Halo Cerdikawan! Sudah siap untuk belajar hari ini? Kita akan belajar tentang materi fisika. Salah satu materi paling menarik adalah Hukum Newton I. Apakah kamu sudah paham dengan Hukum Newton I? Bila kamu memperhatikan betul kehidupan di sekitar, kamu akan paham bahwa Hukum Newton I ada di lingkungan kita. Benar-benar nyata.

Segala hal yang berhubungan dengan gerak dan perpindahan, pastilah berkaitan dengan Hukum Newton. Bahkan hukum ini tergolong ke dalam hukum klasik dan menjadi dasar dari berbagai penemuan lain.

Nah, kamu penasaran dengan materi pelajaran kali ini? Pastikan simak materi ini dengan hikmat dan tuntas sampai di akhir. Check it out!

Pengertian

Sesuai dengan namanya, hukum ini ditemukan oleh Sir Isaac Newton (1643-1722). Ia adalah ahli fisika, matematika, dan filsafat dari Inggris. Ia menemukan fakta mengenai hukum gravitasi, hukum gerak, kalkulus, spektrum, dan teleskop pantul.

hukum newton I
pixabay.com

Sebenarnya apa sih pengertian dari hukum ini? Hukum Newton adalah sebuah hukum yang menggambarkan hubungan antara gaya yang bekerja pada benda serta gerak yang disebabkan oleh gaya itu.

Hukum ini tidak bertahan pada satu bentuk saja, melainkan memiliki 3 buah hukum. Perkembangan hukum ini dilakukan seiring dengan berbagai bentuk gerakan yang dilakukan oleh manusia.

Sebelum membahas khusus pada Hukum Newton I, ada baiknya bila kita pelajari semua hukumnya. Baru nanti kita dapatkan perbedaan antara hukum 1, 2, dan 3. Mari kita bahas satu per satu.

Hukum Newton I

Apakah kamu sudah pernah mendengar hukum ini? Kalau belum, inilah bunyinya:

‘Bila resultan suatu benda bernilai nol, maka benda diam akan tetap diam dan benda bergerak akan tetap bergerak dengan kecepatan tetap.’

Dari bunyi hukum di atas, kita bisa mendapat kesimpulan bahwa benda cenderung akan mempertahankan keadaan. Benda diam akan cenderung tetap diam, sedangkan benda bergerak cenderung akan terus bergerak.

Dari pemaparan di atas, hukum Newton I disebut pula sebagai hukum kelembaman atau inersia. Pernahkah kamu mendapati penerapan hukum ini di dalam kehidupan sehari-hari?

Contoh, coba kamu amati kendaraan yang sedang bergerak lantas direm secara mendadak. Bila kamu belum mampu melihat gambaran dari hal ini, kamu bisa melihat tayangan-tayangan di film action atau balap.

Kamu akan mendapat fakta bahwa reaksi dari tubuh adalah pasti akan terdorong ke depan. Kalau tidak percaya, kamu pun bisa mencoba sendiri. Mengapa badan kita sampai terdorong ke depan?

Ini dikarenakan kendaraan tetap menunjukkan kecenderungan untuk tetap melaju. Sehingga akan memberi dampak kepada diri kita. Itu salah satu contoh dari penerapan hukum pertama Newton.

Lalu ada contoh lain, misalnya ketika kamu sedang duduk pada kendaraan diam yang kemudian bergerak mendadak. Bila hal ini terjadi, tubuhmu pasti akan tersentak ke belakang. Ini disebut sebagai kecenderungan untuk tetap diam.

Itu adalah contoh dari peristiwa kelembaman atau inersia. Sifat lembam ditentukan oleh massa benda tersebut. Bila massa benda makin besar, maka kelembaman pasti akan makin besar pula.

Massa adalah besaran inersia sebuah benda. Bila massa benda makin besar, maka makin besar gaya yang dibutuhkan untuk melakukan percepatan. Selain itu, bila massa benda cukup besar pasti akan lebih susah untuk digerakkan dari posisi diam dan sulit dihentikan dari posisi bergerak.

Hukum Newton I dinotasikan dengan rumus di bawah ini:

ƩF = 0

Hukum Newton II

Bunyi dari Hukum Newton II, yakni:

‘Percepatan benda berbanding lurus dengan gaya total bekerja kepadanya dan berbanding terbalik dengan massanya. Arah percepatan benda akan sama dengan gaya total yang bergerak padanya.’

Dari hukum yang satu ini, kita bisa pahami bahwa benda akan bertambah kecepannya bila diberi gaya total yang arahnya sama dengan arah gerak benda. Namun, bila arah gaya total yang diberikan berlawanan arah dengan gerak benda, maka gaya itu akan memperkecil laju benda atau bahkan menghentikannya.

Perubahan kecepatan disebut dengan percepatan. Bisa disimpulkan bahwa gaya total diberikan kepada benda mampu menyebabkan percepatan. Contoh penerapan hukum ini bisa diamati ketika menendang bola.

Ketika bola diberi gaya, maka bola itu akan bergerak dengan percepatan tertentu. Hukum ini dinotasikan dengan rumus:

ƩF = m.a

Keterangan:

  • ƩF = gaya total bekerja pada benda (N)
  • m = massa benda (kg)
  • a = percepatan benda (m/s2)

Hukum Newton III

Bunyi dari Hukum Newton III, yakni:

‘Ketika benda memberi gaya pada benda kedua, maka benda kedua tersbeut akan memberi gaya sama besar tetapi berlawanan arah dengan benda pertama.’

Contoh penerapan dari hukum ketiga ini ketika kita memukul meja (memberi gaya pada benda). Meja itu akan memberi gaya kembali kepada tangan kita sama besar tetapi berlawanan arah dengan gaya yang kita berikan.

Semakin keras kamu memukul meja, maka makin sakit tanganmu dibuatnya. Hukum ini bila dinotasikan menjadi:

F1 = – F2

Faksi = – Freaksi

Keterangan:

  • F1 = gaya diberikan pada benda 2 (N)
  • F2 = gaya diterima kembali pada benda 1 (N)

Contoh Soal

  1. Sebuah benda bermassa 40 kg ditarik dengan katrol sehingga memiliki posisi seperti di bawah ini. Bila sistem itu diam, berapa gaya F?
    hukum newton I

    Jawaban:
    W = m.g
    W = 40 kg x 10 m/s2
    W = 400 N

    Pada sistem ini bekerja tiga gaya, yakni w, F, dan T yang tidak segaris. Sehingga bila ingin menentukan resultannya bisa menggunakan sumbu koordinat XY (metode analisis) seperti gambar (b). Sistem diam berlaku hukum Newton I. Yakni:

    Pada sumbu-Y
    ƩFy = 0
    T sin 530 – w = 0
    T (0,8) – 400 = 0
    0,8T = 400
    T = 400/0,8
    T = 500 N

    Pada sumbu-X
    ƩFx = 0
    F – T cos 530 = 0
    F – (500) (0,6) = 0
    F – 300 = 0
    F = 300 N

    Jadi, gaya yang bergerak pada sistem tersebut sebesar 300 Newton.

Itulah materi seputar Hukum Newton. Kita sudah bahas hukum Newton mulai dari 1 sampai ketiga. Tadi sudah dibahas pula hukum newton 1 2 3 dan contohnya juga pernyataan hukum newton 1 2 3.

Tadi sudah dibahas pula mengenai contoh soal hukum newton 1. Penerapan dari hukum ini sangat mudah kan? Benda semula diam mendadak diam, maka termasuk ke dalam penerapan hukum ini. Pun berlaku sebaliknya, bila benda diam mendadak bergerak termasuk pula pada penerapan gerak ini.

Penerapan hukum ini amat sederhana dan bisa dilihat di kehidupan sehari-hari. Bila kamu masih belum terlalu mengerti, coba perhatikan sekali lagi. Bagian tersulit mungkin pada koordinat, tetapi tidaklah masalah. Kamu bisa mempelajari perlahan-lahan.

Semoga materi in bermanfaat ya Cerdikawan.

Baca juga :
1. 3 Hukum Newton Lengkap dengan Contoh Soal
2. Pengertian dan Rumus Hukum Ohm Terlengkap

Author