Halo Cerdikawan, tibalah saatnya untuk membahas materi kimia. Kita akan membahas materi cukup dasar yakni reaksi kimia. Satu materi paling menarik tentu saja seputar reaksi kimia. Segala sesuatu di dunia ini bisa berubah salah satunya diakibatkan adanya reaksi kimia.

reaksi kimia
pembakaran : pixabay.com

Uniknya, kita bahkan bisa menyaksikan hal itu setiap hari. Reaksi fisika dan kimia selalu mengiringi manusia. Beberapa bahkan mengalami dan sangat dekat dengan reaksi ini hanya saja tidak menyadari.

Nah, dengan membahas materi ini harapannya kamu akan paham tentang reaksi ini. Dan bahwa di kehidupan sehari-hari pun reaksi ini ada dimana-mana. Ketika sudah mengerti, amati keadaan sekitar dan buat daftar peristiwa yang merupakan bagian dari reaksi ini. Kita bahas bersama-sama yuk!

Pengertian Reaksi Kimia

Segala sesuatu dimulai dari pengertian terlebih dahulu. Termasuk ketika kita hendak membahas materi ini. Reaksi kimia adalah sebuah peristiwa perubahan kimia terdiri atas zat bereaksi (reaktan) yang saling bereaksi sehingga tercipta zat hasil reaksi (produk).

Ketika reaktan saling beradu, pastilah akan tercipta zat baru. Reaktan memiliki karakter berbeda satu sama lain. Uniknya, ketika telah mengalami reaksi akan tercipta zat baru dengan karakter baru pula. Bahkan bisa sama sekali berbeda dengan zat sebelumnya. Unik sekali bukan?

Untuk mempermudah membahas materi ini, tidak mungkin bila suatu zat dituliskan menggunakan nama lengkap. Kamu masih ingat unsur di dalam tabel periodik unsur kan? Nah, dengan mengamati unsur dari tabel periodik, akan sangat mempermudah ketika kita hendak membuat reaksi kimia.

Nah, pertama, mari kita melihat reaksi antara merkuri oksida yang diurai sehingga menghasilkan merkuri dan oksigen.

HgO -> Hg + O2

Bila dilihat dari arah panah, kemungkinan reaksi ini disebut dengan reaksi penguraian. Bisa dibuat pernyataan bahwa satu molekul merkuri oksida bila diuraikan akan terdiri dari satu atom merkuri (Hg) dan dua atom oksigen (O).

Ini baru satu reaksi saja, sedangkan di materi kimia masih ada banyak sekali jenis reaksi. Nah, kita nanti akan membahas pula macam-macam dari reaksi itu.

Persamaan Reaksi Kimia

Nah, lambang-lambang unsur berisi tanda panah tadi di dalam materi kimia disebut dengan persamaan kimia. Karena diberi nama persamaan, maka reaksi itu harus setimbang. Dengan menggunakan persamaan itu, maka langkah untuk mencapai kesetimbangan reaksi menjadi lebih mudah.

baterai : pixabay.com

Dari persamaan itu bisa dilihat ada dua sisi, di sebelah kanan dan kiri. Sisi kiri disebut dengan pereaksi (reaktan), sedangkan sisi kanan disebut dengan hasil reaksi (produk). Berbicara mengenai kesetimbangan, apakah persamaan tadi sudah setimbang? Ternyata belum!

Agar setimbang, perlu dibuat penyesuaian. Dan hasilnya berikut ini:

2 HgO -> 2 Hg + O2

Di sebelah kiri, ada 2 atom Hg pun di sebelah kanan. Sedangkan atom oksigen pun sama-sama berjumlah dua baik di sebelah kiri maupun kanan. Agar setimbang, di sisi kiri dan kanan jumlah atomnya harus sama. Dan kamu bisa gunakan aturan ini untuk reaksi-reaksi lainnya pula.

Ciri-Ciri Reaksi Kimia

Ada dua macam perubahan, yakni perubahan fisika dan perubahan kimia. Dan reaksi kimia bisa dianggap sebagai perubahan kimia. Nah, apa ciri-ciri dari reaksi kimia? Kamu bisa simak di bawah ini:

  1. Menimbulkan Perubahan Warna
    Warna ungu larutan kalium permanganate (KMnO4) berubah bila direaksikan dengan asam oksalat (H2C2O4). Ketika dipanaskan, tembaga karbonat dengan warna hijau berubah menjadi tembaga oksida dengan warna kehitaman.
  2. Mampu Membentuk Endapan
    Salah satu contoh dari reaksi yang menghasilkan endapan adalah reaksi antara larutan perak nitrat (AgNO3) dan larutan Natrium Klorida (NaCl) dengan endapan putih perak klorida (AgCl).
  3. Mampu Menimbulkan Perubahan Suhu
    Bila kamu mereaksikan asam sulfat (H2SO4) dengan natrium hidroksida (NaOH) pasti terjadi kenaikan suhu. Kenaikan suhu berarti mengeluarkan panas. Contoh sederhana adalah ketika kamu membakar kertas, pasti akan timbul panas karena kenaikan suhu.
  4. Dapat Menimbulkan Gas
    Ada beberapa reaksi kimia yang mampu menciptakan gas. Seperti ketika kamu melarutkan tablet vitamin dengan kalsium tinggi ke dalam segelas air. Pasti akan timbul gas disertai suara mendesis.

Jenis-Jenis Reaksi Kimia

reaksi kimia
deterjen : pixabay.com

Ada beberapa macam reaksi kimia yang biasa terjadi di kehidupan sehari-hari. Mari kita bahas satu per satu dengan pembahasan berikut ini:

1. Reaksi Penggabungan

Yakni sebuah reaksi yang zat pereaksinya (reaktan) bergabung kemudian mampu membentuk zat baru. Hal paling sederhana tentu saja bergabungnya dua atom sehingga membentuk senyawa.

Contohnya, logam natrium bereaksi dengan gas klor akan membentuk natrium klorida.

2 Na(s) + Cl2(g) -> 2NaCl(s)

Fosfor triklorida bereaksi dengan gas klor membentuk fosfor pentaklorida.

PCl3(l) + Cl2(g) -> PCis(s)

2. Reaksi Penguraian

Merupakan reaksi dari senyawa tunggal yang akan terurai menjadi dua zat maupun lebih. Reaksi semacam ini biasanya membutuhkan kenaikan suhu supaya terjadi penguraian.

Misalnya pada senyawa KClO3 yang bila dipanaskan mampu menghasilkan KCl dan oksigen. Inilah persamaan reaksinya:

KClO3 -> 2KCl(s) + 3O2(g)

3. Reaksi Pertukaran

Adalah reaksi bila sebuah unsur bereaksi dengan menggantikan unsur yang terdapat di dalam senyawa itu. Misalnya, saat lempeng logam dicelupkan pada larutan perak nitrat maka akan menghasilkan Kristal logam perak. Inilah persamaan reaksinya:

Cu(s) + 2AgNO3(aq) -> 2Ag(s) + Cu(NO3)2(aq)

4. Reaksi Metatesis

Ialah reaksi yang melibatkan pertukaran bagian dari pereaksi (reaktan). Bila pereaksi merupakan senyawa ionik berbentuk larutan, maka bagian yang bertukaran ialah kation dan anion dari senyawa.

Contohnya, larutan kalium iodide tak berwarna dicampur dengan larutan timbal (II) nitrat yang tidak berwarna pula. Ion dari larutan bereaksi hingga membentuk endapan berwarna kuning dari senyawa timbal (II) iodide.

2Kl(aq) + Pb(NO3)2(aq) -> 2KNO3(aq) + PbI2(s)

5. Reaksi Pembakaran

Ciri khusus reaksi pembakaran adalah dari kehadiran gas bernama oksigen. Reaksi ini disertai pelepasan kalor dengan membentuk nyala api.

Contoh dari reaksi pembakaran ialah:

CH4(g) + 2O2(g) -> CO2(g) + 2H2O(g)

Contoh Reaksi Kimia

Pasti kamu penasaran ingin tahu berbagai contoh reaksi kimia di kehidupan sehari-hari. Kamu bisa melihat reaksi itu di berbagai peristiwa seperti:

  1. Fotosintesis
  2. Perkaratan
  3. Pembakaran
  4. Penggunaan sabun dan deterjen
  5. Pencernaan manusia
  6. Reaksi asam dan basa
  7. Percampuran berbagai bahan kimia
  8. Penggunan baterai
  9. Dan lain-lain

Itulah materi singkat seputar reaksi kimia. Ada banyak sekali reaksi di kehidupan kita, dan bisa jadi salah satunya adalah kimia. Untuk mengidentifikasi apakah itu benar bagian dari reaksi kimia, kamu perlu melihat ciri-cirinya di atas.

Sebab bila tidak termasuk ke dalam ciri-ciri di atas, bisa jadi perubahan yang terjadi itu merupakan perubahan fisika. Dan itu amat berbeda dengan reaksi kimia. Akhir kata, semoga artikel sederhana ini bermanfaat untuk kamu ya!

Baca juga :
1. Mengenal Ikatan Ion dan Membedakannya dengan Ikatan Kimia Lain
2. Pengertian Perubahan Kimia dan Contohnya

Author