Penyakit jantung atau serangan jantung adalah salah satu penyakit yang bersumber pada sistem peredaran darah. Cerdikawan, mari kita mempelajari bagaimana sistem peredaran darah kita bekerja agar mungkin dapat memahami mengenai penyakit-penyakit yang menyerang pada organ vital dalam sistem peredaran darah.

Pengertian Peredaran Darah Pada Manusia

Sistem peredaran darah manusia adalah salah satu prosedur dari kinerja jantung dan jaringan pembuluh darah (sistem kardiovaskuler) dibentuk.

  • Darah mengangkut oksigen yang dihasilkan oleh paru-paru ke sel dan karbon dioksida pada arah yang berlawanan
  • Nutrisi yang diangkut berasal dari sistem pencernaan manusia misalnya lemak, gula dan protein.

Metabolit yang dihasilkan sistem peredaran darah manusia adalah urea atau asam urat, yang kemudian diangkut ke jaringan lain atau organ-organ ekskresi. Sistem peredaran darah manusia juga turut mendistribusikan darah untuk sel hormon, sel-sel kekebalan tubuh dan bagian-bagian dari sistem pembekuan dalam tubuh. Dalam system peredaran darah manusia, terdiri dari dua jenis yaitu:

  • Peredaran darah terbuka
  • Peredaran darah tertutup

Komponen Utama Sistem Peredaran Darah Manusia

Sistem peredaran darah yang dimiliki oleh manusia mempunyai tiga komponen utama yang satu sama lainnya saling berkaitan karena mengatur jalannya pendistribusian aliran darah ke suluruh tubuh dan dari seluruh tubuh. Ketiga komponen utama sistem sirkulasi darah manusia antara lain adalah:

Jantung

Pada sistem peredaran darah, jantung merupakan organ yang paling vital, yang berfungsi sebagai pemompa dan penerima darah ke dan dari seluruh tubuh. Aliran darah pada jantung berasal dari dalam sumsum tulang. Jantung terletak tepat di antara paru-paru, di tengah bagian dada, dan di bagian belakang kiri tulang dada. Ukuran jantung diperkirakan berbeda pada tiap manusia, tetapi besarnya sedikit lebih besar dari kepalan tangan masing-masing, dan dengan berat sekitar 200 – 425 gram. Jantung terdiri dari empat ruang, yaitu:

  • serambi kiri (atrium)
  • serambi kanan (atrium)
  • bilik kiri (ventrikel)
  • bilik kanan (ventrikel)

Keempat ruang pada jantung tersebut dilengkapi dengan empat katup yang memisahkan keempat ruangnya. Keempat katup jantung tersebut memiliki fungsi menjaga aliran darah yang mengalir ke arah yang benar.

Pembuluh Darah

Pada sistem peredaran darah, pembuluh darah berupa pipa elastis yang juga merupakan bagian dari sistem sirkulasi darah. Pembuluh darah berfungsi sebagai media saat darah diangkut dari jantung dan didistribusikan ke bagian tubuh lain dan sebaliknya.

Ada tiga pembuluh darah utama yang terdapat di jantung, antara lain adalah:

  • Arteri
  • Arteri mengangkut darah yang diperkaya oksigen yang berasal dari jantung, lalu didistribusikan ke bagian tubuh lainnya. Arteri mempunyai dinding yang elastis hingga bisa menjaga tekanan darah tetap konsisten.
  • Vena
  • Vena mengangkut darah yang memiliki sedikit kandungan oksigen yang berasal dari seluruh tubuh untuk dikembalikan ke jantung. Dinding-dinding pembuluh yang dimiliki vena lebih tipis dibandingkan yang dimiliki arteri.
  • Kapiler
  • Kapiler menjadi penghubung antara arteri terkecil dengan vena terkecil. Dinding pembuluhnya tipis sama seperti vena. Bermanfaat untuk pembuluh darah saling bertukar senyawa dengan jaringan-jaringan yang ada di sekitarnya.

Darah

Pada tubuh manusia diperkirakan mengandung sekitar 4 – 5 liter darah. Pada sistem peredaran darah manusia, darah berfungsi untuk mengangkut nutrisi, oksigen, hormon, dan segala macam zat dari dan ke seluruh tubuh.

Darah terdiri dari beberapa komponen, antara lain adalah:

  • Plasma darah
  • Sel darah merah (eritrosit)
  • Sel darah putih (leukosit)
  • Keping darah (trombosit)

Gambar Sistem Peredaran Darah Manusia

sistem peredaran darah manusia
gambar sistem peredaran darah manusia Gambar oleh Clker-Free-Vector-Images dari Pixabay

Mekanisme Sistem Peredaran Darah Manusia

Peredaran Darah Sistemik

Peredaran darah ini disebut juga sebagai peredaran darah besar. Peredaran darah ini mulai bekerja saat darah yang mengandung oksigen dipompa dari bilik kiri jantung lalu didistribusikan ke seluruh tubuh, untuk pada akhirnya akan dikembali lagi ke jantung. Maka, skema sederhana dari peredaran darah sistemik adalah jantung – seluruh tubuh – jantung.

Peredaran Darah Pulmonal

Peredaran darah ini disebut juga dengan peredaran darah kecil. Peredaran darah pulnomal mulai bekerja saat darah yang mengandung CO2 atau karbon dioksida dipompa dari bilik kanan jantung menuju paru-paru. Paru-paru adalah tempat terjadinya pertukaran gas. Pada paru-paru inilah proses mengubah karbon dioksida menjadi oksigen ketika keluar dari paru-paru dan kembali lagi ke jantung. Maka skema sederhana peredaran darah pulmonal adalah jantung – paru-paru – jantung.

Author