Cerdikawan, apa yang ada dalam benak kamu mendengar kata manajer? Hmm.. Sepertinya merupakan sebuah jabatan penting dan tinggi dalam sebuah perusahaan. Gajinya juga dinilai cukup besar.

Wah, apa sih sebenarnya jabatan yang disebutkan di atas? Benarkah jabatannya penting dan tinggi? Kalau iya, tentunya salah satu dari Cerdikawan ada yang bercita-cita demikian. Namun, bagaimana caranya?

Untuk menjawab berepa pertanyaan di atas, PinterKelas kali ini akan membahas seluk beluk manajer secara lengkap. Sesuatu yang sebenarnya juga kamu pelajari dalam kelas Ilmu Pengetahuan Sosial.

Pengertian Manajer Menurut Para Ahli

Sama dengan kebanyakan materi ilmu social lain, kata manajer mempunyai pengertian yang cukup luas. Beberapa ahli sering kali menyebutkan atau menjelaskan dengan bahasa berbeda, tetapi maksudnya hampir sama.

Untuk mempersingkat kata, di bawah ini beberapa pengertian manajer.

1. KBBI

KBBI atau kamus besar bahasa Indonesia sering kali dijadikan rujukan definisi atau pengertian suatu istilah. Pengertian yang dimasukkan dalam KBBI, biasanya sudah diteliti dan disetukui oleh banyak ahli.

Manajer menurut KBBI, mempunyai dua arti. Pertama, manajer merujuk pada seseorang yang mengatur pekerjaan atau kerja sama di antara berbagai kelompok atau sejumlah orang tertentu agar tujuan tercapai.

Kedua, pengertian kata di atas adalah sebagai orang yang berwewenang dan bertanggungjawab membuat rencana, mengatur, memimpin, dan mengendalikan pelaksanaan rencana untuk mencapai tujuan tertentu.

2. Wikipedia

Wikipedia dijadikan bahan rujukan selanjutnya dalam menentukan pengertian istilah dalam berbagai bahasa.

Kata yang dalam bahasa Inggris dituliskan sebagai manager, diartikan sebagai orang yang bekerja melalui orang lain dengan mengoordinasikan kegiatan-kegiatan untuk mencapai sasaran tertentu.

3. Millet

Seorang ahli ekonomi atau ekonom dunia pada tahun 1954 juga mendefinisikan kata manager dalam bahasa Inggris. Arti kata tersebut adalah orang yang memimpin dan melancarkan suatu program dari orang-orang secara terorganisir secara formal. Program yang dibuat selanjutnya dilaksanakan untuk mencapai tujuan bersama.

4. H. Arifin Abdurrahman

Dari banyak ekonom dan ahli social di Indonesia, H. Arifin mendefinsikan manajer mirip dengan pengertian sebelumnya.

Menurut H. Arifin, kata tersebut mempunyai arti orang yang melakukan kegiatan-kegiatan dan prosesnya dalam lembaga. Kata ini juga mempunyai arti sebagai orang-orang yang melakukan kegiatan proses.

5. SP. Siagian

SP. Siagian memberi pengertian kata yang diambil dari serapan bahasa Inggris, manager ini sebagai orang yang memiliki kemampuan untuk memperoleh hasil yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan tertentu melalui kerja orang lain.

Fungsi Manajer

Berdasarkan pengertiannya, manajer merujuk kepada orang yang melakukan tugas mengatur orang lain secara tim atau kelompok untuk mencapai tujuan tertentu.

Tidak semua orang dapat mempunyai kemampuan mengatur yang disebut sebagai manajerial. Ini mengingat fungsi manajer sangat penting, yaitu:

1. Fungsi Perencanaan

Seorang yang mempunyai jabatan sebagai manajer dari berbagai tingkatan dari level bawah hingga atas harus memahami fungsi perencanaan.

Fungsi ini meliputi kegiatan:

  • Menetapkan tujuan.
  • Melakukan penyusunan organisasi, program, anggaran, dan jadwal.
  • Melakukan pengembangan prosedur.
  • Menetapkan kebijakan dan penafsirannya.
  • Menetapkan perencanaan produksi, pemasaran, sumber daya, dan ketatausahaan.

2. Fungsi Pengorganisasian

Sesuai dengan namanya yang berhubungan dengan organisasi atau lembaga, fungsi ini meliputi:

  • Penyusunan struktur organisasi.
  • Mendelegasikan wewenang atau tanggung jawab kepada jajaran di bawahnya sesuai organisasi dan keahlian.
  • Menetapkan hubungan antar bagian dalam organisasi.

3. Fungsi Pelaksanaan

Fungsi ini berhubungan dengan pelaksanaan semua rencana yang telah ditetapkan,
Dalam fungsi ini, seorang yang menjadi pemimpin dalam kelompok organisasi harus ikut terlibat dalam pembuatan rencana. Keterlibatan ini dimaksudkan agar tercapainya koordinasi antar bagian organisasi. Setelah itu, proses dan kualitas hasil yang dituju terjaga dengan baik.

4. Fungsi Pengawasan

Fungsi ini berhubungan dengan penjagaan kinerja bagian dan orang-orang yang berada di bawah manajer sebagai pemimpin.

Mereka adalah orang-orang yang membantu tugas pemimpin untuk mencapai tujuan. Beberapa di antaranya, yaitu kepala bagian produksi, pemasaran, kepegawaian, dan keuangan.

Peran Manajer

Pembahasan tentang manajer, terdapat dalam ilmu manajemen yang merupakan bagian dari ilmu sosial. Dalam ilmu ini, peran manajer sangat penting selaku orang yang bertugas dan berfungsi sebagai perencana, pengorganisasi, pengarah, dan pengatur tim yang berada di bawahnya bekerja.
Peran tersebut, antara lain:

  1. Peran sebagai pemimpin dalam tim. Tugas atau Peran ini juga berarti bahwa pelakunya menyeleksi, melatih, mengelpla kinerja, dan memotivasi karyawan.
  2. Peran sebagai penghubung antar bagian dalam internal perusahaan atau eksternal. Dengan demikian, ini menjadikan seseorang haruslah dapat berpartisipasi dalam berbagai pertemuan dengan divisi dalam organisai yang sama atau lainnya.
  3. Peran pemantau tim atau organisasi yang dipimpinnya. Manajer memantau tim dari segi produktivitas, kinerja, hasil produk, dan kenyamanan atau hubungan antar sesame tim.
  4. Juru bicara atau penyebar informasi organisasi. Fungsi ini berlaku ke luar jika suatu saat perusahaa harus menjelaskan beberapa hal kepada masyarakatnya. Sementara di dalam perusahaan, fungsi yang dimkasud adalah menjelaskan semua kebijakan kepada karyawan dalam divisinya.
  5. Peran sebagai wirausaha atau enterpreuner, berarti pemimpin divisi atau departemen ini bertanggung jawab membuat suatu perubahan dan mengendalikan kemajuan lembaga atau organisasi secara keseluruhan.
  6. Peran sebagai pemecah masalah, baik ketika perusahaan atau organisasi mengalami hambatan dari dalam dan luar, serta menyelesaikan konflik antar anggota tim.
  7. Mengatur sumber daya, baik berupa dana, waktu, dan manusia sehingga tujuan organisasi dapat terlaksana dengan baik.
  8. Peran sebagai negosiator, penting ketika berhubungan keluar dengan perusahaan lain dan membela kepentingan-kepentingan lembaga yang dipimpinnya.

Kemampuan yang Harus Dimiliki Seorang Manajer

Cerdikawan, kamu sudah memahami bukan tugas, fungsi, dan peran seorang manajer yang kebanyakan sekaligus sebagai pemimpin perusahaan?

Peran, tugas, dan fungsi yang cukup banyak dan berat. Meski disebut sebagai sebuah jabatan tinggi dan bergengsi, serta bergaji tinggi tidak semua orang dapat mencapainya.

Ada beberapa kemampuan manajer yang harus kamu miliki dan dapat diasah sejak dini. Kemampuan atau keterampilan tersebut, antara lain:

  1. Keterampilan Konseptual
    Keterampilan atau kemampuan ini berhubungan dengan membuat perencanaan, mulai dari menyusun jadawal hingga pengembangan bisnis.

    Kemampuan ini penting dimiliki agar informasi dapat diterima dengan lebih mudah oleh tim yang bekerjasama.
  2. Keterampilan Berkomunikasi
    Sudah disebutkan di atas bahwa seorang manajer harus dapat mewakili ke dalam dan luar perusahaan.

    Tanpa kemampuan organisasi yang baik, tim tidak memahami tanggung jawab yang diembannya. Perusahaan lain tidak akan memahami apa yang sedang kamu rencanakan dan tujuan yang ingin dicapai.
  3. Keterampilan Teknis
    Kemampuan yang berhubungan dengan jasa atau produk yang dihasilkan perusahaan.

    Kemampuan ini akan membuat Anda lebih fleksibel dan pas dalam merencanakan segala sesuatunya.
  4. Keterampilan Manajemen Waktu
    Seorang manajer mempunyai tugas yang banyak dalam organisasi atau perusahaan. Ini fi luar tugasnya sebagai pribadi, keluarga, dan masyarakat.

    Oleh karena itu kemampuan manajemen waktu harus dimiliki agar tetap fokus dengan pekerjaan yang dihadapi.
  5. Keterampilan Membuat Keputusan
    Terakhir, kemampuan yang harus dimiliki adalah membuat keputusan. Pemimpin membuat keputusan ketika menyeleksi pegawai, melakukan pengembangan rencana, dan seterusnya.

Itulah Cerdikawan beberapa hal tentang manajer. Kamu ada yang mempunyai cita-cita menjadi manajer di perusahaan sendiri atau orang lain atau negara? Teruslah belajar bersama PinterKelas!

Author