Halo Cerdikawan! Apa kabar kalian? Semoga baik-baik saja ya! Kali ini kita akan belajar tentang cara menghitung tetesan infus, apakah kamu pernah mendapat cairan ini? Ketika kita sakit, pasti ada satu hal pasti. Kita akan diinfus! Pernah tidak kamu penasaran tentang bagaimana cara menghitung tetesan infus? Bila kamu akan menjadi tenaga medis, kamu harus tahu tentang cara menghitung tetesan infus ini.

Cairan infus adalah keharusan bagi seorang pasien. Pasien adalah orang sakit. Ketika kamu sakit, pasti kamu tidak selera untuk makan. Tetapi mau tidak mau kamu harus terus makan. Saat kondisi sudah begitu parah, tidak ada pilihan lain selain menerima cairan infus.

Cairan ini sebagai pengganti nutrisi ketika mulut dan sistem pencernaan tubuh tidak bisa diajak kompromi. Semua orang sakit yang dirawat inap membutuhkan cairan ini. Nah, mari kita bahas lebih lanjut tentang menghitung tetesan cairan ini.

Pengertian Cairan Infus

Ketika kamu berkunjung di rumah sakit, kamu pasti melihat satu pemandangan unik. Tiap pasien selalu disertai oleh selang dengan wadah cairan tergantung di sebuah tiang. Inilah cairan infus.

Apa itu cairan infus? Dilihat dari komposisi utama, cairan infus terdiri atas natrium. Cairan ini bisa mengembalikan pasien yang kehilangan cairan. Orang sakit susah untuk makan dan minum, sehingga ia pasti mengalami dehidrasi.

Bahkan pasien tanpa makan pun tetap bisa bertahan dengan terus mendapat cairan infus. Penggunaan cairan ini penting untuk menjaga kestabilan pasien. Nah, dengan diberi cairan infus kondisi pasien bisa sedikit lebih baik.

Saat kamu bercita-cita ingin menjadi seorang tenaga medis, maka mengetahui cara menghitung tetesan infus menjadi hal paling penting. Bahkan materi mengenai infus ini dibahas pada bagian awal.

Kemampuan menghitung tetesan infus merupakan bidang dasar. Tenaga medis tidak boleh tidak mampu menghitung tetesan infus. Jadi, bila kamu hendak menjadi tenaga medis kamu harus paham cara menghitungnya.

Rumus Tetap Tetesan Infus

Untuk menghitung tetesan infus, ada cara tersendiri. Ini harus diperhatikan oleh kamu para calon tenaga medis. Sebelum itu, coba lihat berbagai istilah yang digunakan dalam memasang infus. Yakni:

  • gtt = makro tetes
  • mgtt = mikro tetes
  • jumlah tetesan = banyak tetesan tiap 1 menit

Sedangkan rumus tetap tetesan infus yang digunakan yakni:

  • 1 gtt = 3 mgtt
  • 1 cc = 60 mgtt
  • 1 cc = 20 gtt
  • 1 cc = 1 ml
  • 1 kolf = 1 labu = 500 cc
  • mgtt/menit = cc/jam
  • konversi dari mgtt ke gtt = mgtt/3
  • konversi dari gtt ke mgtt = gtt x 3
  • 1 kolf atau 500 cc/24 jam = 7 gtt
  • 1 kolf atau 500 cc/24 jam = 21 mgtt
  • Volume tetesan infus masuk per jam infus set mikro = jumlah tetesan x 1
  • Volume tetesan infus masuk per jam infus set makro = jumlah tetesan x 3

Itulah beberapa rumusan tetap atau satuan di dalam meneteskan infus kepada seorang pasien. Dan hal ini digunakan untuk menghitung tetesan infus. Setelah ini mari kita bahas rumus untuk menghitung tetesan infus.

Cara Menghitung Tetesan Infus

Mari kita bahas materi utama kali ini, yakni mengetahui cara menghitung tetesan infus. Rumus itu berbeda-beda tergantung dari mikro atau makro, maupun dari pasien yang diberi tetesan. Jadi sebagai tenaga medis kamu harus paham takaran masing-masing orang dan tidak boleh lupa.

Mari kita bahas rumusnya satu per satu.

  1. Rumus dalam hitungan menit
    Jumlah tetesan per menit = cara menghitung tetesan infus
  2. Rumus dalam hitungan jam
    Jumlah tetesan per menit =
  3. Rumus untuk orang dewasa
    Jumlah tetesan per menit (Terumo) = cara menghitung tetesan infus
    Jumlah tetesan per menit (Terumo) =
    Jumlah tetesan per menit (Terumo) = 5 x 20
    Jumlah tetesan per menit (Terumo) = 100 menit

    Faktor tetes untuk orang dewasa adalah 20 dan faktor tetes untuk anak-anak adalah 60.
  4. Rumus untuk anak-anak
    Mari kita hitung tetesan untuk pasien anak-anak, simak di bawah ini:
    Jumlah tetesan per menit (Terumo) = cara menghitung tetesan infus
    Jumlah tetesan per menit (Terumo) =
    Jumlah tetesan per menit (Terumo) = cara menghitung tetesan infus

    Nah, bila dicari dalam jumlah tetesan/detik, kita bisa ubah rumus dengan menggunakan angka tersedia. Rumusnya adalah:
    (Jumlah cairan infus x faktor tetes) : (Jumlah tetesan per menit x 60)

Menghitung Tetesan Infus

Sekarang perhitungan dilihat dari sudut pandang mikro dan makro, begini rumusnya:

Purohito menyatakan, cara menghitung tetesan infus per menit (TPM) secara sederhana adalah sebagai berikut:

  • Tetes per menit = jumlah cairan infus (ml)
    (makro) lamanya infus (jam) x 3
  • Tetes per menit = jumlah cairan infus (ml)
    (mikro) lamanya infus (jam)

Contoh Soal Perhitungan Tetesan Infus

Bagaimana bila diterapkan dalam soal? Simak di bawah ini ya!

  1. Berapa tetes per menit (TPM) bila cairan yang hendak dimasukkan sebanyak 500 ml dan harus habis dalam waktu 8 jam?

    Jawab:
    a. Tetesan makro
    Tetes per menit = jumlah cairan infus (ml)
    (makro) lamanya infus (jam) x 3
    Tetes per menit = 500 ml
    (makro) 8 jam x 3
    Tetes per menit = 500
    (makro) 24
    Tetes per menit = 20
    Jadi cairan yang harus diberikan adalah 20 TPM.

    b. Tetesan mikro
    Tetes per menit = jumlah cairan infus (ml)
    (mikro) lamanya infus (jam)
    Tetes per menit = 500 ml
    (mikro) 8 jam
    Tetes per menit = 60
    Jadi cairan harus diberikan sebanyak 60 TPM.
  2. Sebuah cairan infus diteteskan kepada pasien adalah 21 tetes/menit. Bila dikonversi dalam satuan per detik, berapa cairan yang harus diteteskan?

    Jawab:
    1 menit = 60 detik.
    Jadi bila di dalam waktu 60 detik diteteskan sebanyak 21 tetes, maka bila dibuat dalam satuan detik, maka:
    60/21 = 2,857 dibulatkan menjadi 3.
    Maka tiap detik harus diteteskan sebanyak 3 tetes.

Kegagalan Pemberian Cairan Infus

Pemberian cairan infus tidak selalu berhasil. Kegagalan bisa terjadi karena beberapa hal. Dan kegagalan yang biasa terjadi adalah:

  • Jarum tidak masuk ke pembuluh darah vena
  • Jarum infus dan vena terjepit karena positi tempat masuk jarum dalam kondisi menekuk
  • Pipa infus terlipat atau terjepit
  • Pipa penghubung udara tidak berfungsi

Itulah materi seputar tetesan cairan infus. Tadi kita sudah membahas contoh soal menghitung tetesan infus, cara menghitung tetesan infus 20 tpm, dan cara menghitung tetesan infus pump.

Menghitung tetesan per menit terbilang sangat sederhana. Kamu tidak perlu khawatir ketika nanti hendak menerapkan rumus ini. Tidak perlu khawatir sama sekali.

Semoga materi sederhana ini mudah dimengerti. Dan semoga kamu bisa sukses dalam mencapai cita-cita sebagai tenaga medis.

Baca juga :
1. Pengertian Otot polos serta Fungsi, Jenis Dan Cara Kerjanya!
2. Mengenal Jaringan Ikat Secara Lebih Mendalam

Author