Cerdikawan, sering kali mendengar atau membaca kata penelitian yang terpikirkan sesuatu yang sulit. Kegiatan yang umumnya dilakukan oleh seorang yang sedang menempuh pendidikan lanjutan selepas SMA dan ingin meraih gelar sarjana. Benarkan sulit? Tentu saja tidak! Apalagi jika kamu mengenali berbagai metode penelitian, seperti penelitian deskriptif.

Setelah kamu mengetahui cara dan metode penelitian, dijamin deh kegiatan penelitian hingga penulisannya akan mudah!

So, yuk ketahui seluk beluk penelitian deskriptif di Pinter Kelas!

Pengertian Deskriptif

Sebelum Pinter Kelas membahas lebih lanjut tentang pengertian secara garis besar, ketahui pengertiannya menurut beberapa ahli.

1. Etna Widodo dan Mukhtar

Dalam bukunya tentang metode penelitian, tahun 2000, Etna Widodo dan Mukhtar memberikan definisi setiap bagiannya.

Menurut mereka, deskriptif adalah metode riset yang digunakan untuk memperjelas gejala sosial melalui berbagai variabel penelitian yang saling berhubungan.

Oleh karena itu, penelitian ini memerluan hipotesis. Pengujian hipotesis dilakukan setelah terjun ke lapangan.

2. Sukmadinata

Sukmadinata menyebutkan, penelitian ini sebagai karakteristik penelitian yang mengungkapkan secara spesifik serbagai fenomena sosial dan alam yang ada di lingkungan masyarakat. Yang dimaksud spesifik, lebih dekat pada hubungan, dampak, dan cara penyelesaian yang akan diungkapkan.

3. Hidayat

Penelitian yang dilakukan secara deskripsi adalah sebuah penelitian yang lebih luas dalam menggunakan data-datanya.

Disebut luas karena cenderung menganalisa secara panjang lebar dari awal sampai akhir. Teori penelitian harus dikuatkan terlebih dahulu sebelum terjun ke lapangan agar tidak mudah goyah.

Kesimpulannya, penelitian deskripsi didefinisikan sebagai penelitian yang digunakan untuk menggambarkan suatu situasi, subjek, perilaku, atau fenomena.

Penelitian tidak bertujuan untuk menarik kesimpulan apapun dan tidak menjelaskan hubungan sebab akibat.

Contoh, penelitian tentang penggunaan gadget oleh siswa. Hasilnya hanya mengindikasikan bukti banyaknya penggunaan gadget oleh siswa. Meski di dalamnya ada variabel lain, seperti penyebab, apa saja yang dilakukan, tetapi semua tidak digunakan.

Tujuan Penelitian Deskriptif

Mungkin membaca sekilas tentang definisi penelitian di atas, kamu akan berpikir, “Untuk apa penelitian dilaksanakan? Meski banyak variabel, yang digunakan tetap hanya satu”.

Penelitian kebanyakan digunakan sebagai langkah pertama penelitian secara lengkap. Beberapa menggunakannya sebagai bagian dari penelitian sosial. Tujuannya adalah:

  • Menghasilkan gambaran yang lebih akurat tentang hal yang akan atau sedang diteliti.
  • Menjelaskan mekanisme dalam suatu proses atau hubungan antar variabel.
  • Memberikan gambaran lengkap yang dalam bentuk tulisan, lisan, dan angka. Gambaran ini akan mendukung penelitian selanjutnya atau digunakan untuk menjawab hipotesis.
  • Menyajikan informasi dasar tentang suatu laporan yang dapat ditindaklanjuti.
  • Menjelaskan serangkaian langkah atau proses yang sudah atau akan dilaksanakan dalam penelitian
  • Membuat kategori atau pengelompokkan penelitian. Dengan demikian, penelitian tidak menyimpang dari tujuannya
  • Menyimpan informasi yang bertentangan dengan topik sehingga penelitian lebih fokus.

Kelebihan dan Kekurangan Penelitian Deskriptif

Penelitian yang menggambarkan segala sesuatu secara detil ini mempunyai beberapa metode. Namun, sebelum pembahasan berlanjut kepada metode, sebaiknya kamu mengetahui terlebih dahulu kelebihan dan kekurangannya.

Mengapa? Kelebihan dan kekurangan ini dapat dijadikan pedoman penggunaan penelitian. Kamu dapat memperkirakan apakah penggunaan metode ini dapat memperoleh hasil sesuai tujuan atau tidak.

Kelebihan

  • Penelitian mampu mengatasi masalah yang sulit dan tidak terukur menggunakan data angka.
  • Pengamatan dapat dilakukan sesuai konteks sosial dan alam.
  • Penelitian memiliki potensi menggabungkan dua metodel penelitian lain, yaitu kuantitatif dan kualitatif.
  • Lebih hemat waktu jika dibandingkan dengan metode kuantitatif.

Kekurangan

  • Data yang diperoleh tidak selalu signifikan secara statistik sehingga banyak orang tidak mempercayai hasil penelitian.
  • Penelitian rentan dan mungkin bias penilaian subjektif karena mengabaikan banyak variabel terkait.
  • Hasil penelitian sulit diverifikasi ulang karena sifatnya konstektual terhadap tempat dan waktu yang ada.
  • Penelitian tidak menjelaskan penyebab dari fenomena yang diteliti sehingga tidak dapat digunakan untuk penelitian yang bertujuan untuk menyelesaikan masalah.

Ciri-Ciri Penelitian Deskriptif

Deskriptif atau deskripsi dalam Bahasa Indonesia berarti menggambarkan sesuatu sehingga orang yang membaca atau mendengar dapat membayangkan kejadian sebenarnya.

Agar kamu dapat lebih memahami, perhatikan cirinya berikut :

  1. Penelitian memusatkan perhatian pada masalah yang bersifat faktual, sesuai dengan tempat dan waktu tertentu.
  2. Mengembangkan fakta yang terjadi di lapangan sesuai kenyataan dan mengembangkannya secara seimbang dan rasional, bukan hasil pemikiran subjektif.
  3. Penelitian memang tidak dapat memberi pernyataan tentang penyebab, tetapi di dalamya dapat menerangkan suatu hubungan, pengujian hipotesis, membentuk prediksi, dan memberi makna tertentu.
  4. Dalam penelitian kuantitatif, metode menggambarkan semua variabel secara jelas sesuai tujuan penelitian.
  5. Penelitian tidak memerlukan kelompok pembanding karena yang ingin dihasilkan adalah prevalensi dari sebuah fenomena atau gambaran tentang hal-hal yang berhubungan dengan fenomena.
  6. Menjelaskan hubungan sebab akibat yang diperkirakan sesuai dengan tabel silang yang disajikan.
  7. Hasil penelitian tidak menggunakan analisis yang mendalam.
  8. Penyajian data hasil penelitian ini dapat berupa tabel distribusi frekuensi, tabel silang, dan grafik. Sementara perhitungannya berupa proporsi, rata-rata, rasio, dan simpangan baku.
  9. Penelitian sering digunakan sebagai penelitian pendahuluan pada hampir semua jenis penelitian.
  10. Pengamatan kepada subjek hanya dilakukan satu kali.
  11. Pengamatan dilakukan pada wilayah terbatas.

Bentuk dan Metode Penelitian Deskriptif

Bentuk dan jenis penelitian di sini merupakan cara penelitian dilakukan. Dengan kata lain berarti bagaimana cara kamu memperoleh data yang akan diiterprestasikan.

Bentuk dan metode penelitian tersebut dijelaskan secara singkat sebagai berikut.

  1. Metode Survei
    Metode ini sering disamakan dengan metode penelitian research. Namun, keduanya hal yang berbeda. Reasearch biasanya hanya meneliti salah satu dari aspek yang diteliti. Sementara survey biasanya mencakup seluruh aspek. Dengan demikian, data dapat digunakan jika kamu ingin melaksanakan penelitian lanjutan atau penelitian yang lebih mendalam.
  2. Metode Berkelanjutan
    Metode berkelanjutan artinya metode penelitian yang menyelidiki semua populasi yang terkait.

    Contoh penelitian tentang penggunaan gadget pada siswa. Kamu tidak mungkin hanya meneliti satu orang saja. Agar hasilnya lebih dapat dipertanggugjawabkan, metode meneliti lebih dari 20 sample atau objek peneltian.
  3. Metode Studi Kasus
    Metode penelitian yang memusakan atau memfokuskan pada suatu objek tertentu saja.
  4. Metode Penelitian Analisa Aktivitas
    Penelitian yang memperoleh hasil dari analisa pekerjaan atau aktivitas manusia. Bentuk ini biasanya digunakan untuk memberikan rekomendasi suatu kebijakan.
  5. Metode Penelitian Tindakan
    Penelitian yang memberikan tindakan atau treatment tertentu kepada subjek untuk dilihat hasilnya dan dianalisa.
  6. Metode Penelitian Perpusatakaan
    Kamu sering menyebut metode ini sebagai studi pustaka. Gambaran tentang subjek dan analisanya diperoleh dari buku-buku atau literatur lain yang berhubungan dengan subjek penelitian.
  7. Metode Perbandingan Komperativ
    Meski hasil penelitian tidak mengharuskan pembanding dengan kelompok tertentu, kamu dapat saja melakukannya. Contoh penelitian gizi anak di kota (Jakarta). Hasilnya harus dihubungkan dengan gizi anak yang tinggal di pedesaan.

Demikian Pinter Kelas kali ini tentang penelitian deskriptif. Semoga penjelasan singkat di atas dapat membantu pemahaman kamu tentang penelitian dan berbagai jenisnya.

Author