Cerdikawan, tahukah kamu di sekitar awal abad 18 negara Portugis dan Spanyol menguasai dunia? Penjelajah kedua negara menguasai penjelajahan samudera. Apalagi sejak runtuhnya kekaisaran Bizantium Romawi dan Kekaisaran Islam, Turki Ustmani di tahun 1453. Praktis tidak ada lagi negara yang menyaingi. Namun, sebagai negara yang bertetangga, agar tidak terjadi perselisihan mereka kerap mengadakan kesepakatan. Kesepakatan yang terbesar dan terkenal adalah Perjanjian Tordesillas dan Perjanjian Saragosa.

perjanjian saragosa
moondoggiesmusic.com

Kedua negara merupakan negara yang berdampingan dan merupakan negara dengan penduduk Katholik terbesar saat itu. Tidak heran, Perjanjian Tordesillas dan Perjanjian Saragosa disepakati dengan campur tangan Paus, sebagai penguasa tertinggi Katholik. Diharapkan, dengan campur tangan Paus maka banyak orang akan mematuhi perjanjian.

Hmm.. Apakah sebenarnya Perjanjian Tordesillas dan Saragosa tersebut sehingga sangat dikenal? Dalam PinterKelas, sesuai judul pembahasan di atas, kamu akan diajak mengenal Perjanjian Saragosa dan hubungannya dengan Indonesia. Perjanjian Tordesillas yang telah dilakukan terlebih dahulu akan dibahas sekilas untuk mendukung latar belakang.

Pengertian

Dua negara pelopor penjelajahan samudera dan terbesar saat itu adalah Portugis dan Spanyol.

Beberapa pihak menyadari bahwa suatu saat, kedua pelaut mungkin saja bertemu ribuan kilometer dari negara masing-masing dan mempersengekatakan tanah baru.

Dengan kesadaran demikian, Paus sebagai pemimpin Katholik di mana penduduk kedua negara menjadi penganutnya memprakarsai kesepakatan.

Kesepakatan pertama, disebut Perjanjian Tordesillas. Perjanjian ditandatangani pada tanggal 7 Juni 1494 oleh kedua pimpinan negara.

Namun, ketika penjelajahan samudera semakin maju, perjanjian tersebut diperbaharui.

Perjanjian Saragosa menjadi pengganti Perjanjian Tordesillas. Perjanjian ini dilakukan di wilayah Spanyol yang bernama Saragosa.

Kesepakatan yang dikenal dengan perjanjian ditandatangani 22 April 1529, sekitar 30 tahun setelah Tordesillas. Kaisar Charles V dari Spanyol dan Raja John dari Portugis yang menandatangai kesepakatan.

Perjanjian membelah bumi menjadi 2, sebelah Timur milik Portugis dan sebelah Barat milik Spanyol. Meski demikian, banyak pihak menyebutkan bahwa Spanyol memberi sejumlah uang kepada Portugis dalam usaha mendapatkan bagian yang sama dalam pelayaran.

Latar Belakang

Mengapa perlu perjanjian baru menggantikan Perjanjian Tordesillas? Mungkin kamu berpikir demikian.

Semua dimulai dari penjelajahan samudera. Banyak orang dari dua negara melaut dan berkeliling dunia. Semangat gold, glory, gospel sangat mengena di hati. Dua negara Eropa tersebut mencari rempah-rempah yang harganya mahal di pasaran Eropa sambil menyebarkan agama mereka langsung dari sumbernya.

Penjelajah Eropa pertama memang berasal dari Portugal dan Spanyol. Mereka berkelana ke seluruh dunia mencari tanah harapan baru.

Kamu tahu Christoper Columbus sebagai penemu Amerika? Christopus berkebangsaan Spanyol. Selain dia, ada Amerigo Vespucci dan Ferdinand Magellan, misalnya.

Sementara penjelajah Portugal tidal kalah hebat. Di barisannya terdapat nama Bartholomeus Diaz, Vasco dan Gama, dan Alfonso de Albuquerque.

Pada tahun 1521, penjelajah Protugis tiba di Maluku. Sebuah pulau yang menjadi penghasil utama rempah-rempah dan dikuasai beberapa kerajaan kecil. Portugis tiba di bagian wilayah yang dikuasai oleh kerajaan Ternate.

Selang beberapa hari kemudian, penjelajah Spanyol juga tiba di Maluku dari arah yang berbeda. Mereka tiba di wilayah yang dikuasai oleh Tidore.

Persaingan tidak dapat dielakkan. Apalagi saat itu, dua kerajaan besar yang berada di Maluku, yaitu Ternate dan Tidore memang bermusuhan. Portugis dan Spanyol memanfaatkan kondisi tersebut.

Selama beberapa tahun, perang antara Ternate dan Tidore yang masing-masing didukung oleh Portugis dan Spanyol terjadi.

Hal di atas yang kemudian menjadi latar belakang Perjanjian Saragosa. Perjanjian sebelumnya dianggap belum merangkum hal-hal demikian. Kedua negara saling menuduh pelanggaran terhadap Perjanjian Tordesillas. Dua negara yang sejatinya bertetangga di daerah asal sering terlibat pertempuran.

Perjanjian Saragosa yang kemudian membagi bumi menjadi dua, milik Portugis dan Spanyol, membatasi gerak kedua negara.

Spanyol keluar dari Maluku yang dianggap bukan wilayahnya. Negara ini berhasil menguasai Filipina. Sementara, Portugis selama beberapa tahun menguasai Maluku sampai akhirnya datang penjelajah samudera dari negara lain, yaitu Belanda.

Isi Perjanjian Saragosa

Perjanjian yang ditandatangani tahun 1529 membawa perubahan besar pada kedua negara dan Indonesia sebagai tanah jajahan. Dalam perjanjian, kedua negara dan penjelajahannya dibatasi oleh 297,5 marine leagues 17 derajat Bujur Timur. Portugis dan Spanyol membagi dunia menjadi kekuasaan mereka berdua.

Yang pasti, perjanjian ini merupakan dampak pembuktian bahwa bumi bersifat bulat. Portugis dan Spanyol yang berdasarkan perjanjian sebelumnya menjelajah samudera dari sisi yang berlawanan arah dapat bertemu di pulau yang sama, yaitu Pulau Maluku.

Isi perjanjian Saragosa, secara singkat yaitu:

  1. Portugis mendapatkan wilayah sebelah Timur dari garis batas. Ini artinya, Portugis menguasai daerah Tanjung Harapan sampai ke Pulau Maluku.
  2. Spanyol menguasai sebelah Barat dari garis batas yang ditetapkan. Ini artinya , Spanyol menguasai wilayah daratan Meksiko di Benua Amerika hingga Filipina.

Pada kenyatannya, isi perjanjian tidak berlaku secara penuh dan dipatuhi oleh seluruh penjelajah. Di Maluku misalnya, masih banyak penjelajah Spanyol yang datang dan pergi secara perorangan atau dikirim oleh negaranya. Padahal sejak berlakunya perjanjian, Spanyol resmi dan harus meninggalkan Maluku.

Namun demikian, perjanjian sukses dengan tujuannya. Tujuan perjanjian, yaitu mencegah perselisihan antara penjelajah samudera dari kedua negara seperti yang terjadi di Maluku.

Dampak

perjanjian saragosa
olympics30.com

Tentu saja karena latar belakang Perjanjian Saragosa dimulai dari Maluku, dampak perjanjian juga dirasakan oleh rakyat di sana.

Dampak tersebut, antara lain:

  • Maluku dikuasai sepenuhnya oleh Portugis. Bahkan, selama beberapa saat Portugis berhasi mendikte kerajaan. Pengangkatan seorang raja di Ternate dan Tidore harus atas seijin Portugis.
  • Portugis memonopoli perdagangan rempah-rempah di Maluku.
  • Maluku sebagai penghasil rempah-rempah menjadi terkenal. Pulau ini disebut sebagai “the richest island of the world”. Julukan yang kemudian membuat banyak negara ingin menguasai Maluku.
  • Spanyol keluar dari Maluku dan menetap di Filipina. Di sini Spanyol berhasil menguasai Filipina selama puluhan tahun. Lebih lama daripada kekuasaan Portugis di Maluku.

Demikianlah pembahasan PinterKelas tentang Perjanjian Saragosa. Perjanjian antara Portugis dan Spanyol yang sangat berpengaruh terhadap asal mula kolonialisme di Indonesia. Bangsa Portugis disebut sebagai Bangsa Eropa pertama yang menjajah wilayah Indonesia.

Setelah Portugis dan Spanyol mulai meredup, negara lain seperti Inggris, Perancis, dan Belanda mulai melakukan hal yang sama. Ketiga negara berhasil menguasai banyak wilayah di dunia.

Belanda sendiri berada di Indonesia Selama sekitar 3,5 abad atau 350 tahun lamanya. Meski dalam rentang tersebut ada saat beberapa wilayahnya dikuasai Inggris. Ini diakibatkan karena pada masa awal penjelajahan, Belanda sendiri masih di bawah jajahan Perancis.

Jadi, saat Perancis kalah dari Inggris, otomatis semua kekuasan Perancis menjadi milik Inggris.

Di sini kamu dapat mengetahui bahwa wilayah Indonesia yang terbentang luas sejak dahulu selalu mempengaruhi percaturan politik dunia. Wilayah kaya sumber daya alam yang sampai saat ini masih menjadi incaran negara-negara kolonial dengan berbagai cara.

Cerdikawan sebagai generasi muda penerus bangsa mempunyai tugas untuk selalu menjaga keutuhan dan kedaulatannya. Salah satunya adalah dengan terus belajar dan menjaga persatuan dan kesatuan. Semoga bermanfaat ya!

Baca juga :
1. Kisah Lengkap Perjanjian Linggarjati dan Penyebabnya
2. Mengulik Satu-Satunya Dekrit Presiden di Indonesia

Author