Halo Cerdikawan, apa kabarnya? Berbicara tentang mata pelajaran biologi memang mengasyikkan ya. Kali ini Pinter Kelas bakalan membahas tentang serba-serbi membran plasma. Yang kabarnya sering membuat kita sulit untuk membedakannya dengan membran sel.

Tubuh kita memiliki bagian-bagian yang luar biasa. Bagian-bagian ini memiliki fungsi serta spesifikasi dengan detail berbeda. Misalnya saja: sel darah merah, putih hingga lapisan kulit yang melindungi tubuh. Termasuk bagian berupa plasma membran.

Struktur membran plasma ini adalah dua lapisan fosfolipid yang terikat oleh senyawa protein. Lapisannya berwujud tipis yang terlihat mengelilingi sitoplasma serta yang mendukung sel lain. Nah, yang berada di lapisan paling luar biasa disebut Biomembran.

Kinerja Membran Plasma Sebagai Gerbang Molekuler

Bertindak sebagai gerbang tempat mengontrol keluar masuk Partikel. Komposisi membran ini ternyata berperan dalam proses pengenalan sel. Kinerjanya bisa ditilik dadi beberapa fungsi penting berikut ini :

  1. Sebagai saluran berupa transporter protein transmembran.
  2. Berperan penting dalam proses osmosis, baik pasif maupun difusi.
  3. Ikut Andil dalam endositosis serta mengatur prosesi eksositosis.
  4. Memproteksi integritas dari bagian terdalam sel. Yang mana mampu melancarkan proses pemilihan zat yang dibutuhkan sel. Serta menjaga zat lainnya tetap di luar.
  5. Berperan aktif dalam menjaga bentuk sel. Sebab, membran plasma mengemban tugas sebagai basis peletakan untuk sitoskeleton. Yang terdapat di sejumlah organisme maupun dinding sel lainnya.

Dengan mengetahui fungsi pentingnya, lantas apa ya bedanya dengan membran sel?

Jika cerdikawan bingung, sebetulnya sangat wajar. Pasalnya, tubuh kita memiliki beberapa istilah yang mirip atau nyaris sama. Padahal faktanya mempunyai definisi yang berbeda, seperti membran sel ini.

Membran sel memiliki detail berupa membran plasma dimana membungkus keseluruhan isi dari sel. Termasuk yang berupa sitoplasma hingga semua organel. Membran sel ini tak mesti ditemui pada lapisan terluar sel.

Sebab, sel-sel pada tanaman ditengarai mempunyai dinding sel. Yang kemudian membalut membran sel ini. Namun, berbeda dengan sel hewan yang tidak mempunyai bagian ini.

Membran sel pada hewan umumnya berperan sebagai penghalang. Yang mampu memisahkan antara isi didalam sel serta di bagian eksternalnya. Membran sel ini terdiri dari lapisan dobel berupa fosfolipid yang didalamnya terkandung protein integral.

Nah, protein integral ini biasanya menjangkau membran serta menyediakan jalan untuk molekul. Agar nantinya mampu bergerak secara lebih leluasa melalui si membran ini. Membran sel ini penting dalam proses pembelahan sel pada sitoninesis.

Fungsi Penting Membran Sel Pada Membran Plasma

Berikut akan disebutkan beberapa fungsi vital membran sel pada membran plasma :

  1. Berbeda dengan plasma membran, membran sel memproteksi sel dari serangan eksternal berupa bakteri hingga virus.
  2. Menciptakan penghalang berupa permeabel selektif. Agar beberapa molekul mampu bergerak keluar atau masuk. Sedangkan sel sementara lain tak mampu melakukannya.
  3. Mengontrol pergerakan cairan berupa air dengan mempertahankan tonisitas yang betul dari isi sel tersebut. Serta memiliki kemampuan untuk melarutkan ada proses keluar masuknya sel.
  4. Berperan penting atas jalannya mekanisme transduksi sinyal. Yang terdapat pada permukaan sel.

Mengenal struktur Membran Plasma

Plasma membran ini berupa susunan fosfolipid bilayer jika dilihat dari strukturnya. Fosfolipid bilayer ini adalah dua lapisan berupa lemak yang mempunyai keterikatan dengan fosfat. Sebetulnya, basis fosfolipid ini ialah molekul yang mirip dengan ekor juga kepala. Yap, kepala fosfolipid ini adalah molekul fosfat.

Sementara lemak ialah sebagai ekor fosfolipidnya. Ada yang menarik dari bentuk strukturnya. Di bagian kepala fosfat akan cenderung menghadap luar dan dalam. Namun, posisi ekornya justru berada di tengah-tengah.

Bentuk membran plasma ini mampu dijelaskan secara ilmiah yakni; Kepala fosfat mempunyai sifat hidrofolik yang sangat familiar dengan air. Sehingga posisinya berada di bagian luar. Kebalikannya, bagian dalam menganut sifat hidrofobik yakni anti air. Makanya berada di bagian tengah. Dan berikut komponen penyusunnya :

Kolesterol

Apa yang terlintas di benak cerdikawan? Peranan kolesterol dalam membran plasma ini dapat digambarkan serupa gugus hidroksil polar juga molekul fosfolipid. Serta mempunyai posisi lebih dekat di bagian kepala fosfolipid ini.

Kolesterol berperan sebagai gerbang penghalang untuk menghambat laju fosfolipid. Yang mana mampu mencegahnya agar tak terlampau cair. Terutama saat berada di lingkungan yang panas.

Namun, ketika terjadi perubahan suhu seperti dingin. Maka si kolesterol ini akan menghalangi interaksi antar lemak. Sehingga mencegah membran dari kebekuan dan mempertahankan strukturnya agar dalam keadaan cukup cair.

Kolesterol ini sebetulnya terdapat pada bagian membran sel pada hewan. Sementara untuk tumbuhan kedudukan kolesterol ini diambil alih oleh sterol.

Sitoskeleton

Bagian ini populer dijuluki tulang sel. Yang berfungsi mempertahankan bentuk sel juga letak organel sel. Biasanya, sitoskeleton ini disusun oleh mikrofilamen serta mikrobrutus. Namun, sitoskeleton ini justru bukan merupakan bagian langsung dari si membran plasma.

Akan tetapi, berkaitan erat dengan basis protein integral. Dengan kemampuan membalut protein integral di beberapa tempat, sitoskeleton berhasil mempertahankan wujud sel. Makanya, jangan heran jika tidak akan terjadi perubahan yang terlampau ekstrim.

Protein Membran

Di bagian ini adalah protein yang terdapat pada membran plasma. Kendati yang paling dominan ialah fosfolipid, nyatanya protein juga berperan aktif.

Protein yang berada dalam fosfolipid ini mampu menjangkau hingga 50 persen, dari total berat membran itu sendiri. Sebab, struktur protein dengan ukuran lebih jumbo dan kompleks jika dibandingkan dengan struktur lemak.

Glikoprotein serta Glikolipid

Pernah dengar dua bagian penyusun membran plasma ini? Yap, Glikolipid berupa molekul karbohidrat yang menempel pada bagian lemak. Sementara, glikopoptein ditengarai menempel pada molekul proteinnya. Namun, sejauh ini keduanya mempunyai kesamaan fungsi. Yakni, sebagai tanda pengenal bagi sel itu sendiri.

Kedua zat ini diklaim ampuh menangkal sel-sel asing yang akan menyerang masuk ke dalam tubuh. Yakni, dengan membentuk sistem antibodi, namun kedua zat ini mempunyai spesifikasi yang berbeda antara orang satu dengan pihak lainnya.

Keunikan lain dari antibodi saat mendeteksi adanya zat asing ialah: dengan mengenali struktur glikolipid beserta glikoprotein yang dihadirkan. Tapi, yang perlu cerdikawan tahu, glikolipid hanya terdapat pada sel hewan saja, lho!

Sudah barang tentu, struktur membran ini memiliki detail yang sedikit rumit. Utamanya membran plasma ini memiliki kegunaan bagi proteksi mekanisme sel. Dan hal ini mampu dibuktikan pada sel-sel yang terdapat ada hewan.

Pasalnya, dalam sel-sel itu dinilai terbalut dalam struktur plasma membran. yang jelas berbeda dengan struktur sel dalam tumbuhan. Yang mana memiliki detail bentuk dinding sel yang kokoh dan keras.

Memahami fakta-fakta unik terkait mekanisme sel memang menyenangkan ya cerdikawan. Kita jadi tahu struktur penyusun tubuh yang jumlahnya bejibun. Bukan hanya puluhan atau ratusan, namun bisa jutaan sel. Yang tentunya memiliki kepastian fungsi yang berbeda.

Dan membran plasma ini pastinya merupakan bagian penting dalam keberlangsungan mekanisme sel. Dimana nantinya mampu mendukung kinerja bagian tubuh lainnya. Agar keseimbangan dapat dihadirkan secara sempurna. Bagaimana cerdikiawan, sudah makin paham kan?

Author