Struktur tubuh manusia memang unik untuk dikulik ya, cerdikawan? Ada banyak sekali jaringan penyusun tubuh. Mulai dari pembuluh darah, sel-sel, hingga lapisan kulit. Dimana peranan mereka begitu penting dan saling berkaitan.

Ditilik dari fungsinya, struktur jaringan tubuh kerap kali menunjukkan hal yang istimewa. Tubuh dengan kondisi normal, umumnya cenderung berkinerja secara super. Bayangkan setiap hari pasokan darah mengaliri pembuluh menuju jantung juga anggota tubuh lainnya.

Bukan hanya itu, bagian seperti lapisan kulit saja berfungsi sebagai body guardnya dalaman tubuh kita. Yakni melindungi seluruh bagian tubuh dengan sempurna. Yap, tanpa elemen ini tentu organ-organ penting lainnnya tak mampu berkinerja secara optimal.

Mengenal 3 Lapisan Kulit Yang Berfungsi Luar Biasa

Susunan kulit terluar ini umum disebut sebagai jaringan epidermis. Jaringan ini memiliki kegunaan yang beragam. Mulai dari melindungi sel tubuh hingga memberi warna. Tak elak kulit kita menjadi begitu eksotis, ada yang hitam, kecoklatan, kuning langsat hingga putih. Berikut penjelasan lengkapnya.

Kulit memiliki 3 lapisan utama dengan sebutan, epidermis, dermis juga hipodermis. Hipodermis ini kerapkali disebut subkutan. Ketiganya ini ihwal sebagai organ tubuh paling besar karena ukurannya jika ditotal mencapai 2 meter. Wah, cukup gede ya!

Fungsi Terpenting Lapisan Kulit

Selain sebagai organ terbesar, lapisan kulit tentunya mempunyai fungsi juga ciri khas. Nah, bagi cerdikawan yang penasaran akan fungsi penting si organ terbesar ini bisa langsung kulik dibawah ini.

1. Menangkal Radiasi Sinar Matahari

Cerdikawan, tahu engga sih? Jika paparan sinar matajari ini sebetulnya bisa saja berbahaya. Sinar dengan nama ultravilolet yang langsung menerpa kulit bisa membuatnya menjadi rusak. Sehingga, jaringan tubuh satu ini dapat memproteksinya secara sempurna.

Tak hanya itu, lapisan kulit ini mampu membantu tubuh menangkal radikal bebas. Seperti kuman, virus hingga mencegah dehidrasi. Dengan cara menurunkan kadar penguapan air melewati kulit.

2. Menentukan Warna Kulit

Pernah melihat warna kulit yang beragam, kan? Betul, jaringan epidermis ini memiliki kemampuan untuk memproduksi sel bernama melanosit. Yang mana didalamnya tekandung pigmen pembentuk warna dalam kulit tubuh kita.

Pigmen inilah yang menentukan gelap terangnya warna pada indera peraba kita. Jadi, jangan heran jika tingkat kecerahannya pasti berbeda di setiap orang. Tak perlu cemas, pasalnya hal ini biasa terjadi. Namun, perlu diketahui jika terjadi hal-hal yang ganjil, tentu bisa segera dikonsultasikan ke dokter ya.

3. Mengganti Sel-sel Kulit Mati

Jangan kaget! Jika sel pada lapisan kulit kita ini akan mati dan berganti sel yang baru. Mengingat, setiap menitnya ada sekitar 30 ribu hingga 40 ribu sel yang mati di permukaan kulit. Duh, jika ukurannya besar bagaimana bentuknya ya, pastinya memenuhi tubuh kita.

Makanya, jika jaringan epidermis ini tak mampu bekerja optimal tentu tubuh akan kewalahan. Sehingga merawat kulit ini memang sangat diperlukan ya cerdikawan. Secara alami, tubuh menghasilkan sel-sel pengganti yang rusak. Namun, kesemuannya tetap didapatkan dari makanan maupun minuman dari luar.

Jadi, tetap perhatikan asupan gizi bagi tubuh ya, cerdikawan!

4. Menghasilkan Vitamin D

Pada lapisan kulit terdapat sel bernama keratinosit. Sel ini ditengarai berguna dalam mendukung proses untuk menghasilkan vitamin yakni vitamin D. Yang mana berperan penting dalam menyokong kebutuhan kalsium bagi tubuh.

Selain itu, keratinosit memiliki peranan untuk menekan penguapan air, yang berpotensi menimbulkan dehidrasi. Sebetulnya ada banyak sekali fungsi jaringan epidermis ini. Mengingat, didalamnya terdapat kelenjar minyak juga kelenjar keringat. Cerdikawan tentu tahu dong betapa pentingnya kelenjar tersebut?

Merawat Lapisan Kulit Agar Kinerjanya Makin Optimal

Jika melihat fungsinya yang begitu banyak, tentu wajib dirawat secara benar. Pasalnya, jaringan ini rentan terhadap masalah kesehatan. Seperti; ruam, jerawat, psoriaris hingga yang paling parah ialah kanker kulit. Maka dari itu menjaga kesehatan organ terbesar dalam tubuh ini bisa dengan cara simpel berikut;

1. Menjaga Kebersihan Kulit

Banyak cara menjaga kesehatan terkait kulit. Misalnya saja mandi dengan air hangat juga sabun yang lembut untuk indera peraba kita. Air hangat mampu membuka pori-pori sehingga sabun mampu membersihkan lapisan kulit jadi lebih bersih.

Ingat, meski kulit terlihat kokoh, usapkan handuk sehabis mandi dengan perlahan. Agar tak menimbulkan iritasi,bisa juga cerdikawan bisa mengoleskan pelembab ke seluruh permukaan tubuh. Termasuk di area wajah.

2. Hindari Paparan Sinar Matahari Langsung

Penggunaan tabir surya konon mampu meindungi jaringan sel. Khususnya area wajah, sebab area ini dinilai lebih sensitif. Jaringan yang terbentuk oleh pembuluh darah responsif ini wajib dilindungi dari radiasi matahari.

Sinar ultraviolet mampu menembus lapisan kulit dan sangat berbahaya. Jika ingin jaringan selnya tetap optimal berkinerja, hindari sinar matahari langsung ya. Umumnya di atas jam 9 siang, karena bisa berakibat buruk.

Terpapar sinar matahari langsung mampu membuat kulit jadi kendur atau berkurang elastisitasnya. Bisa pula timbul flek hitam bahkan meningkatkan risiko terkena kanker. Sobat cerdikawan tentu enggan hal ini terjadi kan?

3. Hindari Rokok

Tahu kan rokok bukan hanya mengandung zat yang bikin ketagihan. Kesenangan untuk terus merokok ini ditimbulkan akibat kandungan kimia yang ada didalamnya. Seperti; nikotin, tar hingga lainnya.

Rokok tak hanya mampu merusak organ dalam. Bahkan, paparan asapnya saja bisa menyebabkan kanker lho. Bayangkan jika paparan ini menembus lapisan kulit yang notabene rentan terhadap asap juga polusi?

Terlebih, asap rokok ini berpotensi menyempitkan pembuluh darah pada jaringan epidermis kulit Sehingga nantinya akan terlihat kusam dan gampang rusak. Selain itu, minuman beralkohol juga berpotensi membuat kulit menjadi lebih rentan penyakit.

4. Konsumsi Makanan Bergizi

Asupan gizi dari sejumlah makanan dan minuman juga menjadi faktor tumpuan kesehatan. Mineral, vitamin hingga kandungn gizi lainnya mampu terserap sempurna ke dalam lapisan kulit terdalam melalui pembuluh darah.

Distribusi zat gizi ini nantinya akan menutrisi kulit dan menjadikannya lebih sehat. Salah satu vitamin yang baik untuk kulit ini ialah vitamin C. Bahkan, kadar harian konsumsinya pun harus dipenuhi. Vitamin C mampu memproteksi jaringan epidermis secara lebih baik.

Sumber vitamin C ini bisa didapatkn dari aneka buah dan sayur. Selain vitamin C, kandungan gizi lain ialah, protein, lutein, omega-3, vitamin E, D dan banyak lagi lainnya.

5. Olahraga Teratur

Salah satu kegiatan untuk menjaga keseimbangan metabolisme tubuh ialah olahraga. Melalui aktivitas fisik ini seluruh organ tubuh dapat berkinerja secara luar biasa. Gerak tubuh ini secara alamiah membantu tubuh mengeluarkan keringat dari dalam lapisan kulit.

Keringat merupakan bagian dari metabolisme tubuh. Jika cerdikawan tak berkeringat, mungkin saja ada indikasi masalah kesehatan. Sehingga bisa langsung konsultasikan hal ini dengan dokter ahli.

Bahasan tentang jaringan epidermis atau lapisan kulit kemungkinan hanya satu dari ratusan ilmu pengetahuan. Yang mana manfaatnya bisa cerdikawan rasakan. Selain mampu menjaga tubuh agar tetap sehat, ilmu pengetahuan akan membuat penerimanya menjadi lebih cerdas. Jangan lupa mampir ke pinterkelas ya!

Author