Apa itu paragraf deduktif? Jika sering membaca berita, kalian mungkin saja sering membaca model paragraf yang menggunakan paragraf deduktif. Sebab, paragraf deduktif tidak jarang digunakan dalam penulisan berita dalam pengembangan satu kalimat utama. Paragraf deduktif adalah paragraf yang meletakkan kalimat utamanya di awal paragraf. PinterKelas kali ini sudah merangkum pembahasan seputar model paragraf ini! Yuk kita simak pembahasannya!

Pengertian Paragraf Deduktif

Paragraf deduktif atau deduksi adalah paragraf yang memiliki kalimat utama yang letaknya berada pada awal paragraf dan kalimat-kalimat setelahnya merupakan kalimat pendukung yang memperkuat gagasan utama di awal kalimatnya. Jenis paragraf deduktif sering kali digunakan dalam mengembangkan suatu ide pokok atau topik suatu masalah ke dalam sebuah paragraf. Biasanya penggunaan paragraf deduktif sering kali diaplikasikan dalam penulisan berita. Misalnya pada jenis berita dengan model straight news.

Baca juga pembahasan mengenai Contoh Cerpen!

Ciri-ciri Paragraf Deduktif

Paragraf deduksi adalah salah satu paragraf yang termasuk di antara jenis-jenis paragraf yang dapat dibedakan berdasarkan posisi gagasan utama atau kalimat utamanya. Berikut ini adalah ciri-ciri paragraf ini, antara lain :

1. Gagasan atau kalimat utama yang berada pada awal paragraf. Kalimat utama tersebut diletakkan berada pada kalimat pertama paragrafnya.

2. Memiliki pola umum-khusus.

3. Kalimat pendukung atau penjelasnya berfungsi untuk menjadi pengembangan topik serta rincian dari kalimat utama.

Contoh Paragraf Deduktif Tentang Seni

Contoh 1

Buku adalah jendela dunia. Alasannya adalah karena buku menyimpan berbagai informasi, pengetahuan dan ilmu dari berbagai jenis topik, bidang, negara, bahasa, dan masih banyak lagi. Selain itu, orang yang banyak membaca buku akan banyak mengetahui informasi, pengetahuan maupun ilmu dari segala sisi dan segala sudut pandang yang ada di dunia.

Contoh 2

Musik adalah bahasa yang universal. Musik dapat menyatukan berbagai kalangan, dari berbagai negara, dengan berbagai gaya musik juga berbagai bahasa. Pada instrumen dan liriknya, musik dapat diintepretasikan berbeda oleh setiap pendengar. Musik pun dapat memiliki keterkaitan yang kuat bagi para pendengarnya, karena musik dapat mewakili tiap emosi yang manusia miliki.

visualisasi penjelasan paragraf deduktif dan induktif

Contoh Paragraf Deduktif Tentang Kesehatan

Contoh 1

Pentingnya merawat dan mempercantik kulit sejak dini adalah sebuah investasi di masa depan. Oleh karena itu, saat ini Indonesia tidak mau kalah dalam persaingan mengembangkan formulasi dan inovasi yang bagus untuk perawatan dan kecantikan kulit. Saat ini, remaja di Indonesia sejak usia belia sudah banyak yang menyadari tentang  pentingnya kecantikan dan perawatan kesehatan kulit.

Contoh 2

Coronavirus atau virus corona lebih ganas dari virus MERS. Hal ini dapat dilihat salah satunya dari kecepatan wabah virus corona menyebar dan menular. Saat ini, sertidaknya tercatat 812 korban meninggal di China akibat virus mematikan ini. Wuhan, daerah peratama yang menyebarkan virus corona saat ini diisolasi oleh pemerintah setempat, termasuk ditutupnya Bandara dan beberapa akses jalanan di sana. Bahkan, pemerintah Indonesia sudah memberi peringatan kepada warganya untuk tidak bepergian ke luar negeri terlebih dahulu. Para traveller saat ini memilih tiga negara yang paling utama untuk dihindari dalam bepergian, yakni China, Singapura dan Jepang.

Baca juga pembahasan mengenai Cerita Fantasi!

Contoh Paragraf Deduktif Tentang Pendidikan

Contoh 1

Perundungan dan penyakit mental adalah beberapa hal yang masih tabu di kalangan masyarakat Indonesia. Masyarakat masih menganggap keduanya bukan suatu masalah yang nyata untuk dianggap serius. Padahal nyatanya, sudah banyak sekali kasus-kasus tragis yang terkena publikasi, disebabkan akibat perundungan dan penyakit mental. Belum lagi yang tidak mendapat publikasi. Meskipun perundungan dan penyakit mental adalah dua permasalahan yang berbeda, namun keduanya dapat memiliki keterkaitan yang kuat satu sama lain. Contoh sederhananya, pada Depresi dan Anxiety Disorder (Gangguan Kecemasan), dll. Salah satu penyebabnya bisa datang dari trauma berat yang dipicu oleh perundungan. Sebab perundungan memiliki banyak bentuk, antara lain; Perundungan Fisik, Verbal, Sosial, Dunia Maya (Cyberbullying), dan Seksual.

Author