Cerdikawan, PinterKelas kali ini akan membahas rumus yang mungkin tidak dipelajari di sekolah. Kamu yang berkuliah di jurusan gizi mempelajarinya di bangku kuliah. Yes, rumus berat badan ideal memang tidak termasuk pelajaran matematika, fisika, kimia, bahkan ekonomi. Hmm… Meski demikian banyak orang perlu tahu lho!

Berat badan ideal tidak dapat dilihat dari bentuk tubuh seseorang. Mengapa? Karena bentuk tubuh seseorang pada dasarnya berbeda-beda. Namun, rumus berat badan ideal seharusnya sama, akan disesuaikan dengan usia, jenis kelamin, dan tinggi badan.

Mau tahu banget tentang rumus berat badan ideal? Yuk, PinterKelas akan membahasnya mulai dari rumus untuk bayi usia 0 sampai 12 bulan, anak usia 1 sampai 10 tahun, ibu hamil, hingga pria dan wanita dewasa. Sebelumnya pembahasan memasuki manfaatnya ya!

Manfaat Mengetahui Berat Badan Ideal

Manfaat mengetahui berat badan ideal yang paling penting adalah menjaga kesehatan, bukan menjaga penampilan. Penampilan merupakan hal yang subjektif. Berbeda ukurannya bagi setiap orang.

Untuk model, misalnya penampilan yang kurus dan tinggi semampai lebih diutamakan. Padahal kalau kurus dengan kategori kurang dari berat badan ideal artinya seseorang tidak sehat. Bisa jadi, asupan makan dan gizi tidak sesuai kebutuhan tubuh.

Beberapa wanita atau pria menganggap penampilan ideal adalah tubuh padat berisi.

Berbeda lagi dengan bayi. Bayi lebih disukai yang gemuk karena dianggap lucu. Meski gemuk melebihi normal yang mungkin saja lemak menutupi paru-paru.

Jadi, sekali lagi mengetahui rumus berat badan ideal perlu bagi kamu yang ingin menjaga kesehatan.

Berat Badan Ideal untuk Bayi

Usia bayi 0 sampai 12 bulan merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan emas pertama. Di sini seharusnya bayi selalu bertumbuh setiap bulan.

Di Indonesia, berat badan ideal bayi dan pertumbuhannya dapat dilihat dari KMS atau Kartu Menuju Sehat.

rumus berat badan ideal
mamibuy.co.id

Dari gambar yang ditunjukkan oleh KMS, kamu dapat memahami:

  • Berat badan ideal bayi adalah dua daerah warna hijau lebih tua yang berada di tengah. Sementara wilayah kuning menunjukkan berat badan tidak ideal. Kuning di bawah berarti kekurangan dan kuning di atas berarti kelebihan.
  • Berat badan yang normal selalu menunjukkan kenaikan setiap bulan, seperti ditunjukkan oleh titik-titik hitam pada gambar.

Tetap ingin tahu cara menghitung berat badan ideal bayi? Ini dia rumusnya!

Rumus Berat Badan Ideal Bayi = Usia (dalam bulan) : 2 + 4

Jadi, kalau usia bayi 8 bulan, maka berat badan idealnya adalah 8 : 2 + 4 = 4 + 4 = 8 kg.

Berat Badan Ideal Anak

Berat badan ideal anak usia 1 sampai 5 tahun masih dapat dipantau melalui KMS. Setelah itu, biasanya jarang sekali orang yang memperhatikan.

Berat badan ideal anak penting untuk aktivitasnya. Ini juga penting karena berpengaruh kepada berat badan masa dewasa. Sebagian besar orang dewasa yang obesitas sudah mengalaminya sejak anak-anak.

Rumus berat badan ideal anak ada 2, yaitu:

1. Diukur dengan Rumus sederhana

Berat badan ideal anak = 2n + 8
Ini berlaku untuk anak usia 1 sampai 10 tahun dengan n adalah usia dalam tahun.

Jadi, kalau anak berusia 8 tahun, berarti berat badan idealnya = 2. 8 + 8 = 16 + 6 = 24 kg.

Kekurangannya, rumus di atas tidak memperhitungkan tinggi badan. Anak yang cenderung lebih pendek secara genetis seharusnya mempunyai berat badan ideal lebih kecil. Jika mengikuti rumusan tersebut, anak menjadi kegemukan.

2. Berdasarkan IMT

IMT atau Indeks Masa Tubuh berbeda untuk anak laki-laki maupun perempauan. Semakin tinggi IMT, biasanya semakin besar pula berat badannya.

Sedikit lebih sulit, menghitung berat badan ideal menggunakan IMT. Kamu sebelumnya harus mengukur berat badan dan tinggi badan terlebih dahulu.

Berat Badan Ideal Anak menurut IMT = Berat Badan : (Tinggi Badan x Tinggi Badan)

Selanjutnya, IMT dibandingkan dengan IMT anak laki-laki yang dikeluarkan oleh WHO.

esgezetpunyabloglog.blogspot.com

Berat Badan Ideal Pria dan Wanita Dewasa

Sama dengan berat badan ideal anak, untuk pria dan wanita dewasa juga dapat ditentukan dengan dua cara. Rumusnya sama antara pria dan wanita. Yang membedakannya adalah pembanding. Pembanding berat pria lebih besar dibandingkan wanita.

Hal di atas dapat terjadi karena massa tubuh pria pada dasarnya sudah lebih berat dari wanita. Pria mempunyai otot-otot yang cenderung lebih besar.

1. Menghitung dengan IMT

IMT atau BMI (Body Mass Index) sebutan dunia internasional, dirumuskan sama dengan anak-anak, yaitu:

IMT = Berat Badan : (Tinggi Badan x Tinggi Badan)

Setelah itu, dibandingkan dengan tabel seperti halnya IMT anak-anak.

Namun, secara umum IMT orang dewasa, pria dan wanita ditetapkan sebagai berikut.

rumus berat badan ideal

Dari tabel dapat ditarik kesimpulan secara umum:

  • Orang dewasa mempunyai IMT normal antara 18 sampai 23.
  • IMT yang terletak lebih tinggi dari 25 mempunyai resiko lebih tinggi terhadap penyakit jantung, osteoarthritis, kanker, dan diabetes level 2.
  • IMT yang tergolong kurus, bahkan di bawah 18 beresiko tinggi terhadap osteoporosis.
  • Disarankan bagi pria dan wanita yang mempunyai IMT di bawah 18 dan lebih dari 25 untuk berkonsultasi dengan dokter.

Contoh:

  • Seorang pria dengan berat badan 47 kg dan tinggi 1,63 m.

    Jawab:
    IMT = 47 : (1,63 x 1,63) = 17,8.
    Pria tersebut tergolong kurus dengan nilai IMT kurang dari 18.

2. Rumus Brosca

Rumus Brosca untuk berat badan ideal ditemukan oleh Pierre Paul Brosca. Brosca menuliskan berat badan dengan rumusan berbeda untuk pria dan wanita.

Rumus Berat Badan Ideal Pria = [tinggi badan (cm) – 100] – {[tinggi badan (cm) – 100] x 10 %}

Rumus Berat Badan Ideal Wanita = [tinggi badan (cm) – 100] – {[tinggi badan (cm) – 100] x 15 %}

Contoh:

  • Jika diketahui seorang laki-laki dengan tinggi badan 170 cm, maka berat badan idealnya adalah?

    Jawab:
    [tinggi badan (cm) – 100] – {[tinggi badan (cm) – 100] x 10 %} = [170 – 100} – {[170 – 100] x 10 %} = 70 – 7 = 63 kg.

Berat Badan Ideal Ibu Hamil

Dalam ilmu gizi dan kesehatan; balita, ibu hamil, ibu menyusui, lansia disebutkan usia dengan kondisi fisiologis khusus. Asupan gizi dan pemeliharaan kesehatan bagi mereka berbeda.

Dengan demikian, ibu hamil juga mempunyai berat badan ideal. Berat badan berangsur kembali normal jika sudah melahirkan.

1. Berat Badan Menurut IMT

Semakin besar usia kehamilan, berarti semakin besar pula penambahannya.

Secara sederhana dapat disebutkan bahwa berat bada ideal ibu hamil sebagai berikut :

Berat bada ideal ibu hamil = IMT + 5 sampai 18 kg

Jika seserang ketika belum hamil tergolong kurus, dia harus mengejar pertambahan berat badan yang cukup banyak agar normal. Saat berat badan jauh dari normal, dikhawatirkan bayi dalam kandungan tergolong kurang gizi. Akibatnya, pertumbuhan dan perkembangan dapat terhambat.

Sebaliknya, jika saat sebelum hamil sudah obesitas, dia tidak boleh menambah berat badan terlalu banyak. Obesitas saat kehamilan dapat menyebabkan persalinan yang sulit.

2. Berat Badan dengan Rumus Brosca

BBIH (Berat Badan Ibu Hamil) = BBI + (UH x 0.35)

Keterangan :

  • BBIh = Berat Badan Ibu hamil
  • BBI = Berat badan ideal sebelum kehamilan menurut rumus Brosca
  • UH = Umur kehamilan dalam minggu
  • 0,35 = Tambahan berat badan kg per-minggu

Contoh:

  • Ibu hamil dengan tinggi badan 155 cm dan umur kehamilan 20 maka BBI menurut rumus Brosca adalah 46,75 kg.

    Jawab:
    BBIH = BBI + (UH x 0,35) = 46,75 + (20 x 0,35) = 46, 75 + 7 = 53, 75 kg

So, Cerdikawan kali ini kamu sudah mempelajari bagaimana rumus berat badan ideal. Semoga bermanfaat ya!

Baca juga :
1. Angka Romawi 9 yang Tidak Ada dalam Rumus
2. Menentukan Angka Romawi dengan 4 Langkah Mudah!

Author