Cerdikawan, kamu pasti sudah tahu bahwa sebuah negara tidak dapat berdiri sendiri. Iya, karena tidak semua kebutuhan disediakan dan ada di satu negara. Oleh karena itu, mereka harus bekerja sama; baik bilateral, multilateral, regional, dan internasional. Salah satu bentuk kerja sama yang dilakukan negara kita adalah ASEAN.

ASEAN, singkatan dari Association South East Asian Nation, lembaga kerjasama antar negara-negara Asia Tenggara.

Pembahasan Pinter Kelas yang singkat dan padat kali ini akan membahas seputar sejarah berdirinya ASEAN: latar belakang, tujuan, tokoh, lambang, dan anggotanya.

Pengertian ASEAN

Sesuai dengan kepanjangannya dalam bahasa Inggris, lembaga ini merupakan bentuk organisasi kerjasama antar negara-negara yang letaknya secara geografis berada di Asia Tenggara. Negara-negara yang terbilang berasal dari rumpun yang sama, yaitu rumpun Melayu dan sangat strategis.

Dalam peta dunia, negara-negara Asia Tenggara terletak di antara dua samudera dan dua benua. Dua samudera yang dimaksud adalah Hindia dan Pasifik. Sedangkan dua benua, yaitu Asia dan Australia.

Selain itu, negara yang terletak di Asia Tenggara ini mempunyai bentuk yang berbeda-beda, seperti berikut:

  • Berupa daratan yang luas, negara Laos.
  • Memiliki bentuk lingkaran compact, negara Kamboja.
  • Berbentuk fragmented atau negara kepulauan, negara Indonesia dan Filipina.
  • Bentuknya elongated dan potruded atau kompleks dan beragam, negara Thailand dan Kamboja.
  • Bentuk elongated, negara Vietnam.

Di atas tadi baru letak geografis negara-negara yang tergabung dalam organisasi. Bagaimana dengan letak astronomisnya?

Tentu saja letak astronomis, berdasarkan garis lintang dan garis bujur negara-negara yang tergolong Asia di bagian Tenggara ini tidak jauh berbeda. Semuanya beriklim tropis yang panas hampir sepanjang tahun dan hanya mengenal dua musim; hujan dan kemarau.

Latar Belakang Berdirinya ASEAN

So, kamu sudah tahu dong bahwa negara-negara Asia Tenggara posisinya saling berdekatan, saling membutuhkan, dan terkadang timbul konflik? Yah, namanya juga negara tetangga, hampir seperti saudara dekat!

Selain itu, ada beberapa latar belakang berdirinya organisasi regional ini. Mau tahu lebih banyak? Ini dia beberapa di antaranya!

  1. Persamaan geografis, hal yang sudah dibahas dalam poin sebelumnya. Negara yang tergabung dalam ASEAN mempunyai persamaan letak geografis dan astronomis.
  2. Persamaan budaya, hampir semua negara dan masyarakatnya berasal dari rumpun yang sama. Bahasa dan budaya yang dimiliki tidak jauh berbeda.
  3. Persamaan nasib, semua negara pernah merasakan dijajah oleh bangsa Belanda, kecuali Thaland. Kini, semua menjadi negara berkembang.
  4. Persamaan kepentingan; ekonomi, sosial, budaya, politik, dan keamanan.

Sejarah Berdirinya ASEAN

Beberapa tahun setelah Indonesia merdeka, menyusul beberapa negara lain ikut merdeka. Termasuk negara-negara yang letaknya berdekatan.

Zaman itu, dunia dipegang dan dipengaruhi oleh dua kekuatan besar, yang disebut Blok barat dan Timur. Keduanya mempunyai ideologi yang berbeda dan ingin menanamkannya di seluruh dunia. Negara yang baru merdeka dan tidak stabil merupakan wilayah yang mudah dipengaruhi.

Selain itu, negara-negara yang berdekatan juga sering kali mempunyai konflik antar kawasan.

Kedua hal di atas, jika didiamkan akan mengganggu stabilitas semua negara.

Para pemimpin lima negara; Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand mengadakan beberapa kali pertamuan untuk menciptakan kawasan yang damai, aman, stabil, dan sejahtera.

Akhirnya, 8 Agustus 1967, ditandatangani Deklarasi Bangkok sebagai tanda resmi berdirinya organisasi antar negara Asia Tenggara yang disebut ASEAN. Lima negara yang telah disebutkan menjadi anggota pertama. Perwakilan kelima negara (menteri luar negeri) menandatangani Deklarasi Bangkok:

  • Adam Malik dari Indonesia
  • Narciso Ramos dari Filipina
  • S. Rajaratnam dari Singapura
  • Tun Abdul Razak dari Malaysia
  • Thanat Khoman dari Thailand

Negara Anggota ASEAN

Seperti telah disebutkan di atas, negara yang perwakilannya menandatangani Deklarasi Bangkok otomatis menjadi negara pertama organisasi.

Selanjutnya, masuk beberapa negara lain yang letak geografisnya sama dengan urutan sebagai berikut :

  • Brunei Darussalam tercatat sebagai negara pertama di luar lima negara pemrakarsa yang bergabung, hampir dua puluh tahun setelah didirikannya. Negara Brunei menjadi anggota pada 7 Januari 1984.
  • Sebelas tahun setelah Brunei Darusalam, Vietnam menyusul menjadi anggota ketujuh pada 28 Juli 1995.
  • Tidak lama, dua tahun setelahnya Laos dan Myanmar juga menjadi anggota, 23 Juli 1997. Saat itu, Kamboja direncanakan akan ikut bergabung secara bersamaan, tetapi rencana dibatalkan. Pembatalan disebabkan adanya masalah politik internal.
  • Kamboja akhirnya masuk setahun setelah Laos dan Myanmar, 16 Desember 1998.

Di luar negara anggota, ada negara baru Timor Leste yang berstatus sebagai negara pemerhati atau observer.

Status tersebut diberikan untuk memberikan rasa hormat kepada Indonesia. Di mana sebelumnya Timor Leste adalah negara bagian Indonesia. Jadi, meskipun Timor Leste terletak di Asia Tenggara, tidak dapat menjadi anggota penuh.

Selain alasan di atas, Myanmar juga tidak menyetujui masuknya Timor Leste karena negara tersebut merupakan salah satu pendukung pejuang pro demokrasi Myanmar, Aung saan Syu Kyi.

Tujuan Berdirinya ASEAN

Dalam Deklarasi Bangkok tertulis jelas latar belakang dan tujuan berdirinya ASEAN. Tujuan berdirinya ASEAN yang tercantum di sana, yaitu:

  1. Mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial, dan pengembangan kebudayaan di kawasan ini. Caranya adalah melalui usaha bersama dalam semangat kesamaan dan persahabatan untuk memperkokoh landasan sebuah masyarakat bangsa-bangsa Asia Tenggara yang sejahtera dan damai.
  2. Meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional. Peningkatan dilakukan dengan jalan menghormati keadilan dan tertib hukum di dalam hubungan antara negara-negara di kawasan ini serta mematuhi prinsip-prinsip Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB sebagai organisasi internasional atau lebih besar.
  3. Meningkatkan kerjasama yang aktif dan saling membantu dalam berbagai masalah yang menjadi kepentingan bersama, baik di bidang-bidang ekonomi, sosial, teknik, ilmu pengetahuan dan administrasi.
  4. Saling memberikan bantuan dalam bentuk saran-sarana pelatihan dan penelitian yang dikembangkan bersama dalam bidang pendidikan, profesi, teknik, dan administrasi.
  5. Bekerjasama secara lebih efektif untuk meningkatkan pemanfaatan pertanian dan industri yang menjadi mata pencaharian utama negara-negara anggota, memperluas perdagangan dan pengkajian masalah-masalah komoditi internsional, memperbaiki sarana-sarana pengangkutan dan komunikasi, dan meningkatkan taraf hidup rakyat mereka.
  6. Memelihara kerjasama yang erat dan berguna dengan berbagai organisasi internasional dan regional yang mempunyai tujuan yang serupa. Kerjasama juga bertujuan untuk mencoba segala kemungkinan untuk saling bekerjasama secara erat di antara mereka sendiri.

Lambang ASEAN

Kamu pernah melihat lambang ASEAN? Tentu saja setiap gambar dan tulisannya mempunyai makna yang sangat dalam, sama dengan lambang organisasi lain. Bukan sekadar lambang agar memudahkan orang mengenalnya, branding zaman sekarang.

asean
kompas.com

Yuk, ketahui arti lambang organisasi negara-negara Asia Tenggara ini!

1. Warna

Perhatikan gambar lambang di atas! dalam lambang terdapat 4 warna yang masing-masing mempunyai makna sendiri.

  • Merah, merupakan warna dasar. Warna ini melambangkan semangat perjuangan seluruh negara anggota untuk mencapai satu visi dan misi.
  • Biru yang memberi warna lingkaran di pinggir, menunjukkan perdamaian dan keamanan.
  • Kuning menjadi warna padi yang melambangkan kemakmuran dan kesejahteraan yang menjadi salah satu tujuan organisasi.
  • Putih, merupakan warna lingkaran yang melingkupi selain biru. Warna ini menunjukkan kesucian.

2. Bentuk

Dalam lambang, hanya ada dua bentuk yang dapat kamu lihat:

  • Lingkaran, melambangkan persatuan seluruh negara anggota.
  • Ikatan padi yang berjumlah sepuluh, menggambarkan anggota ASEAN yang kini berjumlah 10 negara.

3. Tulisan

Hanya ada satu tulisan dalam lambang, yaitu ASEAN, Tulisan tersebut memberi gambaran bahwa lambang merupakan gambar resmi dari organisasi kerjasama antar negara-negara Asia Tenggara tersebut.

So, Cerdikawan sekian pembahasan tentang seputar sejarah ASEAN ya! Untuk pembahasan lain tentang organisasi ini ada dalam materi lain. Simak dan buka saja terus websitenya! Selamat belajar!

Author