disertakan kop surat di bagian atas ya gaes! Jadi kalian tak perlu repot repot membuat kop.

2. Salam pembuka

Pada salam pembuka, kalian bisa mnggunakan bahasa sesuai bahasa kalian yang penting harus sopan dan tahu unggah- ungguh untuk siapa surat itu ditujukan ya!

Jika ditujukan ke orang tua sebaiknya menggunakan selamat malam, assalamualaikum atau bahasa lain yang lebih sopan.

Jika surat itu ditujukan ke sahabat, maka kalian bisa menggunakan salam pertemanan seperti hai sob, hai bro, dear sister, assalamualaikum akhi dan sebagainya.

Kalian bebas dalam menggunakan bahasa, sebab surat ini bukanlah surat resmi yang harus menggunakan Bahasa baku.

3. Isi

Isinya boleh berisi apa saja yang ingin kalian sampaikan ke orang yang kalian tuju. Boleh berupa invitation atau undangan kepada sahabatmu untuk turut meramaikan pesta ulang tahun mu atau informasi apapun. Sekadar curhat juga boleh, he he he.

4. Salam penutup

Salam penutup ditulis saat kalian telah menuliskan isi dari surat. Saat merasa informasi yang kamu sampaikan telah cukup maka tulislah salam penutup.

5. Tanda tangan atau TTD

Meskipun ini bukan surat resmi, namun akan lebih afdol dan nyentrik jika kalian membubuhkan tanda tangan serta nama terang kalian di bagian akhir surat. Secara tidak langsung menuliskan nama terang dapat menginformasikan siapa penulis surat tersebut.

Itulah bagian dari surat privasi, simple mudah dan gampang dibuat. Tanpa harus ribet memikirkan kaidah – kaidah penulisan yang panjang lebar seperti surat dinas.

Nah, setelah tahu bagian – bagianya. Sekarang kita pelajari perbedaan surat privasi ini dengan surat dinas yuk!

Perbedaan Surat Pribadi dan Surat Dinas

surat pribadi
pixabay.com

Kedua jenis surat tersebut tentu saja memiliki perbedaan. Berikut diantaranya!

  1. Surat dinas terdapat kop
    Perbedaan pertama yang paling kentara diantara kedua jenis surat ini adalah pada kop surat. Surat dinas memiliki kop yang berisi nama instansi beserta alamat dan sebagainya. Sedangkan surat privasi tidak menggunakan kop.
  2. Taggal surat
    Surat dinas menggunakan keterangan tempat lalu diberi tanda koma kemudian dilanjutkan dengan tanggal surat.
  3. Tujuan surat
    Surat dinas biasanya ditujukan untuk instansi atau lembaga atau warga dari instansi tersebut yang berisi tentang informasi mengenai kedinasan.
  4. Salam pembuka
    Kata – kata pembuka yang digunakan sebagai salam pembuka pada surat dinas menggunakan sapaan yang baku dan bersifat umum.
  5. Gaya Bahasa
    Gaya Bahasa yang digunakan pada surat dinas merupakan bahasa baku sesuai PEUBI. lain dengan bahasa yang digunakan pada surat pribadi yaitu menggunakan bahasa sendiri.
  6. Tanda tangan
    Tanda tangan yang dibubuhkan di akhir surat merupakan tanda tangan kepala instansi atau yang mewakili.

Itulah kira – kira tentang perbedaannya. Cukup kentara ya? Lalu, apakah kalian akan membuat surat pribadi sekarang, setelah mengetahui pengertian dan perbedaan surat ini? Yuk coba sekarang!

Contoh Surat Pribadi

Supaya kamu lebih paham, yuk simak contoh surat pribadi dibawah ini!

Banjarnegara, 10 Oktober 1996

Untuk sobatku Winda
Di Lampung

Hai Win? Assalamualakum …?
Bagaimanakah kabarmu? Semoga sedang dalam keadaan yang sehat ya!

Kangen nih rasanya, lama tak berjumpa sama kamu. Rasanya ingin sekali ngumpul bareng lagi mengerjakan tugas – tugas sekolah bareng seperti kala itu. Kapan ya kita bisa ngumpul lagi?

BTW, bagaimana kabar kuliahmu sekarang? Lancar kan? Gimana nih, rasanya kuliah di jurusan kesehatan? Asyik tidak?

Aku sedang merasa boring nih dengan kuliah ku. Aku merasa ini bukan bidangku. Adakah solusi buatku biar aku semangat untuk merampungkan kuliahku ini?

Jika ada solusi, balas suratku ini ya, Sob!
Oh iya, tanggal 17 september besok aku mengundangmu untuk hadir ke acara pameran di kampus ku. Itung – itung sambil reunion dan ngobatin kangen pengin nongkrong bareng sama kamu kayak pas dulu lagi. Nanti aku akan menjemputmu di terminal giwangan, Jogja. Bagaimana? Oke kan?

Ayolah, aku mohon kamu mau menerima undanganku ini ya, Sob!

Sekian dulu, besok – besok aku sambung lagi ya. Pokoknya kamu harus datang ke acara pameran kampusku itu. Selain banyak cerita yang ingin kubagi denganmu, ada juga produk – produk yang akan di pamerkan di sana!

4 x 4= 16
Sempat gak sempat harus dibalas!
Seeu next time my Sob!

Dari sahabatmu
Wulan

Nah, itu dia contoh surat privasi. Gampang kan bikinnya? Tidak perlu ribet dan repot. Bahkan, pada surat ini kalian bisa mengungkapkan apa saja ke orang yang kalian tuju. Sekalipun itu urusan hati. Tapi jangan patah hati ya jika surat cintamu tak terbalas.

Yuk back to jadul main surat – suratan seperti anak – anak era 90 -an dahulu. Dijamin seru dan ada sensasi tersendiri saat suratmu sampai di tangan sahabatmu.

Sekian dulu ulasan mengenai surat pribadinya ya! Sampai bertemu di materi berikutnya dan jangan lupa untuk selalu belajar!

Baca juga :
1. Belajar Membuat Surat Pengunduran Diri Kerja Paling Mudah!
2. Cara Membuat Contoh Surat Dinas