Halo Cerdikawan! Sudah siap untuk belajar hari ini kan? Kali ini kita akan belajar tentang rumus perbandingan. Ada dua perbandingan, yakni senilai dan berbalik nilai. Kita akan membahas rumus perbandingan baik itu senilai dan berbalik nilai. Sudah siap membahas rumus perbandingan bersama PinterKelas?

Seperti sudah dibahas di atas, ada dua perbandingan yakni senilai dan berbalik nilai. Keduanya bisa dimanfaatkan di kehidupan nyata dan benar-benar membantu pekerjaan manusia. Supaya pekerjaan lebih mudah, matematika diperlukan dong!

Oleh karena itu, khusus pada pembahasan kali ini kita akan mempelajari tentang perbandingan. Selain berguna untuk mengerjakan soal evaluasi, juga bermanfaat ketika kamu hendak melakukan aktivitas sehari-hari di rumah. Yuk mulai pembahasannya!

Pengertian Perbandingan

Banyak hal di dunia ini yang harus dibandingkan. Bukan bermaksud membandingkan, melainkan memang harus begitu agar bisa dideskripsikan dengan baik. Bukan kamu kok yang dibandingkan Cerdikawan, melainkan objek-objek yang bersifat matematis.

rumus perbandingan
pixabay.com

Nah, perbandingan termasuk ke dalam golongan aritmatika. Perbandingan ialah upaya untuk membandingkan dua objek maupun lebih yang tentu saja dilakukan menggunakan rumus perbandingan.

Beberapa hal perlu dibandingkan. Ketika kamu membeli barang dalam jumlah banyak dan hendak membagikan kepada orang-orang, kamu harus memperkirakan jumlah dengan tepat. Dengan menggunakan konsep perbandingan, perkiraan jumlah bisa dilakukan dengan lebih akurat.

Kamu bisa menerapkan perbandingan dalam hal lain pula. Yang paling sering berhubungan dengan pekerjaan proyek. Ketika kamu hendak mempercepat proyek, kamu akan butuh rumus perbandingan. Atau ketika kamu hendak mempersiapkan stok makanan untuk hewan, konsep perbandingan pun akan sangat berguna.

Dua objek berkaitan akan sangat pas bila dioperasikan menggunakan konsep perbandingan. Untuk tujuan itu perbandingan diciptakan. Jadi perbandingan ini memang sangat penting dan kamu akan segera menguasainya setelah membaca materi ini.

Macam-Macam Perbandingan

Bila berbicara mengenai perbandingan, kita pasti akan menemui dua macam. Yakni perbandingan senilai dan berbalik nilai. Keduanya tentu memiliki fungsi berbeda serta rumus berbeda.

Jadi mari kita bahas satu per satu penjelasannya, setelah itu baru kita bahas rumus keduanya

1. Perbandingan Senilai

Perbandingan senilai ialah membandingkan dua objek atau lebih yang memiliki nilai tetap sama. Artinya, bila nilai variabel satu objek bertambah maka nilai variabel objek lain ikut bertambah.

Misalnya, ketika berbicara mengenai barang dan harganya. Bila barang makin banyak, maka harga yang harus dibayar pun makin banyak. Atau bila kita menabung, semakin lama waktu menabung maka makin banyak pula jumlah tabungannya.

Begitulah konsep dari perbandingan senilai. Mengapa dinamakan senilai? Karena nilainya sama, sama-sama bertambah atau sama-sama berkurang. Keduanya kompak. Itulah perbandingan senilai.

2. Perbandingan Berbalik Nilai

Perbandingan berbalik nilai ialah membandingkan dua objek atau lebih yang nilainya sebenarnya tetap tetapi nilainya berbalik. Bila nilai variabel satu bertambah, yang satunya berkurang. Salah satu besar dan satunya kecil.

Contoh perbandingan ini dapat kamu lihat pada makanan hewan yang tengah dimakan. Atau pada perbandingan jumlah pekerja dengan waktu penyelesaian pekerjaan. Begitulah inti dari perbandingan berbalik nilai.

Rumus Perbandingan

Tibalah pada materi perbandingan paling utama, yakni mengenai rumus-rumusnya. Kamu pasti penasaran dong dengan rumus dari kedua perbandingan ini? Mari kita simak satu per satu.

1. Rumus Perbandingan Senilai

rumus perbandingan

Nilai a1 sama dengan nilai b1 sedangkan nilai a2 sama dengan b2. Bila salah satu meningkat, yang lain ikut meningkat. Bila salah satu berkurang, yang lain pun akan ikut berkurang. Sudah paham dengan konsepnya kan?

2. Rumus Perbandingan Berbalik Nilai

Dari rumus tersebut dapat dilihat bahwa nilai a1 berbalik nilai dengan b2 dan nilai a2 berbalik nilai dengan b1. Inilah yang dinamakan berbalik nilai.

Contoh Soal Perbandingan

Tiba saatnya kita membahas contoh dari perbandingan. Mari kita simak satu per satu.

  1. Seorang pedagang menjual 6 kg jeruk dengan harga 60.000. Berapa harga 12 kg jeruk?

    Jawab:
    a1 = 6
    a2 = 10
    b1 = 60.000

    a1/b1 = a2/b2
    6/60.000 = 10/b2
    6 x b2 = 60.000 x 10
    b2 = 600.000/6
    b2 = 100.000
    Jadi harga 10 kg jeruk adalah 100.000.
  2. Nita membeli 10 kg gula dengan harga 64.000. Berapa yang harus dibeli bila membeli 15 kg gula?

    Jawab:
    a1 = 10
    a2 = 15
    b1 = 64.000

    a1/b1 = a2/b2
    10/64.000 = 15/b2
    10 x b2 = 64.000 x 15
    b2 = 960.000/10
    b2 = 96.000
    Jadi harga 15 kg gula adalah 96.000.
  3. Melisa membeli 20 pensil dengan harga 80.000. Bila Melisa ingin membeli 25 pensil, berapa harga yang harus ia bayar?

    Jawab:
    a1 = 20
    b1 = 80.000
    a2 = 25

    a1/b1 = a2/b2
    20/80.000 = 25/b2
    20 x b2 = 25 x 80.000
    b2 = 2.000.000/20
    b2 = 100.000
    Jadi harga 25 buah pensil adalah 100.000.
  4. Pembangunan sebuah gedung dilakukan oleh 6 pekerja dalam waktu 20 hari. Bila jumlah pekerja menjadi 10 orang, berapa lama waktu dibutuhkan untuk menyelesaikan pembangunan gedung itu?

    Jawab:
    a1 = 6
    a2 = 10
    b1 = 20

    a1/b2 = a2/b1
    6/b2 = 10/20
    6 x 20 = b2 x 10
    120/10 = b2
    b2 = 12
    Bila jumlah pekerja 10 orang, maka pekerjaan akan selesai dalam waktu 12 hari.
  5. Sebuah rumah dibangun dalam waktu 20 hari dengan 7 orang pekerja. Bila pemilik rumah ingin mempercepat dalam waktu 14 hari, berapa jumlah pekerja yang harus ditambahkan?

    Jawab:
    a1 = 20
    b1 = 7
    a2 = 14

    a1/b2 = a2/b1
    20/b2 = 14/7
    20 x 7 = b2 x 14
    240/14 = b2
    B2 = 10
    Jumlah pekerja yang harus ditambah adalah 10 – 7 = 3 orang.
  6. Sebuah perusahaan memiliki 10 mesin pembuat sepatu dengan waktu pembuatan 16 hari. Bila mesin yang digunakan 15, berapa waktu yang dibutuhkan untuk membuat sepatu?

    Jawab:
    a1 = 10
    b1 = 16 hari
    a2 = 15

    a1/b2 = a2/b1
    10/b2 = 15/16
    140/10 = b2
    b2 = 14
    Jadi waktu yang dihabiskan bila menggunakan 15 mesin adalah 14 hari.

Itulah materi seputar perbandingan. Setelah membaca materi di atas, kamu bisa paham kan mengapa materi ini sangat penting? Ini dikarenakan materi perbandingan bisa diterapkan di dalam kehidupan sehari-hari.

Ketika kamu hendak membeli barang, kamu bisa menggunakan satu patokan terlebih dahulu saat pertama kali membeli. Setelah itu bila kamu ingin membeli dengan jumlah lebih banyak, kamu bisa menggunakan rumus perbandingan senilai.

Dan bila kamu hendak mendirikan proyek, kamu bisa menggunakan pula rumus perbandingan berbalik nilai. Sebab waktu dan jumlah pekerja sangat penting untuk dihitung secara akurat dengan menggunakan rumus ini.

Inilah materi seputar perbandingan. Rumus perbandingan SMP ini bahkan tetap berlaku sampai kita sudah dewasa. Jadi semoga bermanfaat!

Baca juga :
1. Menentukan Relasi dan Fungsi dengan Langkah Tepat!
2. Penjelasan Rumus Suku Ke n Barisan Geometri dan Aritmatika

Author