Halo Cerdikawan masih bersama dengan PinterKelas. Kita masih akan belajar tentang sosiologi. Kali ini, kamu akan diajak menyimak pengertian sosiologi menurut para ahli. Kalau pengertian sosiologi menurut para ahli disampaikan, pasti kamu akan merasa percaya dong! Karena para ahli pasti berkompeten dalam bidang ini. Jadi mari simak pengertian sosiologi menurut para ahli dari artikel ini.

pixabay.com

Para ahli selalu melakukan penelitian terhadap bidang kajian mereka. Bila ilmu pengetahuan belum begitu sempurna, mereka memiliki gairah besar untuk menyempurnakan. Mereka tidak pernah lelah melakukan penelitian terus menerus demi menemukan satu formula tepat dan tidak banyak kesalahan.

Nah, belajar ilmu sosiologi dari para ahli adalah pilihan tepat. Satu cara agar mampu memahami ilmu dengan sempurna adalah belajar dari ahlinya. Mari kita pelajari ilmu ini langsung dari ahlinya.

Pengertian Sosiologi secara Umum

Apa pengertian sosiologi? Sosiologi pastilah salah satu bagian dari ilmu sosial, tetapi ia memiliki spesialisasi tersendiri. Ada berbagai ilmu sosial dengan berbagai bidang kajian yang dibahas. Dan apa itu pengertian dari sosiologi?

Sebelum membahas pengertian dari para ahli, ada baiknya kita bahas secara umum terlebih dahulu. Mengapa dari sudut pandang umum? Bukan berarti pengertian ini dibuat dari orang umum, melainkan kesimpulan umum dari pendapat para ahli.

Sosiologi secara umum adalah bidang ilmu untuk mempelajari manusia sebagai makhluk sosial dan interaksi antarmanusia yang terjadi di dalam masyarakat. Ada pula definisi lain dari sosiologi yaitu ilmu pengetahuan yang membahas perilaku, sifat, dan perkembangan masyarakat.

Sosiologi berasal dari Bahasa Latin. Yakni socius berarti kawan dan logos berarti ilmu pengetahuan. Siapa lagi makhluk yang suka berkawan kalau bukan manusia? Jadi objek kajian utama dari sosiologi adalah manusia dan berbagai tingkah lakunya.

Manusia pun makhluk sosial disamping makhluk individu. Meski mengklaim mampu melakukan apapun sendiri, tetapi manusia tetap membutuhkan orang lain. Tetap saling ketergantungan dan tidak bisa terpisahkan.

Pengertian Sosiologi menurut Para Ahli

Para ahli tidak pernah ketinggalan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan. Salah satunya dalam bidang sosiologi. Nah, beberapa definisi sosiologi menurut para ahli tersaji dalam ulasan di bawah ini:

1. Karl Marx

Pengertian sosiologi menurut karl marx tidak dijelaskan secara langsung, melainkan secara eksplisit pada studinya tentang ekonomi yang menjadi landasan teori sosiologi. Menurut Karl Marx, masyarakat (proletar) harus dibebaskan dari sistem kapitalis (penyakit) yang perlahan akan menghancurkan masyarakat itu.

Nah, sosiologi bisa dimanfaatkan sebagai alat untuk menolong para kaum tertindas untuk melawan kamu penindas demi mewujudkan masyarakat tanpa kelas.

2. Emile Durkheim

Pengertian sosiologi menurut Emile Durkheim adalah ilmu yang membahas mengenai fakta dan institusi sosial. Di lingkungan sosial pun pasti ada institusi. Pengaruh dari institusi itu amat besar terhadap kehidupan masyarakat.

3. Max Weber

Sosiologi adalah ilmu untuk memahami tindakan-tindakan sosial yang terjadi di dalam masyarakat.

4. Soerjono Soekanto

Pengertian sosiologi adalah ilmu yang berfokus pada segi kemasyarakatan yang bersifat umum dan berusaha mendapakan pola umum pada kehidupan masyarakat. Pola umum itu bisa dijadikan patokan untuk mencapai keseimbangan di dalam masyarakat.

5. Paul B. Horton

Definisi sosiologi adalah ilmu yang lebih berpusat pada penelaahan kehidupan berkelompok serta produk dari kehidupan berkelompok itu.

6. Pitirim Sorokin

Pengertian sosiologi adlaah ilmu yang mempelajari hubungan dan pengaruh timbal balik dari berbagai gejala sosial. Baik itu gejala ekonomi, gejala moral, dan gejala keluarga.

7. Mayor Polak

Sosiologi adalah ilmu pengetahuan tentang masyarakat secara keseluruhan dan lebih menekankan pada hubungan manusia dengan kelompok, kelompok dengan kelompok. Entah itu kelompok formal maupun material, atau kelompok statis dan dinamis.

Sifat Dasar Sosiologi

pengertian sosiologi menurut para ahli
pixabay.com

Sebagai ilmu sosial, sosiologi tetap harus memenuhi syarat sebagai ilmu pengetahuan. Dan berbagai sifat dasar sosiologi antara lain:

  1. Empiris
    Yakni sebuah ilmu pengetahuan yang didasari oleh observasi (pengamatan) dan harus masuk akal. Bukan sesuatu yang bersifat spekulatif (perkiraan). Ini yang membedakan sosiologi dengan filsafat.
  2. Kumulatif
    Sosiologi disusun berdasarkan teori yang sebelumnya telah berkembang. Lalu diperbaiki, diperluas, dan mampu memperkuat teori yang sudah ada.
  3. Teoretis
    Penyusunan abstraksi di dalam sosiologi dibuat berdasarkan observasi konkrit di lapangan. Abstraksi lalu disusun secara logis dan mampu menjelaskan hubungan sebab akibat sehingga lahirlah sebuah teori.
  4. Nonetis
    Pembahasan masalah di dalam ilmu sosiologi tidak mempersoalkan baik buruk permasalahan itu. Namun, lebih kepada penjelasan dari permasalahan itu sehingga segala sesuatu terjadi itu pasti berasal dari hal logis.

Ciri-Ciri Sosiologi

Ada beberapa karakteristik dari sosiologis, antara lain:

  • Mempelajari tentang hubungan manusia dan masyarakat serta segala seluk beluk dari keduanya.
  • Mempelajari gejala-gejala yang terjadi pada interaksi manusia.
  • Salah satu ilmu pengetahuan murni sekaligus terapan
  • Mempelajari dan membahas mengenai apa saja yang bisa menjadi nilai baik dan buruk.
  • Bertujuan menghasilkan pengertian dan pola umum yang terjadi di dalam interaksi manusia dengan sesamanya.
  • Ilmu abstrak yang memiliki tujuan untuk memperlihatkan bentuk dan pola dari peristiwa di dalam masyarakat.

Objek Sosiologi

pengertian sosiologi menurut para ahli
pixabay.com

Ada objek yang dibahas di dalam ilmu sosiologi, antara lain:

  1. Objek Material
    Yakni kehidupan sosial, gejala, proses hubungan antara individu di dalam masyarakat yang pasti akan berpengaruh terhadap kesatuan individu itu sendiri.
  2. Objek Budaya
    Yakni faktor yang berpengaruh terhadap interaksi antar manusia di dalam masyarakat.
  3. Objek Formal
    Manusia sebagai makhluk sosial dan interaksi manusia sebagai objek utama. Pun dari interaksi itu ada dampak yang bisa timbul. Hal itu pula akan dipelajari dari ilmu sosiologi.
  4. Objek Agama
    Faktor agama pun berpengaruh terhadap kehidupan manusia di dalam masyarakat. Jadi ini pun menjadi objek kajian dari ilmu sosiologi.

Keempat objek itu memberi pengaruh besar terhadap kehidupan manusia di dalam masyarakat. Manusia bukan robot tanpa perasaan. Manusia bisa melakukan reaksi bila dipicu oleh sebuah penyebab.

Maka dari berbagai faktor itu akan melahirkan interaksi berbeda. Interaksi di kampung dayak pastilah berbeda dengan perkotaan. Kemudian interaksi di wilayah mayoritas Islam akan berbeda dengan wilayah minoritas Islam.

Interaksi di wilayah dengan kebudayaan A pasti berbeda dengan interaksi di wilayah dengan kebudayaan B. Itu semua berbeda. Sehingga objek kajian dari ilmu sosiologi amatlah luas dan kompleks.

Meskipun kajian amat luas, tetapi selalu ada pola tertentu. Dan pola-pola itu akan dibahas di dalam ilmu ini. Membahas ilmu sosial amat menarik, terlebih ilmu sosiologi. Bila tananam dipengaruhi oleh nutrisi, cahaya, dan karbondioksida maka manusia lebih kompleks daripada itu.

Itulah mengapa ilmu ini dianggap sebagai ilmu murni sekaligus terapan. Itulah penjelasan mengenai ilmu sosiologi. Bila kamu mendapat pertanyaan tentang materi ini, jangan bingung lagi ya!

Baca juga :
1. Seputar Pengertian Perubahan Sosial, Ciri, dan Bentuk-Bentuknya
2. Penjelasan Bentuk Bentuk Interaksi Sosial

Author