Kalau sobat Cerdikawan sedang mencari jawaban dari soal ‘pengertian homograf,’ ‘contoh homograf,’ ‘contoh kalimat homograf,’ atau ‘penjelasan homograf adalah?’ maka kalian datang ke tempat yang tepat! Kali ini kita akan kupas tuntas beberapa hal esensial yang berkaitan dengan homograf!

Sebelum kita masuk lebih lanjut ke kumpulan kalimat contoh homograf, sebaiknya kita menelusuri sedikit tentang ‘apa sih homograf itu?’ Silakan disimak ya pembahasannya! Semoga bermanfaat untuk kalian!

Mengenal Lebih mengenai Homograf

Jika ditelusuri berdasarkan etimologi, homograf berasal dari Bahasa Yunani Kuno (Ancient Greek) yakni, “ὁμός” yang dibaca “homós” dalam Bahasa Indonesia artinya “sama.” Selain itu homograf pun berasal dari kata, “γράφω” yang dibaca “gráphō” dan dalam Bahasa Indonesia memiliki arti “tulis.” Maka diambil dari asal katanya, homograf memiliki arti secara harfiah sebagai “penulisan yang sama.” Homograf adalah kosakata yang memiliki ejaan atau penulisan yang sama dengan kosakata lain, tetapi memiliki pengucapan dan makna yang berbeda satu sama lainnya.

contoh homograf
Road Trip with Raj at unsplash.com

Contoh Homograf: Kata Kunci, Pelafalan, Kelas Kata

Bersumber dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, PinterKelas berhasil mengumpulkan beberapa kosakata homograf dengan makna berbeda yang dirangkum dalam daftar sebagai berikut:

1) Apel

= Buah (apêl) – Nomina

= Upacara (apèl) – Nomina

= Kepala kampung (apèl) – Nomina

2) Serang

= Tidak lebat (sèrang) – Adjektifa

= Mandor di kapal (sêrang) – Nomina

= Ibu kota di Provinsi Banten (sèrang) – Nomina

= Melawan (sêrang) – Verba

3 Keset

= Pengesat kaki (kèsèt) – Nomina

= Kesat (kêsèt) -Adjektifa

4 Mental

= Terpental (mêntal) – Verba

= Batiniah, karakter (mèntal) – Nomina

5 Per

= Pegas (pèr) – Nomina

= Tiap (pêr) – Numeralia

= Satu-satu (pêr) – Partikel

6 Memerah

= Memeras (mêmêrah) – Verba

= Berubah jadi warna merah (mêmèrah) – Verba

7 Kecap

= Bumbu, penambah rasa (kècap) – Nomina

= Gerakan mulut yang menghasilkan bunyi (kêcap) – Nomina

8 Serak

= Parau (sèrak) – Adjektifa

= Menyerak (sêrak) – Verba

9 Seri

= Seimbang (sêri) – Adjektifa

= Rangkaian yang berturut-turut (séri) – Nomina

10 Tahu

= Makanan (ta.hu) – Nomina

= Mengerti (tau) – Verba

11 Beruang

= Hewan atau binatang buas (be.ru.ang) – Nomina

= Banyak uang atau punya uang (ber.uang) – Adjektifa

contoh homograf
Thought Catalog at unsplash.com

Contoh Homograf: Kalimat

1 Apel

= Buah (apêl) – Nomina

“Dalam cerita dongeng Putri Salju, sang Putri sempat meninggal karena memakan apel beracun pemberian Ibu Tirinya yang menyamar sebagai nenek tua.”

“Aku sangat senang jika berlibur ke rumah nenek di Malang, nenek setiap hari mengajakku memanen di perkebunan apel dan jeruk milik keluarga kami.”

= Upacara (apèl) – Nomina

“Pada pagi hari, setiap barak pasti akan kosong karena ditinggal oleh para prajurit untuk mengikuti apel wajib di lapangan X.”

“Apel pagi ini dipimpin langsung oleh Bapak Presiden X dan adikku berdiri di sana sebagai salah satu pasukan pengibar bendera.”

= Kepala kampung (apèl) – Nomina

“Pak X ditunjuk langsung oleh Kepala Desa untuk menjabat sebagai Apel baru di Kampung X.”

“Di lima kampung termahsyur yaitu Kampung M, X, M, B, dan B, para Apelnya sangat dihormati oleh penduduk setempat berkat kebijaksanaannya.”

2 Serang

= Tidak lebat (sèrang) – Adjektifa

“Pohon sawo di kampung halamanku sekarang menjadi serang karena banyaknya permukiman yang baru-baru ini dibangun di berbagai tempat.”

“Chenu senang kuajak jalan-jalan ke perbukitan yang amat rindang dengan pepohonan ini, padahal dulunya pepohonan di sini serang.”

= Mandor di kapal (sêrang) – Nomina

“Menurut berita yang pernah kubaca, para serang di kapal Titanic tidak ada yang dapat selamat.”

“Alasan Ayahnya yang tak pernah pulang itu adalah karena Ayahnya bekerja sangat keras demi kehidupan mereka menjadi serang di Kapal X.”

= Ibu kota di Provinsi Banten (sèrang) – Nomina

“Serang adalah Ibu Kota Provinsi Banten yang terkenal dengan wisata kopinya.”

“Kesenian bela diri debus atau kekebalan dikenal masyarakat Indonesia berasal dari daerah Aceh, Minang dan Serang.”

= Melawan (sêrang) – Verba

“Sesuai perintah dari Ketua lewat suratnya yang saya terima pagi ini, kita akan melancarkan serangan dadakan terhadap kubu lawan malam ini juga!”

“Kaca jendela pecah berkeping-keping karena kemarin sore sekolah kami diserang oleh kawanan binatang buas dari hutan.”

3 Keset

= Pengesat kaki (kèsèt) – Nomina

“Pada keset hasil produksiku yang biasa kujual di pasar internasional, tampak depannya bertuliskan kata ‘welcome’ dengan motif yang sederhana.”

“Hebat sekali pesaing bisnis kita, mereka mampu menciptakan keset yang ergonomis dengan harga di bawah pasar.”

= Kesat (kêsèt) – Adjektifa non-baku

“Kenapa gigiku tidak terasa keset ya setelah menggunakan pasta gigi yang mahal itu?”

“Kita dapat menguji tingkat keset dari kaca ini saat menggosoknya menggunakan tangan telanjang.”

4 Mental

= Terpental (mêntal) – Verba

“Iyul terpental hingga belasan meter saat kecelakaan mengerikan itu menimpanya.”

“Aku melempar bola basket itu ke dalam ring tetapi gagal, dan malah terpental keluar arena.”

= Batiniah, karakter (mèntal) – Nomina

“Sebutan ‘mental tempe’ adalah bentuk dari rasa superior seseorang yang tidak mengerti perbedaan kondisi mental yang harus dilihat dalam berbagai aspek.”

“Menurut saya, penyakit mental masih dianggap tabu dan dianggap belum layak untuk dipertimbangkan sebagai sebuah penyakit serius di Indonesia.”

5 Per

= Pegas (pèr) – Nomina

“Gawat, per motor ini sebentar lagi akan segera patah!”

“Kasur milik keluargaku memiliki kualitas per yang tidak akan rusak walau dilindas oleh truk sekalipun.”

= Tiap (pêr) – Numeralia

“Per akhir tahun ini, saya akan segera pindah ke luar negeri bersama kucing dan anjing saya.”

“Sistem poling suara akan diambil dengan cara yang berbeda per tahun 2020 nanti.”

= Satu-satu atau demi (pêr) – Partikel

“Mx membaca setiap surat yang dikirimkan pada mereka satu per satu.”

“Aku menghitung hari per hari semenjak kepergiannya dari sekolah.”

Marten Newhall at unsplash.com

Lanjutan Contoh Homograf: Kalimat

6 Memerah

= Memeras (mêmêrah) – Verba

“Anak-anak di kampungku sangat senang jika dimintai tolong untuk membantu memerah susu sapi di peternakan”

“Pekerjaan memerah susu adalah pekerjaan yang membutuhkan kesabaran dan ketelatenan.”

= Berubah jadi warna merah (mêmèrah) – Verba

“Wajahku menjadi memerah saat Chenu menyanyikan lagu untukku.”

“Saat terkena infeksi mata, biasanya kondisi mata akan memerah dan berair.”

7 Kecap

= Bumbu, penambah rasa (kècap) – Nomina

“Kecap Flamingo adalah kecap legendaris dari Indonesia.”

“Kedelai benar-benar bermanfaat, salah satu olahan kedelai adalah kecap.”

= Gerakan mulut yang menghasilkan bunyi (kêcap) – Nomina

“Wonie tidak suka jika saat makan bersamanya ada seseorang yang makan dengan mengecap.”

“Ifsa hanya bisa mengecap asam karena tak mampu membeli makanan untuk mengisi perut laparnya.”

8 Serak

= Parau (sèrak) – Adjektifa

“Suara Ima terdengar amat parau saat berbicara di depan kamera karena ia menangis semalaman.”

“Jika mendengar betapa paraunya suara anak itu, menandakan bahwa ia benar-benar sedang sakit.”

= Menyerak (sêrak) – Verba

“Kedua kakinya berusaha menyerak dedaunan kering yang menghalangi laju larinya.”

“Susan terjatuh dari tangga yang menyebabkan uang curian dari dalam tasnya jatuh berserakan di lantai.”

9 Seri

= Seimbang (sêri) – Adjektifa

“Hasil pertandingan M VS X hari ini adalah seri.”

“Kemampuan kami bisa dibilang seri karena pihaknya dan pihakku memiliki pelatih yang dulu.”

= Rangkaian yang berturut-turut (séri) – Nomina

“Risma memiliki semua seri buku The Hunger Games dalam versi Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.”

“Serial Televisi X sudah memasuki tahun ketujuh mereka saat menamatkannya pada tahun 2019.”

10 Tahu

= Makanan (ta.hu) – Nomina

“Tahu bacam memiliki rasa manis legit dan sedikit gurih.”

“Ampas tahu bahkan juga bisa dimanfaatkan untuk bahan pembuatan tempe gembus.”

= Mengerti (tau) – Verba

“Ya, aku tahu tapi aku diam.”

“Apa kalian benar-benar tahu bagaimana cara menulis huruf hangul?”

11 Beruang

= Hewan atau binatang buas (be.ru.ang) – Nomina

“Beruang di Kutub terancam habitatnya karena es di sana setiap tahun semakin mencair.”

“Beruang madu adalah salah satu jenis beruang yang juga harus dilindungi.”

= Banyak uang atau punya uang (ber.uang) – Adjektifa

“Semua orang bermimpi dan berkata ingin menjadi orang yang beruang, tapi usaha mereka tidak mengatakan hal yang sama.”

“Wanita hebat itu adalah wanita yang paling beruang dan berpengaruh dalam sejarah.”

Author