Halo Cerdikawan! Kalau ada pertanyaan, prosa adalah? Kira-kira kamu hendak menjawab apa? Prosa adalah sebuah karya sastra. Sebagai satu jenis dari karya yang biasa diterapkan di dalam Bahasa Indonesia. Nah, dengan membaca artikel ini, pertanyaan seperti prosa adalah akan bisa kamu jawab dengan mudah.

prosa adalah
pixabay.com

Kamu pernah membaca novel? Nah, penuturan dalam bentuk narasi itulah merupakan prosa. Gaya menulis dengan deskripsi dan narasi termasuk ke dalam prosa. Tulisan prosa biasa digunakan untuk menulis apapun di dalam bahasa Indonesia.

Kamu ingin menulis karangan prosa? Terlebih dahulu kita pelajari tentang prosa hingga tuntas. Ayo kita simak bersama-sama.

Pengertian Prosa

Apa sih pengertian dari prosa? Pernah mendengar orang mengatakan tentang prosa tetapi belum paham konsep dari bentuk karya ini? Prosa adalah karya sastra yang berbentuk tulisan bebas tanpa ada aturan yang mengikat dari segi rima, diksi, irama, dan lain-lain.

Tulisan prosa bersifat denotatif atau mengandung makna sebenarnya. Meskipun terkadang kata kias di dalamnya. Kata konotasi seringkali berfungsi sebagai ornamen untuk memperindah tulisan saja.

Prosa berasal dari Bahasa latin, ‘prosa’ berarti terus terang. Artinya karya sastra ini sering digunakan untuk mendeskripsikan sebuah fakta. Nah, bila ada fakta muncul, pasti akan disampaikan dalam bentuk prosa.

Tidak mungkin dibuat versi pantun maupun puisi. Dan asal kamu tahu, karya sastra saat ini lebih sering didominasi prosa. Karena memang lebih mudah dalam membuatnya. Pun bisa diterima dan dimengerti oleh berbagai pihak.

Karakteristik Prosa

pixabay.com

Meski sudah ada pengertian, belum lengkap rasanya bila tidak dibahas ciri-cirinya. Nah, ciri-ciri dari prosa antara lain:

  1. Berbentuk Bebas
    Tidak ada aturan mengikat dalam hal irama, suku kata, bait, maupun baris. Prosa tersusun atas rangkaian kalimat yang membentuk sebuah paragraf. Aturan yang digunakan paling tidak terkait dengan jumlah kalimat saja.
  2. Memiliki Tema
    Pasti ada tema yang hendak dituliskan di dalam prosa. Tidak mungkin orang menulis tidak beraturan sehingga akan membentuk prosa. Karena ada gagasan utama dan gagasan pelengkap untuk prosa tersebut.
  3. Terjadi Urutan Peristiwa
    Unsur utama dari prosa adalah terdapat alur cerita yang menunjukkan sebuah rangkaian. Nah, alur itu berisi urutan peristiwa. Sesuatu pokok bahasan pasti akan memiliki awalan sampai pada sebuah kesimpulan. Ini seringkali diterapkan dalam sebuah karangan seperti novel, hikayat, maupun karangan lain.
  4. Terdapat Tokoh
    Bila prosa berbentuk karangan, maka pastilah ada tokoh di dalamnya. Bisa berupa manusia, dalam bentuk hikayat maupun novel. Bisa pula hewan dalam cerita fabel.
  5. Memiliki Latar
    Penggambaran cerita akan lebih menarik bila latar dideskripsikan dengan apik. Latar menjadi pendukung cerita yang sangat penting. Sebuah cerita akan makin hidup bila latar mampu mendukung cerita. Entah itu latar tempat, suasana, maupun waktu.
  6. Terdapat Amanat
    Ada amanat yang terkandung di dalam karangan prosa. Nah, amanat ini ditujukan agar pembaca mampu mengambil pelajaran dari karangan yang telah dituliskan. Kehadiran amanat ini akan menambah nilai dari karangan prosa itu.
  7. Nama Pengarang
    Pada prosa modern, nama pengarang selalu dihadirkan. Tetapi, dulu nama pengarang tidak selalu ada pada sastra klasik. Ini dikarenakan ada aturan adat tertentu yang melarang. Maka beruntunglah kita yang tinggal di era terbuka seperti sekarang.

Macam-Macam Prosa

prosa adalah
pixabay.com

Mari kita beranjak pada jenis-jenis prosa. Nah, apa sih jenis-jenis dari prosa di dalam dunia kesusastraan Indonesia? Simak di bawah ini:

1. Prosa Lama

Prosa lama adalah prosa yang dibuat di zaman dahulu tanpa pengaruh dari kebudayaan luar daerah dan biasa disajikan secara lisan. Ciri khas dari prosa lama adalah pengarangnya yang lebih sering anonim. Beberapa karangan yang termasuk ke dalam prosa lama antara lain:

a. Hikayat

Yakni prosa lama bersifat fiktif yang bercerita tentang kehidupan peri, puteri, pangeran, raja-raja dan berbagai tokoh yang memiliki kekuatan ghaib. Contoh hikayat yakni: Hikayat Hang Jebat, Hikayat Raja Bijak.

b. Kisah

Adalah bentuk prosa lama bercerita tentang perjalanan, pengalaman, hingga petualangan seseorang pada zaman dahulu. Misalnya, kisah Raja Abdullah bertandang ke Kota Mekah.

c. Sejarah (Tambo)

Adalah bentuk prosa lama bercerita tentang peristiwa sejarah yang pasti sesuai fakta. Nah, di dalamnya bahkan diceritakan sekaligus silsilah rajanya untuk menunjukkan bahwa ini kisah nyata. Contohnya: Sejarah Melayu oleh Tun Sri Lanang (1612).

d. Dongeng

Adalah bentuk prosa lama berisi khayalan masyarakat terdahulu. Ada beberapa bentuk dongeng, yakni:

  • Mitos: bercerita tentang kisah ghaib. Misalnya: Nyi Roro Kidul di Pantai Selatan.
  • Legenda: bercerita tentang asal-usul tempat. Misalnya: Legenda Danau Toba.
  • Fabel: bercerita tentang kisah dengan tokoh utama binatang. Misalnya: Si Kancil dan Buaya, dan lain-lain.
  • Sage: bercerita tentang kisah kepahlawanan, keberanian, serta kesaktian seorang tokoh. Misalnya: Patih Gadjah Mada, Ciung Wanara, dan lain-lain.
  • Jenaka atau Pandir: bercerita tentang perilaku orang malas, bodoh, tetapi cerdik dengan penyampaian yang lucu. Contohnya: Pak Belalang, Si Kabayan, dan lain-lain.

e. Cerita Berbingkai

Adalah prosa yang cerita di dalamnya berupa cerita lagi yang ingin disampaikan tokoh. Contoh: Cerita berbingkai Seribu Satu Malam.

2. Prosa Baru

Adalah prosa yang telah mengalami perubahan akibat pengaruh dari kebudayaan lain. Yang termasuk ke dalam prosa ini antara lain:

a. Novel

Prosa baru berisi cerita panjang mengenai kehidupan tokoh, bisa bersifat fiktif maupun nonfiktif. Contoh: Negeri 5 Menara, Tenggelamnya Kapal Van der Wicjk.

b. Cerpen

Prosa baru dengan kisah tokoh utama yang mengandung konflik tetapi ditulis dengan ringkas dan bisa selesai dibaca dalam sekali duduk. Contohnya: Robohnya Surau Kami.

c. Roman

Prosa baru yang bercerita tentang kisah hidup seseorang secara menyeluruh mulai dari lahir hingga meninggal. Misalnya: Layar Terkembang karya Sultan Takdir Ali Syahbana.

d. Kritik

Prosa baru berisi tulisan yang memberi kritik atau penilaian dari karya orang lain.

e. Resensi

Prosa baru berupa tulisan berupa rangkuman atau ulasan (buku, seni, film, dan lain-lain) dari karya orang lain. Ada sudut pandang penulis pula di dalam tulisan resensi.

f. Riwayat

Bentuk prosa baru berupa tulisan tentang kisah hidup orang yang inspiratif.

g. Esai

Prosa baru berisi opini atau sudut pandang pribadi mengenai suatu hal menjadi topik utama di dalam tulisan itu.

Sudah dibahas mengenai prosa, baik itu prosa baru maupun lama. Ada pula contoh prosa lama dan prosa baru. Ternyata kajian prosa itu amat luas ya! Kamu pun bisa membuat sendiri prosa versi kamu.

Kamu ingin membuat cerpen atau novel? Kamu bisa memilih salah satu sesuai dengan selera kamu. Jadi, sudah siap dengan ide paling menarik untuk dibuat? Segera eksekusi dan semoga bisa menjadi karya fenomenal.

Baca juga :
1. Penjelasan Mengenai 13 Jenis Paragraf Terlengkap
2. Yuk Simak 32 Contoh Majas Personifikasi Terlengkap Berikut!

Author