Cerdikawan, mungkin kamu sering mendengar kata modal dalam pelajaran ekonomi atau wirausaha. Hmm.. Padahal kata tersebut mempunyai arti luas lho! Hampir semua pelajaran dan kehidupan menggunakannya.

Yes, modal dapat diartikan dari sisi pelajaran ekonomi, PKN dan Ips, atau bahkan pelajaran sains. Definisi dan jenis serta manfaat tergantung pada pengertian yang digunakan.

Pinter Kelas kali ini akan membahas modal secara umum dan modal dasar pembangunan Indonesia. Sesuatu yang sering diabaikan generasi muda dan dianggap remeh.

Mau tahu? Yuk, simak uraian di bawah ini!

Pengertian Modal

Kebanyakan orang mendefinisikan kata modal dari segi ekonomi. Cobalah kamu lihat pengertiannya menurut beberapa ahli dan tarik kesimpulannya!

1. Bambang Riyanto

Riyanto adalah seorang ahli ekonomi yang mendefinisikan kata yang dibahas di sini sebagai hasil produksi yang digunakan kembali untuk produksi lebih lanjut.

Modal ini dititiktekankan pada nilai, daya beli, atau kekuasaan yang ada dalam barang-barang yang dimaksud.

Contoh yang paling mudah dilihat dalam kegiatan pertanian. Seorang petani mengeluarkan sejumlah uang membeli bibit atau benih unggul. Benih unggul ini adalah bagian dari hasil produksi. Setelah benih menjadi tanaman dan dewasa, sebagian hasilnya dapat dijadikan benih untuk tanaman baru.

2. Moekijat

Moekijat menuturkan bahwa kata yang dalam bahasa Inggris disebut capital berarti semua hal yang dimiliki oleh perusahaan, meliputi uang tunai, kredit, hak membuat dan menjual sesuatu (hak paten), mesin-mesin, dan bangunan atau properti.

Moekijat sering menggunakan istilah di atas untuk menggambarkan hak milik total perusahaan, yang terdiri dari jumlah yang ditanam, laba, dan semua keuntungan yang tidak dibagikan.

3. Lawrence J. Gitman

Masih seperti dua tokoh yang disebutkan di atas, Gitman juga mengartikan capital dari sudut ekonomi. Pengertiannya adalah bentuk pinjaman dalam jangka waktu tertentu yang dimiliki oleh perusahaan atau semua yang jika dilihat dalam neraca perusahaan terletak di bagian kanan.

Di sini, segala sesuatu yang sudah dimiliki perusahaan sejak awal tidak dianggap sebagai bagian dari simpanan yang dapat dihitung untung ruginya.

4. Andrew Mayo

Hampir sama dengan Gitman, Mayo menyebut modal sebagai instrumen utang. Instrumen yang memanfaatkan dana dari investor yang membeli sekuritas hutang.

Di sini investor memberi dana dalam bentuk saham.

5. Nico Jacop Polak

Meski Polak masih mengartikan kata yang dibahas Pinter Kelas dari segi ekonomi, dia membaginya menjadi dua.

Pertama adalah pengertian capital itu sendiri, yaitu kekuasaan yang dimiliki individu atau organisasi untuk menggunakan barang-barang yang berada di neraca kredit.

Kedua, pengertian capital goods atau barang adalah barang-barang dari perusahaan yang belum digunakan.

6. Jacob Louis Meij

Menurut Meij, modal adalah pengumpulan barang-barang modal yang belum digunakan, yang ada dalam rumah tangga perusahaan. Barang yang dimaksud dalam fungsi produktifnya membentuk pendapatan yang terdapat dalam neraca debit, kekayaan, dan daya beli barang-barang yang ada di neraca kredit.

Apa yang kamu simpulkan dari para ahli? Secara umum, kata modal yang tidak hanya berlaku pada perusahaan adalah pengumpulan barang-barang yang dimiliki perusahaan, lembaga, atau pribadi untuk menghasilkan manfaat mensejahterakan seluruh anggota yang berada di dalamnya.

Jenis Modal

Jenis kepemilikan yang telah dijelaskan di atas ini dibagi menjadi beberapa kelompok dengan penjelasan sebagai berikut!

1. Berdasarkan Sumber

Kelompok ini dibagi menjadi 2 bagian, yaitu:

  • Interal, diperoleh dari perusahaan atau pribadi atau lembaga itu sendiri. Yang termasuk internal biasanya sangat terbatas sehingga sering kali membuat perusahaan kurang berkembang,. Kecuali perusahaan mempunyai keuntungan yang cukup besar.
  • Eksternal, sesuai dengan namanya merupakan kepemilikan barang untuk usaha yang modalnya dari luar atau lembaga lain. Kepemilikan eksternal jumlahnya tidak terbatas, tergantung kepada kamu yang akan melakukannya.

    Contoh kegiatan esternal untuk meningkatkan kepemilikan perusahaan adalah pinjaman dari bank, menjual saham, mengeluarkan surat utang atau obligasi, dan sebagainya.

2. Berdasarkan Fungsi dan Kepemilikan

  • Perorangan, modal yang dimiliki dan memiliki fungsi untuk pribadi. Perusahaan yang memiliki capita jenis ini adalah perusahaan pribadi. Contoh , properti perorangan, saham, deposito, tabungan, dan lain-lain.
  • Sosial, capital yang dimiliki dan memiliki fungsi sosial atau bersama. Contoh: jalan tol, jembatan, pelabuhan, pasar yang merupakan tempat berfungsi umum. Dana untuk membangun tempat-tempat itu berasal dari dana bersama masyarakat, baik itu berupa sumbangan sosial langsung atau pajak yang dibayarkan untuk pembangunan.

3. Berdasarkan Bentuk

  • Konret, yang dapat dilihat atau jelas wujudnya. Contoh: barang-barang produksi, properti, mesin-mesin, dan sarana dan prasarana yang dibeli atau sudah dimiliki sejak awal.
  • Abstrak atau tidak berwujud atau tidak kasat mata atau tidak dapat dilihat. Contoh: skill tenaga kerja, hak cipta, ide, koneksi, nama baik, dan sebagainya.

4. Berdasakan Sifat

  • Tetap atau Fix Capital, merupakan kepemilikan yang digunakan untuk usaha perusahaan atau lembaga yang sifatnya tetap, tidak berubah dalam bentuk dan tidak habis kecuali dijual.

    Contoh: gudang, mobil, mesin-mesin, dan sebagainya.

    Fix capital sering disebut juga sebagai passive capital.
  • Berjalan alias tidak tetap, merupakan kebalikan dari fix capital atau disebut juga variable capital. Sesuai dengan namanya, kelompok ini dapat saja berubah bentuk atau bertambah.

    Contoh: bahan baku dan bahan bakar. Keduanya digunakan dan akan habis menghasilkan barang produksi.

Manfaat

Modal ada dan diperlukan oleh sebuah perusahaan atau lembaga atau pribadi, bahkan negara agar semua kegiatan dapat berjalan lancar. Tujuan akhirnya tentu saja keuntungan atau kesejahteraan.

Manfaat capital secara umum, yaitu:

  • Membayar sewa tempat atau membelinya, tetapi opsi pertama lebih dipilih karena kamu mengeluarkan dana lebih sedikit.
  • Menyediakan bahan-bahan produksi atau kegiatan. Jika pabrik yang membuat pakaian impor, tentu saja penyediaan meliputi mesin, kain, tenaga kerja, tenaga ahli, dan sebagainya.
  • Menggaji tenaga kerja.
  • Simpanan untuk masa defisit atau suatu saat terjadi peningkatan produksi yang dibutuhkan. Dengan demikian, kamu tidak perlu mencari dana dari sumber eksternal jika tidak benar-benar terdesak.

Modal Dasar Pembangunan Indonesia

Negara Indonesia memang bukan merupakan sebuah perusahaan ekonomi. Namun dapat dikatakan bahwa negara adalah sebuah lembaga yang sangat besar. Di dalamnya ada faktor-faktor produksi, termasuk capital.

Apa tujuannya? Jelas keuntungan, sama dengan sebuah perusahaan. Hanya saja bedanya keuntungan ini seharusnya digunakan untuk kesejahteraan rakyat dan tercapainya cita-cita pembangunan nasional, masyarakat yang adil dan makmur.

Kegiatan produksi yang dilakukan sebuah negara adalah pembangunan. Modalnya disebutkan di bawah ini:

  • Kemerdekaan dan kedaulatan, yang membuat bangsa bebas menentukan cara hidup dan nasibnya sendiri.
  • Jiwa dan semangat persatuan, apalagi diketahui bahwa Indonesia mempunyai budaya yang beragam. Jiwa dan semangat persatuan penting agar pembangunan berjalan lancar.
  • Wilayah nusantara yang luas, menjadi sesuatu yang belum tentu dimiliki orang lain.
  • Sumber daya alam yang banyak, ini menjadi kekuatan tersendiri yang dapat diolah dan menjadi mata pencaharian dan dana pembangunan nasional.
  • Penduduk yang banyak, sama halnya dengan tenaga kerja dalam perusahaan. Artinya penduduk ini jika bersatu dapat melakukan apa saja.
  • Adat Istiadat dan budaya bangsa, sesuatu yang juga berguna bagi pembangunan. Budaya gotong royong, saling bekerja sama, dan semuanya tentu saja akan memperlancar pembangunan, absract capital.

Itulah Cerdikawan tinjauan Pinter Kelas kali ini tentang modal secara umum. Semoga bermanfaat bagi kamu ya!

Author