Cerdikawan, jangan pernah berubah ya! Kamu harus terus rajin belajar demi mencerahkan masa depan. Kalau bukan kamu yang belajar, lantas siapa lagi yang akan bertanggung jawab untuk masa depanmu? Biarkan zat-zat disekitar kita saja yang berubah. Bisa kita lihat, ada perubahan fisika dan perubahan kimia.

pixabay.com

Tetapi, pada pembahasan ini kita akan bahas secara eksklusif mengenai perubahan fisika. Ada apa sih dengan perubahan ini? Apa saja contoh dari perubahan ini? Dan apa manfaat perubahan fisika bagi kehidupan kita?

Pokoknya akan kita bahas secara tuntas disini. Kamu tidak akan kehilangan satu informasi penting pun bila membaca artikel ini. Sepakat untuk belajar bersama-sama ya Cerdikawan. Jadi mari kita mulai belajar dengan menghitung satu dua tiga!

Pengertian Perubahan Fisika

Ah tidak lengkap rasanya bila tidak membahas konsep dari perubahan ini sebelum meluncur menuju contoh. Nah, untuk mempelajari konsep, salah satu cara pintas adalah dengan mengamati pengertian.

Pengertian dari perubahan fisika adalah sebuah perubahan pada sebuah zat yang tidak akan menghasilkan zat baru. Dengan artian, partikel maupun molekul zat masih tetap ada. Sama sekali tidak berubah.

Perubahan ini memang hanya menghasilkan perubahan bentuk. Pun perubahan bentuk itu bisa kembali ke bentuk semula. Sifat perubahannya bolak-balik bila memang mendapat pengaruh yang tepat.

Seperti pada perubahan bentuk air menjadi es batu. Air bila didinginkan di freezer akan membeku menjadi es batu. Tetapi, bila dibiarkan di ruang terbuka atas dipanaskan dengan api, es itu akan kembali menjadi air. Begitulah perubahan fisika.

Selain perubahan ukuran, ada pula perubahan pada ukuran, wujud, perubahan volume, dan perubahan lain tanpa mengubah molekul atau partikel zat. Nah, ini amat berbeda dengan perubahan kimia. Pada perubahan kimia, akan terbentuk zat baru. Jadi amat mudah untuk membedakan keduanya bukan?

Ciri-Ciri Perubahan Fisika

Agar lebih paham tentang perubahan satu ini, kamu bisa simak nih ciri-cirinya. Silakan simak di bawah ini:

  • Tidak akan pernah menghasilkan zat baru
    Sekali lagi, tidak akan pernah terbentuk zat baru. Sangat mudah untuk menentukan jenis perubahan ini kan?
  • Dapat kembali ke bentuk semula
    Bila suatu benda telah berubah secara fisika, ia dapat kembali ke bentuk semula lho! Syaratnya, harus ada rangsangan yang sesuai. Pada contoh es batu, air yang menjadi beku akan kembali menjadi air bila ada rangsang berupa panas.
  • Sifat artikel tidak berubah
    Meski bentuk atau wujud berubah, nyatanya sifat partikel tidak berubah sama sekali.
  • Perubahan terjadi pada wujud saja
    Perubahan fisika memang sebagian besar hanya mampu mengubah wujud. Sedangkan semua hal lain masih tetap sama seperti semula.
  • Bisa terjadi oleh pemanasan yang mampu mengubah bentuk zat/benda
    Perubahan ini bisa terjadi oleh pemanasan. Bisa pula oleh rangsangan lain sebenarnya, seperti pendinginan. Yang jelas apapun itu tidak akan mengubah identitas partikel semula.

Perbedaan Perubahan Fisika dan Kimia

perubahan fisika
pixabay.com

Pasti kamu penasaran dong dengan perbedaan perubahan fisika dengan perubahan kimia. Agar adil, maka kita bahas pula tentang perubahan kimia. Apa sih ciri-cirinya? Simak di bawah ini ya!

  • Terjadi perubahan molekul
    Perubahan kimia ini melibatkan beberapa zat kimia.Yang kita tahu, sesuatu yang bersifat kimiawi berpotensi mengubah apapun. Padatan pun bisa berubah menjadi berkarat dikarenakan pengaruh zat kimia. Jadi jelas, molekul pun pasti akan berubah.
  • Terbentuk zat baru yang amat berbeda dengan sifat penyusunnya
    Zat kimia yang ada berpotensi mengubah sifat partikel penyusun. Bisa terbentuk zat baru yang mungkin menguntungkan dan mungkin pula merugikan. Jadi, pastilah akan terbentuk zat baru.
  • Tidak pernah kembali ke bentuk semula
    Mau dilakukan usaha apapun, yang sudah berubah tidak akan kembali. Ini berlaku untuk perubahan kimia saja. Jadi ketika sebuah zat telah berubah, jangan berharap ia akan kembali seperti semula bila berurusan dengan zat kimia.

Sangat mudah kan untuk membedakan kedua perubahan ini? Dengan membaca kedua cirinya kamu pasti sudah mengerti. Intinya, perubahan fisika tidak akan berpengaruh terhadap partikel. Sehingga tidak terbentuk zat baru sama sekali.

Sedangkan perubahan kimia akan membentuk zat baru. Sifat kimiawi ini mampu mengubah segala sesuatu yang terkena pengaruh olehnya. Maka, sudah pasti ada zat baru terbentuk.

Manfaat Perubahan Fisika dan Kimia

Mari kita bahas manfaat dengan menyertakan keduanya. Baik perubahan fisika dan kimia memiliki manfaat masing-masing. Meski beberapa kasus juga berpotensi merugikan sih!

Pembuatan obat-obatan sering menggunakan konsep perubahan fisika. Beberapa material alam memiliki zat-zat tertentu. Pada pembuatan obat, zat itu harus diekstrasi untuk dibuat dalam bentuk obat yang mudah untuk dikonsumsi.

Nah, zat-zat tadi dikeluarkan dari material alam menggunakan konsep fisika. Proses ini dinamakan ekstrasi. Proses ekstrasi tanin dari daun teh dilakukan dengan konsep perubahan fisika dengan cara pemanasan.

Senyawa tanin dilarutkan menggunakan air lalu diekstrasi. Sehingga yang semula berbentuk padat dapat diubah menjadi cair atau bahkan bubuk. Begitulah salah satu contoh penerapan perubahan fisika dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh Perubahan Fisika

perubahan fisika
pixabay.com

Bila kamu mendapati soal, ‘sebutkan macam-macam perubahan fisika’ di dalam buku teks, maka kamu tidak perlu panik. Karena jawabannya akan kamu temukan sebentar lagi. Jangan khawatir, jangan bimbang. Berikut ini adalah contoh dari perubahan fisika di dalam kehidupan sehari-hari. Check it out!

  • Tanah liat dibentuk menjadi genteng dan batu bata.
  • Lilin akan meleleh karena dibakar.
  • Es batu yang mencair akan berubah menjadi air.
  • Kertas didaur ulang menjadi mainan anak-anak maupun keperluan lain.
  • Air menguap ketika dipanaskan lantas berubah menjadi uap air.
  • Besi dan logam dipanaskan partikelnya tidak akan berubah.
  • Es krim yang semula beku ketika mencair akan berubah menjadi air kembali.
  • Plastisin dapat diolah menjadi mainan anak-anak.
  • Gula yang diaduk bersama air akan berubah menjadi air gula.
  • Aluminium dibentuk menjadi garpu dan sendok.
  • Uap air ketika pagi hari berubah menjadi embun.
  • Kerikil terbentuk dari batu besar yang ditumbuk.
  • Kain dijahit kemudian bisa dibuat menjadi baju.
  • Biji kopi digiling dan akan menjadi serbuk kopi.
  • Balok kayu diperoleh dari menebang pohon.
  • Bambu diolah menjadi aneka kerajinan tangan.
  • Garam bila dilarutkan ke dalam air akan menjadi air garam. Sifat asin garam masih tetap ada.

Selesai sudah pembahasan kita kali ini. Sudah dibahas berbagai hal termasuk penyebab perubahan fisika yang salah satunya berupa pemanasan. Wah, ternyata materi tentang perubahan ini cukup menarik untuk dibahas kan?

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Cerdikawan. Jangan lupa untuk terus belajar dimana pun kamu berada dengan membaca materi di PinterKelas!

Baca juga :
1. Pengertian dan Rumus Hukum Pascal
2. Penjelasan Gerak Parabola dan Contoh

Author