Cerdikawan, kamu pernah mendengar atau membaca tentang peluang usaha? Yes, ini merupakan materi pelajaran Kewirausahaan. Pelajaran yang tergolong baru di sekolah menengah pertama dan atas untuk memotivasi siswa lebih kreatif dan inovatif.

Peluang usaha ini sering dikaitkan dengan pekerjaan atau kegiatan yang menghasilkan uang. Namun, patut dicatat bahwa peluang ini merupakan sesuatu yang diusahakan sendiri, bukan menjadi karyawan alias pegawai atau bekerja pada orang lain.

Hmm.. Menarik ya? Pinter Kelas akan membahas peluang usaha secara lengkap tetapi singkat mulai dari pengertian, ciri, faktor yang mempengaruhi, sumber, dan contoh.

Pengertian Peluang Usaha

Sebagai referensi dan agar lebih paham, sebaiknya kamu mengetahui definisi peluang usaha menurut tiga ahli berikut ini.

1. Thomas W. Zimmerer

Zimmerer tidak mendefinisikan peluang ini sebagai kegiatan yang menghasilkan nafkah.
Peluang usaha adalah sebuah kegiatan penerapan ilmu yang dimiliki yang terdiri dari kreativitas dan inovasi untuk memecahkan masalah dan melihat kesempatan yang dihadapi setiap hari.

2. Arif F. Hadiparanata

Hadiparanata mendefinisikan sedikit berbeda tetapi mungkin sama dengan pikiran banyak orang tentang usaha dan kegiatan secara finansial.

Peluang dalam usaha adalah sebuah resiko yang harus diambil dan dihadapi oleh seseorang untuk mengelola dan mengatur segala urusan berhubungan dengan finansial diri, keluarga, dan lingkungan.

3. Robbin dan Coulter

Kedua ahli ini menyebutkan bahwa peluang usaha merupakan sebuah proses yang melibatkan seseorang secara individu atau berkelompok yang menggunakan usaha dan saranan tertentu untuk menciptakan suatu nilai tambah. Tujuannya, yaitu memenuhi sebuah kebutuhan tanpa memperhatikan sumber daya yang digunakan.

Pinter Kelas menyimpulkan, bahwa:

Peluang usaha adalah kegiatan kreatif dan inovatif yang dilakukan seseorang secara perorangan dan kelompok dengan segala resikonya, menggunakan usaha dan sarana tertentu untuk menciptakan nilai tambah dengan tujuan memenuhi kebutuhan.

Ciri-Ciri Peluang Usaha

Bagaimana melihat adanya peluang usaha? Sama dengan lainnya, peluang juga mempunyai ciri sehingga dapat kamu nilai: peluang potensial dan peluang yang baik.

1. Ciri-Ciri yang Potensial

  • Punya nilai jual, artinya diperhitungkan dapat menghasilkan keuntungan dan profitable.
  • Sifatnya riil, bukan sekadar ambisi.
  • Dinilai dapat bertahan lama dan berkelanjutan, bukan bisnis musiman.
    Misalnya, peluang usaha bidang kuliner. Bisnis ini harus dinilai bukan hanya disenangi dalam satu waktu saja tetapi dapat bertahan lebih lama.
  • Modal untuk memulainya tidak terlalu besar

2. Ciri-Ciri yang Baik

Apa bedanya peluang baik dan potensial? Potensial hanya dilihat dari hasil. Namun, peluang baik dilihat secara keseluruhan proses. Ciri tersebut, antara lain:

  • Usaha yang dilakukan tidak meniru orang lain tetapi harus asli hasil riset dan pemikiran sendiri. Jika usaha hampir sama, minimal ada yang membedakannya.
  • Peluang harus dapat mengantisipasi persaingan pasar yang selalu berubah.
  • Kayakinan dari pelaku usaha untuk dapat mewujudkan peluang.
  • Peluang harus sesuai dengan keinginan, misalnya dari segi profit, target pasar, dan lain-lain.
  • Kelayakan usaha dari peluang minimal sudah teruji secara teori.
  • Terdapat rasa senang pelaku usaha untuk melakukannya sehingga segala resiko usaha dan masalah yang mungkin terjadi dapat dihadapi dengan tenang.

Faktor yang Mempengaruhi

Tidak semua orang mampu mengenali peluang usaha. Namun, hal ini dapat dipelajari.

Ada pula yang tida-tiba melihat peluang usaha yang sebelumnya tidak terpikirkan oleh orang lain.

Dalam ilmu kewirausahaan, ada faktor yang mempengaruhi seseorang dapat menemukan dan melihat peluang. Faktor tersebut dikelompokkan menjadi dua, faktor internal dan eksternal.

1. Faktor Internal

Faktor internal peluang usaha ada pada diri sendiri.

Yang termasuk ke dalam faktor internal, yaitu:

  • Pengalaman
    Biasanya, seseorang yang sudah bertahun-tahun bekerja pada bidang tertentu akan lebih melihat peluang usaha.

    Misalnya, seseorang yang bertahun-tahun bekerja menjadi karyawan kebun bunga. Dia akan melihat peluang ini dan membuat kebun sendiri. Mungkin saja dia hanya meniru dari yang sudah ada. Namun ada pula yang kreatif dengan menambahkan sesuatu yang tidak ada di tempat kerjanya dahulu.
  • Kemampuan Diri
    Hobi dan kemampuan diri mengenai sesuatu dapat membuka peluang.

    Misalnya, seseorang yang dapat menjahit dan membuat desain dengan bagus. Ia akan berpikir untuk membuat butik sendiri.
  • Pengetahuan Diri
    Selain pengalaman dan kemampuan, ada juga orang yang membuka sebuah usaha karena adanya pengetahuan yang dimiliki.

    Contoh, seseorang yang mengetahui bahwa berjualan minuman ringan sekarang sangat digemari. Ia mungkin tidak perlu racikan sendiri tetapi ikut serta franchise yang dikenal.
  • Kemampuan Memahami Kondisi Sekitar
    Terakhir, faktor internal dapat lahir dari adanya pemahaman terhadap kondisi sekitar.

    Contoh, di masa pandemi orang membutuhkan sesuatu yang bisa meningkatkan kesehatan tubuh. Orang kemudian membuat berbagai ramuan herbal.

2. Faktor Eksternal

Faktor eksternal, sesuai dengan namanya adalah sebuah peluang yang dipengaruhi oleh sesuatu dari luar diri seseorang.

  • Masalah yang Terjadi di Sekitar
    Contoh, sekarang ini banyak limbah plastik dan menimbulkan masalah lingkungan. Orang yang kreatif kemudian mengubahnya menjadi sesuatu yang bermanfaat.
  • Permintaan Pasar
    Contoh, di masa pandemi orang membutuhkan masker untuk berinteraksi dengan orang lain. Maka, banyak orang kemudian membuat masker untuk dijual.
  • Kondisi Lingkungan
    Misalnya, kemarau panjang membuat seseorang mempunyai peluang dan ide untuk membuat minuman ringan dan segar.

Contoh Peluang Usaha

Sebenarnya tugas pelajar adalah belajar. Mencari usaha dan uang adalah tugas orang tua. Mereka yang membiayai kamu.

Namun, itu bukan berarti kamu tidak boleh melakukannya. Selagi kecil mau berusaha sendiri tentu sangat bagus. Uang yang diperoleh dapat disimpan untuk membeli sesuatu yang bermanfaat atau disumbangkan kepada yang membutuhkan. Yang penting tidak mengganggu tugas utama tadi.

Di bawah ini ada beberapa peluang usaha yang dapat dilakukan oleh siswa seperti kamu.

1. Menjadi Dropshipper atau Reseller

Sekarang ini kamu dapat dengan mudah menjadi droshipper atau reseller. Kamu tinggal meminta ijin pemilik usaha, memajangkan fotonya di sosial media atau e-commerce, dan membeli jika sudah ada pesanan. Beberapa pemilik usaha tidak memberikan syarat berat atau sejumlah dana untuk reseller dan dropshipper.

2. Usaha Bidang Kuliner

Buat kamu yang suka sekali memasak dan membuat kue, ini bisa dilakukan. Tentu saja membuatnya di hari libur.

Kamu bisa menggunakan sistem PO dan disiapkan saat libur. Sistem ini digunakan untuk meminimalisir biaya.

3. Usaha Sesuai Hobi

Apa hobi kamu? Menulis atau foto?

Hmm.. Sekarang ini banyak lho usaha yang dapat dilakukan sesuai hobi. Caranya dapat kamu lihat di internet.

Contoh, kamu yang suka menulis dapat menerima jasa kepenulisan dan kamu yang suka foto dapat menerima jasa foto produk. Keren bukan?

4. Membantu Usaha Orang Tua

Orang tua memiliki usaha, seperti warung atau kuliner atau lainnya tentu untuk kamu juga bukan? dari sini kamu juga dapat belajar. Bantulah mereka menjalankan usaha. Siapa tahu kamu dapat menduplikasinya di tempat lain alias buk cabang bukan?

Itulah Cerdikawan ulasan lengkap dan jelas tentang peluang usaha. Pelajaran yang sangat menarik ya? Materinya langsung berhubungan dengan kehidupan sehari-hari.

Author