Pernah bosan enggak sih kalau setiap hari dinasehati? Kalau iya, kamu harus belajar menyampaikan nasehat lewat pantun nasehat. Pantun nasehat sendiri merupakan salah satu cara asyik buat mencerna sebuah nasehat yang sarat akan nilai dan kebijaksanaan. Pantun nasehat bisa jadi sarana untuk mencerna nasehat tanpa perlu harus merasa digurui.

Jika merujuk pada definisinya, pantun nasehat merupakan jenis puisi lama yang memuat nasehat dengan maksud untuk mendidik atau memberikan nasehat kepada orang lain. Biasanya sih, berisi soal pelajaran moral yang mengandung nilai-nilai agama, budaya dan etika sosial masyarakat. Tapi, semua nasehat bijaksana bisa saja dimasukkan ke dalam pantun nasehat.

Mengenal Bentuk Pantun

Tentu saja, pantun nasehat hanya satu di antara jenis pantun lain. Namun, sebetulnya bentuknya juga tidak jauh beda dengan jenis pantun lain. Pantun nasehat juga punya aturan-aturan penulisan seperti:

  1. Terdiri atas bait dan larik
  2. Setiap bait terdiri atas larik
  3. Jumlah kata dalam tiap larik, berjumlah delapan sampai dua belas
  4. Tiap larik dibangun oleh sampiran dan isi
  5. Sajaknya berima a-b-a-b

Gimana Cara Menulis Pantun Nasehat?

Menulis pantun nasehat bisa dibilang gampang-gampang susah. Tapi, kamu semua pasti bisa kok. Kamu hanya perlu melakukan hal-hal ini sebelum menulis pantun nasehat:

  1. Siapkan pesan yang ingin kamu sampaikan
    Pertama-tama, kamu mesti menyiapkan pesan yang ingin kamu sampaikan kepada pembaca. Tentunya, sesuai pengertian pantun nasehat tadi, nasehatnya boleh mengandung nilai agama, budaya dan etika sosial masyarakat. Selain mengandung nasehat, lebih bagus lagi kalau pantun nasehatmu juga bisa membangkitkan semangat pembaca.
  2. Menyiapkan sampiran dan isi
    Nah, setelah itu, kamu bisa menyiapkan sampiran dan isi untuk pantun nasehat. Sampiran merupakan dua baris pantun yang mengandung rima bunyi yang nanti disesuaikan dengan isi. Hubungan sampiran dan isi sebetulnya memang cuma sebatas saran bunyi itu. Tidak perlu sampai ada hubungan makna di antara keduanya. Sedangkan isi ialah inti dari pesan yang ingin kamu sampaikan dalam pantun. Pokoknya, kamu harus menyiapkan dua unsur pantun ini terlebih dahulu.
  3. Tuliskan idemu!
    Jika dua persiapan tadi sudah terpenuhi, langkah selanjutnya adalah menuliskan idemu. Jangan pernah ragu-ragu untuk mengeluarkan seluruh isi ide dalam kepalamu. Tapi kalau masih buntu gimana?

Gampang, kamu hanya perlu mencari inspirasi dengan berjalan-jalan ke luar rumah. Misalnya, saat kamu pergi ke pasar ingin membeli buah blewah, kamu bahkan bisa langsung membuat pantun nasehat seperti ini:

Pergi ke pasar membeli blewah
Tidak lupa memakai topi
Jadi orang jangan mudah marah
Agar tidak lekas mati

Jadi kan? Mudah kan? Yuk tulis sekarang.

Contoh Pantun Nasehat dan Maknanya

Setelah kamu bisa menulis pantun nasehat, ada baiknya kamu juga menyimak beberapa contoh pantun nasehat berikut ini. Enggak cuma menyimak, mari kita coba membedah pesan dan makna di balik beberapa contoh pantun nasehat ini:

Pantun Nasehat Belajar

Kalau harimau sedang mengaum
Bunyinya sangat berirama
Kalau ada ulangan umum
Marilah kita belajar bersama.

Pantun di atas, sudah bisa disebut sebagai pantun nasehat karena sudah memenuhi dua unsur sampiran dan isi. Untuk nasehatnya, secara jelas jyga sudah diungkapkan. Bahwa, kalau ada ulangan umum, kita sebaiknya memang harus belajar. Pantun nasehat ini merupakan ajakan agar kita rajin belajar.

Pantun Nasehat Agama

Bunga mawar bunga melati
Harumnya tak akan sirna
Banyak cara sembuhkan hati
Baca Al-Quran dan pahami makna.

Seperti yang sudah dibahas di atas tadi, salah satu fungsi pantun nasehat ialah untuk menyampaikan nasehat agama. Nah, pantun nasehat ini merupakan salah satu contoh pantun nasehat yang mengandung nasehat agama. Pantun nasehat ini menyerukan agar umat Islam mau membaca kitab suci Al-Quran dan memahami maknanya. Karena, upaya adalah salah satu cara untuk menyembuhkan hati dari segala macam penyakit.

Pantun Nasehat Agama dan Pesan Orang Tua

Hari rabu memetik kelapa
Airnya segar hilang dahaga
Hormati Ibu juga Bapak
Agar kelak masuk surga.

Pantun nasehat bahkan bisa memuat dua pesan sekaligus lho. Salah satunya ialah pantun nasehat di atas. Pantun itu dengan jelas mengajarkan kita untuk selalu menaruh hormat kepada Ibu dan Bapak. Selain itu, pantun tersebut juga mengandung nasehat agama, yakni soal janji surga bagi anak-anak yang berbakti kepada orang tuanya.

Pantun Nasehat Hidup

Pisang emas dibawa belayar
Masak sebiji di atas peti
Hutang emas boleh dibayar
Hutang budi dibawa mati.

Hidup terkadang memang sering membuat orang jadi pusing. Padahal sebetulnya hidup tak perlu juga terlalu diambil pusing. Nah, ternyata ada juga pantun nasehat yang mengajarkan soal nasehat hidup. Salah satunya adalah pantun nasehat di atas. Pantun tersebut memberi tahu kita tentang perbandingan hutang harta dan hutang budi. Hutang harta bisa saja lunas waktu dibayar di dunia. Namun, ini tidak berlaku untuk hutang budi yang bahkan sampai dibawa mati.

Pantun Nasehat Etika Sosial

Katak di sawah melompat-lompat
Pak tani datang membawa jerat
Sungguh hina sifat mengumpat
Dunia akhirat pasti dilaknat

Tak cuma berisi nasehat soal agama dan kehidupan, pantun nasehat juga bisa digunakan sebagai media untuk menyampaikan nasehat soal etika sosial. Seperti misalnya contoh pantun nasehat di atas. Pantun nasehat tersebut menjelaskan soal etika dalam berbicara. Kita, dilarang mengeluarkan kata-kata bernada umpatan. Selain karena hal itu melanggar norma atau etika sosial masyarakat, ganjaran mengumpat juga sampai dilaknat di akhirat kelak.

Pantun Nasihat Adat

pantun nasehat
Sumber: diversity.id

Lebat daun pohon jagung
Jagung berisi bertongkol dua
Adat dijaga pusaka dijunjung
Baru terpelihara adat pusaka

Selain untuk menyampai nasehat terkait etika sosial secara umum, pantun nasehat juga bisa digunakan untuk menyampaikan nasehat adat. Contohnya seperti pantun nasehat di atas. Pantun nasehat tersebut menyampaikan pesan soal pentingnya menjaga adat dan menjunjung pusaka. Karena dua cara itu meruapakan upaya untuk memlihara adat pusaka.

Pantun Nasihat Berbalas

Anak ayam diambil maya
Karena kakinya ada luka
Penyabar adalah sifat mulia
Semua pasti akan suka

Selain segala macam jenis nasehat, pantun nasihat juga ada yang punya bentuk nasehat berbalas. Jenis pantun nasehat ini susunannya seperti pesan jika-maka. Nah, apa yang dicontohkan di dalam pantun tersebut pesannya soal kemuliaan orang sabar yang pasti mengundang suka dari orang banyak.

Nah, pantun nasehat sudah dipaparkan dengan jelas dan gamblang. Sekarang, kamu sudah tahu apa itu pantun nasehat, bentuk pantun nasehat, cara bikin pantun nasehat dan beberapa contoh pantun nasehat. Jadi, sekarang tentunya kamu juga sudah bisa menulis pantun nasehat yang asyik didengar, tanpa harus menggurui.

Yakin deh, lewat pantun nasihat, nasehatmu kemungkinan akan terus didengar diamalkan oleh siapa pun. Tak terkecuali diri kamu sendiri.

Author