Hai Cerdikawan! Sudah siap untuk belajar kali ini kan? Nah, kita akan belajar tentang rumus kecepatan rata rata. Setelah kemarin kita membahas jarak, kita beranjak menuju pada konsep kecepatan. Apakah rumus kecepatan rata rata itu penting? Tentu saja! Ketika mengendarai mobil atau motor, terkadang kecepatan tidak konstan. Bisa jadi kecepatan kita berubah-ubah. Inilah gunanya mempelajari rumus kecepatan rata rata supaya lebih mudah memperkirakan waktu tempuh.

Ketika bepergian, amat penting untuk memperhatikan kecepatan. Apalagi bila kamu hendak datang ke suatu tempat untuk acara penting. Kamu harus pandai memperkirakan waktu tempuh dengan melihat jarak dan kecepatan.

Tentu lebih baik bila kecepatan bersifat konstan. Namun, kita tidak selalu mampu mempertahankan kecepatan supaya konstan. Alhasil, kecepatan akan berubah-ubah. Oleh karena itu, kecepatan rata rata perlu dibahas agar tetap mampu memperkirakan waktu tempuh supaya bisa tepat waktu.

Pengertian Kecepatan

Sebelum membahas kecepatan rata rata, memang kita harus memperhatikan konsep dari kecepatan itu dulu. Sebab konsep kecepatan rata rata berasal dari kecepatan. Karena kecepatan berubah-ubah, harus dicari nilai rata-rata supaya lebih mudah dihitung.

Lantas, apa sih pengertian dari kecepatan? Kecepatan adalah besaran vektor yang mampu menunjukkan seberapa cepat sebuah benda bisa berpindah. Karena termasuk besaran vektor, maka kecepatan memiliki arah. Satuan untuk kecepatan atau kelajuan adalah meter per sekon (m/s).

Untuk mengetahui konsep kecepatan, kamu harus tahu konsep jarak dan waktu. Ketiga komponen ini saling berhubungan satu sama lain. Ketika kamu paham salah satu dari rumus, kamu akan paham rumus secara keseluruhan pula.

Jadi nanti kita akan membahas rumus kecepatan, waktu tempuh, dan jarak pula. Baru setelah itu kita akan paham rumus kecepatan rata rata. Dengan tahu rumus kecepatan, akan sangat mudah untuk menentukan kecepatan rata rata. Sudah siap membahas satu per satu?

Rumus Kecepatan, Jarak, dan Waktu

Mari kita bahas rumus dari kecepatan, jarak, dan waktu satu per satu.

1. Rumus Kecepatan

V = S/t
Kecepatan = Jarak/waktu tempuh

Keterangan:

  • V : kecepatan (km/jam atau m/s)
  • S : jarak (km atau m)
  • t : waktu tempuh (jam atau s)

2. Rumus Waktu

t = S/v
Waktu tempuh = Jarak/kecepatan

Keterangan:

  • t : waktu tempuh (jam atau s)
  • S : jarak (km atau m)
  • v : kecepatan (km/jam atau m/s)

3. Rumus Jarak

S = v.t
Jarak = kecepatan x waktu tempuh

Keterangan:

  • S : jarak (km atau m)
  • v : kecepatan (km/jam atau m/s)
  • t : waktu tempuh (jam atau s)

Itulah ketiga rumus dasar sebelum membahas rumus kecepatan rata rata. Ketiga rumus itu sangat mudah dipahami bukan? Jadi jangan sampai lupa dengan rumusnya ya!

Rumus Kecepatan Rata Rata

Penasaran dengan rumusnya dong, simak di bawah ini:

rumus kecepatan rata rata

V1 adalah kecepatan pertama, t1 waktu tempuh pertama. Kamu bisa observasi berapa saja kecepatan yang telah ditempuh. Kemudian kamu bisa masukkan ke dalam rumus dan akan ditemukanlah jawaban dari apa yang kamu cari.

Sangat mudah bukan? Nanti kita bahas contoh soalnya baik dari kecepatan, jarak, dan waktu hingga kecepatan rata rata. Yuk kita bahas segera!

Contoh Soal Penerapan Rumus Kecepatan Rata Rata

  1. Dio mengendarai mobil dari rumah ke kantor berjarak 25 km dengan waktu 2 jam perjalanan. Berapa kecepatan rata rata mobil Dio tersebut?

    Jawab:
    S = 25 km
    t = 2 jam

    v = S/t
    v = 25/2
    v = 12, 5 km/jam
    Jadi kecepatan rata rata mobil Dio adalah 12,5 km/jam.
  2. Tito berjalan dengan kecepatan rata rata 2 meter per sekon. Berapa jarak ditempuh Tito setelah 2 jam?

    Jawab:
    V = 2 m/s
    t = 2 jam = 2 x 60 x 60 = 7200 detik

    S = v.t
    S = 2. 7200
    S = 14400 m
    S = 14,4 km
  3. Seorang pelari mampu menempuh jarak 200 meter dalam waktu 50 detik. Berapa kecepatan rata rata pelari itu?

    Jawab:
    S = 200 m
    t = 50 detik

    v = S/t
    v = 200/50
    v = 4 m/s
    Jadi kecepatan pelari itu adalah 4 m/s.
  4. Mobil berjalan dari kota A ke kota B dengan jarak 50 km dalam waktu 1 jam. Kemudian mobil melanjutkan perjalanan ke kota C dengan jarak 90 km. Dari kota C mobil melanjutkan perjalanan ke kota D dengan jarak 40 km dalam waktu 1 jam. Berapa kecepatan rata rata mobil itu dari kota A ke kota D?

    Jawab:
    Jarak tempuh = 50 + 90 + 40 = 180 km
    Waktu tempuh = 1 + 2 + 1 = 4 jam

    Kecepatan rata rata = jarak tempuh/waktu tempuh
    Kecepatan rata rata = 180/4 = 45 km/jam
    Jadi kecepatan rata rata yang telah ditempuh dari kota A ke kota D adalah 45 km/jam.
  5. Sebuah mobil menempuh jarak 120 km dalam waktu 2 jam. Berapa kecepatan rata rata mobil itu?

    Jawab:
    Jarak tempuh = 120 km
    Waktu tempuh = 2 jam

    Kecepatan rata rata = jarak tempuh/waktu tempuh
    Kecepatan rata rata = 120/2 = 60 km/jam
    Jadi kecepatan rata rata yang ditempuh mobil itu sebesar 60 km/jam.
  6. Qori mengayuh sepeda dengan kecepatan 2 m/s. Berapa waktu tempuh diperlukan untuk menempuh jarak 200 meter?

    Jawab:
    Kecepatan = 2 m/s
    Jarak tempuh = 200 meter

    Waktu tempuh = jarak tempuh/kecepatan
    Waktu tempuh = 200/2
    Waktu tempuh = 100 sekon
  7. Jarak kota A-B adalah 33 km. Adi berangkat dari kota A pukul 09.00 dengan kecepatan 6 km/jam. Sedangkan Kaka berangkat dari kota B pukul 09.00 dengan kecepatan 5 km/jam. Pukul berapa Adi dan Kaka bisa bertemu?

    Jawab:
    Jarak Adi + Jarak Kaka = 33 km
    6 km. t + 5 km. t = 33 km
    6t + 5t = 33 km
    11 t = 33 km
    t = 33/11
    t = 3 jam
    Waktu yang ditempuh oleh Kaka dan Adi adalah 3 jam.

Wah, tuntas sudah pembahasan mengenai kecepatan rata rata. Kamu bisa terapkan rumus ini ketika kamu menempuh perjalanan panjang dari kota ke kota dengan kecepatan dan waktu tempuh berbeda.

Ketika kamu sampai di tempat tujuan kamu bisa menghitung kecepatan rata rata yang telah kamu tempuh. Dengan begitu kamu bisa mengetahui perkiraan waktu tempuh agar bisa sampai tepat waktu.

Itulah tadi rumus kecepatan rata rata dan keterangannya. Meskipun tadi tidak dibahas rumus kecepatan sesaat, tetapi nanti mungkin akan kita bahas pula di lain kesempatan. Yang terpenting, jangan lupa untuk mencontoh latihan soal itu agar lebih mudah bila bertemu kasus serupa.

Semoga artikel sederhana ini bermanfaat. Bila kamu suka artikel ini, kamu bisa pula cek artikel lain di web PinterKelas yang sangat bervariatif dan lengkap.

Baca juga :
1. Inilah Rumus Jarak Paling Mudah Dilengkapi Contoh Soal!
2. Belajar Rumus Perpindahan dan Mengerjakan Contoh Soalnya!

Author